Pj Wali Kota Makassar Siapkan Perbaikan Infrastruktur di Pulau Saat Rapat Paripurna di DPRD

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin menyampaikan konsistensinya untuk turut memperhatikan kehidupan warga Makassar yang bermukim di kepulauan. Menurutnya, masyarakat kepulauan juga berhak mendapatkan hak hidup layak seperti halnya warga lainnya.

Hal tersebut ia paparkan saat hadir dalam Rapat Paripurna Keenam Belas Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2020/2021 DPRD Kota Makassar yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Minggu (29/11/2020). Secara tegas, Rudy menyampaikan sejumlah upaya yang akan di lakukan Pemerintah Kota Makassar untuk makin meningkatkan taraf hidup warga pulau.

Ia pun berharap dengan adanya langkah seperti membuat pemecah ombak dapat memberikan sentuhan positif untuk perbaikan infrastruktur pulau.

“Tidak ada perbedaan antara warga di darat maupun di pulau. Semua berhak mendapatkan fasilitas dan hidup layak. Semua warga Makassar. Olehnya itu, Pemerintah Kota Makassar akan bertahap membenahi segala infrastruktur yang di butuhkan”,pungkasnya.

Lebih lanjut, Pj Wali Kota Makassar yang juga sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan ini menyebutkan beberapa langkah yang akan di lakukan ke depannya.

“Selain pemecah ombak, Pemkot Makassar juga akan melakukan renovasi dermaga,jembatan,juga perbaikan jalan dan tanggul. Ini semua bukti bahwa pemerintah memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat”, ungkapnya.

Sementara itu, saat di singgung terkait lahan salah satu kantor lurah yang di klaim pihak lain, dirinya mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti untuk selanjutnya akan di bawa ke pengadilan.

“Memang betul ada lahan kantor lurah kita di Pulau Lae-Lae yang katanya punya salah satu oknum. Saat ini kita siapkan dulu dokumen serta bukti pendukung lainnya. Jika semuanya telah rampung, Pemkot siap menempuh jalur hukum”,tegasnya.

Rapat dengan agenda tanggapan atau jawaban Wali Kota Makassar atas pemandangan fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Ranperda Kota Makassar tentang APBD tahun 2021 ini juga turut di hadiri Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali, Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar Andi Suhada Sapaile, serta para SKPD Pemkot Makassar juga para anggota DPRD Kota Makassar lainnya.(*)

Kapolrestabes Berkunjung ke DPRD Kota Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Setelah beberapa hari menjabat di Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes (Pol) Witnu Urip Laksana, melakukan kunjungan silaturrahmi ke Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar, Selasa (10/11/2020).
“Sebagai Kapolrestabes yang baru di Makassar, saya agendakan untuk silaturrahmi ke DPRD Makassar,”kata Witnu Urip.
Menurutnya, kepolisian membutuhkan sinergisitas yang kuat antar lembaga termasuk antara kepolisian dengan DPRD Kota Makassar untuk bersama-sama menjaga Kota Makassar selalu aman dan kondusif.
“ Jika kota atau daerah menjadi tak aman maka akan merugikan semua pihak dan kemajuan daerah akan terganggu akibat aktifitas perekonomian yang tidak lancar,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo mengatakan Dewan Makassar berterima kasih atas kunjungan Kapolrestabes Makassar yang baru dilantik.
“Sesama Forkopimda, kita terus perkuat sinergi untuk melihat bagaimana Kota Makassar lebih maju kedepan, situasi keamanan terus terjaga,”kata Rudianto.
Dalam kegiatan ini hadir Tiga pimpinan dewan yakni Rudianto Lallo (ketua), Adi Rasyid Ali (Wakil Ketua) dan Andi Nurhaldin (Wakil Ketua) serta Ketua Fraksi PDI-P DPRD Makassar Mesakh Raymond Rantepadang, turut menyambut kunjungan Kapolrestabes Makassar yang baru dilantik 13 Otober 2020 lalu. (rls/tim)

Rudianto Lallo Resmi Menjadi Pimpinan Sementara DPRD Kota Makassar

Zonamakassar.com, Makassar -50 Orang caleg terpilih dari Makassar, Sulsel, dilantik menjadi anggota DPRD hari ini, Senin (9/9/2019)

Rudianto Lallo menjadi pimpinan sementara Politikus Partai Nasdem itu didampingi Adi Rasyid Ali sebagai wakil pimpinan sementara.

Rudi merupakan DPRD terpilih, Daerah Pemilihan (dapil) Makassar II dari Partai Nasdem.

Sementara, Ara, sapaan Adi Rasyid Ali DPRD terpilih Dapil Makassar IV meliputi Kecamatan Manggala-Panakkukang.

Keduanya resmi menjadi pimpinan dan wakil pimpinan sementara, setelah Aru sapaan akrab Farouk M Betta menyerahkan palu sidang di Gedung DPRD Kota Makassar, Senin, 9 September.

Palu sidang itu diserahkan Aru setelah jabatannya sebagai Ketua DPRD Makassar periode 2014-2019 dinyatakan berakhir, hari ini.

Sekadar diketahui, Aru selama sepuluh tahun terakhir mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Makassar dua periode. (taq)

Sesuai Laporan Pansus DPRD, Danny Sebut Program Pemkot Makassar Terlaksana Sesuai Harapan

Zonamakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri rapat paripurna pengumuman masa sidang ke 3 tahun 2018/2019 DPRD Kota Makassar. Sidang tersebut berisi agenda penyampaian rekomendasi terhadap LKPJ wali kota Makassar akhir TA 2018 dan LKPJ akhir masa jabatan wali kota 2014-2019.

Dari penyampaian laporan Juru Bicara Pansus LKPJ diperoleh beberapa informasi tentang pelaksanaan pembangunan yang sungguh membanggakan.

“Kegiatan yang direncanakan pemerintah sejak tahun 2014 sampai tahun 2019 telah terlaksana sesuai harapan kita semua,” ucap Danny.

Meski demikian kata Danny tentu saja masih ditemui beberapa kendala, hambatan dan tantangan yang kesemua itu dapat teratasi atas bantuan seluruh pihak anggota yang ada di dewan.

Danny menegasakan pihak pemerintah kota telah melakukan upaya maksimal untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan sumber daya yang dimiliki.

Demikian halnya dalam capaian kinerja program-program RPJMD telah terealiasasi melalui berbagai urusan pemerintahan yang dialokasikan melalui program APBD kota Makassar tahun 2014-2019.

Ada pun rekomendasi yang disampaikan DPRD kepada eksekutif berupa saran, masukan maupun koreski terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan, dan tugas umum pemerintahan, kata Danny pihaknya telah mengintruksikan ke seluruh jajaran eksekutif untuk segera melakukan perbaikan dan pembenahan serta penanganan yang lebih baik dan lebih professional lagi.

“Sekarang saya hanya bisa mendorong kepada Pejabat (Pj) wali Kota selanjutnya karena sudah bukan menjadi kewenangan saya lagi. Setidaknya kami percaya Pj punya kemampuan yang lebih baguslah dari kami-kami sebelumnya,” pungkas Danny.

Menakar Peluang Azwar,ST Caleg PKS DPRD Kota Makassar Dapil 4 Nomor Urut 2

ZonaMakassar.com, Saya mengenal Azwar, ST sebagai seorang yang banyak teman dan punya jiwa sosial tinggi serta loyalitas dan komitmen yang tak diragukan. Kepribadian Azwar ini menjadi satu potensi yang bisa menyebar kan azwar terpilih jadi wakil rakyat, tapi itu belum cukup, karena pragmatisme politik di negeri kita masih memprihatinkan.

Potensi terbesar Azwar ST justru bukan karena kepribadiannya yang baik itu, tapi karena Azwar adalah kader Ormas Wahdah Islamiyah yang berhasil masuk Daftar Caleg Tetap (DCT) dan dia adalah adek kandung dari ulama kharismatik, pimpinan umum Wahdah Islamiyah, KH. Zaitun Rasmin.

Wahdah Islamiyah selama ini belum Punya Wakil di DPRD kota Makassar. Mungkin dulu dikarenakan Wahdah Islamiyah belum terlalu memperhatikan betapa pentingnya menempatkan orang-orang tepat di parlemen untuk membangun ummat.

Peluang besar Azwar, ST untuk duduk di DPRD kota Makassar bukan sekedar isapan jempol belaka, pasalnya daerah pemilahan (dapil) 4 yang menjadi pilihan Azwar ST adalah daerah basis kader & simpatisan wahdah Islamiyah. Menurut info valid, ada kurang lebih 10.000 kader wahdah yang rutin kajian pekanan di kota Makassar ini, 70 % tinggal di sekitaran kecamatan Panakukkang dan Manggala. Berarti sekitar 7 ribu orang kader wahdah yang ada di kecamatan panakukang manggala. Setengah saja yang memilih Azwar, ST, berarti sudah ada 3.500 suara. suara yang cukup signifikan untuk mendapat satu kursi.

Penyebab lain yang menyebabkan peluang Azwar, ST bisa duduk di DPRD Makassar, karena di partai PKS untuk dapil 4 panakukkang manggala tak ada incumbentnya, sebelumnya di 2014 dgn jumlah suara 2.800 ibu Haslinda lewat partai PKS mewakili warga Panakukkang Manggala menjadi anggota DPRD kota Makassar, namun sekarang ibu Haslinda tidak bertarung untuk DPRD kota makassar lagi, tapi sekarang bertarung untuk DPRD PROV Sul-Sel.

Peluang duduknya Azwar ST akan sulit, jika suara ormas Wahdah Islamiyah terpecah dan atau anggota serta kadernya tidak maksimal dalam memenangkan Azwar, ST di bilik-bilik suara di tgl 17 april nanti.

Selamat berjuang Adindaku Azwar, ST doa dan dukungan kami menyertai.

Amir Bakriyadi

Ketum DPP HILLSI

Mantan Ketua I BPD HIPMI Sul-Sel.

Pemerhati Sosial Politik Kota Makassar (*)