Lantik Murni Iqbal Suhaeb, Liestiaty Nurdin: Majukan PKK Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Murni Iqbal Suhaeb resmi menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Ketua TP – PKK Kota Makassar dan Ketua Dekranasda Kota Makassar menggantikan Indira Yusuf Ismail yang mengakhiri masa jabatannya (2014 – 2019) yang ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) di Baruga Anging Mammiri, Senin (13/05/2019).

Sertijab dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ketua TP – PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty Fachrudin, Pj Wali Kota Makassar Dr Iqbal S Suhaeb, pengurus TP PKK Kota Makassar, dan pimpinan OPD lingkup Pemkot Makassar.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP – PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Liestiaty Fachrudin, menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada PJ Ketua TP PKK Kota Makassar yang baru saja melakukan serah terima jabatan.

“Selamat kepada Ibu Murni semoga di tangannya PKK semakin lebih maju lagi dalam memberikan kontribusi untuk di Kota Makassar,” ucapnya.

Ia tak lupa berterima kasih kepada Indira Yusuf Ismail atas dedikasi dan ide yang telah disumbangsikan kepada Kota Makassar sehingga membuat kota Makassar menjadi lebih maju.

Liestiaty juga berharap kepada Pj Ketua TP PKK Kota Makassar yang baru agar program terbaik yang telah dirintis oleh ketua yang lama dapat teruskan dan dipastikan keberlanjutannya.

“Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, tantangan yang baru, harapan yang baru dengan menyusun program kerja yang akan dijalankan. Bangun sinergitas yang baik,” harapnya.

Sementara, Murni juga menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan peran strategis PKK di kota berjuluk Anging Mammiri.

“Insya Allah amanah ini saya akan jalankan dengan sebaik-baiknya. Mari saling membantu dan bersinergi untuk menciptakan inovasi dan ide yang lebih baik. Yang sudah baik akan dijalankan, yang kurang akan dibenahi,” pungkasnya.(*)

Danny dan Indira Sambangi Jenazah Pengurus PKK Makassar di Klinik Bandara Soetta

Zonamakassar.com, Jakarta – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto didampingi Istri yang juga Ketua TP PKK kota Makassar Indira Jusuf Ismail menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Andi Sommeng, salah satu pengurus senior TP PKK Makassar. Andi Sommeng menghembuskan napas terakhirnya saat baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, (25/4) malam.

Jenazah saat ini berada di klinik bandara. Dari keterangan Kepala Bagian Humas Kota Makassar Muhammad Roem, Andi Sommeng meninggal saat turun dari pesawat dan hendak mengambil bagasi.

“Bapak Wali Kota beserta Ibu dan juga Pak Sekda Makassar (Muh Ansar) saat ini di ruang jenasah klinik bandara melayat jenasah Ibu Andi Sommeng, pengurus PKK kota Makassar yang meninggal pada saat turun dari pesawat yang baru tiba dari Makassar,” kata Roem melalui pesan WhatsApp-nya.

Atas hal tersebut, mantan kepala bidang di Dinas Pariwisata Makassar ini menyampaikan ucapan belasungkawa Wali Kota Makassar dan Ketua TP PKK baik sebagai institusi maupun secara pribadi.

“Pak Wali dan Ibu menyampaikan rasa duka mendalam. Andi Sommeng adalah kader dan pengurus senior PKK yang memiliki dedikasi sangat baik selama ini. Semoga pengabdian dan kontribusi beliau baik di PKK maupun dalam pemerintah kota Makassar menjadi amal ibadah yang di terima di sisi-Nya,” katanya.

Lanjut Roem, kehadiran Andi Sommeng di Ibu Kota guna mengikuti agenda Tim PKK kota Makassar yang akan melakukan kunjungan kerja di TP PKK kota Tangerang besok.

Indira Jusuf Ismail dengarkan Curhat Emak-emak Soal Massif Penyebaran Hoaksl

ZonaMakassar.Com,Makassar – Ketua TPP PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail menemui puluhan emak-emak yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada acara Bimbingan Teknis Standar Service Excellent NTPD 112, yang di gelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar di Hotel Golden Tulip Makassar, Kamis (28/3/2019).

Ibu Murni misalnya, seorang ibu rumah tangga yang juga anggota KIM Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang menyampaikan curahan hatinya terkait maraknya caci maki dan kata-kata kasar yang beredar di sosial media.

“Sekarang gampang sekali ditemui kata-kata kasar dan juga video-video yang sebenarnya tidak pantas untuk di lihat di media sosial. Kadang kita tidak bisa hindari, karena penasaran atau tergoda untuk membukanya” ujar Ibu Yani yang di iya kan oleh ibu-ibu lainnya.

Lain lagi cerita ibu Yuli, anggota KIM kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukang. Menurutnya, dia banyak melihat orang kecanduan sosial media, tidak terkecuali ibu-ibu.

“Bahkan ada yang sementara memasak di dapur, tapi ponselnya tetap terpasang di tangan” ujarnya ibu Rasdi.

Pada Kesempatan ini, Indira Jusuf Ismail yang juga merupakan istri Walikota Makassar, Danny Pomanto menceritakan berbagai pengalaman keluarganya dalam menghadapi era internet saat ini.

“Kita sedang menghadapi situasi baru yang bernama revolusi internet. Memang tidak bisa dihindari, tapi kita bisa menyesuaikan diri. Boleh-boleh saja kita berselancar di dunia maya, tapi utamakan hal yang lebih penting dari itu. Di sosial media, hal yang negatif lebih mudah tersebar dibanding dengan yang positif” ujarnya Indira.

Dilingkungan keluarganya, Indira mengaku lebih banyak memprioritaskan bersama anak-anaknya saat berada di rumah.

“Tentu kita tidak bisa mengawasi anak-anak kita sepanjang waktu. Mereka juga punya kesibukan di luar, utamanya pada waktu sekolah. Saya kadang mengecek apa yang mereka lakukan didalam kamar, melihat apa yang sedang di akses dan mengajaknya diskusi, karena memang dari dulu saya minta agar pintu kamar jangan pernah di kunci” lanjut Indira.

Pada kesempatan ini, Indira juga meminta kepada Dinas Kominfo Makassar agar massif menyuarakan tentang internet sehat, mengajak untuk berkata-kata baik di sosial media.

“Kita punya warisan bahasa yang santun dan lemah lembut. Jangan biarkan itu hilang dan terkikis oleh hoax serta kalimat caci maki yang menghujani sosial media setiap waktu” lanjutnya.

Kegiatan yang bertema NTPD 112, Reformsi Layanan Publik di Kota Makassar ini di buka oleh Asisten Pemerintahan Kota Makassar, Andi Azis Hasan dan diikuti oleh perwakilan ibu-ibu KIM se Kota Makassar. Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ichwan Jacub serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kota Makassar, Ade Ismar Gobel.(*)