JK : Pandemi Covid-19 Baru Bisa Selesai Pada Tahun 2022

Zonamakassar.com, Denpasar – Ketua Umum Palang Merah (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyatakan butuh waktu sampai tahun 2022 bagi Indonesia untuk benar-benar pulih dari Pandemi Covid-19.

Hal itu karena vaksin baru bisa siap pada pertengahan tahun 2021 dan membutuhkan waktu lebih 1 tahun untuk memberi vaksin paling tidak kepada 70 persen populasi yang tinggal di Indonesia. Apalagi menurutnya negara-negara produsen vaksin seperti China, Inggris dan Amerika akan mengutamakan kebutuhan dalam negerinya sebelum mengirimkannya ke negara lain termasuk Indonesia.

Hal ini disampaikan JK saat memberikan pengarahan kepada pengurus dan relawan Covid-19 PMI Bali di Markas PMI Bali, Sabtu (31/10/2020)

“Kalau ditanya kapan kira-kira pandemi Covid-19 ini selesai, maka saya perkiran di Indonesia baru bisa selesai pada tahun 2022. Karena yang bisa menyelesaikan ini hanyak vaksin, dan test klinis vaksin itu baru bisa keluar antara Januari – Februari 2021 dan mulai produksi maret. Dan pasti masing-masing negara produksen vaksin itu seperti China, Inggris dan Amerika akan mengutamakan negara, setelah itu baru kita bisa dapat. Kira-kira nanti vaksinasi bertahap dalam negeri mulai antara mei dan Juni. Kalau kita melakukan vaskinasi secara besar-besaran dalam artinya 1 juta orang divaksin per-hari maka itu akan membutuhkan waktu 1 tahun ” ujar JK.

Namun demikian JK juga memperkirakan untuk melakukan vaksinasi kepada 1 juta populasi per hari bukanlah pekerjaan mudah. Mengingat untuk melakukan test Covid-19 kemampuan Indonesia hingga saat ini maksimum hanya 30 ribu specimen per hari. Untuk itu JK memperkirakan kemampuan pemberian vaksin pada pertengahan tahun depan hanya bisa diberikan kepada 500 ribu orang setiap harinya.

Untuk itu JK meminta kepada segenap relawan PMI untuk lebih insentif lagi melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penularan dan masyrakat untuk lebih disiplinkan lagi dalam menjalankan protokol kesehatan.

“saya rasa untuk memberikan vaksin kepada 1 juta orang per-hari itu bukan hal yang mudah mengingat test test saja sekarang kita hanya bisa maksimum 30 ribu orang per hari. Nah untuk itu saya perkirakan kita hanya mampu vaksin 500 ribu orang sehari, maka itu dibutuhkan waktu 2 tahun. Jujur ini membutuhkan daya tahan kita untuk mengatasi ini untuk itu saya minta agar operasi penyemprotan disinfektan PMI lebih diintensifkan lagi dan masyarakat lebih disiplin lagi untuk mengurangi penyebaran Covid-19”. Lanjut JK.

Dalam rangka pemberian vaksin kepada masyarakat JK menyatakan PMI telah menyiapkan 230 Unit Donor Darah yang tersebar di wilayah Indonesia sebagai Pos pemberian Vaksin, disertai ribuan tenaga vaksin.

“Dalam upaya pemberian vaksin ini i PMI akan menyiapkan UDD sebagai pos vaksin PMI memiliki 230 UDD dan ribuan tenaga vaksin itu semua akan kita kerahkan untuk mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat” ungkap JK.

Untuk kondisi ekonomi JK memperakan pada tahun 2021 ekonomi akan mengalami pemulihan 50 persen normal. (*)

JK Dapat Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

Zonamakassar.com, Padang – Wapres ke 10 dan 12 M Jusuf Kalla menerima Gelar Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang, dalam Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan.Kamis (05/12//2019)

Jusuf Kalla dipandang sebagai tokoh penggagas, pejuang, dan pengawal mutu pendidikan di Indonesia, JK juga sangat serius dalam mendukung impelementasi delapan Standar Nasional Pendidikan.

Selain itu juga,JK dinilai sangat peduli terhadap pengembangan budaya, mutu pendidikan, dan peduli terhadap penjaminan mutu pendidikan nasional.

Hal ini Disampaikan oleh Rektor universitas Negeri Padang Prof Ganefri Dalam Rapat Senat Terbuka Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa (DR HC) di Auditorium UNP , Kamis (05/12//2019)

Raih Top 45 Inovasi Pelayanan publik, Iqbal Suhaeb: Tantangan Pemkot di Masa Depan

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam satu hari ini berhasil meraih dua penghargaan dari pemerintah pusat. Sebelumnya Pemkot Makassar mendapatkan penghargaan Implementasi SIPD dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kali ini, Pemkot Makassar juga mendapatkan penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2019 dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb di Istana Wapres RI, Selasa (15/10/2019).

Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 ini terdiri dari 8 kementerian dengan 9 inovasi, 4 lembaga sebanyak 4 inovasi, 5 provinsi dengan 5 inovasi, 16 kabupaten dengan 17 inovasi, 9 kota sebanyak 9 inovasi, dan 1 BUMN dengan 1 inovasi.

“Banyak kemajuan yang dilakukan pemerintah daerah untuk berinovasi dalam kerangka melakukan efisiensi dan efektifitas di bidang pelayanan publik,” kata Menteri PANRB RI Syafruddin.

Kompetisi inovasi pelayanan publik merupakan perwujudan gerakan One Agency One Innovation yang dimotori Kementerian PANRB RI. Kompetisi yang bisa diikuti oleh seluruh instansi pemerintah ini diselenggarakan sebagai pembinaan inovasi pelayanan publik dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

Tujuannya adalah pemberdayaan, pembelajaran, dan pengembangan untuk menyebarluaskan ide kreatif, gagasan, dan terobosan pelayanan publik di Indonesia guna percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wapres JK dalam sambutannya mengatakan, inovasi merupakan keniscayaan bagi pemerintah daerah dalam menjawab dinamika yang berkembang.

“Sehingga daerah sedapat mungkin membuat terobosan positif dalam menjawab perkembangan tersebut dengan membuat dan menciptakan inovasi,” ujarnya.

sementara itu, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan apresiasi dan penilaian positif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Pemkot Makassar.

“Sekaligus penghargaan ini merupakan tantangan untuk menciptakan inovasi lebih berkualitas di masa yang akan datang,” ucapnya.

Kepala Balitbang Makassar Nielma Palamba mengatakan Labinov Beken merupakan upaya Balitbang Kota Makasar untuk membantu OPD dalam membuat, mengkaji, input data serta melakukan supervisi, monitoring dan bimbingan teknis dalam mengaplikasikan sebuah inovasi.

“Labinov Beken juga berfungsi sebagai inkubator inovasi,” sebutnya.

Wapres JK Minta Iqbal Suhaeb Jadikan Makassar Daerah Jasa dan Perdagangan

Zonamakassar.com, Makassar – Mencermati kota Makassar yang merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur, bisa maju kalau wilayah itu menjadi daerah perdagangan dan daerah jasa.

Demikian pandangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat silaturahmi dengan jajaran pemerintah kota Madya Makassar sore tadi di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Mingggu (6/10/2019).

“Makassar sendiri bisa maju kalau Makassar ini menjadi daerah perdagangan dan daerah jasa. Karena di belakang kita tidak lagi banyak. Kemudian dari perdagangan yang bisa menempatkan industri processing, harus dibawa ke sini,” sarannya.

Lebih jauh, Wapres memaparkan kalau menjadi daerah jasa, misalnya jasa keuangan maka perbankannya harus kuat. Sementara, lanjutnya, kalau jasa kesehatan, maka sektor kesehatannya juga harus diperkuat, contohnya rumah sakit.

Sedangkan jasa pelayanan turis, menurutnya tidak banyak turis yang datang kesini karena Makassar sekarang ini mulai macet.

“Jadi butuh penataan kota untuk menjadikannya lebih baik. Apalagi makassar merupakan penghubung di Timur Indonesia. Seharusnya bisa memberi layanan yang baik untuk para pendatang. Karena ke mana pun di Indonesia Timur yang dikenal adalah Makassar,” terangnya.

“Kita harapkan Makassar menjadi kota yang bersih,” imbuhnya.

Soal sampah, saran Wapres, sebaiknya jadikan kompos saja. Karena, menurutnya , selain lebih mudah pembuatannya, juga biayanyapun jauh lebih murah dan visible, ketimbang dibuat jadi pembangkit listrik.

“Kompos lebih bisa berhasil. Di negara lain pun jarang bisa berhasil karena mahal. Cukup dijadikan kompos kemudian listriknya kita beli dengan harga 5 sen,” tuturnya.

Dalam silaturahim tersebut, Wapres juga tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasasamanya selama dirinya mengemban amanah di pemerintahan.

Terkait, aktivitasnya setelah purna tugas menjadi Wapres, ia menceritakan akan terus berkarya mengurusi urusan sosial, pendidikan dan keagamaan.

“Ada yang sering bertanya setelah jadi Wapres mau jadi apa? Saya akan urus sosial, pendidikan, agama, kalau bisa bisnis juga. Mungkin memberikan pandangan bisnis ke pemerintah atau pengusaha muda. Sehingga dapat mendukung dunia bisnis dan usaha,” pungkasnya.

Pesan Wapres JK ke Pj Wali Kota: Kampanyekan Indonesia Bersih

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla (JK) menghadiri takziah malam ke-2 mantan Gubernur Sulsel 2 periode, Mayjen TNI (Purn) HZB Palaguna, Sabtu (5/10/2019).

Sebelumnya, Iqbal menjemput JK yang tiba sekitar pukul 19.00 Wita di Lanud Hasanuddin menggunakan pesawat kepresidenan. Saat tiba, nampak JK merangkul Iqbal sembari berbincang.

Kedatangan JK ini merupakan salah satu agenda untuk menyerahkan armada kebersihan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung Indonesia Bersih dan Zero Sampah tahun 2025.

“Jadi pak JK hadir di sini untuk menyerahkan armada kebersihan sekaligus mengkampanyekan Indonesia bersih. Sekaligus kami dan rombongan JK dan Wakil Gubernur Sulsel menghadiri takziah malam ke-2 almarhum bapak HZB Palaguna,” ucapnya.

Iqbal pun sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut orang nomor dua di negeri tercinta ini.

“Prosesinya ini kan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar besok. Kami sudah mempersiapkan semuanya. Insya Allah berjalan lancar, dan amanah armada tiga roda itu bisa dipergunakan sebaik mungkin,” jelasnya.

Kunjungan JK ini menjadi yang terakhir sebagai Wakil Presiden RI. JK akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

45 Menit Pejabat Walikota Makassar Dampingi Wapres JK di Masjid 99 Kubah

Zonamakassar.com, Makassar – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla bersama Mufidah Jusuf Kalla meninjau pembangunan Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/8/2019).

Turut mendampingi Wapres Jusuf Kalla diantaranya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama istri Liestiaty F Nurdin, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb bersama istri Murni Djamaluddin Iqbal, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, Gubernur Sulsel Periode 2008-2018 Syahrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar Periode 2009-2014 Ilham Arief Sirajuddin, Pengusaha Sulsel M Aksa Mahmud, dan beberapa tokoh Sulsel.

Wapres Jusuf Kalla mengenakan kaos biru dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dengan terusan cream meninggalkan kediaman pribadi pukul 06.03 Wita. Rombongan berjalan menuju Masjid 99 Kubah di kawasan CPI melintasi Jalan Haji Bau dan Jalan Metro Tanjung Bunga.

Tampak Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mendampingi Wapres Jusuf Kalla selama perjalanan yang ditempuh dengan berjalan kaki.

Wapres Jusuf Kalla mengelilingi kawasan Masjid 99 Kubah termasuk meninjau langsung pembangunan dan menyaksikan interior masjid hasil yang didesain Ridwan Kamil tersebut.

Selama 45 menit rombongan berkeliling di kawasan Masjid 99 Kubah. Selanjutnya Wapres Jusuf Kalla dan rombongan berjalan menuju Anjungan Pantai Losari. Di sana telah menanti anggota Paskibra Kota Makassar yang lebih dulu senam sehat bersama.

Wapres Jusuf Kalla disambut Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin, Kepala Dinas Pariwisata Rusmayani Madjid, Kepala Dinas Perhubungan Mario Said, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Andi M Yasir, dan beberapa pejabat OPD Pemkota Makassar.

JK duduk semeja dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, dan pengusaha Sulsel M Aksa Mahmud sembari menikmati penganan kue tradisional Sulsel, Buroncong.

Kegiatan pagi ini diakhiri dengan foto bersama Paskibra Kota Makassar dan Satgas kebersihan di Anjungan Pantau Losari.

Sebelumnya, JK bersama rombongan ke Makassar untuk melaksanakan Salat Idul Adha.

Dampingi Wapres JK Salat Ied di Karebosi, Iqbal Suhaeb Serahkan 1 Ekor Sapi

Zonamakassar.com, Makassar – Warga Makassar berbondong – bondong ke lapangan Karebosi sekak pagi buta untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 H/ 2019 M, Minggu (11/8/2019).

Tidak ketinggalan orang nomor satu di Makassar Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb didampingi istri Murni Jamaluddin Iqbal berbaur bersama ribuan warga kota Makassar melaksanakan shalat Idul Adha.

Perayaan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 H tahun ini juga sangat istimewa sebab dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Wapres Jusuf Kalla bersyukur atas kesempatan untuk bisa kembali melaksanakan sholat Idul Adha bersama dengan masyarakat Kota Makassar, di lapangan Karebosi.

“Hari ini adalah hari di mana kita semua berkorban bukan hanya berkorban sapi atau kambing saja tapi memaknai arti hari raya berkorban, itu sendiri,” ucap Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla mengapresiasi seluruh pejabat Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel dapat menjalankan amanah dan bisa sholat berjamaah bersama – sama di lapangan Karebosi Makassar.

“Alhamdulillah suatu kesyukuran kita semua kembali bersama – sama melaksanakan salat Idul Adha saya senang kembali berada di sini. Mari kita mendoakan saudara – saudara kita yang melaksanakan ibadah haji semoga mendapat haji yang mabrur,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Iqbal Suhaeb menyerahkan satu ekor sapi kepada panitia kurban dan selanjutnya diberikan kepada masyarakat kurang mampu.

“Berkurban sebagai bentuk keimanan dan ketakwaan serta keikhlasan sebagai hamba Allah SWT untuk berbagai dengan sesama. Idul Adha juga mengingatkan kita sebagai muslim untuk meneladani kisah nabi Ibrahim AS dan puteranya nabi Ismail AS serta ibunda Ismail Siti Hajar,” ujar Iqbal Suhaeb.

Pelaksanaan Salat Idul Adha dipimpin Imam Shalat Rawatib Bahri Waru dan khotbah Idul Kurban dibawakan oleh Kasim Salenda dengan tema “Dengan Hikmah Idul Qurban, Kita Merajut Persamaan”.

Di Serahkan JK, Pemkot Makassar Raih Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha

Zonamakassar.com – Pemerintah Kota Makassar, menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha, di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/19).

Penghargaan ini diterima Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Parasamya Purnakarya Nugraha yang berarti anugerah atas pekerjaan yang baik atau sempurna untuk (kepentingan) semua orang, adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan hasil karya tertinggi pelaksanaan pembangunan 5 tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

“Hari ini Pemerintah Kota Makassar mendapatkan penghargaan, artinya semua komponen yang membantu Kota Makassar bisa maju saat ini wajib berbahagia dan bangga,” kata Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb.

Kata Iqbal, penghargaan ini hasil dari evaluasi tiga tahun berturut-turut untuk 881 indikator yang dinilai langsung oleh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri.

“Jadi selama tiga tahun sebelum penghargaan ini diterima, Kota Makassar masuk nominasi 10 besar terbaik LPPD atau Laporan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama satu setiap tahunnya. Semoga tiga tahun ke depan hasil evaluasi lagi Makassar bisa mendapatkan penghargaan seperti ini lagi,” ungkapnya.

Menurut Iqbal, penghargaan ini merupakan sejarah yang harus tetap dipertahankan seterusnya.

Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 26/Tk/2019, Selain Kota Makassar, Penghargaan Samkaryanugraha Parasamya diberikan juga kepada empat kepala daerah lainnya yakni pemerintah Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah), Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur), Kabupaten Kuningan (Jawa Barat), dan Kota Gorontalo.

Sementara tujuh kepala daerah yang mendapatkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha berdasarkan Keppres Nomor 27/Tk/2019 adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat Periode 2013-2018, Muhammad Zainul Majdi, Bupati Bintan (Provinsi Kepulauan Riau), Apri Sujadi, Bupati Kabuto (Provinsi Gorontalo), Syarif Mbuinga, Wali Kota Pekanbaru (Provinsi Riau), Firdaus, Wali Kota Cimahi (Provinsi Jawa Barat), Ajay Muhammad Priatna, Wali Kota Denpasar (Provinsi Bali), Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dan Wali Kota Madiun (Provinsi Jawa Timur), Sugeng Rismiyanto.

Hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan Plt Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik.(*)

JK: Tanda-tanda Ekonomi Maju Kalau Sudah Macet

Zonamakassar.com, Jakarta – Salah satu pameran otomotif terbesar di dunia Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (18/7). Pameran yang mengusung tema Future in Motion itu menghadirkan berbagai macam produk kendaraan terbaru yang didukung teknologi termutakhir dari industri otomotif dunia. Total ada ratusan merek dan produk yang dipertunjukkan.
Pameran tersebut dibuka Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) yang didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Dalam paparannya, JK menyatakan bahwa industri otomotif Indonesia telah berkembang pesat.
Pesatnya perkembangan industri otomotif bahkan tak jarang jadi biang kemacetan jalan di beberapa kota di Indonesia. Menurut JK, kemacetan tersebut menjadi bukti perekonomian Indonesia saat ini semakin lama semakin membaik. Sebab, daya beli masyarakat terhadap kendaraan masih tinggi.
“Tanda-tanda ekonomi suatu bangsa (berkembang) kalau sudah macet. Karena (masyarakat) di negara yang bisa beli mobil yang bisa macet. Tentu harus diatur oleh Kemenhub agar pemakaian mobil itu teratur,” kata JK dalam orasi sambutannya, Kamis (18/7).
Untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia, JK memastikan pemerintah akan mendukung dari segi regulasi maupun infrastruktur yang dibutuhkan. Pemerintah bahkan telah membangun car terminal di Tanjung Priok untuk aktivitas impor dan ekspor kendaraan. Nantinya akan ada pula pembangunan fasilitas serupa di sejumlah kota Indonesia.
“Rencananya ada car teminal di Subang. Pemerintah akan mendukung dengan infrastruktur yang berkembang,” katanya
Untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia, JK memastikan pemerintah akan mendukung dari segi regulasi maupun infrastruktur yang dibutuhkan. Pemerintah bahkan telah membangun car terminal di Tanjung Priok untuk aktivitas impor dan ekspor kendaraan. Nantinya akan ada pula pembangunan fasilitas serupa di sejumlah kota Indonesia.
“Rencananya ada car teminal di Subang. Pemerintah akan mendukung dengan infrastruktur yang berkembang,” katanya

Raih Penghargaan Anugerah Paritrana dari Wapres JK, Iqbal Suhaeb: Alhamdulillah Semua Tercover BPJS

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menerima penghargaan Anugerah Paritrana 2018 yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Anugerah Paritrana merupakan inisiasi Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mulai digalang sejak tahun 2017.

Hal ini untuk memberikan penghargaan kepada Pemda provinsi dan kabupaten/kota serta badan usaha yang dinilai telah mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik.

Iqbal mengatakan penghargaan ini merupakan suatu apresiasi buat kota Makassar. Pasalnya, beberapa tahun terakhir Pemkot Makassar peduli dan mendukung penuh Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan pelaku usaha besar serta UMKM sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, jadi mulai dari RT/RW, petugas drainase dan sejenisnya serta honorer sudah tercover dan terlindungi baik itu jaminan kesehatan dan ketenagakerjaannya,” ucap Iqbal.

Ia juga menambahkan fokus pemerintah kedepannya yakni lebih kepada peningkatan perlindungan dan kualitas kesehatan masyarakatnya.

Adapun proses penilaian dilakukan melalui seleksi tingkat wilayah oleh tim penilai daerah yang terdiri atas sekda provinsi, kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi, kepala dinas ketenagakerjaan tingkat provinsi, Apindo provinsi, serikat pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan provinsi.

Selain Pemerintah Kota Makassar, ada beberapa pemerintah kota yang turut menerima yakni Kota Bitung diwakili Wali Kota Maximillian Jonas Lomban, Kota Tanjung Pinang diwakili Wali Kota Syahrul.

Sementara, untuk Pemerintah provinsi yang menerima adalah Provinsi Jawa Tengah diwakili Wakil Gubernur Taj Yasin, Sumatera Selatan diwakili Wagub Mawardi Yahya dan Kepulauan Bangka Belitung diwakili Gubernur Erzaldi Rosman Djohan.

Enam penerima penghargaan lain berasal dari kalangan perusahaan besar dan menengah yakni Mulia Resorts and Villas Bali, PT Chevron Pacific Indonesia, PT Bengkulu Karya Guna, PT Pertama Precision Bintan, PT Graha Bernoza dan PT Ewan Superwood. Penghargaan juga diberikan kepada 33 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari 34 provinsi.