JK: Tanda-tanda Ekonomi Maju Kalau Sudah Macet

Zonamakassar.com, Jakarta – Salah satu pameran otomotif terbesar di dunia Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (18/7). Pameran yang mengusung tema Future in Motion itu menghadirkan berbagai macam produk kendaraan terbaru yang didukung teknologi termutakhir dari industri otomotif dunia. Total ada ratusan merek dan produk yang dipertunjukkan.
Pameran tersebut dibuka Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) yang didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Dalam paparannya, JK menyatakan bahwa industri otomotif Indonesia telah berkembang pesat.
Pesatnya perkembangan industri otomotif bahkan tak jarang jadi biang kemacetan jalan di beberapa kota di Indonesia. Menurut JK, kemacetan tersebut menjadi bukti perekonomian Indonesia saat ini semakin lama semakin membaik. Sebab, daya beli masyarakat terhadap kendaraan masih tinggi.
“Tanda-tanda ekonomi suatu bangsa (berkembang) kalau sudah macet. Karena (masyarakat) di negara yang bisa beli mobil yang bisa macet. Tentu harus diatur oleh Kemenhub agar pemakaian mobil itu teratur,” kata JK dalam orasi sambutannya, Kamis (18/7).
Untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia, JK memastikan pemerintah akan mendukung dari segi regulasi maupun infrastruktur yang dibutuhkan. Pemerintah bahkan telah membangun car terminal di Tanjung Priok untuk aktivitas impor dan ekspor kendaraan. Nantinya akan ada pula pembangunan fasilitas serupa di sejumlah kota Indonesia.
“Rencananya ada car teminal di Subang. Pemerintah akan mendukung dengan infrastruktur yang berkembang,” katanya
Untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia, JK memastikan pemerintah akan mendukung dari segi regulasi maupun infrastruktur yang dibutuhkan. Pemerintah bahkan telah membangun car terminal di Tanjung Priok untuk aktivitas impor dan ekspor kendaraan. Nantinya akan ada pula pembangunan fasilitas serupa di sejumlah kota Indonesia.
“Rencananya ada car teminal di Subang. Pemerintah akan mendukung dengan infrastruktur yang berkembang,” katanya

Wakil Presiden Ke Swiss Hadiri Konfrensi Penanganan Risiko Bencana

Zonamakassar.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertolak ke Jenewa, Swiss, Selasa (14/5/2019) dini hari. JK akan menghadiri konferensi penanganan risiko bencana.

Wapres, yang didampingi istri Mufidah Jusuf Kalla, dijadwalkan berangkat ke Jenewa dengan lebih dulu transit di Doha, Qatar. Wapres bertolak menggunakan pesawat komersial dari Bandara Soekarno-Hatta.

Dari Doha, penerbangan akan dilanjutkan ke Jenewa pada sekitar pukul 08.05 waktu setempat, Selasa (14/5). Diperkirakan Wapres JK dan rombongan tiba sekitar pukul 13.35 atau pukul 18.35 WIB di Jenewa.

Setiba di Bandara Internasional Cointrin, Jenewa (GVA), Wapres JK akan disambut Duta Besar RI Swiss Muliaman D Hadad dan Wakil Tetap RI di Jenewa Hasan Kleib.

Sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Deputi I Duta Besar Andreano Erwin, dan Deputi II Duta Besar Syamsul B Siregar akan menyambut kedatangan Wapres JK di Hotel Beau Rivage.

Pada hari kedua, Wapres JK diagendakan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail. Selanjutnya, Wapres JK bersama rombongan terbatas akan menghadiri acara ‘The Christchurch Call to Action’ serta Dinner Tech for Good Summit di Paris.

Sedangkan hari ketiga, Wapres JK akan menyampaikan pandangan nasional pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2019, yang diselenggarakan di International Conference Center Geneva (CICG).

GPDRR digelar pada 13 Mei hingga 17 Mei 2019 dengan tema ‘Resilience Dividend: Towards Sustainable and Inclusive Societies’.

Di sela acara, Wapres JK dijadwalkan bertemu dengan Komisioner Tinggi UNHCR Filippo Grandi dan Presiden International Committee of the Red Cross (ICRC) Peter Maurer serta Sekretaris Jenderal IFRC Elhadj As Sy.

Selain itu, diagendakan sejumlah pertemuan di antaranya dengan Direktur Jenderal International Organization for Migration (IOM) António Vitorino, Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach, dan Presiden International Basketball Federation (FIBA) Horacio Muratore.

Wapres JK juga diagendakan berkunjung ke kampus The Swiss Federal Institute for Vocational Education and Training (SFIVET), dan diakhiri dengan buka puasa bersama masyarakat Indonesia di Jenewa.

Menurut JK, lawatannya ke Swiss penting terkait penanganan kebencanaan di dunia. Sebab, Indonesia, sambung JK, punya banyak pengalaman dalam menyelesaikan berbagai bencana alam dari tsunami dan gempa bumi yang diakui dunia internasional.

“Ini pertemuan yang dilaksanakan oleh United Nations (PBB) bagian kebencanaan. Mereka minta saya, secara pribadi, langsung untuk berbicara bagaimana pengalaman Indonesia mengatasi bencana. Itu penting untuk dijadikan semacam sistem mitigasi bencana,” ujar JK.

Sedangkan untuk kunjungan di Prancis, JK akan berbicara mengenai persoalan penanganan terorisme. Salah satunya, penanganan penyebaran paham terorisme lewat dunia maya.

“Di internet, Anda bisa belajar tentang bom, ideologi macam-macam, semua bisa lewat internet. Karena itu, saya bersama Rudiantara diundang Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri New Zealand yang baru-baru ini (wilayahnya) telah menjadi korban,” kata JK. (fdn/nvl)

sumber : detik.com

Wapres JK Akan Lantik Pengurus PMI Tiga Provinsi

ZonaMakassar.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) akan bertolak ke Makassar dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Kedatangan Wapres JK yang juga sebagai Ketua Umum (Ketum) Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sulawesi selatan (Sulsel), Sulawesi barat (Sulbar), dan Sulawesi Tenggara (Sultra) masa bakti 2018 – 2023 di Hotel Claro Makassar, Minggu (24/2/2019).

Juru bicara Wapres RI, Husain Abdullah mengatakan setibanya di Makassar Wapres dan rombongan disambut oleh Gubernur Sulawesi Selatan dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel.

” Wapres selaku Ketum PMI akan melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara untuk masa bakti 2018 – 2023,” ujarnya melalui keterangan resminya, Minggu (24/2/2019).

Sementara pada malam hari, JK beserta Mufidah Jusuf Kalla akan menghadiri resepsi pernikahan putra Ketua PMI Sulsel Ichsan Yasin Limpo di Hotel Claro Makassar.

Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla diagendakan kembali ke Jakarta pada Senin (25/02/2019) dan dijadwalkan membuka Simposium Nasional Tantangan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Memasuki Era Revolusi Industri 4.0 yang di selenggarakan oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Istana Wapres Jl. Merdeka Selatan Jakarta.