Ini Orang Paling Royal di Makassar, Sekali ngopi Bayar 3 Juta

Zonamakassar.com, Makassar – Anda biasa ngopi atau kongkow di warung kopi di Makassar? Tak lengkap kalau belum pernah duduk dan menyeruput kopi dengan pria satu ini. Namanya Rusdin Abdullah, sering disapa Rudal.
Kalau Anda duduk bersamanya, maka tidak usah keluar duit. Cukup melapor ke kasir tagihan masukkan ke Rudal. Selesai. Kasir pun sudah paham.
Rusdin adalah polikus senior partai Golkar, sekaligus pengusaha terkenal di Makassar. Dia senang kongkow bersama komunitas peminum kopi di Makassar. Warkop Phoenam Boulevard adalah favoritnya.
Sekali ngopi tagihan bisa membengkak Rp2-3 juta. Baginya itu biasa saja. “Bahkan setiap hari sudah begitu,” celutuk Hamzah, orang dekat Rudal.
Selama Ramadan 2019, hampir setiap malam tamu-tamu warkop seperti mendapat durian runtuh. Rudal selalu menyempatkan ngopi sekaligus membereskan semua tagihan berapa pun jumlahnya.
Bahkan bukan cuma urusan kopi, para pengamen yang beroperasi di kawasan Boulervard pun kebagian rezeki. Mereka berbondong-bondong merapat saat mobil Mercy milik sang idola itu sudah parkir.
“Barupiki petik-petik gitar untuk menyanyi sudah dapat uang merah. Saya belum menemukan sosok seperti beliau di Makassar, kecuali pak Rudal,” kata Ardi, pengamen jalanan yang beroperasi di Boulevard.
Lia, pedagang keliling baju-baju muslim juga merasakan rezki Ramadan kali ini. Lia yang menetap di Pasar Terong mencoba jualan di warkop. Tak disangka dagangannya diborong lalu dibagikan kepada pengunjung warkop.
“Tiga kali saya datang pak. Yang pertama diborong bapak itu, jualan saya ludes. Yang kedua datang, tapi beliau tidak ada.
Yang kedua datang, tapi beliau tidak ada. Jadi ngak ada laku. Pas malam terakhir Ramadan saya datang lagi.. Eh diborong lagi,” kata Lia sumringa sembari memegang beberapa lembar uang dollar ditangannya.
Sikap royal Rudal ini memang sudah dikenal luas di Makassar. Tak salah mantan Ketua HIPMI Sulsel itu, selalu dijadikan tempat berkeluh kesah para aktivis saat susah.
“Janganmi sebut kalau beliau. Kebaikannya sudah tidak bisa dihitung. Saya sudah rasakan saat masa-masa sulit tahun lalu,” kata Syamsinar Alam. (aci)

Apresiasi Ketua PKK Makassar ke Pengusaha Milenial

ZonaMakassar.Com, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK kota Makassar Indira Jusuf Ismail mengapresiasi pemuda milenial Makassar yang berani membuka usaha. Hal itu disampaikan saat menghadiri dan membuka Pekan Produk Kreatif Makassar Tahun 2019 di Hotel Claro, Jalan AP. Pettarani, Makassar. Selasa (2/4/2019).

Indira Jusuf Ismail memberikan suntikan motivasi dan semangat bagi calon enterpreneur di bidang ekonomi kreatif.

“Anak muda sekarang harus bersyukur, untuk memulai usaha ada referensinya, bisa lewat internet. Akses fasilitasi baik fair pemerintah terkait dan informasi juga semakin mudah,” ungkap Indira Jusuf Ismail.

Dia menekankan, anak muda harus jeli memanfaatkan sumber daya, termasuk informasi secara tepat guna. Salah satunya tentang bagaimana membaca perkembangan dan pangsa pasar.

“Dulu saya pernah juga buka usaha kedai, namanya Enak-Enak. Kami menyediakan pisang goreng, ubi goreng, teh dan pastinya kopi,” katanya.

Meski tidak terlalu suka kopi karena rasanya yang pahit, Indira Jusuf Ismail mengaku menjual kopi sebab penikmatnya jelas, dari semua kalangan.

“Contohnya, saya tidak suka minum kopi juga teh, tapi saya tetap jual karena banyak yang suka. Meskipun kemudian harus berhenti dulu usahanya,” ujar Indira.

Perkembangan sekarang, kata Indira, harus ditangkap oleh anak muda. Dia menilai kopi sudah menjadi sebuah kebutuhan.

“Kita harus pintar-pintar melihat prospeknya. Lagipula membuka usaha sedari dini sangat bagus, selain mendorong pertumbuhan ekonomi juga menciptakan lapangan kerja,” pungkas ibu tiga orang putri ini.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Makassar, Amalia Malik mengungkapkan pekan produk kreatif ini berbeda dari tahun sebelumnya, sebab sasarannya yakni kaum milenial.

“Kita menyentuh kaum milenial sehingga kita membuat acara ini yang sifatnya untuk kaum milenial,” ungkap Amalia Malik saat membuka kegiatan di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Selasa 2 April 2019.

Amalia melihat Makassar sangat berkembang dengan usaha kopi. Hal itu terbukti, kata dia, dengan menjamurnya warung kopi dan kafe.

“Melalui kegiatan pekan produk kreatif kami berharap bisa meningkatkan perekonomian kota Makassar,” katanya.

Warkop Kak Jokowi di Minati Kalangan Muda

Pengunjung berfoto latar warkop kak Jokowi


ZonaMakassar.Com,Makassar – Setelah Grand Opening 28 Maret Lalu, Warkop Kak Jokowi kini mulai ramai di kunjungi oleh Relawan Jokowi-Ma’ruf dan masyarakat Umum yang ada di Kota Makassar.(01/04/2019)

Warkop yang beralamat di jalan Toddopuli Raya Timur ini ini menyediakan Makanan dan minuman secara cuma-cuma mulai pukul 17.00 hingga pukul 01.00 dini hari.

Salah satu pengunjung Zul Chaidir mengungkapkan konsep warkop yang menyediakan makanan dan minuman gratis ini sangat baik apalagi di tahun politik ini menjadikan ciri khas tersendiri yang jarang di temukan di Makassar.

“Walaupun saya bukan tim sukses capres, tapi saya rasa ini adalah sesuatu yang baik , karena warkop ini terbuka untuk umum” ucap Haedir.

Di tempat ini kita bisa lebih tahu tengtang visi misi Calon Presiden yang perkenalkan di warkop kak Jokowi” lanjut warga tidung ini.

Selain itu pengunjung lainnya mengatakan jika Warkop ini sangat menarik buat anak muda

Rizaldy salah satu warga yang beralamat Jalan Tamalate sangat antusias untuk datang ke warkop kak Jokowi.

Ia menganggap ini adalah hal yang positif, dapat menciptakan suasana yang damai menuju pilpres 2019, sangat cocok untuk anak muda

Suasana warkop kak Jokowi


“Kita bisa bersilaturahmi antar relawan, mendengarkan berita-berita yang positif, kabar keberhasilan pemerintah kita, dan tentunya bukan berita hoax yang banyak beredar di kalangan masyarakat”ungkapnya

Manager Warkop Kak Jokowi Arwan Haspri mengatakan jika warkop ini di buat semata-mata sebagai bentuk kecintaan kita kepada Pak Jokowi.

“Makanan-minuman kita free kan mulai 28 Maret hingga 13 April nanti, jadi ini terbuka untuk umum dan bagi siapa saja.” Pungkasnya.(*)