Murni Iqbal Minta Dispar Makassar Berdayakan Pelaku UMKM

Zonamakassar.com, Makassar – Ekonomi Kreatif berbasis masyarakat, merupakan salah satu pendongkrak perekonomian di kota Makassar. Guna memaksimalkan potensi tersebut, Dinas Pariwisata dan TP PKK Kota Makassar menggelar workshop pembuatan handycraft di Karebosi Condotel, Sabtu (12/10/2019).

Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan apresiasinya, dan memberikan semangat kepada para peserta workshop dalam mengikuti pelatihan.

“Salah satu sub sektor dari ekonomi kreatif adalah kriya atau kerajinan, yang mana kota Makassar memiliki potensi pengrajin yang cukup banyak, namun terkadang masih terkendala pada kemampuan berkompetisi memenuhi kebutuhan pasar kekinian,” ujarnya.

Untuk itulah bersama dengan Minnatachi, memberikan workshop melukis di atas tas berbahan kain yang saat ini menjadi tren dunia untuk mereduksi jumlah kantong plastik sampah sekali pakai atau ramah lingkungan.

“Workshop ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang bagaimana memproduksi tas belanja yang cantik dan bernilai ekonomis tetapi juga menjadi media bagi masyarakat untuk berinovasi menciptakan produk kerajinan yang berasal dari lingkungan sekitar dengan konsep peduli lingkungan atau green community,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid yang mengharapkan melalui workshop kali ini dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan tentunya perekonomian masyarakat pengrajin di kota Makassar sehingga mampu menjadi salah satu penopang terwujudnya Makassar jejaring kota kreatif dunia di Indonesia.

Dispar Makassar Gandeng Sineas Kembangkan Ekonomi Kreatif

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar menggandeng sejumlah Sineas dengan menggelar Workshop Pengembangan Keterampilan Pelaku dan Kualitas Produksi Ekonomi Kreatif, di Hotel Gammara, Jalan Haji Bau Makassar, Sabtu (21/9/2019).

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Makassar Amalia Malik Hambali mengatakan Dispar Makassar ingin mengangkat 16 Sub sektor pariwisata Makassar, di mana salah satunya adalah fotografi dan videografi.

“Sektor fotografi sangat berkembang di Makassar dan sudah 5 kali Jambore Fotografi,” ujarnya

Amalia mengaku dengan adanya workshop Sinematografi agar adanya sharing dan diskusi dengan sejumlah ahli di bidangnya masing-masing.

“Kita berharap pemuda bisa ikut diskusi dan kepada seniornya. Momen dan bisa mendapatkan hasil foto layak dan iklan dan peningkatan ekonomi kreatif di Kota Makassar,” pungkasnya.

Promosikan Pariwisata, Dispar Makassar Partisipasi di Jember Fashion Carnaval

Zonamakassar.com, Makassar – Kepala Dinas Pariwisata, Rusmayani Madjid menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC), yakni Grand Carnival, Minggu (4/8/2019).

Festival ini merupakan salah satu Top 10 Event Wonderful Indonesia. Dalam Grand Carnival tersebut ditampilkan delapan rancangan fesyen karnaval suku bangsa dunia, dan mewarnai catwalk sepanjang 3,6 kilometer di Kabupaten Jember.

Kehadiran Dispar Kota Makassar didampingi oleh Kabid Pemasaran Muhammad Roem, Kabid Ekonomi Kreatif Amalia Malik, Kabid Industri Pariwisata Andi Karunrung, mewakili pemerintah kota Makassar atas undangan Bupati Jember guna menyaksikan berbagai penampilan yang disajikan oleh carnaval terbesar di Indonesia ini sekaligus mempromosikan Kota Makassar di perhelatan ini.

JFC kali ini merupakan JFC ke -18 yang mengangkat tema “Tribal Grandeur” yang artinya keagungan suku-suku bangsa dengan delapan defile yang ditampilkan, yakni Suku Bangsa Aztec (Meksiko), Mongol (Mongolia), Zulu (Afrika Selatan), Viking (Norwegia), Karen (Thailand), Polynesia, dan Indonesia yang kali ini diwakili oleh Suku Minahasa (Sulawesi Utara) dan Hudoq (Kalimantan Timur).

“Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk sharing dan berbagi ilmu demi peningkatan kualitas pariwisata di wilayah masing-masing,” ujar Rusmayani Madjid.

Selain acara puncak, dihari sebelumnya pun digelar Pets Carnival, Kids dan Artwear Carnival, dan selanjutnya Wonderful Archipelago Carnival Indonesi

Kegiatan ini pun di hadiri langsung oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, Ketua Calendar Of Event Indonesia Ibu Esthy Reko Astuti.

Iqbal Suhaeb Sebut Festival Losari Bisa Naikkan Kunjungan Wisatawan

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pariwisata Makassar menggelar Festival Losari 2019 di Pantai Losari, Sabtu (27/7/2019) malam. Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengapresiasi kegiatan yang pertama kali dihelat di Pantai Losari, Makassar.

Kegiatan ini tidak sekedar untuk menarik pengunjung agar Losari ramai namun diciptakan untuk membuat pengunjung nyaman, dan merasakan kehangatan semilir angin Losari.

“Patut diapresiasi karena Pantai Losari tak hanya menjadi tempat berwisata kuliner sejak jaman dahulu namun juga tempat yang bersahabat buat masyarakat,” ucap Iqbal Suhaeb.

Ia mengatakan pada festival ini disajikan teatrikal, puisi, tari pakarena, komedi tunggal, dan pertunjukan musik. Tak ketinggalan kehadiran puluhan jajanan kuliner khas makassar, kompetisi foto dan vlog juga ada. Festival Losari ini akan digelar selama dua hari 27-28 Juli 2019.

Iqbal berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah krratifitas anak muda dan masyarakat Makassar sebagai penikmat seni.

Dispar Makassar Bersihkan Anjungan Pantai Losari

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar punya cara menyambut warga pendatang yang ingin memanfaatkan libur lebaran di Anjungan Pantai Losari, Makassar.

Dispar Makassar pun melakukan bersih-bersih Anjungan Pantai Losari dibantu oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar dan Satuan Tugas (Satgas).

Kepala Dispar Makassar, Kamelia Tantu Thamrin mengaku aksi bersih-bersih Anjungan Pantai Losari agar pengunjung lebih betah untuk mengabadikan momen.

“Kita ini sementara bersih-bersih ‘rumah’. Kita mau sambut pemudik yang hendak ke Makassar,” ungkap Kamelia Thamrin.

Dia menyebut, Anjungan Pantai Losari merupakan salah satu ikon Kota Makassar dan menjadi destinasi favorit untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat.

“Kita ketahui, Pantai Losari ini salah satu ikon Kota Makassar, salah satu favorit orang Makassar. Jadi kita mau pengunjung tetap nyaman berada di sini,” katanya.

Dispar Makassar juga telah menyiapkan sejumlah lokasi untuk berfoto yang keren dan instagramable.

“Untuk kenang-kenangan atau sekedar selfie kita siapkan beberapa titik foto yang instagramable,” pungkasnya.

Dispar Makassar Apresiasi Kreativitas Sineas Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) kota Makassar mengapresiasi sineas Makassar yang tak henti-hentinya menghasilkan karya dan ditayangkan di bioskop. Satu lagi karya sineas Makassar yang akan tayang pada 4 Juli nanti, Anak Muda Palsu.

Kepala Bidang Ekonomi Kretif Dispar Makasar, Muhammad Dasysyara Dahyar mengajak kepada warga Makassar untuk mendukung dengan cara menonton karya sineas Makassar, Anak Muda Palsu.

“Kami dari Dispar tentu mengapresiasi karya-karya anak muda Makassar yang kreatif, seperti film ini. Bahkan gaungnya juga ke nasional. Tentu warga Makassar wajib nonton bareng nanti kalau sudah tayang,” ungkap Dee, sapaan akrab Dasysyara, Rabu (26/6/2019).

Kehadiran film Anak Muda Palsu, kata Dee, menambah deretan karya sineas Makassar. Dia mengaku tidak sabar kesuksesan film Uang Panai’: Maha(r)l yang menembus angka 500 ribu penonton bisa terulang kembali di film ini, bahkan melampauinya.

Berdasarkan analisis Film Indonesia, pendapatan kotor film karya Makkita Production tersebut ditaksir mencapai Rp. 15 miliar. Jumlah ini didapatkan dari asumsi pendapatan kotor 2013 sebesar Rp 30 ribu per penonton.

“Kita selalu dukung penuh geliat sektor ekonomi kreatif, di mana film merupakan salah satu subsektornya. Kami harap film ini bisa mengulang kesuksesan Uang Panai’ yang bisa dibilang tonggak kebangkitan perfilman Makassar, kalau bisa dilampaui. Yang pasti dari pelaku ekonomi kreatif subsektor film berhasil membuat cashflow ke Makassar, dan berefek ke pendapatan daerah juga,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Dee, film-film ini bisa menjadi stimulan dan motivasi bagi anak muda Makassar lainnya untuk berkarya, utamanya bagi mereka yang memiliki interest di subsektor film atau film making.

Dispar Makassar Kenalkan Keindahan Pulau Sangkarrang di Bali and Beyond Travel Fair

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Priwisata (Dispar) kota Makassar menghadiri dan turut berpartisipasi di event Bali and Beyond Travel Fair ke-6 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), 25-29 Juni 2019.

Kepala Dispar Makassar, Kamelia Tantu Thamrin mengatakan Dispar Makassar menawarkan destinasi wisata andalan Kota Makassar. Tidak hanya itu, dua tour operator juga diboyong ke event ini, lengkap dengan ragam paket perjalanan wisata.

“Keindahan pulau-pulau di Sangkarrang, Wisata Lantebung, Benteng Ujung Pandang, dan destinasi andalan lainnya menjadi jualan kita di BBTF tahun ini. Kita juga bawa dua operator perjalanan, yang menawarkan paket-paket perjalanan wisata di Makassar,” ungkap Kepala Dispar Makassar, Kamelia Thamrin, Kamis (27/6/2019).

Kamelia Thamrin melanjutkan, adapun paket tour yang ditawarkan yakni perjalanan wisata bahari di wilayah Kepulauan Sangkarrang. Ada juga yang khusus paket wisata kuliner.

“Macam-macam paket, beberapa di antaranya itu perjalanan ke pulau-pulau kita, ada juga khusus kuliner, dan destinasi lainnya juga. Paket berdasarkan durasi juga ada, seperti One Day Trip,” katanya.

Menurutnya, dalam event yang menargetkan 300 buyer domestik dan mancanegara ini bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Makassar melalui Business to Business.

Dia berharap buyer mengeksplorasi bisnis, peluang, trend, dan konsep industri serta keragaman warisan budaya Kota Makassar yang menampilkan spektrum pariwisata yang lengkap di semua tingkatan termasuk sektor perhotelan, agen perjalanan, organisasi, dan MICE.

“Dengan geliat pariwisata yang terus berkembang, pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya,” pungkasnya.

Dispar Makassar Beri Waktu THM Buka Sampai 4 Mei

Suasana salah satu THM di Makassar

ZonaMakassar.Com, Makassar – Menyambut buan suci Ramadan 1440 H, Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar mengingatkan kepada pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) untuk tidakberoperasi H-2 Ramadan.

Kepala Dispar Makassar Kamelia Tantu Thamrin mengatakan dalam menyambut Ramadan, Dispar Makassar telah mengeluarkan imbauan kepada pengusaha THM untuk tidak beroperasi.

Hal itu, untuk menjaga kedamaian menyambut bulan suci Ramadan. Nantinya, imbuhnya, Dispar Makassar akan menggandeng sejumlah pihak penegak hukum seperti polisi dan Satpol PP untuk melakukan razia selama bulan Ramadan.

“Usaha seperti karaoke, diskotik, live musik, dan juga pijat refleksi, dan usaha hiburan malam lainnya untuk menutup usahannya per tanggal 4 Mei,” ungkapnya.

Dispar Makassar, kata Kamelia, akan melakukan pengawasan terhadap sejumlah usaha THM, agar mematuhi surat edaran.(Jul)

Kembangkan Destinasi Wisata, Dispar Makassar Bentuk Kelompok Sadar Wisata

ZonaMakassar.com – Dinas Pariwisata Kota Makassar mengelar Koordinasi Pembangunan Kemitraan Pariwisata “Kelompok Sadar Wisata” (POKDARWIS). Kegiatan ini sebagai upaya pengembangan destinasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu mengatakan acara koordinasu pembangunan dan pemgembangaan kemitraan destinasi wisata khususnya dalam kelembagaan kelompok sadar wisata.

“Pembangunan kepatiwisataan di Kota Makassar sebagaimana halanya pada pembangunan disektor lainya. Pada hakekatnya melibatkan peran stakholder dari seluruh pemangku kepentingan yang ada dan saling terkait. Pemangku kepentingan itu meliputi 3 yakti Pemerintah, swasta dab masyarakat dengan segenap peran dan fungsinya,” kata Kamalia di Hotel Same Makassar, Rabu (24/4/2019).

Memi sapaan akrabnya berharap pemangku kepentingan dapat saling mencapai mewujudkan tujuan dan sasaran yang disepakati. Dalam rangka meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwistaan.

“Maka melalui kegiatan koordinasu pembangunan dan kemitraab yang kita laksanakan pada hari ini dapat menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan tumah melalui perwujudan nilai sapta pesona bagi tumbuhdan perkembangan kepariwisataan di daerah dan mamfaatnta bagi pembangunan daerag maupun kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Dispar Makassar, Andi Karunrung mengatakan destinasi pariwisata di Kota Makassar harus dikembangkan. Ia berharap pembentukan kelompok ini punya peran aktif dan mengembangkan kepariwisataan demi terwujudnya Makassar sebagai kota dunia.

“Menjaga destinasi wisata jadi artinya bagaimana bisa dikembangkan destinasi itukan itu yang ada. Jadi kita kembangkan semua ini jadi awal sebelum kita mencari kelompok-kelompok yang lain, jadi bentuk harapan masyarakat yang punya peranan untuk membangun kembali kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara pembangunan itu,” terangnya.

Kegiatan inipun dihadiri ratusan masyarakat dan pemateri diantaranya Bappeda Makassar dan sektor kepariwisataan di Provinsi Sulsel.

20 Event Pariwisata Dispar Makassar Selama 2019, Target Tingkatkan Kunjungan Wisawatan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) kota Makassar terus berusaha meningkatkan jumlah wisatawan untuk datang berkunjung di kota Makassar. Untuk menarik wisatawan datang ke Makassar, pada tahun 2019 ini Dispar Makassar menargetkan kunjungan wisatawan berkisar 7 juta orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispar Makassar, Kamelia Thamrin Tantu mengatakan tahun ini, Dispar Makassar menyiapkan 20 event pariwasata Makassar. Dari 20 event tersebut tiga even telah dilaksanakan yakni Festival Musik Taman (16-17 Februari), Pasar Seni Wisata Makassar (2 Maret)

dan Festival Bahari (17 Maret).

” 20 event pariwisata ini untuk mengenalkan destinasi wisata yang ada di kota Makassar. Kami juga berharap event-event ini bisa membantu industri pariwisata untuk membuat paket wisata ke kota Makassar,” paparnya.

Meski sudah menyusun 20 event pariwisata, Dispar Makassar tetap akan mengandalkan event F8 Makassar. Apalagi, event F8 Makassar sudah masuk dalam 10 kalender resmi Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Ia berharap dengan adanya event pariwisata ini target 7,8 juta wisatawan nusantara dan 111.720 wisatawan mancanegara ke Makassar.

“Target itu mengalami peningkatan dibandingkan capaian tahun lalu yakni sebesar 5,4 juta wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara sebesar 105 ribu,” sebutnya.

Berikut Calendar Of Event Makassar 2019 :

1. Festival Musik Taman (16-17 Februari)

2. Pasar Seni Wisata Makassar (2 Maret)

3. Festival Bahari (17 Maret)

4. Pekan Produk Kreatif (1-2 April)

5. Celebes Beauty Fashion Week (3-7 April)

6. Makassar Culinary Night 1 (13 April)

7. Tradisional Food Vaganza (27-28 April)

8. Makassar Travel Fair (21-23 Juni)

9. Pekan Film Makassar (24-30 Juni)

10. Makassar Culinary 2 (13 Juli)

11. Jambore Fotografi Nasional (20-21 Juli)

12. Festival Losari (27-28 Juli).

13. Festival Layang-Layang (10-11 Agustus)

14. Pesta Komunitas Kreatif Makassar (24-25 Agustus(

15. Makassar International Eight Festival and Forum (6-8 September)

16. Festival Jazz Fort Rotterdam (21-22 September)

17. Makassar Tradisional Games Festival (26-27 Oktober)

18. Makassar Culinary 3 (2 November)

19. Makassar Expo (6-10 November)

20. Festival Seni Pertunjukan (9 November)