PT Petrokimia Gresik Gelar Jambore Petani Muda 3 di 12 Kampus

Zonamakassar.com, Makaasar – Untuk mendukung regenerasi Petani serta perkembangan “Agrosociopreneur” di Indonesia, PT Petrokimia Gresik menggelar Jambore Petani Muda 3 di 12 Kampus di Indonesia.

Salah Satu kampus yang menjadi pelaksanaan Jambore Petani Muda 3 adalah Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar yang dimana di selenggarakan oleh Fakultas Pertanian Selasa, 17 September 2019.

Jambore Tani Muda 3 ini dikemas dalam bentuk Talk Show bersama dengan mahasiswa (i) Pertanian dan dihadiri 3 narasumber yakni Mardiana S.T, Dr.Ir.Muhammad Hatta Jamil dan Deni Dwiguna Sulaiman.

Dalam sambutannya, Muhammad hatta jamilu mewakili pimpinan fakultas pertanian Unhas menyampaikan terima kasih kepada PT.Petrokimia Gresik atas kerjasama kegiatan dalam hl ini jambore petani muda.

“Mewakil Fakultas saya mengucapkan terima kasih, Semoga kegiatan Jambore Petani Muda ini nantinya mendorong mahasiswa sebagai bahagian dari pemuda untuk berkiprah di dunia pertanian.”Ungkap

“Saya berharap dengan kegiatan ini, PT. Petrokimia Gresik memberi kesempatan magang di PT. Petrokimia Gresik.”Tutupnya.

Sementara itu Deni Dwiguna Sulaiman mengatakan, tujuan diadakan Jambore Petani Muda ini adalah untuk menyasar segmen lain atau sebagai soft promosi dimana petani muda adalah hal yang niscaya sesuai data-data Statistik.

“Jumlah petani muda itu sedikit sekali, sedangkan kedepan kita akan memasuki tahun 2030 dimana usia produktif lebih banyak mudanya dari pada tuanya nanti digeser, siapa yang melanjutkan pertanian.”Ungkap Manager Pengelola mitra Produksi PT Petrokimia Gresik, Selasa, 17/09.

Lanjut ia menjelaskan jika meskipun kedepan teknologi pertanian akan berkembang, Deni berharap ada sinergi keduanya.

“Ya soal pemanfaatan teknologi, robotisasi, digitalisasi kita berharap bisa sinergi nantinya.”Jelasnya.

Terkait dengan program ini, Deni menjelaskan jika saat ini kebijakan pemerintah sudah mengarah kesana sehingga kita badan usaha dibawahnya harus mensupport terkait pengembangan Sumber daya manusia khususnya bidang pertanian.

“Kami di petrokimia sudah intens kesana, dan sudah punya program kerja yang memberdayakan, harapanya kedepan akan terus berlanjut.”Tutupnya.

Kegiatan yang dibuka sejak 10 September dan berakhir 6 November 2019 ini digelar di 12 Kampus Besar di Indonesia diantaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Jember, Universitas Hasanuddin, Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Gadja Mada, Universitas Udayana, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Lampung, Institute Pertanian Bogor.(*)

Dies Natalis ke-63 Unhas, Iqbal Suhaeb: Kualitas Pendidikan Meningkat

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb menghadiri Dies Natalis ke-63 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar di Aula Baruga AP Pettarani Unhas, Selasa (10/9/2019).

Di usianya ke-63, Unhas sudah banyak mencetak alumni yang handal di bidangnya dan membawa nama Makassar dalam persaingan dunia.

Tidak terasa kini usianya sudah genap 63 tahun. Merayakan ulang tahunnya berbagai kegiatanpun digelar sebagai bentuk syukur dan juga ajang mengumpulkan kembali para alumni yang kini sudah tersebar di seluruh penjuru dunia.

Dies Natalis ke 63 tahun Unhas mengambil tema “Menguatkan Kolaborasi, Mendukung Unhas Humaniversity”. Tema ini diambil dengan harapan ke depannya Unhas akan gencar melakukan program pengabdian masyarakat.

“Di usia 63 tahun ini, izinkan saya bersama civitas akademik Universitas Hasanuddin tetap memberikan sumbangsih akan pengabdian ke masyarakat bersama para alumnus. Tetap pula meminta dukungan pada pemerintah baik Sulsel maupun Makassar untuk bersama memajukan dunia pendidikan di Makassar,” Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Selain Iqbal Suhaeb, hadir pula diantaranya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, CEO CT Corp, Chairul Tanjung, Menteri PAN RB Syafruddin dan beberapa petinggi negara lainnya.

“Kita patut berbangga dengan keberadaan Universitas Hasanuddin di Makassar. Sudah tidak terhitung cendekiawan yang handal dan profesional jebolan kampus merah ini. Semoga saja dengan bertambahnya usia, makin ditingkatkan pula kualitas pendidiknya dan sarana fasilitas mengikuti ritme zaman yang sedang berjalan,” pungkas Iqbal.

Pentingnya peranan sebuah universitas melahirkan alumni yang siap bersaing memanglah tidak mudah. Namun dengan komitmen Universitas Hasanuddin yang senantiasa ingin memajukan dunia pendidikan, Unhas yakin akan mampu bersaing demi lahirnya SDM.(*)