Taman Gajah Direvitalisasi, Iqbal Suhaeb: Tempat Multifungsi

Zonamakassar.com, Makassar – Setelah lama tak terawat, Taman Gajah yang dulunya bernama Taman Safari Makassar akhirnya direnovasi.

Revitasililasi diresmikan secara lansung dipimpin Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Minggu (12/10/2019).

Taman gajah adalah sebuah taman yang sangat populer. Isinya beberapa patung satwa termasuk patung Gajah yang hingga saat ini berdiri ditambah sejumlah permainan kanak-kanak.

Namun, pada tahun 2019 ini taman tersebut sudah beralih menjadi multifungsi. Hal itu diungkapkan Iqbal dalam sambutannya.

“Satu hal yang sangat positif selain penataan juga menyiapkan tempat yang bisa multifungsi. Bisa buat parkir, senam bisa buat kegiatan apa saja. Ini menjadi ruang terbuka yang siapa saja bisa menggunakannya,” ucap Iqbal.

Iqbal juga mengatakan jika tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat masyarakat mengeluarkan aspirasi dengan aman karena diatas taman gajah ini berdiri juga Pos Satpol PP.

Karenanya, Iqbal menilai aspirasi masyarakat akan aman dan bebas dari kelompok penyusup.

“Kalau perlu kita sediakan mimbar orasi. Jadi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya di sini saja. Jangan lagi tutup jalan. Insya Allah aman karena pos satpol PP juga ada didekatnya,” ungkapnya.

Iqbal berharap penyediaan ruang publik ini menjadi sebuah tempat yang membangun energi positif warga Makassar.

Sementara, General Manager Ciputra, Hendra Wahyudi menambahkan jika pihaknya sebagai pengembang sangat mendukung langkah positif Pemerintah Kota Makassar.

“Karenanya kita membangun tempat ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai pengembang. Sebenarnya ini rencana dari tahun lalu namun baru bisa terlaksana tahun ini. Meski demikian tempat ini ada untuk warga Makassar,” pungkasnya.

Selain Revitalisasi taman gajah dan bangunan baru satpol PP Makassar. Jalan, pedestrian dan drainase di sekitaran jalan Haji Bau, Penghibur dan Metro Tanjung Bunga sudah ikut rampung dibenahi.

Ini Alasan Polisi Tahan Galih-Rey-Benua di Kasus ‘Ikan Asin’

Zonamakassar.com, Makassar – Setelah pemeriksaan intensif, tiga tersangka kasus ‘ikan asin’ resmi ditahan polisi. Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar ditahan mulai pagi ini.

“Sudah (ditahan),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat di Jakarta (12/7/2019).

Ketiga tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan di Polda Metro Jaya. Ketiganya ditahan dengan jeratan Pasal 27 ayat (1) dan (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

Lebih lanjut Argo mengungkap alasan ketiganya ditahan, mengingat ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Di sisi lain, ada alasan subjektivitas penyidik

“Dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya,” tuturnya via detik.com

Kasus yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiqini akan terus dikembangkan oleh penyidik. Polisi masih mencari kemungkinan adanya tersangka lain.