Adegan Video Mesum Remaja di Tanjung Selor Mulai di Ungkap Kepolisian

Zonamakassar.com, Tanjung Selor – Video mesum sepasang remaja yang beredar di sejumlah warga Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), fakta – faktanya mulai di ungkap polisi. Salah satunya, waktu pembuatan video tersebut dan pemeran wanita masih di bawah umur.

Kapolres Bulungan, AKBP Andrias Susanto Nugroho mengatakan, video panas tersebut dibuat pada 17 Agustus lalu. Adegan sepasang remaja yang dimabuk cinta itu direkam menggunakan smartphone pemeran pria. Selanjutnya, video dikirim ke smartphone pemeran wanita.

“Pembuatan video itu dilakukan di salah satu penginapan di Tanjung Selor,” katanya, Minggu (25/8/2019).

Sementara terkait beredarnya video, Andrias mengatakan, dari keterangan pemeran dalam video tersebut, smartphone pemeran wanita sempat dipinjam oleh temannya. Diduga, itu yang menjadi penyebab video tersebut beredar.

“Mungkin karena sudah percaya, akhirnya dipinjamkan. Tanpa sepengetahuan pemiliknya, dibukalah data-datanya dan video itu menjadi viral,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, dalam kasus ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Karena pihaknya masih terus mendalami. Pihaknya juga akan meminta keterangan ahli.

“Kemarin yang melaporkan ini orangtua kedua remaja itu,” ujarnya.

Dikatakan, meski belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pemeran pria dalam video tersebut dapat dikenakan UU Pornografi dan UU Perlindungan Anak.

“Kenapa seperti itu? Karena pemeran wanita masih di bawah umur. Maka dari itu, jika memang sudah ada bukti lengkap dan pembuat dinyatakan bersalah, bisa dikenakan pasal berlapis. Sementara, untuk pelaku penyebar video dikenakan dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE),” ujarnya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 5 orang saksi. Di antaranya, kedua remaja itu beserta orangtuanya. Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kaltara Ainun Faridah mengaku baru mengetahui persoalan tersebut.

“Saya baru tahu ada video tidak senonoh di Tanjung Selor,” ucapnya.

Menurutnya, perlu dilakukan pendampingan kepada perempuan atau pemeran wanita yang ada di dalam video tersebut. Sebab, status perempuan yang ada di video itu adalah remaja di bawah umur.

Sehingga, UPTD PPA Kaltara akan berkoordinasi dengan Polres Bulungan untuk memberikan pendampingan. “Itu harus. Di sini yang perempuan adalah korban. Oleh karena itu, perlu ada langkah dari UPTD PPA untuk menindaklanjuti kasus ini,” ungkapnya.

Salman Aradeng Kembali Maju di Dapil Tarakan Barat

ZonaMakassar , Tarakan – Ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng dari partai PAN kembali merebut kursi dalam pemilihan calon legislatif DPRD kota Tarakan.

Bendahara Umum PAN Kaltara yang juga Bendahara BPC HIPMI Tarakan ini maju di dapil 3 Tarakan Barat, akan bersaing memperebutkan 10 kursi dari dapil Tarakan Barat di pemilu April 2019 mendatang.

Menurut KPU Kalimantan Utara di kota Bumi Paguntaka Tarakan akan menambah 5 kursi menjadi kuota 30 kursi dari empat dapil, yang sebelumnya hanya tersedia tiga Daerah Pemilihan.

Salman yakin akan kembali duduk kembali di DPRD, “Insya Allah saya akan bekerja sepenuh hati mengawal dan memperjuangkan amanah dari rakyat, mohon doanya” meminta (*)

Politisi Asal Sulsel Jadi Ketua DPRD Kota Tarakan

ZonaMakassar, Tarakan – Kota Tarakan adalah kota yang harus dipulau kecil di Provinsi termuda di Indonesia Kalimantan Utara, Kota ini memiliki wilayah yang luas 250,80 km² sesuai data Badan Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kota Tarakan berpenduduk banyak 253,026 orang ini memerlukan ketua DPRD asal Sulawesi Selatan.

Salman Aradeng yang lahir di Soppeng 29 September 1976 adalah turunan dari keluarga Bugis Sulawesi Selatan.

“Ayah dari Wajo, mama dari Soppeng” begitu keterangan SA melalui pesan WA. Bendahara KKSS di Tarakan Kalimantan Utara ini menyelesaikan pendidikan SD di Soppeng, kemudian menyelesaikan di Tsanawiah ponpes As’adiyah setingkat SMP di Wajo, dan setingkat SMA di pondok pesantren Gombara Makassar.

Terpilih menjadi Ketua DPRD Tarakan, pasti menjadi kebanggan khusus untuk SA. Salman Aradeng yang ditunjuk sebagai ketua DPRD Tarakan, mengantikan posisi koleganya Sabar Santoso pada maret 2017.

Politisi yang juga sebagai Bendahara PAN Kalimantan utara ini kembali bersaing maju sebagai caleg DPRD Kota Tarakan di dapil Tarakan Barat. (*)