Buka Edu Expo OJK, Wali Kota Makassar: Banyak Warga yang Tertipu Iming-iming Keuntungan Industri Keuangan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri OJK Goes to Campus and Edu Expo di Balai Sidang Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis (28/3/2019).

Dalam paparannya, Danny Pomanto pentingnya fungsi ekonomi dalam tatanan pemerintahan. Menurutnya, hal ini menjadi sangat strategis mengigat begitu banyak masyarakat awam yang gampang tertipu iming-iming berbagai lembaga penyimpanan uang.

“Banyak warga yang cepat percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang ditawarkan oleh industri keuangan. Akibatnya, warga kehilangan uangnya. Untuk itu, perlunya edukasi secara massif soal industri keuangan,” paparnya.

Danny menjelaskan uang menyangkut ekonomi, sementara ekonomi diibaratkan sebagai jantung pada tubuh manusia. Dalam tubuh, kata Danny terdapat tiga hal penting. Mulai dari otak, sel, dan jantung. Otaknya adalah pemerintah, sedangkan sel itu rakyat dan jantung adalah ekonominya.

“Sehingga jika jantung sakit maka sakitlah seluruh tubuh. Begitu pun kondisi pada satu wilayah atau pemerintahan, tingkat kabupaten kota maupun negara,” katanya.

Karenanya, OJK sebagai otoritas jasa keuangan mengontrol semua peredaran uang. Masih banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui antara hak dan kewajiban saat menggunakan jasa penyimpanan keuangan.

Sehingga mereka mudah terperdaya dan tertipu. Contoh kasus kospin yang menjanjikan keuntungan beberapa kali lipat. Karena itu dibutuhkan literasi dan dispusip keuangan yang cukup.

Sehingga tugas bersama adalah bagaimana mengawal jantung itu bisa bekerja dengan baik. Peran dan fungsi OJK adalah terkait hal itu. Hubungannya dengan pergerakan ekonomi. Sebab jika ekonomi tidak bergerak maka ibarat tubuh manusia yang jantungnya berhenti, maka matilah negara bersangkutan.

Danny pun menyampaikan kesyukurannya,sebab meski literasi dan dispusip keuangan belum memadai, namun Makassar berhasil menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi nasional.