Umiroh Fauziah, terpilih sebagai Ketua Umum KOHATI PB HMI Periode 2021-2023

Zonamakassar.com, Surabaya – Umiroh Fauziah, terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Korps HMI-Wati (Kohati) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2021-2023 pada Musyawarah Nasional (Munas) ke XXIV Kohati di Gedung BPSDM Surabaya.

Perempuan berparas cantik yang memiliki jargon Kohati berukhuwah ini sejak putaran pertama sudah mengungguli tujuh calon lainnya dengan perolehan 46 suara.

Sementara tujuh calon lainnya yakni, Novi Rismawati memperoleh 39 suara, Imayati Kalean mendapatkan 36 suara, Nurjannah dengan 28 suara. Kemudian Susanti memperoleh 27 suara, Nurmaida Saana dengan 12 suara, lalu Puspa dengan 5 suara, dan Octy di perolehan suara paling rendah yakni 4 suara.

Dari hasil kesepakatan forum, para calon yang suaranya tidak mencapai 20, maka dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan pada putaran kedua. Atas kesepakatan forum tersebut, maka Octy dan Puspa harus memupuskan harapannya menjadi ketua di pucuk pimpinan Korps HMI-Wati tersebut. Masing-masing mendapatkan 4 dan 5 suara.

Pada putaran kedua forum Munaskoh tersebut sempat chaos dan dipending dengan waktu yang tidak ditentukan ketika sejumlah kandidat menyerahkan suara kepada Umiroh Fauziah kandidat ketua umum asal Kota Banjar.

Namun tidak lama kemudian, pemilihan putaran kedua dilanjutkan. Pada putaran kedua ini, Umay panggilan akrab Umiroh Fauziah ini meraup 114 suara. Menang telak dari empat kandidat lainnya.

Sedangkan lawannya antara lain, Rismawati memperoleh 43 suara, kemudian Imayati Kalean dengan perolehan 4 suara, Susanti memperoleh 3 suara dan Nurjannah nol suara. Satu suara dinyatakan tidak sah.

Tim Pemenangan Umiroh Fauziah, Rumitria Dinar menyampaikan ucapan terima kasih.

“Terima kasih atas support dan dukungannya yang telah menghantarkan saudari Umiroh Fauziah sebagai ketua umum terpilih Kohati PB HMI Periode 2021-2023,” ucapnya, Jumat (26/03/21).

Lanjut, Dirinya mengatakan bahwa Kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras semua tim yang dengan semangat tanpa henti berjuang untuk mengawal kemenangan ini.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih. Ini adalah kemenangan kita bersama,” ungkapnya.

(Ril/Haeril)

Badko HMI SULSELBAR Minta Istri Gubernur Panggil di Sidang Hak Angket

Zonamakassar.com, Makassar -Lestiati Fachruddin Istri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melalui stafnya bernama Sada, meminta kepada Muhammad Hatta Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel untuk dibelikan satu buah gelang kesehatan seharga kurang lebih 7 Jutaan untuk gelang kesehatan tersebut
Permintaan Ibu Gubernur itu, diungkapkan oleh Muhammad Hatta mantan Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel di sidang sesi tertutup Panitia Hak Angket DPRD Sulsel senin pekan.
“Ya, Hatta menceritakan banyak hal sekaitan kejanggalan-kejanggalan di bironya,” kata Wawan salah satu panitia Hak pada wartawan ketika dikonformasi tentang cerita Hatta itu, Sabtu kemarin.
Menurut Hatta yg dicopot Gubernur dari Jabatannya sebulan lalu, Staf Ibu Gubernur di Rumah Jabatan Gubernur itu, bernama Sada yg tidak hanya datang ke dirinya menyampaikan permintaan Ibu Gubernur dibelikan satu buah gelang kesehatan, tetapi Sada ini juga menyampaikannya ke Lutfi Natsir.
“Kami berdua tau persis permintaan ini,” kata salah satu Panitia Hak Angket yg enggan disebutkan identitasnya, mengutip cerita Hatta di sidang.
Sada Staf Ibu Gubernur itu, mengatakan ke Hatta, bahwa gelang kesehatan itu ada dijual di Makassar dan sada memberikan brosurnya gelang kesehatan itu ke Hatta. Kenapa sepasang, kata Sada karena satu untuk Pak Gubernur dan satu untuk Ibu Gubernur.
Temuan pembelian gelang kesehatan itu, merupakan hasil pemeriksaan inspektorat dan KPK. “Yang temukan jam tangan ini dan perjalanan Fiktif Gubernur ke Jepang, adalah KPK,” kata Hatta kembali dikutip oleh Anggota Panitia Hak Angket DPRD Sulsel yg tidak mau disebutkan jati dirinya.
Sementara itu Lanyala Soewarno Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko HMI) Sulselbar, meminta tokoh masyarakat, cendekian atau kalangan kampus dan pemuda mau hadir di sidang-sidang Hak Angket, agar tau persis bagaimana Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel memimpin dan mengelolah pemerintahannya
“Hadir dan saksikan langsung. Agar tau, bahwa Nurdin Abdullah mengelola Pemprov Sulsel, seperti mengelolah perusahaan keluarga,” kata Lanyala Soewarno yang mahasiswa Program S2 Unhas ini pada wartawan, Minggu, (28/7/2019) siang.
Menurut Lanyala, masyarakat luas dibenarkan untuk hadir di sidang-sidang Hak Angket, karena sidang-sidangnya terbuka untuk umum. “Mahasiswa Sospol seharusnya memenuhi ruang sidang, karena hadir di sidang sama sengan dengan kita sedang ber-KKN,” kata alumni S1 UNM yg bertubuh subur ini. Setelah, mahasiswa Sospol ini bisa mensosialisasikan apa itu Hak Angket dan mengapa Gubernur Sulsel menjadi Gubernur pertama yg di Hak Angket, dalam sejarah bangsa ini.
Ditanya tentang penting tidaknya Lestyati Fachruddin istri Gubernur Nurdian Abdullah dipanggil oleh Panitia Hak Angket. Lanyala mengatakan, sangat penting, karena dalam sidang-sidang Hak Angket terungkap, kalau Ibu Gubernur itu memiliki peran penting. “Peran penting apa, silahkan teman teman hadir mendengarkan keterangan Ibu Gubernur jika dipanggil di forum sidang Hak Angket
DPRD Sulsel,” katanya sembari pamit seraya tersenyum pada wartawan yg langsung pula tertawa.(arw)

Arena Tempur Alumni HMI dari Tiga Kubu, di Balik Sidang Sengketa Pilpres 2019

Zonamakassar.com, Jakarta – Di balik sidang sengketa Pilpres 2019 atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), ada yang unik. Dikutip dari mines.id, Sidang sengketa Pilpres 2019 itu menjadi arena tempur dan adu kekuatan fakta hukum antara alumni Himpunan Mahasiswa Islam dari tiga kubu yang bersidang, yakni dari Prabowo-Sandiaga, Jokowi-Ma’ruf dan Komisi Pemilihan Umum.
Alumni HMI yang bertarung di sidang MK saat ini dari pihak Prabowo-Sandiaga adalah Bambang Widjojanto, sedangkan dari Jokowi-Ma’ruf adalah Yusril Ihza Mahendra, dan dari KPU adalah Viryan Aziz.
Ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga, yakni Bambang Widjojanto adalah alumni HMI yang berasal dari Universitas Indonesia (UI), Depok.
Bambang punya nama besar setelah pernah menjadi pendiri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS) bersama alumni HMI lainnya, yakni almarhum Munir. Ia juga pernah memimpin Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), menjadi pendiri ICW dan Wakil Ketua KPK
Sementara kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, yakni Prof Yusril Ihza Mahendra adalah alumni HMI yang sama-sama berasal dari UI, seperti Bambang.
Yusril terkenal sejak lama sejak era Soeharto, setelah ia ditugaskan sebagai penulis pidato presiden. Ia juga adalah mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan, Menteri Kehakiman dan HAM serta Menteri Sekretaris Negara. Yusril saat ini adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) dan Guru Besar Universitas Indonesia.
Terakhir, Viryan Azis baru dikenal secara nasional setelah dirinya menjadi salah satu Anggota KPU RI. Namun, Viryan sudah punya nama besar sebagai salah satu putera terbaik di Kalimantan Barat, khususnya Pontianak.
Viryan adalah alumni HMI yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Cabang Pontianak. Saat ini statusnya masih Ketua Umum Korp Alumni HMI (KAHMI) Kota Pontianak. (eds)

Terima Pengurus HMI Makassar, Iqbal Suhaeb: Saya Juga Kader

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb mengaku pernah aktif sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat kuliah dulu. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan pengurus HMI cabang Makassar di Rujab Wali Kota Makassar, Minggu (2/6/2019).

Meski pernah merasakan kaderisasi di HMI, Iqbal mengatakan dirinya hanya sebentar merasakan pengkaderan di HMI.

“Cuma memang sebentar saja saya aktif, makanya tidak banyak yang tahu saya kader HMI,” ucapnya.

“Saya kemudian banyak memperdalam kajian – kajian keagamaan. Tapi saya tidak pernah jadi pengurus di organisasi apa pun,” sebutnya.

Sementara Ketua HMI cabang Makassar Yusuf K Mariajeng mengatakan, kehadirannya di tempat tersebut sebagai bentuk silaturrahmi kepada Iqbal Suhaeb baik selaku Pj Wali Kota maupun sebagai kader HMI.

“Agenda silaturrahmi biasa,” kata Yusuf.

Ketua Parpol di OTT KPK, Badko HMI Sulselbar : Warning Bagi Setiap Ketua Parpol

ZonaMakassar.Com, Makassar -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) jum’at (15/03/2019) siang tadi.

Kali ini Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy yang terjaring OTT terkait pengisian jabatan di lingkup Kementerian Agama.

Aksi OTT oleh KPK tersebut pun menuai respon dari Badko HMI Sulselbar. Saat dikonformasi secara langsung, Ketua Umum Badko HMI Sulselbar Lanyal Soewarno angkat bicara.

“Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menunjukkan bahwa KPK tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi di Indonesia,” imbuh Ketua Umum badko HMI Sulselbar.

Dia pun mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan ada golongan elit parpol lagi yang akan terjaring kasus korupsi di kemudian hari.

“Apa yang dialami oleh Ketua Umum PPP tersebut merupakan warning bagi elit parpol lainnya agar tidak melakukan korupsi yang merugikan bangsa dan negara,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bombom ini pun meminta kepada KPK untuk tetap teguh menjalankan fungsi – fungsinya selaku lembaga yang bertugas memberantas korupsi di Indonesia.

“Kita apresiasi langkah – langkah KPK memberantas korupsi di tanah air dan kami juga meminta kepada KPK untuk tetap teguh menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang bertugas memberantas korupsi di indonesia,” tutupnya.

Mentan Hadir di Milad HMI, Sempatkan Bagi Doorprize

ZonaMakassar.Com, Makassar – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyempatkan hadir pada acara Diesnatalis Milad HMI Ke-72 Di Anjungan Pantai Losari Makassar. (10/03/2019)

Mentan yang juga akan melakukan kunjungan Ke Kabupaten Luwu dan Tana Toraja ini turut menyumbang doorprize pada acara Jalan Sehat HMI.

Amran yang juga sempat mengundi Doorprize mengatakan jika HMI adalah organisasi yang mulia dan ikhlas terkhusus dirinya.

“Saya tau di HMI ini kadernya dan Alumninya Ikhlas dalam segalah hal termasuk membangun organisasi, Ini Pak Rum (Ketua Kahmi Sulsel) adalah saudara saya san selalu berjumpa.”Kata Amran.

Bahkan Amran tak segan-segan menyumbang doorprize di jalan sehat HMI ini.

Kegiatan ini turur dihadiri MN KAHMI, MW/MD KAHMI Sulsel, Kapolrestabes Makassar,Kementerian Pariwisata dan Kader HMI.

Milad ke-72, Danny Pomanto: HMI Berkontribusi Perjuangan dan Kemajuan NKRI

ZonaMakassar.Com, Makassar-Puncak Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-72 di Makassar di tandai dengan jalan sehat yang diikuti seluruh anggota dan kader HMI se-Indonesia dan Korps Alumni HMI (KAHMI) di depan Sekretaris Cabang Makassar, Minggu (10/3/2019).

Dalam kegiatan tersebut, hadir Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI, Arya Kharisman dan Sekretaris Jendral (Sekjen) KAHMI Pusat Manimbang Kahariady, Kapolrestabes Makassar dan Walikota Makassar Danny Pomanto.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan jalan sehat HMI ini menjadi momen berkumpulnya seluruh kader HMI dari seluruh Indonesia. Sehingga kata dia, jalan sehat ini selain sebagai upaya menjaga kebugaran, jalan sehat ini sebagai ajang silaturahmi.

“Sebagai Wali Kota Makassar, saya mengucapkan terima kasih memilih Makassar sebagai tampat acara ini. Apalagi Kapolrestabes Makassar ini sangat dekat dengan HMI,” kata Danny.

Puncak Milad HMI 72, Pemkot Makassar memberikan hadiah dengan mendukung penuh pembuatan patung pendiri HMI Lafran Pane. Menurutnya, patung Lafran pane akan disejajarkan dengan patung pahlawan lainnya.

“HMI banyak membetikan kontribusi besar terhadap perjuangan dan kemajuan NKRI. Khusus patung Lafran pane kita akan sejajarkan dengan para tokoh internasional seperti Nelson Mandela,” ungkapnya.

“HMI ini organisasi bersejarah. Akan kita siapkan tempat untuk patung pendiri HMI yang akan disejajarkan dengan patung pahlawan lain. Perjuangan HMI penuh dengan sejarah. Makanya patung pendiri organisasi ini harus diabadikan,” tambahnya.

Ketua Panitia Jalan peringatan Dies Natalis HMI, Hasan Basri Baso mengatakan, kegiatan puncak dies natalies HMI ini berhasil diikuti ratusan kader dan KAHMI dari seluruh Indonesia.

“Acara puncak ini memang sengaja dilaksanakan di Kota Makassar. Ada juga rangkaian kegiatan lainnya, silaturahmi dan peresmian patung Lafran Pane,” ujar mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar tersebut.

Milad Ke 72, Pemkot Makassar Beri Kado HMI Pasang Patung Lafran Pane di Pantai Losari

ZonaMakassar.Com, Makassar- Puncak Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-72 yang di pusatkan di kota Makassar mendapat kado istimewa dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dengan peresmian patung Pendiri HMI Lafran di Anjungan Pantai Losari, Minggu (10/3/2019).

Diketahui, Lafran Pane merupakan salah satu pendiri HMI, Organisasi Mahasiswa Islam tertua di Indonesia yang masih eksis hingga saat ini sejak tahun 1947.

Telah melahirkan banyak kader tersebar diseluruh Indonesia dan berkonstribusi bagi bangsa dan negara. Tidak heran nama Lafran Pane kini didaulat sebagai pahlawan nasional.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto secara khusus memberikan penghargaan kepada tokoh HMI tersebut. Dengan mendirikan patung Lafran Pane di sejajarkan dengan tokoh dunia seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi dan Syekh Yusuf di Anjungan Pantai Losari.

“Kita sudah siapkan sebuah tempat pendiri HMI patungnya sejajar dengan Nelson Mandela. Tidak ada yang lain selain Lafran Pane pahlawan nasional dengan HMI berbeda dengan lainnya. Patungya diatas batu marmer, insyallah abadi,” ucapnya di hadapan ratusan kader HMI dan KAHMI di depan Sekretariat HMI Cabang Makassar.

Pengurus Badko HMI Sulselbar Khair mengatakan peresmian patung Lafran Pane akan dilanjutkan pada pertengahan April mendatang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Kegiatan ini akan berlanjut pada pertengahan bulan April mendatang untk meresmikan patung Kakanda Lafran Pane oleh presiden RI,” pungkasnya.

Badko HMI Sulselbar Desak Mabes Polri Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Fee 30% Kota Makassar

ZonaMakassar.Com, Makassar – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan dan Barat (Badko HMI Sulselbar) mendesak Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mempercepat penyidikan dan proses hukum kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran 30 persen pada sejumlah proyek lingkup SKPD se-Kota Makassar Tahun 2017.

Kami berharap bahwa setelah pihak Penyidik Dittipikor Mabes Polri dan Penyidik Polda Sulsel melakukan pemeriksaan dan mendengar keterangan ratusan saksi serta berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh, penyidik segera menetapkan tersangka baru dan melanjutkan proses hukumnya hingga tuntas.

Diketahui penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi di antaranya terhadap beberapa anggota DPRD Kota Makassar serta Pejabat struktural lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Kami sangat menyayangkan jika kasus ini akhirnya akan mandek di tengah jalan. Masyarakat butuh kepastian dengan proses hukum yang adil dan transparan. Apalagi dalam kasus yang masuk kategori ‘extra ordinary crime’ ini diduga kuat keterlibatan para anggota DPRD Makassar yang notabenenya menciderai amanah rakyat dan merugikan negara.

Jajaran Badko HMI Sulselbar mendukung langkah progresif Mabes Polri dalam mempercepat penyelesain kasus dugaan tindak pidana korupsi fee 30 persen di Kota Makassar.

Makassar, 28 Februari 2019

Syamsumarlin/Sem

(Ketua Bidang/Kabid Hukum dan HAM Badko HMI Sulselbar)