Mantan Ketua KKSS dan Kabulog Beddu Amang Tutup Usia

Zonamakassar.com, Makassar – Beddu Amang, Kepala Bulog 1995-1998 dan Ketua Umum Kerukunan Sulawesi Selatan (KKSS) tiga periode, 1988-1999 – telah wafat dalam usia 85 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, akibat sakit, Sabtu pukul 17.00 WIB (8/1/2020).

Sebelumnya, Beddu dirawat di ruangan ICU Rumah Sakit Primer Bintaro, Jakarta, 12 Juni, lalu pada 1 Desember 2020 kembali dirawat di ICU RS Pondok Indah Jakarta.

Beddu menyusul istrinya Siti Maesarah yang telah ‘berpulang’lebih dulu pada 2013. Dari Maesarah yang dipersunting pada 1972, Beddu dikaruniai dua putri; Lisa dan Mutia berikut seorang putra bernama Fadhil.

Setahun terakhir, pria berperawakan subur ini didera penyakit sehingga ia kerap cuci darah. Tak heran, dalam berbagai kegiatan di KKSS Beddu jarang tampil di publik.

Sebagai catatan, Beddu Amang selain tercatat sebagai Menteri Negara Urusan Pangan juga merangkap sebagai Kepala Badan Urusan Logistik Republik Indonesia, periode 1995-1998.

Pria kelahiran Ujung Pandang 7 Agustus 2021 ini berhasil menyelesaikan studi S2 dan S3 di University of California jurusan Pembangunan Ekonomi setelah sebelumnya mengantongi gelar S1 dari Universitas Gajah Mada.

Sebelum menjadi Menteri Pangan RI, Beddu Amang telah menjadi Asisten I Menteri Negara Pangan periode 1993-1996. Ia juga tercatat pernah berada sebagai Presiden ASAE (Asian Society of Agricultural Economist) periode 1996-1999.

Di Welcome Dinner, Wagub Sulsel ucapkan Selamat Datang Peserta PSBM ke 19

Zonamakassar.com, Makassar — Welcome Dinner Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) Ke-XIX (19) di gelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (15/6/2019).

Dengan tema “Bersinergi Memajukan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal”, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri kegiatan tersebut.

Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, M Sattar Taba, mengatakan kegiatan ini kembali terlaksana atas kemauan dan dukungan semua pihak termasuk Pemprov Sulsel.

“Kegiatan ini terlaksana atas keikhlasan dan kemauan yang besar. Didukung oleh Pemerintah Provinsi Sulsel dari atas hingga ke bawah”, Ungkapnya.

Wagub kegiatan ini sebagai bentuk komitmen membangun Sulsel dan bersinergi dengan perantau.

“Kepemimpinan saya bersama Gubernur di Pemerintahan Provinsi Sulsel saat ini memasuki sembilan bulan. Kami selalu komitmen membangun Sulsel, sehingga nantinya, semoga ke depan, para perantau Sulsel mampu bersinergi membangun Sulsel” Kata Andi Sudirman Sulaiman di hadapan para peserta.

Dalam kesempatan ini, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan harapannya.

“Mewakili Pemprov Sulsel, saya berharap, kita semua bersinergi memajukan Sulawesi Selatan yang kita cintai bersama, dan melalui sambutan ini, saya mewakili Pemprov Sulsel menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar”, jelasnya.

Hadir dalam acara ini, Menteri PAN RB Komjenpol (Purn) Syaifuddin, Anggota DPR RI Hj. Aliya Mustika Ilham, Sekjen Gapensi, Sekprov Sulsel Abdul Hayat, Anggota Forkopinda Sulsel, Ketua Umum BPP KKSS, dan seluruh peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar.(*)

Dampingi Ketum KKSS, Iqbal Suhaeb: I Lagaligo Persembahan Terakhir untuk Wapres JK

Zonamakassar.com, Jakarta – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb bersama Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) HM Sattar Taba menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Kehadiran Iqbal bersama Sattar Taba sebagai Panitia Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX yang rencananya akan digelar pada Sabtu 15 hingga Minggu 16 Juni 2019 mendatang.

Panitia PSBM XIX menemui Wapres JK guna melaporkan kondisi terakhir persiapan pelaksanaan PSBM di Wisma Negara Makassar Centre Point of Indonesia (CPI) .

Sattar Taba melaporkan berbagai hal dari semua unsur kepanitiaan. Selain Sattar dan Iqbal, tampak turut menemui JK yakni Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan yang juga sebagai Ketua Panitia Lokasl PSBM, Abdul Hayat Gani, Ketua Pengarah PSBM XIX Andi Rukman Karumpa, Ketua Kadin Sulawesi Selatan Zulkarnain Arief, dan Andi Indra, dari HIPMI DKI Jakarta yang mewakili saudagar milineal.

Jusuf Kalla saat ditemui menekankan pentingnya mendorong dan menumbuhkembangkan saudagar -saudagar pribumi yang tercakup di dalamnya adalah saudagar Bugis Makassar.

“Pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang juga banyak digeluti oleh saudagar Bugis Makassar, Mandar dan Toraja,” ucapnya.

Sementara, pada PSBM XIX yang mengusung tema “Bersinergi Memajukan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal” Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb berinisiasi akan mengisi dengan pertunjukan I La Galigo dan akan menghadirkan menu nuansa lokal seperti Coto Makassar, Konro, Pallumara, Pisang Epe, Buroncong, dan berbagai menu lainnya di jamuan makan malam yang akan berlangsung di Fort Rotterdam, 16 Juni nanti.

“I La Galigo akan dipentaskan meski versi pendeknya. Sekaligus sebagai persembahan terima kasih kita di akhir masa jabatan bapak Jusuf Kalla sebagai Wapres,” ucap Iqbal.

Untuk kegiatan secara keseluruhan, Andi Rukman Karumpa menjelaskan bahwa para pembicara pada PSBM di antaranya MenPAN RB Syafruddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Bupati Toraja Utara dan Bupati Selayar dan pengusaha Masud Darmawan dari Kalimantan sudah terkonfirmasi kesiapannya.

“Pariwisata menjadi tema utama PSBM, karena sektor ini merupakan salah satu sumber devisa negara terbesar.

“Apalagi di Sulsel banyak potensi wisata yang bisa digarap menjadi destinasi menarik,” tutur Andi Rukman yang juga Wakil Ketua Umum Kadin.(*)

Pj Wali Kota Makassar Turut Hadiri Buka Puasa dengan KKSS se Jabodetabek

Zonamakassar.com, Jakarta – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri buka puasa bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan masyarakat Sulsel yang ada di Jabodetabek.
Buka puasa bersama ini juga dihadiri turut dihadiri Wakil Presiden (Wapres) RI M Jusuf Kalla, Ketua Badan Pengurus Pusat KKSS Sattar Taba, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel serta tokoh masyarakat Sulsel yang bermukim di Jabodetabek.
Dalam sambutan dan arahannya, Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyampaikan harapannya agar negeri kita Indonesia dan khususnya Sulawesi Selatan dapat terus maju, dan warga Sulawesi Selatan sebagai satu kesatuan dari NKRI dapat menjaga persatuan dan kedamaian.
Buka puasa bersama yang mempertemukan seluruh entitas warga Sulawesi Selatan se – Jabodetabek itu, berlangsung di HallF Patiunus F4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/05/2019).
Di kesempatan yang sama, Pj Wali Kota Makassar Iqbal menyampaikan rasa terima kasih dapat hadir bersilaturahmi bersama warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang dan Bekasi).
“Alhamdulillah. Silaturahmi dapat terus terjalin. Kegiatan ini dapat semakin mempererat persaudaraan sesama warga Sulawesi Selatan. Kita dapat saling membantu satu sama lain dan saling menjaga,” ucap Iqbal.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengapresiasi panitia pelaksana yang telah bekerja dengan baik sehingga buka puasa bersama hari ini dapat berlangsung sukses.

Gubernur Sulsel Ajak KKSS Memperkenalkan Potensi Keindahan Alam di Sulsel

Nurdin Abdullah di acara Pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kalimantan Barat di Pendopo Gubernuran, Pontianak, Rabu (27/2) malam.

ZonaMakassar.Com, Pontianak – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta kepada warga Sulsel di perantauan untuk menjadi Public Relations (PR) yang memperkenalkan potensi dan keindahan alam di Sulsel.

Nurdin Abdullah menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan pada Pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kalimantan Barat di Pendopo Gubernuran, Pontianak, Rabu (27/2/2019) malam.

Topik serupa juga disampaikan Nurdin saat melakukan silaturahmi dengan pengurus dan anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang menghadiri acara Silaturahmi KKSS sebelumnya di The Sunan Hotel Surakarta, Jawa Tengah, Selasa 26 Februari 2019.

Menurutnya, Sulsel memiliki potensi yang besar di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

“Kita memiliki obyek wisata Bira di Bulukumba, Takabonerate di Selayar, air terjun di Bantimurung Maros, air panas di Lejja Soppeng, wisata budaya di Toraja dan masih banyak yang lainnya,” jelas Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Lanjut dosen Fakultas Kehutanan Unhas tersebut, warga KKSS diharap bisa menjual keanekaragaman potensi Sulsel di daerahnya masing-masing.

Saat ini, warga KKSS sebanyak 14 juta jiwa lebih menyebar di seluruh tanah air termasuk di luar negeri. Menurut Nurdin, hal ini semestinya menjadi kekuatan besar untuk mengembangkan Sulsel. Peraih Bung Hatta Award 2017 ini pun yakin ke depan Sulsel akan maju pesat.

“Saya menciptakan pemerintahan yang melayani. Semua perizinan dipermudah. Birokrasi dipangkas. Insya Allah Sulsel akan berkembang cepat,” tegasnya.

Menurutnya, perkembangan pembangunan akan melaju lebih cepat lagi, jika semua komponen warga KKSS terlibat aktif dalam membangun kampung.