Dishub Makassar dengan Kepolisian Siap Sinergi Tindak Pelanggar Lalulintas

ZonaMakassar.com – Dinas Perhubungan Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah tahun 2019 di Hotel Ramedo, Selasa (26/2/19).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Muh Iqbal Asnan mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk memberi masukan segala hal yang dianggap strategis dalam rangka meningkatkan pelayanan Dishub Kota Makassar.

“Kita libatkan semua stakeholder, termasuk polsek. Karena ke depan kita harapkan semua pelanggaran-pelanggaran bisa diminimalisir,” ucap Iqbal.

Selain itu juga pihaknya telah dibagi ke beberapa kecamatan. Ia mengatakan bahwa pada tiap kecamatan terdapat minimal 15 anggota Dishub yang ditugaskan di jalan hingga jam 10 malam.

“Jadi kita yakini bahwa salah satu penyebab munculnya pak ogah dijalan itu karena kita tidak ada disana, jadi kami harus ada dijalan,” jelasnya.

Selain itu, terkait parkir liar yang menghambat arus lalu lintas telah mulai penggembokan pada kendaraannya.

“Jadi kami akan lebih efektifkan kedepannya dengan pembagian tim penertiban di tiap kecamatan, jadi tidak roling lagi karena kita akan melakukan secara serentak” tegasnya.

Dishub Makassar Sudah Angkut 94 Orang “Pak Ogah”

ZonaMakassar.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar terus melakukan menertibkan keberadaan Pak Ogah di sejumlah belokan jalan atau U Turn. Hingga 20 Februari, Dishub Makassar sudah mengangkut 94 orang Pak Ogah yang beroperasi di U Turn jalan protokol kota Makassar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Makassar, Muh Iqbal Asnan menyebutkan peneriban terhadap Pak Ogah untuk mengurangi kemacetan yang disebabkan oleh Pak Ogah. 

Iqbal merinci, pada Januari 2019 setidaknya Dishub Makassar sudah mengamankan 53 orang Pak Ogah. 

“Kalau di bulan Februari sampai tanggal 20 sudah 41 orang. Jadi total penertiban Pak Ogah selama 2 Januari sampai 20 Februari 2019 ada 94 orang,” kata Iqbal Asnan dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Iqbal Asnan mengatakan, mereka ditertibkan di sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi Pak Ogah kerap beroperasi.

“Pak Ogah ini terjaring sejak sepanjang jalan Sultan Alauddin, Hertasning, Veteran, Urip Sumiharjo dan Perintis Kemerdekaan,” ujarnya.

Setelah dijaring, mereka dibawa ke Kantor Dishub Makassar untuk dibina dan menandatangani surat pernyataan. Tujuannya, agar tidak lagi melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.