Pengurus Kadin Sulsel Periode 2020-2025 di Lantik Hari Ini Hotel di Four Point

Zonamakassar.com, Makassar – Dewan Pengurus Kadin Provinsi Sulawesi Selatan Masa Bakti 2020-2025 akan dilantik sore hari ini , Jumat 11 Desember 2020 di Lotus Hall Hotel Four Point by Sheraton, Makassar.

Di bulan Maret yang lalu, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) yang terpilih pada Musprov akan dilantik menggantikan M Zulkarnain Arief sebagai Ketua Kadin Sulawesi Selatan.

Beberapa tokoh nasional dan pejabat dijadwalkan akan hadir, diantaranya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Ketua DPRD Sulsel Ina Kartika, Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal (TNI) Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Kajati Sulselbar Firdaus Dewilmar, serta sejumlah unsur Forkopimda.

Selain itu, akan turut hadir Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani yang akan melantik pengurus baru Kadin Sulsel periode 2020-2025 tersebut. Selain itu Direktur Bakrie Group Anindya Bakrie, CEO Lippo Group James Tjahaja Riady, dan Wakil Ketua Umum Kadin Andi Rukman N Karumpa juga bakal hadir.

Ketua Panitia Pelantikan Kadin Sulsel, Muhammad Natsir mengatakan, sejauh ini persiapan sudah rampung hampir 100 persen.

“Insya Allah besok bertabur tokoh. Ada pengusaha nasional Rosan P Roelani, Anindya Bakrie, James Riady. Juga para pejabat daerah Forkopimda kita sudah undang,” ujar Muhammad Natsir, Kamis kemarin 10 Desember 2020.

Selain itu kata dia, pihaknya juga telah melaksanakan Screening Test Covid -19 untuk para pengurus yang akan dilantik. Tes ini meliputi Rapid Test, Swab Test hingga Pyser Testing.

Sementara Sekretaris Panitia Pelantikan Kadin Sulsel, Harmansyah menjelaskan, tema yang diangkat pada pelantikan kali ini yakni “Penguatan Peran Strategis Kadin Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Daerah Di Era New Normal”.

“Situasi ekonomi daerah hari ini sedang dalam proses pemulihan, oleh karena dampak Covid-19 yang telah banyak meluluh lantahkan usaha teman-teman pengusaha,” beber Harmansyah.

Ini Syaratnya Gantikan Zulkarnain Arief Sebagai Ketua Kadin Sulsel

Zonamakassar.com, Makassar – Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang (Kadin) Sulawesi Selatan dilaksanakan di Bira, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini dilaksanakan pekan ketiga bulan Maret tahun 2020 mendatang.
Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief mengatakan, sesuai pedoman organisasi atau PO pelaksanaan Musprov sesuai pasal 13 tentang pencalonan ketua umum Kadin Provinsi mensyaratkan dua hal.
Pertama, jelas Zulkarnain, dewan pengurus mengumumkan pendaftaran dan syarat calon ketua umum kepada perangkat organisasi, selambat-lambatnya satu bulan sebelum penyelengaraan Musprov.
Kedua, pendafatran calon disampaikan secara tertulis kepada pengurus selambat-lambanya 7 hari kalender sebelum penyenggaraan Musprov dengan batas waktu terakhir penyerahan berkas pencalonan pada hari terakhir pukul 16.00 waktu setempat.
Selain itu, kata Zulkarnain, setiap pengusaha yang menjadi anggota biasa berhak menjadi calon ketua umum dewan pengurus yang sekaligus merangkap sebagai ketua formateur setelah memenuhi persyaratan.
“Syaratnya ada empat. Pertama, setiap anggota harus terdaftar selama 3 tahun berturut turut sebagai anggota. Kedua, keanggotaan dibuktikan dengan KTA – B Kadin. Ketiga berpengalaman dikepengurusan Kadin atau organisasi dan dibuktikan dengan dokumen pendukung,” ujarnya.
“Syarat keempat yakni, posisinya sebagai komisaris, direktur, kepala kantor atau sebutan lainnya yang tertuang dalam akta atau surat keputusan,” terangnya.
Zulkarnain menegaskan, mantan Ketua Umum Kadin Provinsi atau kabupaten dan kota yang tidak menyelesaikan masa jabatannya secara penuh satu periode atau tidak dapat melaksanakan Musprov sehingga ditunjuk caretaker, maka terhadap mantan Ketua Umum atau ketua tersebut tidak boleh mencalonkan menjadi Ketua Umum tau Ketua Kadin.
“Selain itu, masa jabatan ketua Kadin saat ini sudah dibatasi. Paling lama dua periode atau 10 tahun. Tak boleh lagi lebih dari itu,” ujarnya.
Tak ada Biaya Pendaftaran
Zulkarnain Arief menegaskan, Kadin adalah organisasi induk para pelaku usaha. Sehingga, setiap calon ketua yang akan mendaftar tak ada biaya.
“Kami tak mau Kadin seperti organisasi pengusaha lain yang mengumumkan biaya pendaftaran calon ketua hingga ratusan juta rupiah,” tegasnya.
Ketua Panitia Musprov VII Kadin Sulsel, Muhammad Natsir mengatakan, sistem pendaftaran calon ketua Kadin dilakukan secara online dan offline.
“Selain mendaftar secara online di website panitia Musprov VII Kadin Sulsel, para calon ketua juga diwajibkan mendaftar secara langsung atau offline dengan mengisi formulir di sekretariat panitia,” ujarnya.
Natsir juga berharap, pemilihan Ketua Kadin Sulsel nantinya dilakukan secara online.
“Jika pemilihan Ketua Kadin Sulsel dilakukan secara online, ini pertama kali dilakukan di Indonesia,” terangnya.
Rapat persiapan Musprov VII Kadin Sulsel dihadiri beberapa pengurus seperti Jamaluddin Jafar, Arief Mone dan masih banyak lagi. (*)

Kadin Sulsel Bakal Gelar Musprov VII , Ini Jadwal dan Tempatnya

Zonamakassar.com, Makassar – Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang (Kadin) Sulawesi Selatan dilaksanakan di Bira, Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini dilaksanakan pekan ketiga bulan Maret tahun 2020 mendatang.
Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief mengatakan, ada tiga daerah yang diusulkan sebagai lokasi Musprov. Ketiga daerah tersebut yakni Makassar, Kota Parepare dan Kabupaten Bulukumba.
“Setelah dilakukan koordinasi antara pengurus bersama Gubernur Sulsel, dipilihlah Bira, Kabupaten Bulukumba,” ujarnya dalam rapat persiapan Musprov VII Kadin Sulsel disalah satu hotel di Makassar, Selasa malam, (18/2/2020).
Kata dia, dipilihnya Bira, Kabupaten Bulukumba sebagai lokasi Musprov dengan destinasi wisata yang bisa “dijual”.
“Musprov VII Kadin Sulsel tak hanya memilih ketua baru. Kami juga ingin memperlihakan potensi daerah kepada pengusaha besar dari berbagai daerah di Indonesia. Khususnya kepada pengurus dan ketua umum Kadin pusat,” jelasnya.
“Kami berharap pengurus Kadin Pusat tertarik untuk berinvestasi di Sulsel. Jika mereka berinvestasi, nilainya pasti besar. Sebab, nilai yang mereka keluarkan kecil bagi mereka. Namun besar bagi kita di Sulsel,” terang.
Sementara itu, Ketua Panitia Musprov VII Kadin Sulsel, Muhammad Natsir mengatakan, sistem pendaftaran calon ketua Kadin dilakukan secara online dan offline.
“Selain mendaftar secara online di website panitia Musprov VII Kadin Sulsel, para calon ketua juga diwajibkan mendaftar secara langsung atau offline dengan mengisi formulir di sekretariat panitia,” ujarnya.
Natsir juga berharap, pemilihan Ketua Kadin Sulsel nantinya dilakukan secara online.
“Jika pemilihan Ketua Kadin Sulsel dilakukan secara online, ini pertama kali dilakukan di Indonesia,” terangnya.
Rapat persiapan Musprov VII Kadin Sulsel dihadiri beberapa pengurus seperti Jamaluddin Jafar, Arief Mone dan masih banyak lagi. (*)