Mahfud MD Sebut Nelayan Makassar, Ambon, hingga Papua Siap ke Natuna

Zonamakassar.com, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, para nelayan se-Nusantara siap berlayar mencari ikan meramaikan perairan Natuna, Kepulauan Riau.

“Nelayan yang sudah daftar sudah banyak juga. Kita mencari juga kapal-kapal lain di seluruh Nusantara. Banyak, nih, ternyata,” kata Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1/2019).

Hanya saja, Mahfud tidak menyebutkan jumlah nelayan yang bersiap berlayar ke perairan Natuna. Akan tetapi, dia menyebut ada yang berasal dari Makassar, Maluku, dan Papua.

“Mereka dengar pada kirim pesan ke sini, ‘kami akan bergabung untuk meramaikan Natuna’. Banyak dari Makassar, Irian, Maluku, semuanya sudah jadi, baguslah. Sudah banyak, nih, dari pantura saja sudah siap berangkat,” katanya.

Saat ini, kata dia, tengah dipersiapkan sarana prasarana nelayan selama melaut di perairan Natuna, mulai ketersediaan bahan bakar hingga fasilitas penampungan ikan.

“Kita sekarang lagi mempersiapkan, misalnya bagaimana penyediaan minyak, bagaimana penampungan ikan di sana. Kalau ambil ikan di sana, terus pulang dahulu, ‘kan nanti lama,” kata Mahfud.

Ia mengatakan bahwa pengusaha-pengusaha yang siap menampung ikan di sana juga sedang disiapkan, dan banyak juga yang sudah daftar.

Menurut dia, nelayan-nelayan yang akan berangkat melaut ke Natuna juga akan dikoordinasi dan terorganisasi oleh lembaga dan instansi terkait.

“Kalau di laut itu pengamanannya sudah ada Bakamla (Badan Keamanan Laut), Angkatan Laut, KKP, Polair, ‘kan banyak, tuh. Ya, ndak apa-apa biar saja jalan dahulu,” kata Mahfud. (ant/jpnn)

DP2 Makassar Gelar Pelatihan Diversifikasi Hasil Perikanan dan Kelautan

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar menggelar Pelatihan Diversifikasi hasil perikanan dan kelautan di Hotel Aerotel Smile, Makassar, Kamis (28/3/2019).

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Usaha DP2 Makassar, Asmi Ali mengaku pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan mutu produk pasca panen dan olahan hasil perikanan pada nelayan di kota Makassar.

“Pelatihan diservikasi pada hari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok masyarakat khususnya kelompok pengolah dan pemasar dalam meningkatkan mutu dan keamanan olahan hasil perikanan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini, nelayan bisa menjual hasil perikananan dan kelautan di pasar nasional dan Internasional. Adapun peserta pelatihan berjumlah 100 orang yang berasal dari kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan Kota Makassar.

Paus Seberat 1 Ton Tersangkut di Jaring Nelayan Sinjai

ZonaMakassar.Com, Sinjai – Warga nelayan Pasi Labingkung, sekitar 4 mil dari daratan Kec. Mare, Kab. Bone dikejutkan dengan penemuan seekor Paus, Selasa (5/2/2019).

Paus yang berukuran panjang 5 meter, lebar 1 meter, dengan bobot diperkirakan di atas 1 Ton tersebut, ditemukan seorang nelayan, Sadar bin Retti (35), warga Talibunging, Kel. Lappa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai.

Paus tersebut ditemukan dalam keadaan mati setelah sebelumnya tersangkut di jaring yang dipasang sang nelayan.

Telah menemukab seekor ikan jenis paus, panjang sekitar 5 meter, lebar 1 meter, berat diperkirakan di atas 1 ton, dalam keadaan mati.

Dengan menggunakan 4 perahu nelayan yang menarik secara bersamaan, bangkai Paus tersebut kemudian dibawa ke tepi muara sungai Larearea dan melaporkannya ke personil Sat Polairud Resort Sinjai yang sedang memperbaiki Speedboat di Lingkungan Larearea.

Karena di Kab. Sinjai tidak ada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), petugas yang dilapori kemudian mengkoordinasikan temuan tersebut kepada Dinas Perikanan Kab. Sinjai untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Saat ini bangkai Paus masih berada di Lingkungan Larearea Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, menjadi tontonan warga setempat.

(junaid ramadhan)