Sosialisasi Penyebarluasan Perda, Syahar ingin Bangun Potensi Pemuda di Enrekang

Zonamakassar.com, Enrekang – Wakil ketua DPRD Prov Sulawesi Selatan H.Syaharuddin alrif S.IP MM menggelar Sosialisasi penyebarluasan Peraturan Daerah Di Jalan Sultan Hasanuddin kelurahan juppandang kecamatan Enrekang kab Enrekang jumat malam (31/01/2020).
Sosialisasi ia lakukan itu bertujuan membantu masyarakat Kab Enrekang mengetahui Perda apa saja yang sudah diperjuangkan eksekutif pemerintah Kabupaten Enrekang dan legislator yang ada di DPRD.
Kegiatan yang berlangsung dI pendopo Rujab Bupati Enrekang tersebut dihadiri oleh Bupati Enrekang Wakil Bupati Enrekang, Letkol Inf Utyu samsul komar dandim 1419 enrekang,anggota fraksi Nasdem Enrekang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan beberapa organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Bupati Enrekang H.Muslimin bando dalam sambutanya juga mengajak kepada pemuda di Kab Enrekang harus menyadari persaingan pemuda ke depan jauh lebih berat lagi. Oleh karena itu pemuda harus bermental kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Roda perubahan bangsa ada ditangan para pemuda,” harapnya.
Wakil Ketua DPRD prov Sulsel,H Syaharuddin alrif S.ip MM dalam sambutan materinya siap membangun potensi pemuda yang inovatif, kreatif, mandiri dan berdaya saing untuk mampu berpartisipasi dalam pembangunan daerah.Hal ini misalnya hanya perlu penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda secara terencana, sistematis, terpadu, berkesinambungan, dan berkelanjutan
Lanjutnya, berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 3 Tahun 2018 tentang Kepemudaan. Pemerintah Daerah bertanggung jawab melaksanakan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah,ujar syahar

Bikin Heboh, Batu Raksasa Tiba-tiba Muncul di Tengah Jalan Enrekang

Zonamakassar.com, Enrekang – Sudah hampir dua pekan lamanya, batu raksasa itu dengan gagahnya “mejeng” di tengah jalan. Bikin heboh.
Saking besarnya, warga tak bisa berbuat apa-apa untuk menyingkirkan batu besar itu hingga hari ini, Senin (20/1/2020).
Keberadaan batu raksasa itu, sebenarnya sangat mengancam keselamatan pengedara yang melintas. Sebab, letaknya tak jauh dari tikungan tajam.
Yah, batu besar ini berada di perbatasan Desa Tindalun dan Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Enrekang.
“Tak tahu ini, batu besar itu tiba-tiba saja ada di tengah jalan. Batu dari atas bukit kayaknya. Saya mau pindahkan tapi tak bisa sendiri,” kata Samsul Jamaluddin, seorang warga yang kerap melintas di sekitar jalan ini.
Samsul pun berharap, pemerintah bisa segera menanganinya sebelum adanya korban. Sebab, letak batu sungguh sangat berbahaya.
“Sangat mengganggu. Sangat berbahaya,” tutupnya. (sua)

Banjir Bandang di Enrekang akibatkan 1 Jembatan Putus

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang Lukman Dering saat meninjau lokasi permukiman warga yang terendam banjir bandang. (Foto: iNews)


ZonaMakassar.Com, Enrekang – Bencana banjir bandang melanda sejumlah desa dan pusat kota di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibatnya aktivitas warga lumpuh, satu jembatan putus dan ratusan rumah terendam banjir hingga ketinggian lebih dari satu meter.

Pantauan media, salah satu jembatan yang rusak yakni berlokasi di Desa Tungka, Kecamatan Enrekang. Jembatan penghubung bagi empat desa di wilayah itu kini tak dapat dilalui.

Banjir juga menerjang pusat Kota Enrekang, sepeti di Pasar Sentral. Selain itu, sejumlah sekolah dan perkantoran terpaksa diliburkan karena ketinggian air mencapai dada orang dewasa hingga tak dapat dilalui kendaraan.

“Kami turun langsung mengecek kondisi banjir bandang dan memberi bantuan masyarakat yang terdampak. Ketinggian air saat ini setinggi dada dan leher orang dewasa, kira-kira satu setengah meter,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang Lukman Dering, Senin (29/4/2019).

Terpantau, banjir juga merendam SDN 116, 41 dan SDN 172. Kemudian bangunan SMP 2, SMA 2 dan SMK PGRI Enrekang. Karena tingginya air, aktivitas belajar mengajar untuk sementara diliburkan. Kendati saat ini para siswa sedang mengikuti masa ujian kenaikan kelas.