Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Pimpin Distribusi Bantuan ke Sulbar

Zonamakassar.com, Pinrang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulawesi Selatan, kini bergerak menyalurkan Bantuan kepada korban gempa bumi di Majene dan Mamuju, Provinsi Sulbar.

Tim Relawan Nasdem Peduli ini dilepas Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H Syaharuddin Alrif didampingi oleh DPD Partai Nasdem Kabupaten Pinrang, Faisal. Bahkan, Syaharuddin Alrif sendiri memimpin distribusi logistik ini.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H Syaharuddin Alrif mengatakan, hari ini seluruh DPW Partai Nasdem seperti Selawesi Tengah, Gorontalo Sulawesi Utara bersatu terjun langsung salurkan Bantuan untuk warga Sulbar.

“Hari ini, kita ditunggu oleh teman-teman Nasdem yamg telah membentuk Posko Relawan di Sulbar,” kata Syaharuddin Alrif.

Bantuan yabg salurkan sesuai dengan kebutuhan Warga yang tertimpa Musibah Gempa seperti Tenda, Selimut, Susu, Lampu, Baterai dan Makanan. (asp/ajp)

Wakil Ketua DPR RI Berikan Semangat Dukungan ke Askar – Pipink di Pilkada Bulukumba

Zonamakassar.com, Bulukumba – Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sulawesi DPP NasDem, Rachmat Gobel, meyakini pasangan Askar HL – Arum Spink akan membawa perubahan untuk Bulukumba jika terpilih pada Pilkada 9 Desember mendatang. Optimisme itu datang dari Bos Panasonic itu kala berkunjung khusus ke Bulukumba, Selasa (17/11/2020).

Alasannya, ungkap Wakil Ketua DPR-RI ini, karena pasangan dengan tagline “Bulukumba Asik” itu, memiliki integritas, dedikasi, komitmen, dan loyalitas terhadap apa yang diamanahkan.

“Calon kita ini akan mampu melindungi kepentingan kita semua, itulah kenapa saya semakin bersemangat memberikan dukungan penuh kepada pasangan Askar-Pipink,” ucapnya di hadapan ratusan kader dan simpatisan Partai Nasdem Bulukumba.

Dukungan itu, kata dia, tidak hanya diberikan hingga hari pencoblosan, melainkan pasca pencoblosan ketika pasangan nomor urut 2 itu diberi amanah menjadi bupati dan wakil bupati.

“Pasca kemenangan, saya akan ikut mengawal. Saya sudah mengatakan bahwa saya akan datang setiap tahun, menjemput bola, untuk membahas isu-isu dan program apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” lanjutnya.

Rachmat menambahkan, dirinya sudah banyak belajar soal potensi kabupaten Bulukumba, termasuk di sektor pertanian dan kelautan, sehingga tidak sulit bagi dirinya membantu pasangan yang dikenal religius itu.

“Tentu masalah-masalah yang ada sudah kita dapatkan solusinya, saya yakin di tahun depan ketika pasangan Asik terpilih kita akan realisasikan itu semua,” tutupnya.

Gerindra-Nasdem Makin Mesra Jelang Pilwali Makassar

 


Zonamakassar.com, JAKARTA- Komunikasi politik antara elit Partai Nasdem dan Gerindra semakin terjalin jelang tahapan Pilwali Makassar dan pilkada serentak di sejumlah daerah di Indonesia, 9 Desember 2020 mendatang.

Berselang beberapa hari setelah Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) dan Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras (AIA) melakukan pertemuan membahas penjajakan koalisi di Makassar, kini pertemuan lanjutan kembali digelar di Jakarta, Senin (29/06/2020) malam.

Bahkan, dalam pertemuan yang dikemas santai di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta itu, Wakil Ketua Umum DPP Nasdem, Ahmad Ali ikut hadir. Anggota DPR RI itu, duduk diapik Rusdi Masse dan Andi Iwan Aras yang sama-sama tercatat sebagai wakil rakyat di Senayan.

Informasi yang dihimpun pertemuan ini disebut-sebut untuk menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya yang membahas mengenai kemungkinan berkoalisi di Makassar, maupun dibeberapa daerah di Sulsel yang menggelar pilkada tahun ini.

Saat dikonfirmasi, RMS tak menampik pertemuan itu. Ia membenarkan ngopi bersama dengan Waketum DPP Nasdem, ikut menyinggung mengenai penjajakan koalisi untuk mengusung bersama Moh Ramdhan “Danny”Pomanto-Fatmawati Rusdi.

“Ngopi-ngopi sambil diskusi beragam hal. Kita bahas kembali mengenai Pilwali Makassar, maupun pilkada lainnya. Dan pertemuannya sangat cair. Apalagi kan, kami memang akrab,” kata RMS saat ditanya mengenai pertemuan itu.

Sebelumnya, Andi Iwan Aras, mengakui jika partainya membuka ruang untuk berkoalisi dengan Nasdem mengusung Danny-Fatma. Ditambah lagi, partainya sejauh ini memang belum menentukan sikap resmi di Makassar.

“Pembicaraannya ke arah sana,” sebut Andi Iwan kepada wartawan belum lama ini.

Diketahui, jika Nasdem dan Gerindra berkoalisi, maka dipastikan bisa mengajukan satu pasangan di Makassar. Sebab Nasdem memiliki 6 kursi di DPRD, dan Gerindra 5 kursi.
Sementara syarat mengajukan pasangan di Pilwali Makassar, minimal 10 kursi.

Seperti diberitakan, Desk Pilkada Makassar dari Gerindra, juga mengakui bila partainya memungkinkan mengusung Danny Pomanto. Pasalnya, komunikasi ke elit partainya, sisa beberapa kandidat yang intens. Salah satunya adalah Danny Pomanto.

Sejauh ini, Danny-Fatma sudah mengantongi dukungan resmi Partai Nasdem yang menjadi pemenang Pemilu 2019 di Makassar. Selain Gerindra, beberapa partai lain dikabarkan juga sedang dijajaki untuk berkoalisi.#

Ini Harapan Ketua GP Nasdem Sulsel kepada Kaum Milenial di NasDem Days 2020

Zonamakassar.com, Makassar – DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan bakal menggelar Event besar di Makassar yang di beri nama Nasdem Days 2020.
Kegiatan spektakuler ini akan di hadiri Surya Paloh bersama pengurus DPP NasDem, yang hari ini telah tiba di Makassar.
Nasdem Day 2020 diperkirakan dihadiri sekitar 15 ribu kader Partai NasDem akan hadir dalam acara yang dihelat pada 25 hingga 26 Januari di CCC dan Mall Pipo Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem Andi Troy Martino mengungkapkan ada 8 kegiatan yang akan terlaksana salah satunya Nasdem Milenial, saat di temui di Mal Pipo dindampingi sekretaris GP Nasdem Sulsel Andi Rudi Mappatitti, Jumat (24/1/2020)
Troy mengatakan “Harapan kami kaum milenial nantinya bisa ikut meramaikan karena tujuannya untuk memperkenalkan Nasdem dan Garda pemudanya kepada kaum muda karena mereka mempunyai tempat dan segment yang kuat di masyarakat, dan
dari update panitia kegiatan Nasdem milenial sangat mendapatkan atensi sekitar 750 peserta baik grup maupun perorangan yang terdaftar siap ikut serta.”
Troy menambahkan GP Nasdem Sulsel pengurus dan Pasukan Baret kami Baik DPW dan DPD ikut mengawal dan menyukseskan acara Spektakuler ini.
“Dikegiatan Nasdem Day ini kami mengerahkan seluruh anggota Garda Pemuda Nasdem Sulsel baik pengurus DPW dan DPW Kami ikutkan untuk ikut mengawal menyukseskan acara spektakuler ini”.
Adapun rangkaian acara NasDem Days ini antara lain pembagian 5000 paket sembako, launching ambulans NasDem, donor darah dan tes narkoba, Rakorsus hingga konsolidasi kader.(*)

Jelang Pilkada Serentak 2020, NasDem Sidrap Gelar Konsolidasi

Zonamakassar.com, Sidrap – Partai NasDem Kabupaten Sidrap, menggelar rapat konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai Nasdem dalam rangka memperkuat infrastruktur partai untuk pemenangan Pilkada Serentak 2020 dan Pemilu Serentak 2024 di Jalan Andi Abubakar, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Nasdem, H Syaharuddin Alrif, Ketua DPRD Sidrap, H Ruslan didampingi oleh H Bahrul Appas, Zaenal Rosi, Andi Faizal dan Ikhsan Rakib.
Ketua DPD Partai Nasdem, Samsumarlin mengatakan rapat Konsolidasi ini diselenggarakan untuk memperkuat infrastruktur partai untuk pemenangan Pilkada serentak 2020 dan Pemilu serentak 2024 mendatang ini
Rapat Konsolidasi juga bertujuan untuk melihat kesiapan pengurus DPD, DPC dan DPRt yang telah dilantik tahun 2017 untuk dievaluasi, siapa-siapa masih loyal di Partai Nasdem.
“Kitakan ketahui bahwa rohnya Partai Nasdem di Sidrap adalah H Rusdi Masse Mappasessu,” kata Samsumarlin.
Untuk itu, Rapat Konsolidasi ini dilaksanakan untuk melihat kesiapan kegiatan yang akan dilakukan 4 tahun kedepan termasuk Pilkada 2020 dan Pemilu 2024.
Sementara Sekretaris DPW Partai Nasdem, H Syaharuddin Alrif mengapresiasi rapat konsolidasi ini. Melalui agenda rapat Konsolidasi ini ditingkat Kabupaten ini nantinya kita akan bawa ketingkat Provinsi.
“Jadi DPW Partai Nasdem berharap dari 106 Desa di Sidrap secepatnya bisa terbentuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai Nasdem. Inilah tujuan rapat konsolidasi ini,” tutup Syaharuddin Alrif.(*)

Nasdem Takalar Gelar Konsolidasi, Ini Harapan Achmad Dg Se’re

Zonamakassar.com, Takalar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem kabupaten Takalar menggelar acara rapat konsolidasi struktural partai dalam rangka sosialisasi hasil kongres 2 partai NasDem sekaligus penguatan struktur partai Di Otentik Cafe & Beauty Salon kabupaten Takalar (08/01/2020).

Acara tersebut di hadiri oleh Sekertaris Dpw partai Nasdem Sulawesi Selatan H.Syaharuddin alrif S.IP MM.ketua bidang OKK Dpw partai Nasdem Prov Sulawesi Selatan Ir Andi Tobo Haeruddin,anggota DPRD PROV fraksi Nasdem Capt. Hariadi, SE., M.Mar,ketua DPD partai Nasdem Takalar H. Achmad Dg Se’re S.Sos,anggota Farksi Nasdem kab Takalar Dan Pengurus DPD Partai NasDem takalar, Pengurus Cabang DPC se-Kabupaten takalar.

Ketua DPD NasDem Takalar H.Achmad Daeng Se’re S.Sos menuturkan dengan diadakan acara tersebut diharapkan jajaran para pengurus partai punya semangat baru dengan adanya kepengurusan yang baru dan juga bisa merealisasikan target partai secara nasional menghadapi pemilu 2024.

“Hari ini kami menyelenggarakan konsolidasi partai,kami laporkan bahwa kepengurusan DPD partai Nasdem Takalar saat ini hampir rampung 80 % Dan Insya Allah sebelum tanggal 15 januari 2020 kepengurusan DPD nasdem Takalar 100 % rampung. sebagai salah satu agenda partai yang harus kami laksanakan,Kata H.Dede.

Wakil sekertaris DPW Nasdem prov Sulawesi Selatan H.Syaharuddin Alrif S.ip MM dalam sambutannya sekaligus membuka acara rapat konsolidasi mengatakan konsolidasi ini untuk membangun dan membentuk infrastruktur partai dari tingkat DPD, DPC hingga DPR (tingkat ranting).”Kita menargetkan susunan kepengurusan sampai ranting harus terbentuk” ungkap Syahar saat menyampaikan sambutan di hadapan pengurus NasDem se-kab Takalar.

Dukung Pertemuan Jokowi-Prabowo, Surya Paloh Legowo Nasdem Tak Masuk Kabinet

Zonamakassar.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengapresiasi pertemuan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia berpandangan momen tersebut membawa kekuatan positif untuk menyelesaikan permasalahan bangsa yang wajib ditangani bersama.

“Intinya pertemuan yang sedemikian rupa itu menurut saya pertemuan yang amat sangat memberikan nilai positif. Saya selalu menyatakan permasalahan bangsa ini begitu kompleks, begitu besar, tak bisa diselesaikan oleh satu kelompok,” ujar Surya usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Jakarta, Sabtu (11/10/2019).

Sebagai salah satu partai koalisi pendukung Jokowi di Pilpres 2019, Surya mengaku sudah legowo bila kelak Partai Gerindra menjadi bagian dari pendukung pemerintah. Semua diserahkan Surya sebagai hak prerogatif presiden.

“Presiden anggap itu perlu dalam kepemimpinanya, silakan. Presiden yang menentukan, beliau memiliki hak dalam menyusun kabinetnya,” tegas Surya, di kutip dari liputan6.com

Mengenai jajaran kabinet, Paloh menyatakan ada atau tidaknya perwakilan partainya di kabinet baru Jokowi tidak akan menjadi soal. Intinya, dukungan partainya tetap tulus tanpa embel-embel.

“Ada di kabinet boleh, engga ada di kabinet juga tidak apa-apa. Tapi dukungan pada Jokowi jalan, sudah jelas,” katamya.

Meski demikian, Surya berjanji partainya akan konsisten tetap on the track dalam mendukung Presiden Jokowi dalam periode keduanya. Dia menegaskan komitmen Partai Nasdem dilakukan tanpa syarat karenanya tatkala ada gerakan preorgatif Jokowi, Surya yakin NasDem tetap mendukung hal tersebut.

“Nasdem harus konsisten, kalau tidak, ada inkonstitensi. Katanya mau dukung tanpa syarat? belum berapa lama sudah berubah pakai syarat. Jadi bagi Nasdem ini tidak masalah,”tuturnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi kembali bertemu Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Jumat (11/10/2019) kemarin. Prabowo diundang ke Istana Merdeka untuk membahas sejumlah permasalahan negara yang tengah dihadapi. Momen bersejarah ini kemudian ditutup dengan aksi berswafoto keduanya bersama belasan awal media yang meliput agenda tersebut.(*)

Resmi di Lantik Anggota DPR RI, RMS: Amanah Ini Akan Saya Jaga Sebaik-baiknya

Zonamakassar.com, Jakarta – Ketua DPW NasDem Sulsel, H. Rusdi Masse resmi dilantik sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024. Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji anggota DPR-RI dan DPD RI itu dipandu oleh ketua Mahkamah Agung RI, Hatta Ali yang berlangsung di Gedung Kura kura, DPR-RI, Jakarta.

Atas pelantikannya sebagai Anggota DPR-Rusdi Masse menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Keluarga, Sahabat dan Pendukung saya khususnya di Dapil III Sulsel, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Luwu, Palopo, Lutra, Lutim, Toraja dan Toraja Utara.

“Berkat dukungan dan pilihan saudara-saudaraku, hari ini saya dilantik menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024,” kata Rusdi Masse.

Lanjut bupati Sidrap dua periode itu mengucapkan Insya Allah, amanah ini akan saya jaga sebaik-baiknya.

“Ini amanah sekaligus tanggungjawab untuk menjadi wakil saudara-saudaraku di parlemen, yang tidak lain untuk mensejahterakan dan menjadi penyambung kepentingan masyarakat didaerah pemilihan Sulsel III khususnya dan sulawesi selatan pada umumnya,” ucap Ketua DPW NasDem Sulsel itu.

Pelantikan RMS turut dihadiri oleh pendukungnya yang datang dari sejumlah di Sulawesi Selatan. RMS terpilih sebagai anggota DPR-RI meraih suara terbanyak, dengan perolehan 119.064 suara di Dapil Sulsel III.(*)

Jokowi yang Terpojok dan Sikap NasDem

Oleh: Gantyo Koespradono, Dosen IISIP Jakarta
Zonamakassar.com, – TIDAK melakukan kesalahan konstitusional apa-apa, Presiden Joko Widodo terus digoyang elite politik dan kelompok yang mengaku paling suci dan bisa menyelesaikan semua permasalahan bangsa.
Digempur dengan berbagai aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang tidak jelas, bahkan sudah kedaluwarsa, Presiden Jokowi hanya bisa diam dan terus bekerja untuk rakyatnya.
Orang bodoh sebenarnya dengan mudah bisa menebak apa sesungguhnya motivasi para dalang pengunjuk rasa yang memanfaatkan orang yang sebenarnya tidak tahu apa-apa.
Ya, mereka hanya ingin membuat keonaran di negeri ini yang ujung-ujungnya pelantikan anggota DPR hasil Pemilu Serentak 2019–termasuk di dalamnya pelantikan presiden–gagal.
Untuk diketahui, pelantikan anggota baru DPR-RI akan dilakukan esok, Selasa (1/10) dan pelantikan presiden terpilih (Joko Widodo) pada 20 Oktober.
Buat saya, upaya menggagalkan agenda konstitusi bangsa tersebut, bukan saja tindakan bodoh, melainkan juga kejahatan yang amat keji. Mereka berniat makar.
Saya katakan kejahatan, sebab aksi mereka (diaktualisasikan dalam bentuk unjuk rasa) telah mengganggu ketenteraman rakyat Indonesia, terutama warga Jakarta dan sekitarnya.
Pagi ini, Senin (30/9) saya dihubungi seorang ibu yang akan menggelar resepsi pernikahan putranya di Gedung Manggala Wanabakti (di samping gedung DPR) pada 12 Oktober mendatang.
Si ibu galau setelah mendengar informasi jalan-jalan di sekitar gedung DPR akan ditutup hingga 20 Oktober mendatang.
“Nanti gimana kalau para tamu undangan nggak pada datang,” katanya.
Namun, yang membuat lebih galau buat banyak orang, setidaknya saya, adalah partai-partai pendukung Jokowi di koalisi tidak bersuara membela Jokowi.
Kesan saya (semoga keliru), mereka tidak bergerak di barisan depan untuk membentengi Jokowi.
Sekadar mengingatkan partai-partai koalisi pendukung Jokowi adalah PDI Perjuangan, NasDem, Golkar, PKB, dan PPP.
Padahal, fakta tidak terbantahkan, kader-kader partai itu terpilih duduk di Senayan dan akan dilantik esok, juga lantaran partainya mengusung Jokowi.
Para pembela yang konsisten mendukung dan membentengi Jokowi justru para relawan, netizen, penulis, dan penggiat media sosial yang selama ini dicap sebagai “cebong”.
Hampir setiap saat mereka tidak lelah memberikan ulasan-ulasan lewat tulisan mencerahkan agar bangsa ini semakin waras dan tidak terus terjerumus ke lembah kebodohan nan akut.
Ke mana parpol saat Jokowi diserang secara terstruktur, sistematis dan masif oleh para pecundang? Mana suara kalian?
Beruntung dalam situasi yang membuat saya pesimistis, Partai NasDem lewat ketua umumnya, Surya Paloh, bersuara saat dia memberikan pembekalan kepada 59 anggota terpilih DPR-RI yang akan dilantik besok.
Surya Paloh rupanya ikut galau ketika banyak pihak mendesak Presiden Jokowi agar segera mengeluarkan Perppu UU KPK. Padahal soal ini sebenarnya sudah selesai. Begitu pula soal RUU KUHP yang diputuskan ditunda pembahasannya.
Surya Paloh memahami, Presiden Jokowi dalam posisi yang jelas-jelas tidak nyaman ketika dihadapkan pada masalah tersebut. Sebab, jika salah langkah, justru membuat negeri ini semakin tidak kondusif.
Senang saya mendengar Paloh yang mengajak kader-kadernya di DPR agar terus membangun komunikasi dan dialog dengan berbagai pihak untuk menjaga keutuhan bangsa.
Paloh juga meminta anak buahnya agar tidak memberikan kesempatan kepada provokator politik dan kaum radikal di negeri ini yang ikut memperkuat (izinkan saya tafsirkan dengan istilah “menunggangi”) barisan aksi mahasiswa yang dibungkus seolah-olah menentang UU KPK yang telah direvisi.
Para penunggang itu disebut Surya Paloh sebagai pihak yang punya agenda tersembunyi (hidden agenda).
Surya Paloh akhirnya menegaskan sikap partainya terhadap agenda konstitusi yang telah berjalan dengan baik, antara lain proses Pemilu Serentak 2019 yang di dalamnya ada pemilihan presiden dan wakil presiden.
Dia mengajak para kadernya di DPR dan masyarakat untuk terus mewaspadai hidden agenda yang diusung para provokator perusak bangsa.
“Tidak ada jalan lain. Kita tidak mungkin mundur. Kita hadapi tantangan itu dengan seluruh kemampuan apa pun yang kita miliki,” tegas Paloh.
Secara bertanggung jawab, menurut Paloh, Partai NasDem akan terus mendukung hasil konstitusi (pemilu). NasDem tidak akan berkompromi dengan siapa pun yang akan menjatuhkan pemimpin (presiden) yang terpilih secara sah.
Semoga apa yang disuarakan Partai NasDem diikuti partai-partai koalisi yang telah mengantarkan Jokowi terpilih kembali sebagai presiden RI untuk periode 2019-2024. Jangan biarkan pecundang berkeliaran dan melakukan tindakan liar. Tindakan inkonstitusional! (MI)

RMS Inginkan Usung Kader Sendiri di Pilkada 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) menegaskan komitmen partainya, untuk mengusung kader sendiri pada Pilkada 2020 mendatang.

Terdapat 12 daerah yang akan menggelar Pilkada tahun depan.

“Ngapain kita usung orang lain kalau kita punya kader sendiri,” kata RMS, disela acara Rakor dan Evaluasi DPW dan DPD partai Nasdem se Sulsel di Hotel Claro Makassar, Rabu, (31/7/2019).

Mantan Bupati Sidrap dua periode itu ingin memaksimalkan potensi kader sendiri.

Dan dia pastikan mengendarai NasDem tanpa mahar.

“Yang penting kader yang diusung itu mau. Mau dalam arti siap bekerja keras agar bisa menang,” katanya.

Ucapan RMS itu langsung disambut tepuk tangan seluruh kader Nasdem yang hadir. Apalagi, sejumlah Ketua DPD Nasdem yang hadir merupakan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, yang akan menggelar Pilkada tahun depan.

Antara lain Suardi Saleh (Bupati Barru), Harmil Matotorang (Wabup Maros), Tomy Satria (Wabup Bulukumba), Rinto Yosia (Wabup Torut), Irwan Bahri Syam (Wabup Lutim) dan lainnya.

Juga nampak hadir Danny Pomanto, (mantan Walikota Makassar) yang kini menjadi kader Nasdem. Ia duduk dijejeran depan bersama RMS.

RMS menginstruksikan agar para kader potensial yang bakal bertarung, segera bersosialisasi sejak dini. November mendatang Nasdem akan memulai survei internal jelang Pilkada 2020. (taq)