Putri Bupati Jeneponto di Lamar dengan Mahar Tanah 12 Hektar berisi Nikel dan 30 Sapi

Anggota DPR RI, Fachry Pahlevi Konggoasa (kanan) melamar putri Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Sabtu (11/1/2020).

Zonamakassar.com, Jeneponto – Irma Dwiyani Iksan, anak kedua dari 4 bersaudara hari ini resmi dilamar Fachry Pahlevi Konggoasa, Putra Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara. Acara lamaran dilaksanakan di rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Kamis (20/2/2020).
Irma resmi menjadi calon istri anggota DPR RI, Kery Saiful Konggoasa itu setelah acara lamaran atau Mampettuada.
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar didampingi sang istri, Hamsiah Iksan, duduk berdampingan dengan Bupati Kery Saiful Konggoasa, bersama istri Titin Nurbaya Saranani. Termasuk kedua calon pengantin, Irma Dwiyani Iksan Karaeng Ngici, dan Fachry Pahlevi Konggoasa.
Panitia Kegiatan Lamaran, Mustaufiq mengatakan, kunjungan keluarga besar, rombongan lamaran dari Kabupaten Konawe, dijemput dengan tradisi adat dan budaya Butta Turatea Kabupaten Jeneponto.
“Mahar pernikahan seluas kurang lebih 12,5 hektar tanah beserta isinya yang mengandung nikel. Juga di dalamnya terdapat 30 ekor sapi. Ditambah 3 ekor kerbau. Jadi kalau untuk uang panaiknya tidak disebutkan berapa jumlahnya,” ujar Mustaufiq.
Menurutnya, resepsi pernikahan akan berlangsung pada 25 Juli 2020, di Jeneponto. Dan dilanjutkan lagi 27 Juli, di Makassar yang akan dilaksanakan di salah satu hotel.
“Resepsi, pernikahannya akan berlangsung selama dua hari, 25 Juli sampai 27 Juli 2020. Ada yang akan dilaksanakan di Jeneponto dan di Makassar,” sebutnya.

Calon mempelai laki-laki, Fachry Pahlevi Konggoasa mengatakan harus meyakini bahwa jodoh itu, ketetapan dari Allah Swt. Mengapa ia memilih calon mempelai wanita tersebut sebagai pendamping hidupnya.
“Ini berbicara masalah hati. Saya memilihnya untuk menjadi pendamping hidup saya seumur hidup. Pertama-tama kita harus yakin, bahwa jodoh itu, ketetapan Allah Swt. Dalamnya lautan bisa diukur, dalamnya hati siapa yang tahu,” ujarnya.
Di acara lamaran tersebut, hadir juga Bupati Gowa, Adnan Puricta Ichsan Yasin Limpo. Dan seluruh unsur pimpinan OPD Jeneponto, Camat, Kades, serta unsur Forkopimda lainnya.
Kurang lebih 600 orang rombongan Bupati Konawe Sultra, hadir dalam acara lamaran di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

PPDI Jeneponto Temui Komisi 1 DPRD, Ini yang di Bahas

Zonamakassar.com, Jeneponto – Komisi 1 DPRD Kabupaten Jeneponto menerima persatuan Perangkat Desa Indonesia( PPDI ) Kabupaten Jeneponto di ruang Komisi 1 Kamis 6 Januari 2020.
Pasca Pelantikan 32 Kepala Desa di Kabupaten Jeneponto Desember 2019 kemarin menimbulkan polemik atas tejadinya pemberhentian Perangkat Desa secara massal dan tidak sesuai dengan mekanisme aturan Hukum yang berlaku.
Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia ( PPDI ) Kabupaten Jeneponto “Taba Halilintar” mengecam tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa. Hal tersebut di terangkan di ruang komisi 1 DPRD Kabupaten Jeneponto.
PPDI Kabupaten Jeneponto menerangkan Banyak kepala Desa melanggar Permendagri nomor 67 Tahun 2017, Perbup nomor 12 tahun 2019, surat edaran bupati jeneponto nomor 005/140/2019 tertanggal 4 Desember 2019, dan Himbauan Kementrian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Nomor 140/439/BPD tertanggal 30 Januari 2020, hal Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Yang kemudian kami anggap bahwa Kepala Desa secara sepihak memberhentikan Perangkat Desa yang ada. Untuk itu Kami meminta kepada Pemerintah Daerah kabupaten Jeneponto lewat komisi 1 DPRD Jeneponto Untuk turun tangan mengambil tindakan tegas terhadap oknum kepala Desa yang melanggar ketetapan Hukum yang berlaku, bahkan mencopot camat yang ikut bermain didalamnya.
Ini adalah salah satu Bukti bahwa Oknum kepala Desa Yang memberhentikan Perangkat Desa adalah pelanggaran Hukum secara segaja dan cacat Hukum
Kemudian Sekretaris umum PPDI Kabupaten Jeneponto Syamsul Alam memaparkan Bahwa Jika Kemudian oknum Kepala Desa masih tetap Melakukan Perombakan dan atau tidak pengembalian Perangkat Desa kejabatannya, tentu ada konsekuensi Hukum yang harus di terima, tegas ” Syamsul Alam”
Sementara Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Jeneponto Islam Iskandar Mengatakan ” Insyaallah Aspirasi teman-teman PPDI Kabupaten Jeneponto Akan Kami Pelajari dan mengundang Seluruh Kepala Desa, camat dan Kepala Dinas PMD untuk menindaklanjuti Aspirasi ini”(rls)

KONTUR adakan Event Camping Ground di Rumbia Jeneponto

Zonamakassar.com, Jeneponto – Kelompok Sablon Bantaeng Turatea disingkat KONTUR sebuah komunitas sablon khusus di daerah Bantaeng dan Jeneponto mengadakan Campung Ground di Rumbia Jeneponto 20-21 Juli.
Komunitas yang belum lama didirikan ini berdiri dibawah naungan PASABLONG (Komunitas Sablon Wilayah Sulawesi Selatan) dan ada kurang lebih 20an jumlah vendor sablon di Kontur yang aktif.
Pasablong sebagai induk dari komunitas-komunitas yang ada di daerah kabupaten. Memakai nama Pasablong sendiri dikarenakan berada di Sulawesi Selatan (Bugis Makassar) yang kental dengan nilai budaya lokalnya.
Untuk mensosialisasikan Komunitas ini diadakan event Camping Ground Pasablong berlangsung selama 2 hari 20-21 Juli 2019 di Lembah Hijau Rumbia, Kab. Jeneponto.
Event Sablon outdoor pertama kali yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan.
Menurut Panitia pelaksana Irsan Jafar “Rangkaian event ini diantaranya adalah Fun Sharing “All About Sablon”, Fun Games dan Live Sablon. Diadakannya event Camping Ground Pasablong untuk mengajak para pelaku bisnis sablon khusus di Sulsel bersilaturahmi, sharing ilmu tips dan trik,skaligus mengenalkan objek wisata daerah setempat. Event ini diikuti oleh para pelaku bisnis sablon baik vendor bahan,percetakan,vendor sablon dan supplier equipment dari berbagai daerah kota dan kabupaten” Senin (22/7/2019).

Adapun yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Makassar,Sinjai,Bulukumba,Pinrang,Malili,Gowa,Takalar,Parepare dan Barru.
Event ini turut disponsori pula oleh beberapa vendor bahan dan konveksi kaos polos dari Makassar dan produk local daerah.
Komunitas Pasablong di Sulawesi Selatan hingga kini boleh dikatakan aktif dalam mengadakn kegiatan seputar dunia sablon. Misalnya workshop sablon, Coaching Manajemen,Kopdar,Studi Touring, Salah satu keunikan dari anggota komunitas Pasablong yaitu sebagian dari pasablong yang profesi utamanya sebagai guru, pegawai bank, pedagang, karyawan swasta, bahkan ada yg berprofesi sebagai polisi. Namun karena memiliki hobi yang sama yaitu Sablon maka semuanya disatukan dalam komunitas Pasablong ini.(*)