Kabar Duka, Rina Gunawan Meninggal Dunia

Zonamakassar.com, Jakarta – Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Rina Gunawan artis sekaligus wedding organizer meninggal dunia.

Kabar tersebut dibenarkan oleh meneger Rina Gunawan, Evi G Margarhetna.

“Iya (benar),” ujar Evi G Margarhetna sambil menangis saat dihubungi wartawan, Selasa (2/3/2021).

Ketika ditanya lebih lanjut, Evi G Margarhetna enggan memberikan keterangan mendalam. Sambil menahan tangis, ia meminta agar awak media bersabar menunggu jawaban dari suami Rina Gunawan, Teddy Syah.

“Tapi nanti tunggu mas Teddy aja,” tutup Evi G Margarhetna.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun.. Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Zonamakassar.com, Makassar -Innalillahi wa inna ilahi rajiun. Al-Baqau lillah wahdah..Kabar duka kembali menyelimuti umat Islam Tanah Air.

Pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

Kabar duka ini disampaikan oleh Yusuf Mansur melalui akun Instagram resminya, Kamis, (14/1/2021).

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun, kita semua berduka, Indonesia Berduka, Syekh Ali Berpulang ke Rahmatullah jam 8.30 pagi tadi di RS Yarsi.” tulisnya.

Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan Positif Covid-19 akhir Desember 2020.(*)

Iqbal Suhaeb Sampaikam Duka Cita Wafatnya Putra Ketua MUI Sulsel

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, Ahmad Azhar, putera dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel AGH Sanusi Baco.

Iqbal Suhaeb yang masih berada di Bangkok, Thailand memenuhi undangan sebagai pembicara pada pertemuan pemimpin kota se ASEAN di ASEAN Mayor Forum (AMF) V Tahun 2019, langsung menyampaikan duka cita.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis Iqbal Suhaeb melalui pesan Whatsapp yang dikirimkannya dari Bangkok, Thailand (26/8/2019) malam.

Ahmad Azhar menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Islam Faisal, Senin 26 Agustus 2019, sekira pukul 19.30 Wita karena sakit.

Almarhum adalah anak ke 6 dari 7 bersaudara. Ia lahir di Makassar pada tanggal 19 April 1980. Ahmad Azhar wafat di usia 39 tahun, meninggalkan seorang isteri dan 3 orang anak.

Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka, jalan Kelapa III. Dijadwalkan, jenazah dishalatkan ba’da Zuhur di Masjid Raya, dan dimakamkan di Pekuburan Arab, Kandea, di samping pusara ibunda almarhum.

Ketua Fraksi Gerindra Makassar, Amar Busthanul Meninggal Dunia

Zonamakassar.com, Makassar- Calon Legislatif terpilih dari Dapil IV Makassar yang juga ketua Fraksi Partai Gerindra Kota Makassar, Amar Busthanul menghembuskan nafas terakhirnya di RS Akademis, Bulusaraung, Makassar, Senin, (29/7/2019).

Kabar duka tersebut disampaikan langsung melalui Humas DPRD Makassar

“Innalillahi Wainnalillahi Rojiun. Telah meninggal Dunia, Anggota DPRD Makassar Amar Busthanul (F- Gerindra), Senin Siang (29/07/2019). Di Rumah Sakit Akademis,” kata Humas DPRD Makassar, Taufiq Nadsir. (*)

Sutopo Purwo Nugroho, Pahlawan Kemanusiaan Telah Berpulang

Zonamakassar.com, Jakarta – Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho berpulang ke Rahmatullah setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker paru-paru stadium 4B yang dideritanya sejak akhir 2017.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih dari Rumah Sakit St. Stamford Modern Cancer

Hospital, Guangzhou, Tiongkok, Minggu (7/7).

Putra dari pasangan Suharsono Harsosaputro dan Sri Roosmandari ini berpulang sekitar pukul 02.20 waktu Guangzhou atau sekitar pukul

01.20 WIB. Selain meninggalkan seorang istri, Sutopo juga meninggalkan dua orang putra, yakni; Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho.

Sesuai rencana, jenazah akan dipulangkan ke Tanah Air dan dijadwalkan tiba pada hari Minggu 7 Juli pukul 20.30 WIB di Bandara Soekarno Hatta untuk disemayamkan di rumah duka di Raffles Hill I-6 No 15 Cibubur. Kemudian jenazah akan diterbangkan ke Solo melalui Bandara Soetta pada hari Senin 8 Juli pukul 05.20 WIB untuk selanjutnya dimakamkan di tempat kelahirannya di Boyolali.

Kepala BNPB, Doni Monardo memerintahkan kepada seluruh staf untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait pemakaman. Doni juga meminta

secara khusus agar penerimaan jenazah sang Pahlawan Kemanusiaan itu dapat diproses dengan pemakaman menggunakan tradisi kedinasan BNPB

dan juga melibatkan unsur BPBD Boyolali dan Jawa Tengah.

“Pak Topo adalah Pahlawan Kemanusiaan yang telah ikut membesarkan nama BNPB sejak dibentuk tahun 2008. Pak Topo juga telah

mengharumkan nama Indonesia dalam sejumlah karyanya antara lain Penghargaan tertinggi yang diterima Pemerintah RI di Baku Azerbaijan dari PBB di Bidang Inovasi Kebencanaan melaui “Petabencana”, ungkap Doni.

Sutopo meninggalkan Tanah Air menuju Guangzhou, Tiongkok untuk menjalani pengobatan sejak 15 Juni 2019 lalu. Menurut dokter, waktu pengobatannya yang dijalani Sutopo akan memakan waktu selama 30 hari. Akan tetap Sutopo telah dipanggil terlebih dahulu sebelum menyelesaikan pengobatannya tersebut. Informasi terakhir, kanker yang dideritanya telah menyebar ke otak, tulang dan beberapa organ vital tubuh lainnya.

Dalam menjalankan tugas sebagai Pahlawan Kemanusiaan dan informan andalan BNPB, Sutopo selalu tampil dengan penuh totalitas dalam memberikan informasi kebencanaan. Sebagai contoh ketika Indonesia dilanda bencana bertubi-tubi pada tahun 2018 seperti gempabumi beruntun di NTB, gempabumi disusul tsunami dan likuifaksi yang dahsyat di Sulawesi Tengah, dan tsunami senyap di Selat Sunda.

Bencana tersebut menimbulkan banyak jatuh korban jiwa dan dampak kerugian mencapai puluhan trilyun rupiah. Pada saat yang bersamaan

sesungguhnya, pada tahun 2018 Sutopo juga sedang berjuang untuk tetap hidup di tengah sakit kanker paru-paru yang menggerogoti

tubuhnya.

Selain berjuang melawan penyakit kanker stadium 4B, ia juga tidak menyerah melawan berbagai berita yang simpang siur dan informasi bohong alias hoaks terkait bencana melalui media sosial yang ia kelola secara pribadi dan tentunya melalui siaran pers bersama para awak media semasa hidup.

Selama proses pengobatan kemoterapi di Indonesia, Sutopo selalu langsung kembali ke kantor untuk memberikan konferensi pers. Di rumah sakit ia membuat siaran pers dan menyebarkan ke ribuan wartawan yang dikelolanya dalam grup WhatsApp bernama Wapena dan Medkom BNPB 1-7.

Sutopo juga sering menyelenggarakan konferensi pers di kediamannya ketika bencana terjadi pada akhir pekan. Di manapun dan kapanpun,

Sutopo selalu hadir untuk mengabarkan informasi bencana di Tanah Air. Selain pernah melakukan wawancara dengan media di rumah, ia juga melayani awak media di halaman rumah sakit, di mall, atau bahkan pernah di TPU Pondok Rangon saat dirinya melayat, dan sebagainya

Media dan masyarakat selalu menunggu penjelasan Sutopo setiap saat terjadi bencana. Banyak media dan masyarakat yang membutuhkan

informasi secepat mungkin. Apa yang dilakukan Sutopo selama ini dengan memberikan pernyataan resmi dan menjelaskan kejadian dan penanganan bencana menjadi wujud bahwa negara hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun.

Pria kelahiran Boyolali, 7 Oktober 1969 itu selalu mencintai pekerjaaannya sebagai juru bicara BNPB. Ia juga selalu bekerja dengan passion sehingga karirnya selalu meningkat dalam waktu yang singkat. Sutopo selalu berpesan dalam setiap kesempatan bahwa, “Kita

jangan besar karena jabatan tapi dimana pun kita ditempatkan besarkan jabatan itu”.

Dedikasi Sutopo sebagai Aparatur Sipil Negara yang berprestasi telah dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang ia raih sejak tahun

2012, baik untuk individu maupun untuk unit kerja yang dipimpinnya yaitu Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Meski hampir semua

penghargaan itu atas nama pribadinnya, namun bagi Sutopo semua penghargaan itu ia didedikasikan untuk BNPB.

Beberapa penghargaan yang dicapai tahun 2018 dan 2019 adalah:

Tahun 2018:

1. The First Responder Asia, dari The Straith Times, Singapura

2. The Most Inspirational Aparat Sipil Negara (ASN), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB)

3. Communicator of the Year 2018, dari Kementerian Komunikasi dan Informasi

4. Pegawai Sipil Negara (PNS) Inspiratif Terfavorit 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

(Kemen PAN RB

5. Outstanding Spokeperson of the Year 2018, dari dari Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC)

6. Pejabat Tinggi Pratama Teladan, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB)

7. Tokoh Komunikasi Kemanusiaan, dari Kementerian Komunikasi dan Informasi

8. Human Initiative Award 2018, dari PKPU

9. Tokoh Teladan Anti Hoax, dari Mafindo

10. Humas Pemerintah Terbaik, dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas Indonesia)

11. Inspirator Terbaik Penyintas Kanker Paru, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)

12. IAGI Award 2018, dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

13. PNS Inspiratif 2018, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

Tahun 2019:

1. Obsesion Award 2019 Kategori Best Bureaucrats, dari Obsession Media Group (OMG)

2. Tokoh Perubahan Republika 2018, dari Republika

3. Public Relation Berkinerja Cemerlang, dari Majalah PR Indonesia

4. Liputan6 Awards 2019 Kategori Pengabdian Masyarakat, dari SCTV

Kini, Sang informan andalan BNPB telah berpulang. Pahlawan Kemanusiaan itu akan selalu dikenang. Selamat jalan, Pak Topo. Beristirahatlah dengan tenang di SisiNya. Doa kami menyertaimu.

Rita Rosita. S

Kepala Bidang Humas BNPB

Eks KSAD George Toisutta Dimakamkan di Makassar

Zonamakassar, Makassar – Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia hari ini di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Rencananya, jenazah George akan dimakamkan di makam orang tuanya di Makassar.

“Dimakamkan di kuburan orang tua. Di RS Dadi. Dia di atasnya orang tuanya,” kata kakak ipar George Toisutta, Asri Syamsuddin, di rumah duka, Jalan Rutan, Gunungsari, Makassar, Rabu (12/6/2019).

Asri mengatakan jenazah George diperkirakan tiba di Makassar sekitar pukul 15.00 Wita. Selanjutnya, jenazah akan disalatkan di Masjid Nurul Ilmi, yang tak jauh dari rumahnya.

“Selesai disembayangi di situ, lalu upacara pelepasan jenazah secara resmi oleh Pangdam Hasanuddin,” ucapnya.

Asri menyebut George sebagai sosok yang ramah. Dia menyebut George sebagai orang yang banyak senyum.

“Banyak sekali, ramah, baik, banyak senyum. Jadi beliau itu semasa hidupnya itu keliling, terakhir masih sakit dia sempatkan ke kampung halamannya di Ambon itu kampungnya bapaknya,” terang dia.

Pantauan di rumah duka, tampak beberapa karangan bunga ucapan belasungkawa telah berderet rapi. Ada karangan bunga dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Kepala Staf Angkatan Darat Mayjen Andhika Perkasa.

George Toisutta merupakan lulusan Akmil tahun 1976. Dia merupakan pernah menjabat Pangkostrad sejak 2007 hingga 2009. Karirnya lalu melonjak dan menjadi KSAD era Presiden SBY tahun 2009-2011

Setelah itu, George juga pernah maju dalam kursi perebutan calon Ketua Umum PSSI. Saat itu dia bersaing dengan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, tapi posisi ketum dimenangi Nurdin.

Pada Selasa (11/6), George sempat dijenguk rekannya, Prabowo Subianto, saat masih dirawat di RSPAD.(*)

Innalillahi, Aa Gym Kabarkan Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia

Zonamakassar.com, Jakarta – Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Ustaz kondang, Ustaz Arifin Ilham, meninggal dunia malam ini.

Kabar itu disampaikan oleh Aa Gym melalui pesan singkat. Arifin meninggal di usia 49 tahun.

“Innaalillahi wainnaa ilaihi roji’uun. Telat wafat guru, sahabat kita Ustad Arifin Ilham,” kata Aa Gym dalam pesan singkat pukul 22.50 WIB Rabu (22/5/2019) kepada Detikcom.

Arifin meninggal dunia pukul 23.20 waktu Penang.

“Semoga beliau berbahagia berjumpa dengan Alloh yang amat dicintai dan dirindukannya. Selamat jalan wahai mujahid Allohummaghfirlahuu Warhamhuu Wa’afiih Wa’fuanhuu,” kata Aa Gym.

Pejabat Pelni Meninggal Setelah Bersama Wanita di Hotel, Ini Penjelasannya

Zonamakassar.com, Kepala Cabang Pelni Nabire, Papua, Marthin Matheus Tambunan (52), ditemukan tewas di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan sempat membawa seorang perempuan masuk ke dalam hotel. Pelni menjelaskan korban di Makassar dalam rangka perjalanan dinas.

“Saat transit di Makasar, yang bersangkutan meninggal dalam perjalanan dinas dari Nabire ke Jakarta,” kata Kepala Kesekretariatan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro dalam keterangannya, Kamis (2/5/2019).

Pelni, kata Yahya, pun menjamin pelayanan kapal di Nabire tidak akan terganggu karena insiden peristiwan ini

“Pelni menjamin pelayanan operasional kapal di Nabire tetap beroperasi dengan aman dan lancar,” katanya.

Yahya juga menjelaskan mengenai status Marthin di Pelni. Marthin, kata dia, merupakan kepala cabang kelas C di Pelni.

“Kami sampaikan almarhum Marthin Matheus Tambunan (52) bukan ‘Bos BUMN’ namun yang bersangkutan merupakan seorang kepala cabang kelas C, Cabang kecil,” ujar Yahya.

Sebelumnya, Marthin Matheus Tambunan ditemukan tewas di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Marthin sempat ditemani seorang perempuan yang diduga Pekerja Seks Komersial daring (online).

Marthin ditemukan meninggal di lorong kamar hotel berbintang di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar pada Sabtu (27/4) malam. Kedatangannya ke Makassar diketahui hanya untuk transit dan melanjutkan perjalan ke Jakarta untuk menggelar rapat bersama para petinggi Pelni.

“Kita pelajari rekaman CCTV, saksi-saksi, resepsionis. Korban masuk ke hotel bersama perempuan, kemudian setelah kejadian perempuan yang sama-sama masuk ke dalam hotel bersama korban menghilang,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

“Kami telusuri, ada kuat dugaan wanita itu adalah (terkait) porsitusi dengan media online dan kami masih cari tahu itu,” imbuh dia.(*)