Sekjen Garda Pemuda Nasdem Apresiasi Anak Muda Makassar di Nasdem Days 2020

Zonamakassar.com, Makassar – DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar Event Spektakuler di Makassar yang di beri nama NasDem Days 2020 Inspiring From Sulsel.
NasDem Days dipusatkan di Celebes Convention Center (CCC) dan Mall Pipo Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu 25 dan 26 Januari 2020.
Band Competition salah satu yang diperlombakan di Nasdem Milenial.
Ketua DPP Partai Nasdem yang juga Sekjen DPP Garda Pemuda Nasdem Moh.Haerul Amri sangat mengapresiasi kegiatan yang di ikuti kaum Milenial di kota anging mammiri ini.
“Dengan kegiatan ini, hobi anak anak muda bisa tersalurkan, ini kegiatan sangat bagus. NasDem Sulsel pandai melihat keinginan anak-anak milenial,” ungkapnya. Di Mal Pipo Makassar, Sabtu (25/1/2020)
Sebelumnya Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem Andi Troy Martino mengungkapkan ada 8 kegiatan yang akan terlaksana salah satunya Nasdem Milenial, saat di temui di Mal Pipo dindampingi sekretaris GP Nasdem Sulsel Andi Rudi Mappatitti, Jumat (24/1/2020)
Troy mengatakan “Harapan kami kaum milenial nantinya bisa ikut meramaikan karena tujuannya untuk memperkenalkan Nasdem dan Garda pemudanya kepada kaum muda karena mereka mempunyai tempat dan segment yang kuat di masyarakat.
Kordinator lomba Band Competition Robby Ukkas Sapati menambahkan para peserta memperebutkan hadiah uang tunai jutaan Rupiah dan sejumlah hadian menarik lainnya. (*)

Besok! Anak Milenial Parepare Adakan Pentas Seni dan Aksi Sosial

Zonamakassar.com, Parepare – Organisasi Generasi Millenial Parepare (GMP) besok 2 Mei 2019 akan mengadakan kegiatan Aksi sosial dan Pentas seni. Kegiatan tersebut sebagai salah satu awal event besar GMP. Pasca terbentuk sekitar 5 bulan yang lalu.

Organisasi ini terus menunjukan eksistensinya mendukung program pemerintah melalui kegiatan pemberdayaan yang ada di Parepare. Kegiatan yang akan digelar di taman mattirotasi ini antara lain adalah bersih-bersih pantai & donor darah, senam sehat GMP, kemudian pentas seni meliputi puisi, tarian, stand up comedy. selanjutnya ada permainan tradisional aculeang riolo yaitu mappadinding, makkanto, mallongga.

Erwin ketua Panpel kegiatan didampingi sekertaris panitia M.saifullah mengatakan EVENT MILLENIAL PROJECT ini adalah kegiatan hasil dari rembug bersama anggota GMP dan mencermati keinginan sebagian besar anak muda Parepare yang minim ruang kreasi. Identitas anak muda yang terbranding hura-hura, coba kami hilangkan dengan mengakomodir hoby anak muda, namun tetap tidak melupakan identitas tradisional dalam rangka melestarikan kearifan lokal Parepare,dalam keterangannya kepada zonamakassar.com, Rabu (1/4/2019).

Ketua GMP Aditya Putra S.Kom. MM menjelaskan organisasi GMP memang baru seumur jagung. Namun kami sejak dulu produktif malakukan kegiatan positif guna mendorong peran anak muda Parepare berkreasi.

“Kami telah berkomunikasi & berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Kesbangpol terkait perampungkan struktur dan legalitas organisasi kami”. Ungkapnya.

Kami juga terbuka untuk menerima anggota baru yang ingin bergabung degan GMP.

“Saya mengajak semua anak anak muda MILENIAL Parepare untuk terus berkreasi lakukan kegiatan positif. Jgn mengaku anak milenial kalau kalian tidak bisa berbuat positif, berkontribusi ke daerah ini. Minimal di lingkungan kalian masing-masing, bertanggung jawab pada diri sendri ,lingkungan dan orang lain.

Jangan lupa hadiri EVENT MILENIAL PROJECT mulai jam 10 pagi sampai selesai. Kita seru-seruan dan silaturahmi disana. Semoga Parepare semakin keren”.pungkasnya.(*)

Apresiasi Ketua PKK Makassar ke Pengusaha Milenial

ZonaMakassar.Com, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK kota Makassar Indira Jusuf Ismail mengapresiasi pemuda milenial Makassar yang berani membuka usaha. Hal itu disampaikan saat menghadiri dan membuka Pekan Produk Kreatif Makassar Tahun 2019 di Hotel Claro, Jalan AP. Pettarani, Makassar. Selasa (2/4/2019).

Indira Jusuf Ismail memberikan suntikan motivasi dan semangat bagi calon enterpreneur di bidang ekonomi kreatif.

“Anak muda sekarang harus bersyukur, untuk memulai usaha ada referensinya, bisa lewat internet. Akses fasilitasi baik fair pemerintah terkait dan informasi juga semakin mudah,” ungkap Indira Jusuf Ismail.

Dia menekankan, anak muda harus jeli memanfaatkan sumber daya, termasuk informasi secara tepat guna. Salah satunya tentang bagaimana membaca perkembangan dan pangsa pasar.

“Dulu saya pernah juga buka usaha kedai, namanya Enak-Enak. Kami menyediakan pisang goreng, ubi goreng, teh dan pastinya kopi,” katanya.

Meski tidak terlalu suka kopi karena rasanya yang pahit, Indira Jusuf Ismail mengaku menjual kopi sebab penikmatnya jelas, dari semua kalangan.

“Contohnya, saya tidak suka minum kopi juga teh, tapi saya tetap jual karena banyak yang suka. Meskipun kemudian harus berhenti dulu usahanya,” ujar Indira.

Perkembangan sekarang, kata Indira, harus ditangkap oleh anak muda. Dia menilai kopi sudah menjadi sebuah kebutuhan.

“Kita harus pintar-pintar melihat prospeknya. Lagipula membuka usaha sedari dini sangat bagus, selain mendorong pertumbuhan ekonomi juga menciptakan lapangan kerja,” pungkas ibu tiga orang putri ini.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Makassar, Amalia Malik mengungkapkan pekan produk kreatif ini berbeda dari tahun sebelumnya, sebab sasarannya yakni kaum milenial.

“Kita menyentuh kaum milenial sehingga kita membuat acara ini yang sifatnya untuk kaum milenial,” ungkap Amalia Malik saat membuka kegiatan di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Selasa 2 April 2019.

Amalia melihat Makassar sangat berkembang dengan usaha kopi. Hal itu terbukti, kata dia, dengan menjamurnya warung kopi dan kafe.

“Melalui kegiatan pekan produk kreatif kami berharap bisa meningkatkan perekonomian kota Makassar,” katanya.

Dampingi Sandiaga Uno di Makassar, Erwin Aksa: Masa Depan Milik Milenial

Foto: Mustiana Lestari/detikcom

ZonaMakassar.Com, Makassar – Pebisnis ternama Erwin Aksa masuk jadi pengisi acara Makassar YES 2019 yang juga dihadiri cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.Dalam kesempatan tersebut dia mendorong para milenial untuk bisa melek teknologi dan tak ragu berkreasi.

“Masa depan depan adalah milik milenial dan teknologi dan belajar lah tentang internet sosmed dan ilmu tentang teknologi dan informasi bukan lagi masa kolonial tapi masa milenial makanya pengusaha besar di Amerika dan Indonesia semua pengusaha dari kelas milenial,” kata Erwin di Celebes Convention Center, Makassar, Senin (1/4/2019).

Dia pun mengatakan agar milenial menjaga semangat dan bisa meniru yang dilakukan YouTuber Atta Halilintar.

“Pengusaha kolonial sudah ketinggalan zaman harus berubah atau ditinggal ikutilah jejak Atta kreatif, inovasi, pekerja keras. Kalian adalah saudagar Bugis Makassar betul? Kalau sodagar itu semangat tinggi makanya semangat no 1 presiden no 2,” ajaknya.

Sebelumnya diberitakan Kader Golkar Erwin Aksa memutuskan mendukung Prabowo-Sandiaga dan bertolak belakang dengan pilihan partainya. Cawapres Sandiaga Uno mengapresiasi keputusan Erwin dan menyebut dia layak masuk di kursi pemerintahan.

Tak jauh berbeda dengan kota sebelumnya, Makassar YES 2019 juga menghadirkan tokoh-tokoh muda sukses, di antaranya antaranya Sandiaga Salahudin Uno, Atta Halilintar, Ussy Sulistiowaty, Gamal Albinsaid, Erwin Aksa dan Daniel Mananta. Acara pun akan dimeriahkan dengan pembawa acara Ferry Maryadi dan Okky Lukman serta penampilan dari penyanyi Afgan, Pusakata Band, dan DJ Beauz.

Sebelumnya YES 2019 juga diselenggarakan di beberapa kota, di antaranya Surabaya, Bandung dan Sragen. Kemudian direncanakan digelar di kota lainnya seperti Yogyakarta, Medan, Lombok, Jakarta dan Palembang.(*)

Hadiri Diplofest Makassar, Danny Pomanto Berharap kaum Milenial Tahun Isu Politik Luar Negeri

ZonaMakassar.com – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Diplomacy Festival (Diplofest) 2019 di Celebes Convention Centre (CCC), Sabtu (23/2/2019),

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan berbagai aspek Indonesia mempunyai posisi yang penting dan sangat strategis di Luar Negeri.

“Mulai dari mata uang terkuat ke dua di dunia, komitmen persoalan Palestina, masuk dalam dalam dewan keamanan PBB meskipun hanya anggota sementara. Hal seperti ini lah yang harus diketahui anak-anak muda kita sejak dini sebagai penerus bangsa,” ucap Danny.

Di usia anak muda sekarang, kata Danny, khususnya anak SMA sudah wajib mengetahui isu-isu politik Luar Negeri (LN).

“Event ini hadir dan untuk memperkenalkan isu-isu politik luar negeri, diplomasi kepada masyarakat khususnya anak SMA dan Mahasiswa,” jelasnya.

Kata Danny, ini menjadi kesempatan besar buat para anak muda untuk terus mengeksplor dan menambah wawasan terkait hal tersebut.

“Sayang saja untuk dilewatkan,” ungkapnya.

Diplofest 2019 gelaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonsia (RI) dihadiri siswa SMA dan Mahasiswa Negeri se-Sulawesi Selatan (Sulsel). Tujuh ribu dari 100 SMA dan Universitas Negeri di Makassar, Gowa dan Maros hadir. Masing-masing sekolah mengirimkan 70 wakilnya.

Fadli Ananda : Target 70% Suara Milenial Untuk Jokowi Amin di Sulsel

ZonaMakassar.Com, Makassar-Relawan Pengusaha Muda Nasional Untuk Jokowi-Ma’ruf (REPNAS) menggelar dialog Milineal Bersatu dengan tema “Word Youth” Makassar. Rabu (20/2/2019)

Dialog yang di gelar di Black Canyon Coffee Jl Hertasning kota Makassar Pada Rabu 20 Februari 2019 itu di hadiri sekitar 200 Pemuda Milineal bersatu sulsel.

Fadli Ananda, selaku ketua harian Repnas menjelaskan Dialog ini diadakan untuk mengumpulkan seluruh Relawan Milineal.

“Meskipun masih dalam skala kecil namun ini adalah ajang pertemuan relawan Repnas dan Kita satu sulsel dan seluruh relawan Milineal untuk memenangkan Jokowi-ma’ruf amin di Sulawesi selatan.”Ucap Fadli.

Selain itu, tambah Fadli sapaan akrabnya kita akan melakukan Relawan Milineal ketuk pintu dalam waktu dekat ini.

“Tanggal 3 Maret nanti kita akan menggelar Relawan Milineal ketuk pintu di jakarta dan rencananya di Makassar Sulawesi selatan akan di jadwalkan dan di gelar pada tanggal 10 Maret”.pungkas Fadli.

Suasana Diskusi Milenial Bersatu di BCC hertasning (20/2/2019)


Saat di singgung terkait persentase suara yang di raih serta stategi Relawan Milineal di sulsel untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,Fadli menjelaskan kita punya target dan strategi khusus.

“Untuk Sulawesi selatan kita akan targetkan 70% suara Milineal di raih untuk jokowi-ma’ruf amin dan strateginya kita akan Door to Door kepada masyarakat ke kecamatan dan RT/Rw untuk mensosialisasikan kinerja pak jokowi selama 5 tahun kepemimpinannya yang terbukti cukup signifikan di rasakan oleh masyarakat Indonesia”.tutup Dokter Fadli

Jelang Pilpres, Danny Pomanto: Pemilih Milenial Harus Punya Sikap Jelas

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto menghadiri diskusi bertajuk “Word Youth Milenial Bersatu Untuk Indonesia Maju” yang diselenggarakan oleh Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) untuk pasangan nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf di Black Coffe Jalan, Hertasning, Rabu (20/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Danny mengajak pemilih milenial untuk menentukan sikapnya pada pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang.

“Pemilih milenial harus punya sikap yang jelas. Karena saat ini kita tidak bisa bedakan. Bukan lagi perang asimetri tapi perang persepsi,”ujar Danny Pomanto dalam kata sambutannya.

Lebih lanjut, Danny menambahkan, berita hoaks semakin banyak. Sehingga pesan detik ke detik pencucian otak makin berdampak. Makanya perlu sikap jelas. Karena menyangkut masa depan bangsa ini.

“Kita lihat sekarang dana desa sudah ada, inflasi terjaga, pertumbuhan terjaga, kemiskinan makin berkurang, dan di Indonesia memiliki unicorn-unicorn sebanyak empat,”jelasnya.

Paling tidak kata dia, pemilih Milenial yang berjumlah 35 persen harus bersikap. Tentu berbasis bukti-bukti. Namun demikian Danny mengingatkan tidak ada pemimpin yang sempurna.

Sementara itu, Ketua Repnas Sulsel Herman Heizer, mengajak pemilih milenial untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurutnya, keberpihakan itu bukan tangan kosong belaka.

“Bukti bahwa beliau sangat baik. Lihat data kemiskinan, pengaguran menurun, dan semangatnya adalah pemerataan,”katanya.

Jokowi, lanjut Herman menambahkan menunjukkan pemerataan pembangunan bukan hanya di Jawa saja. Tapi juga di 33 Provinsi lainnya.