Empat Hari, Muh Anshar Bertugas Jadi Plh Wali Kota Makassar

ZonaMakassar.com – Kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal (DiA) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar telah berakhir per tanggal 8 Mei 2019, kemarin.

Berakhirnya masa kepemimpinan Danny-Ical membuat Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar Muh Anshar akan bertindak sebagai Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Makassar selama empat hari.

Penunjukkan Anshar sebagai Plh Wali Kota Makassar berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Saya sudah mendapatkan SK dari Bapak Gubernur, baru tadi,” kata Muh Ansar, di Kantor Walikota Makassar, Rabu (8/5/2019).

Selama 4 hari kedepan menjadi PLH Wali Kota Makassar, ia menuturkan PLH mempunyai keterbatasan, salah satunya yaitu menandatangani perihal keuangan dan melakukan pelantikan.

“Menjaga saja kurang lebih 4 hari menjaga stabilitas sampai Pj Insya Allah akan dilantik hari Senin,” tutupnya

Selain itu, Mantan Kadis PU ini berharap ke depannya mampu menjaga stabilitas hingga pelantikan Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Senin mendatang.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengumumkan bahwa Mendagri menyetujui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulsel, Iqbal Suhaeb, sebagai PJ Walikota Makassar hingga 2020.

Pemkot Makassar Optimis Kembali Raih Swasti Saba Wistara

ZonaMakassar.com – Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar, Muh Anshar memiliki keyakinan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bisa kembali menggondol penghargaan kota sehat 2019 atau Swasti Saba Wistara untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Keyakinan Sekda Makassar mendapatkan Swasti Saba Wistara dikarenakan Makassar sudah menjalankan program mendukung kota sehat di antaranya Makassar Tidak Rantasa (MTR ), Green and Clean, Lihat Sampah Ambil, Lorong Garden, Home Care, Brigade kebersihan tangkasaki dan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal.

Selain itu, kata mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassa ini peran masyarakat dan akademisi sangat penting dalam mewujudkan makassar menjadi kota sehat khususnya dalam pengelolaaan sanitasi.

“Kita siapkan sarana infrastruktur dan sarana untuk menangani masalah sampah, drainase serta pengelolaan air bersih dan limbah air, tergantung dari masyarakat itu sendiri bagaimana berperilaku hidup sehat,” ujarnya saat menerima tim verifikasi kota sehat di kantor Balai Kota Makassar, Jumat (22/2/2019).

Sementara itu, Ketua tim verifikasi kota sehat Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Muslimin Rasyid mengatakan, kunjungan mereka ke kantor Balaikota adalah dalam rangka melihat secara langsung kondisi terkait pelaksanaan kota sehat yang sudah dilaporkan oleh forum kota sehat Makassar.

“Penilaian kota sehat adalah salah satu proses yang wajib dilakukan untuk melihat langsung dilapangan apa yang sudah dilaporan oleh Forum Kota sehat Makassar,” pungkasnya.