Relawan Perawat Makassar Titip Kesejahteraan Perawat Ke Fadli Ananda

Zonamakassar.com, Makassar – Salah satu calon Wakil Walikota Makassar bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Relawan Perawat Makassar ( RPM ) di Jalan Andi Djemma Makassar, hari Minggu 30 November 2020.

Kegiatan silaturahmi dan diskusi ini berlangsung dengan penuh keakraban dan saling memberikan masukan terkait masalah kesehatan dan juga program kerja pasangan Syamsu Rizal – Fadli Ananda ( DILAN ) seperti Si DORA yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tingkat RW.

” Kedatangan kami bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Dokter Fadli selain memberikan masukan dan harapan perawat Kota Makassar seperti memperhatikan kesejahteraan perawat dan pelibatan perawat dalam program Si DORA jika pasangan DILAN diberikan amanah oleh masyarakat Kota Makassar ” ungkap Rahmatullah Ketua Relawan Perawat Makassar .

Masukan dari Relawan Perawat Makassar mendapatkan perhatian dari Dokter Fadli Ananda dengan akan melibatkan perawat dalam program Si DORA jika pasangan DILAN terpilih 9 Desember 2020 mendatang.

” Terima kasih dukungan dan masukan dari teman-teman Relawan Perawat Makassar, Insya Allah masukan akan kami perhatikan terutama pelibatan perawat dalam Program Si DORA dan masalah kesejahteraan Perawat”, Ujar Fadli Ananda

Fadli Ananda juga sangat diharapkan memberikan solusi terkait permasalahan kesehatan yang ada di Kota Makassar karena memiliki latar belakang pendidikan kesehatan.

” Jelang debat ketiga yang membahas masalah kesehatan, kami memberikan semangat kepada Dokter Fadli untuk mampu menjelaskan program kesehatan DILAN dengan baik. Kami saat ini melaksanakan kegiatan sosial dan sosialisasi baik kepada perawat dan juga masyarakat untuk memilih DILAN 9 Desember mendatang”, tutup Daeng Uyha sapaan akrab Ketua RPM.

Hadiri HUT ILC, Dokter Fadli Berbagi Pengalaman Sebagai Pembalap Nasional

Zonamakassar.com, Makassar — Calon Wakil Walikota Makassar, Dokter Fadli Ananda mengajak Komunitas di Kota Makassar bersama-sama mewujudkan Kota Makassar lebih baik dari sebelumnya.

“Mariki sama-sama wujudkan impianta bersama menjadikan kotata’ ini makin baik lagi,” katanya saat menghadiri Anniversary Indonesia Lancer Community (ILC) Makassar di Cafe Cinamon, Minggu malam, (26/10/2020).

Menurut pasangan Syamsul Rizal MI tersebut, komunitas adalah salah salah satu aset yang dimiliki Kota Makassar dalam mengembangkan industri-industri kreatif dan pariwisata di Kota ini.

“Orang yang tergabung dalam komunitas rata-rata memiliki pemikiran yang kreatif, sehingga sangat diperlukan untuk membangun suatu wilayah. Jadi kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan komunitas sangat diperlukan,”ungkap dokter Fadli.

Ketua Imbi Sulsel tersebut, berharap agar komunitas nantinya mampu berpartisipasi dalam mendukung kemajuan industri kreatif di Kota Makassar melalui ide-idenya demi mewujudkan Makassar Makin Baik.

“Dengan 3 pilar utama yakni Makassar Maju, Makassar Lestari dan Makassar Melayani, didukung dengan Kolaborasi antara pemerintah dan Komunitas, Insyaallah impianta akan tercapai,”kata Dokter Ananda.

Sementara itu, Pengurus ILC Makassar, Alfi menyampaikan, terima kasih atas kehadiran dokter Fadli di hari perayaan HUT Lancer Indonesia ke 4 tahun.

“Kehadiran Dokter Fadli adalah bukti bahwa DILAN peduli dengan komunitas. Terima Kasih, Pak Wawali,”Tukas Alfi.

Dokter Pade’: Santri Pondasi Kualitas Umat

Zonamakassar.com, Makassar – Calon wakil wali kota Makassar, Dokter Fadli Ananda, menegaskan kualitas umat Islam banyak dipengaruhi kemampuan umat menyiapkan generasi muda muslim berkualitas. Tugas itu, di mata Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ini, banyak diperankan oleh pesantren-pesantren.

“Kita bersyukur masih ada pesantren-pesantren yang selalu berhasil mencetak kader umat andal. Peran penting pesantren ini adalah pondasi kualitas keumatan. Sepanjang peran itu masih berjalan, jangan khawatir umat Islam tertinggal,” ungkap pembalap mobil nasional ini, di sela-sela Istighotsah Kubro yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2020, di Masjid Raya Makassar, Jumat malam, 23 Oktober 2020.

Dokter Fadli menilai sejauh ini, pesantren sangat berhasil mencetak kader umat yang berkontribusi besar pada kemajuan bangsa ini.

“Semua bidang, selalu ada mantan anak santri yang kemudian menjadi orang penting. Di politik, bisnis, aneka profesi, alumni pesantren pasti hadir mewarnai. Bangsa ini harus berterima kasih pada pesantren,” tegas putra sesepuh NU Sulsel, Prof Iskandar Idy ini.

Fadli menjadi satu-satunya kandidat wakil wali kota yang hadir di acara itu. Sederet tokoh NU Sulsel hadir, dan turut mengharapkan Fadli bisa memenangkan pilwalkot Makassar bersama dengan Doktor Syamsul Rizal. KH Sanusi Baco juga hadir. Fadli sungkem dan memohon doa kepada Ketua NU Sulsel itu.

Sederet Nahdhiyyin tak lupa meminta foto bersama dengan Fadli diiringi ucapan harapan kader NU tulen akhirnya kembali bisa mengisi tampuk pemerintahan di Makassar. “Ini adalah kesempatan emas NU punya kader tulen yang mengisi kursi wakil wali kota,” ucap salah satu kader senior NU Sulsel. (*)

2 Tahun Pasca-Gempa dan Tsunami Palu, Dokter Fadli Kenang Pengalaman Tak Terlupakan

Zonamakassar.com, Makassar – Dua tahun lalu, tepatnya 28 September 2018, bencana dahsyat melanda Kota Palu dan sekitarnya, Sulteng. Gempa bumi disusul tsunami dan likuifikasi membuat kota itu luluh lantak. Ribuan nyawa melayang dan puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.

Bencana di Palu menyimpan kenangan mendalam bagi berbagai pihak, termasuk Calon Wali Kota Makassar, Fadli Ananda. Ia merupakan salah satu relawan yang paling pertama tiba di lokasi bencana. Momen ini pula yang mempertemukan dirinya dengan Calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal alias Deng Ical.

Dokter Fadli-sapaan karib Fadli Ananda, bercerita begitu banyak kenangan dan pengalaman berharga yang tidak terlupakan selama dirinya menjadi relawan bencana di Palu. Dalam misi kemanusiaan itu, ia banyak membantu persalinan darurat, sesuai dengan keahliannya sebagai dokter spesialis kandungan.

“Pengalaman di Palu itu tak akan terlupakan, sering kali saat kita sementara operasi ya masih sering terjadi gempa susulan. Kita operasi juga menggunakan genset. Belum lagi tidak ada air sehingga cuci tangan pakai alkohol dan dehidrasi setelah operasi karena ruangan yang panas dan pakaian operasi yang tebal, ditambah bau menyengat mayat di sekitar RS,” kenang dia, Selasa (29/9/2020).

Menurut Dokter Fadli, keputusannya terjun ke lokasi bencana di Palu terjadi spontan begitu saja. Saat dirinya mendengar terjadi bencana dahsyat yang menelan banyak korban jiwa, ia tergerak membantu. Sama halnya sewaktu dirinya juga turun membantu dalam misi kemanusiaan atas bencana di Jeneponto dan Gowa.

Dokter Fadli mengaku senang ikut dalam misi kemanusiaan karena ingin bermanfaat bagi orang banyak. Sama halnya dengan alasannya akhirnya terjun ke dunia politik untuk maju di Pilwalkot Makassar 2020. “Berani keluar dari zona nyaman dan memberikan manfaat untuk orang banyak. Itu aja sih yang menjadi motivasi saya,” ucapnya.

Lebih jauh, pengurus NU itu mengakui bencana di Palu dua tahun lalu juga menjadi momen dirinya bertemu dengan Deng Ical. Kala dirinya sibuk melakukan operasi darurat, Deng Ical yang merupakan Ketua PMI Kota Makassar juga bekerja keras melakukan evakuasi korban.

“Iya, kita ketemu di satu momen dan tak menyangka akhirnya bersama di Pilwalkot Makassar 2020,” tuturnya.

Deng Ical sebelumnya mengakui bahwa latar belakangnya memang sangat berbeda dengan Dokter Fadli. Awalnya dirinya bertemu dengan dengan Dokter Fadli saat aksi kemanusiaan di Palu. “Latar belakang kami sangat jauh berbeda, tapi kami dipertemukan oleh satu yang universal, kemanusiaan,” katanya.

“Kami ketemu di Palu dalam situasi bencana. Beliau mengoperasi, saya dan teman-teman PMI mengevakuasi,” sambung pria yang dijuluki Sombere’na Makassar itu.

Pertemuan itu berlanjut dan kemudian komunikasi terus berjalan. “Ketemu dan kemudian berkomunikasi terus, dimana ternyata beliau punya minat di politik. Alhamdulillah saya pun demikian dan itu kemudian yang menyatukan kami,” tandasnya. (*)

Dilan Dapat Nomor Urut 3, Selaras dengan Pilar Makassar Kota Sombere’

Zonamakassar.com, Makassar — Tahapan pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) pada Pilwalkot Makassar 2020 sudah selesai. Bertempat di Hotel Harper Perintis, empat kandidat masing-masing telah mendapatkan nomor urut yang akan dipilih masyarakat pada pesta demokrasi.

Calon wali kota Syamsu Rizal-Fadli Ananda atau dikenal dengan akronim Dilan mendapatkan nomor urut tiga. Meski tidak mempermasalahkan berapapun nomor urut yang diperoleh, tapi nomor urut tiga merupakan yang terbaik bagi pasangan doktor dan dokter ini.

Deng Ical menyampaikan sedari awal pihaknya memang berharap mendapatkan nomor urut tiga. Bukan tanpa alasan pihaknya menginginkan angka tersebut. Nomor tiga disebutnya selaras dengan tiga pilar Dilan mewujudkan Makassar Kota Sombere’

“Alhamdullilah, Dilan mendapatkan nomor urut tiga. Nomor tersebut memang sesuai harapan, apalagi sesuai dengan lambang dan pilar dari visi Makassar Kota Sombere’ yakni Makassar Maju, Makassar Lestari dan Makassar Melayani,” ucap Deng Ical di sela-sela pengundian nomor urut, Kamis (24/9/2020).

Ia mengimbuhkan setelah memastikan mendapatkan nomor urut tiga, pihaknya akan meminta kepada segenap komunitas relawan dan parpol pengusung dalam sosialisasi agar memperkenalkan nomor urut Dilan tersebut.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal dan Dokter Fadli, sendiri langsung mensosialisasikan nomor urut tiga tersebut pada masing-masing media sosial (medsos). Doa dan dukungan pun mengalir dari masyarakat yang menyatakan siap memenangkan jagoan nomor urut tiga di Pilwalkot Makassar 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Dilan, Siti Misbach Azhari, menyampaikan nomor urut tiga yang diperoleh Dilan benar-benar merupakan harapan yang terkabul. Sebelumnya, kepada awak media, dia memang menyampaikan pihaknya berharap dapat nomor urut tiga.

“Kenapa nomor urut tiga? Ya itu gampang diingat karena pilar visi Dilan mewujudkan Makassar Kota Sombere’ terdiri dari tiga bagian yakni Makassar Maju, Makassar Lestari, dan Makassar Melayani,” tandasnya. (*)

Fadli Ananda : Target 70% Suara Milenial Untuk Jokowi Amin di Sulsel

ZonaMakassar.Com, Makassar-Relawan Pengusaha Muda Nasional Untuk Jokowi-Ma’ruf (REPNAS) menggelar dialog Milineal Bersatu dengan tema “Word Youth” Makassar. Rabu (20/2/2019)

Dialog yang di gelar di Black Canyon Coffee Jl Hertasning kota Makassar Pada Rabu 20 Februari 2019 itu di hadiri sekitar 200 Pemuda Milineal bersatu sulsel.

Fadli Ananda, selaku ketua harian Repnas menjelaskan Dialog ini diadakan untuk mengumpulkan seluruh Relawan Milineal.

“Meskipun masih dalam skala kecil namun ini adalah ajang pertemuan relawan Repnas dan Kita satu sulsel dan seluruh relawan Milineal untuk memenangkan Jokowi-ma’ruf amin di Sulawesi selatan.”Ucap Fadli.

Selain itu, tambah Fadli sapaan akrabnya kita akan melakukan Relawan Milineal ketuk pintu dalam waktu dekat ini.

“Tanggal 3 Maret nanti kita akan menggelar Relawan Milineal ketuk pintu di jakarta dan rencananya di Makassar Sulawesi selatan akan di jadwalkan dan di gelar pada tanggal 10 Maret”.pungkas Fadli.

Suasana Diskusi Milenial Bersatu di BCC hertasning (20/2/2019)


Saat di singgung terkait persentase suara yang di raih serta stategi Relawan Milineal di sulsel untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,Fadli menjelaskan kita punya target dan strategi khusus.

“Untuk Sulawesi selatan kita akan targetkan 70% suara Milineal di raih untuk jokowi-ma’ruf amin dan strateginya kita akan Door to Door kepada masyarakat ke kecamatan dan RT/Rw untuk mensosialisasikan kinerja pak jokowi selama 5 tahun kepemimpinannya yang terbukti cukup signifikan di rasakan oleh masyarakat Indonesia”.tutup Dokter Fadli