Iqbal Suhaeb Sebut Jasa Transportasi Online Punya Peran Keselamatan Penumpang

Zonamkassar.com, Makassar — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb membuka secara resmi kegiatan akbar Grab yang bertajuk festival kemerdekaan, di Anjungan Losari Makassar, Minggu (18/8/2019).

Pada kesempatan ini, Grab juga melaunching jaket barunya yang disaksikan langsung oleh Iqbal. Jaket ini dilengkapi bendera Merah Putih untuk menunjukkan semangat baru melayani bangsa Indonesia.

Distribusi jaket baru GrabBike tersebut juga diadakan untuk menyambut HUT ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia serta memberikan apresiasi bagi mitra pengemudi Grab, yang merupakan pahlawan transportasi online di Indonesia.

“Kita patut berterima kasih kepada jasa pengantaran online. Seperti grab ini. Pada hari kemerdekaan sendiri ia telah menciptakan beberapa hal untuk keamanan para pahlawan transportasi online. Ini perlu diapresiasi,” kata Iqbal.

Iqbal mengungkapkan betapa safetynya jaket tersebut. “Saya melihat ada garis reflektif yang lebih besar di bagian punggung dan lengan dan kata pihak Grab garis ini akan menyala di dalam gelap, dan bersinar jika terkena cahaya. Jadi sangat aman,” jelasnya.

Hal ini juga sudah diatur dalam PM 12/2019 tentang keamanan dalam berkendara ojek online.

Tak lupa Iqbal menghimbau para pengemudi ojek online untuk tetap menggunakan atribut lengkap saat bekerja, termasuk helm, jaket resmi, celana panjang dan juga sepatu.

Kegiatan akbar ini dilakukan serentak di delapan kota besar di Indonesia yang melibatkan mitra pengemudi, mitra merchant, pelanggan Grab dan juga karyawan.

Driver Ojol di Makassar, Pindah Massal ke Gojek

Zonamakassar.com, Makassar – Setelah Bandung gelombang perpindahan massal pengemudi ojek online ke aplikator Gojek terus berlanjut hingga ke Makassar Sulawesi Selatan. Para pengemudi ojol Makassar berpindah ke operator transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Sejumlah driver menuturkan, perpindahan itu akibat perusahaan Karya Anak Bangsa tersebut lebih banyak benefit dari pada pesaingnya.

Fenomena perpindahan driver ojol Grab ke Gojek itu, dalam pandangan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mulsim Indonesia (UMI) Makassar bukanlah sesuatu hal yang baru.

“Itu masalah internal saja, bisa juga karena masalah kesejahteraan yang berbeda,” kata Syamsuri dalam keterangan resminya, Selasa (25/6/2019). Perilaku para pengojek online tersebut sangat sensitive dengan layanan dan kesejahteraan.

Kata Syamsuri, mereka akan selalu mencari perusahaan ojek online yang bisa memberikan layanan dan kesejahteraan lebih baik.

Belum lama ini, langkah gerak cepat perusahaan Gojek dalam menanggapi laporan mitra drivernya yang mendadak pingsan saat mengantar konsumen. Melalui Satgas Laka Gojek langsung merespon cepat sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan.

Bahkan, Gojek juga menanggung biaya pengobatan korban. Langkah ini, menurut Ketua Forum Driver Ojek Online Indonesia Muhammad Rahman Tohir menjadi bukti bahwa Gojek memiliki tingkat kepedulian tinggi kepada mitranya.

Pihakknya mengapresiasi langkah Gojek tersebut bukan hanya sebuah slogan, tapi adalah tindakan. Melihat berbagai kejadian itu, Syamsuri menambahkan, operator transportasi berbasis aplikasi ini harus terus meningkatkan kesejahteraan para pengemudinya.

Menyusul fenoma hijrahnya para driver ojol, Muhammad Rahman yang juga kerap dipanggil Cang Rahman mengatakan hal itu juga terkait persoalan nereka yang merasa kesulitan dengan sistem pembayaran dari aplikator.

Para driver lebih tertarik dengan sistem pembayaran Gojek dibandingkan Grab. Dia mengungkapkan, pembayaran Gojek bisa diterima driver per hari. Sedangkan Grab, pembayaran dilakukan dengan periode tertentu.

“Ini masalah teknis yang membuat teman-teman berbondong-bondong pindah ke Gojek,” katanya menegaskan.

Cang Rahman menilai, teman-teman mitra driver juga merasa lebih aman bekerja dengan perusahaan yang dibangun oleh Nadiem Makarim tersebut. Dalam kasus driver mitra Go-car yang mengalami kejang-kejang beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.

“Ini juga yang bikin teman-teman driver salut. Mereka tentu lebih ingin bekerja, mencari penumpang dengan aman. Langkah Tim Satgas Laka Gojek yang bergerak cepat dan penanggungan uang pengobatan yang cepat tentunya kami apresiasi,” demikian Cang Rahman. (**)

PDAM Makassar Gandeng Grab, Untuk Permudah Pembayaran Tagihan Listrik

ZonaMakassar.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Makassar akan menggandeng Grab Indonesia untuk pengembangan dan inovasi dalam hal pembayaran tagihan air berbasis online.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Makassar Haris Yasin Limpo mengatakan dengan bahwa kerja sama ini nantinya lebih memudahkan warga Kota Makassar yang ingin membayar tagihan airnya hanya dengan melalui Smartphone-nya.

“Karena saat ini era 4.0 sudah tak terbendung lagi, kita di PDAM juga senantiasa harus mengembangkan berbagai inovasi untuk menghadirkan kemudahan bagi warga Kota Makassar dalam hal pelayanan oleh PDAM,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Iriani Khadijah sangat mengapresiasi pengembangan serta kerja sama tersebut.

Menurutnya, ini sebuah terobosan baru yang sangat menunjang PDAM Kota Makassar dalam memberikan kemudahan pelayanan terhadap Warga Kota Makassar.

“Tentu kita patut apresiasi, karena kemajuan suatu kota sangat dipengaruhi oleh koneksi yang luas, dan PDAM Makassar menggandeng perusahaan besar seperti Grab adalah modal yang sangat baik,” pungkas Iriani.

Kegiatan ini pun diawali dengan penandataganan kontrak kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini PDAM dengan pihak Grab Indonesia.