Sholat Subuh di Kecamatan Tamalate, Iqbal Suhaeb: Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan

Zonamakassar.com, Makassar – Jumat ibadah yang telah menjadi agenda rutin pemerintah kota Makassar kali ini diadakan di masjid Nur Al Yaqin, jalan Malengkeri Luar Makassar, kelurahan Mangasa, kecamatan Tamalate, Jumat (23/8/2019).

Seperti biasanya, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb berbaur bersama warga sebelum menjalankan salat Subuh. Perbincangan hangat antara pemimpin dan masyarakat terlihat begitu hangat. Kehadiran Iqbal di tengah-tengah masyarakat seakan memberi pertanda bahwa keterlibatan warga Makassar dalam pembangunan kota sangat dibutuhkan.

Jemaah Subuh yang memadati masjid Nur Al Yaqin menyampaikan harapannya kepada orang nomor satu di Makassar ini. Olehnya itu, Iqbal pun meminta agar warga membantu dirinya untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar.

“Makassar milik kita semua. Saya hanya nahkoda yang akan menjalankan perintah warga dan dibantu para SKPD mewujudkan impian masyarakat. Marilah kita saling bahu membahu agar Makassarta bisa menjadi kota yang nyaman dan bersih. Perhatikanki sampah rumah tanggata, kebersihan lingkungan dan jangan lupa tetap saling menghargai agar keamanan bisa tercipta,” pinta Iqbal saat memberikan tauziah Subuh.

Dengan adanya kerja sama yang berkesinambungan antara masyarakat dan pemerintah tentunya misi pembangunan Makassar akan mudah diraih.

Sampah Menumpuk di Kanal Dangko, Iqbal Suhaeb: Tidak Bisa Dibiarkan

Zonamakassar.com, Makassar — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kembali menyusuri sejumlah kanal di Makassar. Hal ini dilakukan dalam rangka Minggu Sehat.

Kali ini Iqbal menyusuri beberapa jalan di kecamatan Tamalate, Minggu (18/8/19).

Penjabat Walikota tersebut mengayuh sepedanya bersama beberapa OPD Pemkot Makassar dan komunitas sepeda dari Rujab Wali Kota Makassar melewati jalan Tanjung Bunga. Dari situ ia sempat beristirahat di kawasan benteng Somba Opu.

Iqbal dan rombongan pun melanjutkan perjalanannya ke kanal yang menghubungkan jalan Cenderawasih dan Dangko.

Di sana ia mencium bau menyengat dan tumpukan sampah yang sepertinya sudah beberapa hari tak diangkut.

Tak lama, ia langsung memerintahkan Camat Tamalate Hasan Sulaiman untuk segera mengurus tumpukan sampah di bawah kanal itu.

“Tidak bisa dibiarkan begini karena sangat mengganggu indra penciuman masyarakat yang berlalu lalang,” ucap Iqbal.

Iqbal pun pada dasarnya sangat fokus pada kebersihan kota Makassar. Katanya, itu salah satu hal yang patut diperhatikan dan tidak diabaikan.

Iqbal pun dan rombongan melanjutkan perjalanannya dan usai bersepeda menyempatkan berfoto bersama di depan halaman Rujab Wali Kota Makassar.

Pasca Libur Lebaran, Camat Tamalate Minta Pelayanan Ditingkatkan

Zonamakassar.com, Makassar – Hari pertama masuk kantor pascalibur lebaran, camat Tamalate Fahyuddin Yusuf memimpin langsung pelaksanaan upacara penaikan bendera merah putih yang diselenggarakan di halaman Kantor Camat Tamalate, Jln. Danau Tanjung Bunga Makassar, Senin (10/06/2019).

Camat Tamalate Fahyuddin Yusuf berharap dengan berakhirnya masa libur lebaran, pelayanan sudah berjalan normal dan siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Pelayanan itu baik di tingkat kelurahan maupun di tingkat kecamatan.

“Saya berharap pelayanan di tingkat kelurahan, maupun di kecamatan sudah berjalan dengan normal dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak ada lagi pegawai yang menambah liburannya apapun itu alasannya,” kata Fahyuddin.

Selain itu Fahyuddin juga berharap pegawai maupun pejabat mampu bekerja dengan giat, dan bekerja sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Jabatan adalah amanah yang dipercayakan kepada Anda, bekerjalah sesuai aturan dan standar yang ditetapkan, keluarkan kemampuan terbaik Anda, kesuksesan dimulai dari kerja keras dan doa yang ikhlas,” tutup Fahyuddin.

Camat Tamalate Harap Warga Jaga Kebersihan Kanal Pa’baeng-baeng

Zonamakassar.com, Makassar – Camat Tamalate, Fahyuddin Yusuf mengajak pedagang yang beraktivitas di Pasar Pa’baeng-baeng agar menjaga kebersihan lingkungan, utamanya kebersihan kanal.

Dia menyerukan agar tidak membuang sampah ke kanal, melainkan ke tempat-tempat yang telah disediakan. Imbauan ini, tidak hanya ditujukan kepada pedagang maupun pengunjung pasar, tetapi juga warga yang bermukim di sekitar kanal.

“Kami himbau kepada seluruh warga masyarakat begitu juga dengan pedagang untuk tidak membuang sampahnya ke kanal,” ungkap Fahyuddin Yusuf, Selasa (28/5/2019).

Dia menilai, warga setempatlah yang akan merasakan langsung dampaknya, salah satunya menyangkut persoalan kesehatan. Dampak lainnya yakni terjadi perlambatan arus air akibat sampah yang menumpuk.

Pada musim penghujan dapat mengurangi daya tampung volume air, sehingga dapat menyebabkan banjir.

“Sebab yang marasakan dampaknya adalah kita sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” katanya.

Satgas drainase pun dikerahkan oleh Pemerintah Kecamatan Tamalate, lengkap dengan perahu yang didesain khusus untuk mengangkut sampah yang menumpuk di kanal.

“Hari ini kita turunkan puluhan Satgas Drainase untuk menetralisir kanal di sekitar pasar Pa’baeng-baeng. Kita mengangkat sampah yang terdapat di dalamnya,” pungkasnya.

Pemkab Klaten,Takjub Penataan Lorong di Kecamatan Tamalate

ZonaMakassar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah (Jateng) melakukan studi banding ke kantor Kecamatan Tamalate, Jalan Danau Tanjung Bunga Utara, Makassar, Kamis (21/2/2019).

Kedatangan Pemkab Klaten disambut langsung Sekretaris Camat (Sekcam) Tamalate Muh Darwin Syar. Sementara pimpinan rombongan Pemkab Klateng yakni Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Pemkab Klaten, Hari Boediono.

Kabag Pemerintahan kabupaten Klaten Hari Boediono, memuji sistem penataan lorong, serta sistem pengelolaan persampahan yang ada di kota Makassar, khususnya dikecamatan Tamalate.

“Saya takjub dengan penataan lorong yang melibatkan unsur masyarakat tanpa membebani anggaran dari pemerintah. Saya juga takjub dengan sistem pengelolaan persampahan yang ada kecamatan Tamalate, dan di kota Makassar pada umumnya,” aku Hari Boediono.

Hari juga mengungkap sebab pemerintah kabupaten Klaten melakukan studi banding ke kota Makassar, dan memilih kecamatan Tamalate sebagai lokasi kunjungannya bersama rombongan.

Menurutnya, pengemplementasian gotong royong yang sebenarnya itu terjadi di Sulawesi selatan, khususnya di kota Makassar.

“Kami banyak melihat dan membaca berita di media online maupun elektronik tentang semangat gotong royong masyarakat di kota Makassar, nanti kami akan banyak belajar dari sini,” lugas Hari.

Rencanaya, rombongan pemerintah kabupaten Klaten provinsi Jawa Tengah, hari ini akan mengunjungi perpustakaan lorong yang ada di kelurahan Parang Tambung, dan beberapa lorong yang ada di wilayah kecamatan Tamalate.