Bawaslu Periksa Gubernur dan Pj Wali Kota Terkait Pelanggaran Netralitas ASN

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin resmi terperiksa di Bawaslu Kota Makassar.

Dari informasi yang dihimpun, Nurdin Abdullah (NA) diambil keterangannya terkait dengan kasus dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tertuang dalam Nomor: 021/LP/PW/KOT/27.01/XI/2020.

Demikian juga, di hari yang sama, Rabu (25/11/2020), Rudy sebagai pihak yang terlapor terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020.

Dari keterangan Ketua Bawaslu Makassar, Nursari, membenarkan, Nurdin dan Rudy telah diambil keterangannya terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN yang terjadi di Kecamatan Ujung Tanah.

“Benar, kasus Ujung Tanah, “ singkat Nursari dalam pesan singkat WhatsApp pribadinya, Rabu (25/11/2020) sore.

Adapun kronologi terpanggilnya NA dan Rudy oleh pihak Bawaslu Makassar untuk diambil keterangannya, dimana dalam sebuah pertemuan dengan seluruh tenaga kontrak se-kecamatan Ujung Tanah di Aula Kantor Kecamatan Ujung Tanah dan dipimpin Sekretaris Camat (Sekcam) Ujung Tanah Andi Syaiful sekaligus membuka kegiatan tersebut sekira pukul 14.00 WITA.

Pada pertemuan tersebut Sekcam Ujung Tanah menyampaikan, “Bahwa kita harus ikut pimpinan kita, yaitu Gubernur, Pj Wali Kota, Camat” sambil mengacungkan salam 2 jari yang identik dengan pasangan calon Pilwalkot Makassar Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman)

Selain pelaporan dan terperiksanya hari ini, NA dan Rudy, tim hukum salah satu paslon Pilwalkot makassar juga sudah resmi melaporkan terkait pelanggaran netralitas ASN di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Gubernur Sulsel Imbau Kegiatan yang Sifatnya Massal Ditunda

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah telah mengimbau, termasuk kepada pemerintah daerah agar kegiatan yang sifatnya melibatkan orang banyak atau massal untuk ditunda.
Ini terkait Pandemi Virus Covid 19 (Corona) yang telah masuk di Indonesia membuat Sulsel mulai bersiap dan waspada.
“Kami juga telah mengimbau seluruh kegiatan yang bersifat nasional dan internasional, itu juga sudah kita sampaikan untuk ditunda,” kata Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu, 14 Maret 2020.
Lanjut, Nurdin dengan antisipasi terkait virus corona, hal ini dapat dimengerti oleh masyarakat termasuk para pelaksana kegiatan acara.
Untuk Hari Budaya tanggal 1 April mendatang, Gubernur juga telah meminta Wali Kota Makassar untuk melakukan penundaan.
“Alhamdulillah atas pengertian semua, sudah ada kepastian untuk menunda kegiatan. Termasuk Hari Kebudayaan yang akan mendatangkan orang juga kita juga tunda, hampir semua kegiatan kita tunda. Ini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” sebutnya.
Pintu masuk arus manusia juga di pantau seperti bandara dan pelabuhan. Demikian juga dengan kegiatan domestik di Sulsel.
Nurdin juga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh yang akan melakukan pertemuan besar. Nurdin mencontohkan, Konvensi Nasional Pendeta Gereja Toraja Se-Indonesia Dihelat di Asrama Haji Sudiang, yang dilaksanakan pada tanggal 17-20 Maret 2020 mendatang juga ditunda.
“Termasuk Ketua Sinode Gereja Toraja. Kebetulan tanggal 17 ada pertemuan nasional di sini Persatuan Gereja Toraja seluruh Indonesia akan bertemu. Tadi beliau menyampaikan siap menunda dan sudah diumumkan,” sebutmya.
Salah satu kegiatan yang melibatkan tamu dari luar negeri yakni Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang akan dilaksanakan Minggu 20-22 Maret 2020. Diperkirakan akan dihadiri dari 48 negara juga minta untuk ditunda.
“Kita juga sudah koordinasi dengan Bupati Gowa supaya juga kita tunda. Karena itu akan mendatangkan 48 negara. Ini sangat rawan,” jelasnya.
Nurdin juga sebelumnya meminta agar wisuda yang akan dilaksanakan di Unhas besok, 16 Maret dipercepat tanpa ada jabat tangan. Kemudian hari ini keluar keputusan dari Unhas untuk ditunda.
“Kita tunggu sampai waktu yang baik,” pungkasnya.(*)

Ketua PRSI Sulsel Dampingi Gubernur Pantau Kesiapan Atlet Renang Indah Sulsel di PON XX

Zonamakassar.com, Makassar – Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sulawesi Selatan Andi Ilyas Manggabarani bersama pengurus mendampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat mendatangi Kolam Renang Tirta Lontara, Makassar, Kamis (23/1/2020).
Lawatan ini sekaligus melihat aksi atlet renang indah Sulsel yang dipersiapkan berlaga pada PON XX Papua tahun 2020.
Atlet renang indah Sulsel unjuk gigi melalui atraksi atraktif di dalam kolam. Tak ayal, mereka yang menyaksikan pun terhibur.
Hadir Pula Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra , Konjen Jepang Miyakawa dan Kadispora Sulsel Andi Arwin Aziz.
Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra mengatakan, tim renang indah Sulsel terus mempersiapkan diri. Cabor ini pun menjadi andalan Sulsel meraih medali, nantinya.
“Renang indah menjadi cabor andalan Sulsel. Semoga bisa meraih hasil terbaik di PON,” ucap Ellong.
“Target kita, semoga renang indah bisa meraih emas di PON,” tandasnya.

Mendikbud Inginkan Keberhasilan Nurdin Abdullah di Bantaeng Direplikasi ke Skala Provinsi

Zonamakassar.com, Makassar — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy, berharap, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dapat mereplikasi keberhasilannya saat menjabat sebagai Bupati Bantaeng, ke skala yang lebih besar, untuk menangani pendidikan di Sulsel.

Ia yakin, dengan melibatkan semua elemen masyarakat, bisa mempercepat tercapainya cita-cita pendidikan untuk semua.

“Saya yakin, seluruh lapisan masyarakat akan sanggup untuk melakukan itu dengan sungguh-sungguh, mempercepat tercapainya pendidikan untuk semua. Wajib belajar 12 tahun yang kita sepakati bersama,” kata Muhajir, pada Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Nasional, di Lapangan Karebosi, Sabtu (7/9/2019).

Ia mengatakan, Hari Aksara Internasional tahun ini mengambil tema Ragam Budaya Lokal dan Literasi Masyarakat. Ini berangkat dari kesadaran terhadap keragaman di Indonesia yang memiliki lebih dari 1.500 suku bangsa dan lebih dari 1.000 bahasa daerah dan bahasa minor.

“Keragaman budaya ini merupakan aset bangsa Indonesia yang harus kita pelihara dan kita kembangkan sebagai wahana bersama dalam meningkatkan literasi masyarakat,” ujarnya.

Indonesia saat ini sudah mencapai tingkat literasi yang sangat tinggi, karena sudah di atas 98 persen. Sehingga, tinggal kurang 1 persen lebih sedikit.

Padahal pada waktu awal kemerdekaan, pada waktu Bung Karno (Presiden Soekarno) mencanangkan pemberantasan buta huruf, 97 persen penduduk Indonesia dalam keadaan buta aksara.

Kemudian tahun 1974, Presiden Soeharto mencanangkan SD Inpres besar-besaran dalam rangka menuntaskan buta aksara itu.

Lanjutnya, peranan SD Inpres luar biasa waktu itu, dan sekarang saatnya status SD Inpres harus ditingkatkan.

Karena dulu hanya untuk pemberantasan buta huruf, untuk pengajaran baca, tulis dan menghitung (calistung) atau metode dasar anak mengenal huruf dan angka.

“Jadi sudah tidak relevan lagi kalau sekarang digunakan standar dasar untuk anak-anak milenial sekarang ini,” terangnya.

Tugas pemerintah sekarang, tambahnya, adalah meningkatkan peranan pendidikan dasar untuk menyongsong abad 21 menyiapkan Generasi Emas tahun 2045 dalam rangka menyambut dan mengikuti industrialisasi 4.0.

Sementara, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menyatakan, gerakan literasi sekarang ini menjadi gerakan yang terus disosialisasikan pada setiap lapisan masyarakat. “Kegiatan literasi merupakan suatu bentuk hak dari setiap orang untuk belajar sepanjang hidupnya,” ujarnya. (*)

Nurdin Abdullah ajak Warga Doakan IYL

Zonamakassar.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah (NA) mengajak warga Sulawesi Selatan untuk mendoakan agar mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo (IYL) sembuh dari penyakit yang dideritanya.

“Wargaku tercinta, Mari kita bersama-sama mendoakan Bapak Ichsan Yasin Limpo agar diangkat penyakitnya oleh Allah SWT dan dapat segera kembali dan berkarya bersama di Sulawesi Selatan. Semangatki Punggawa,” tulis Nurdin Abdullah di akun Instagramnya, Rabu (12/6/2019).

Nurdin memposting fotonya dengan IYL bersalaman dan menggunakan pakaian adat. Mereka berdua adalah Calon Gubernur pada kontes Pilkada Sulsel 2018 lalu.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta IYL yang juga anak kandung IYL juga sempat memposting foto di IG.

“Keluarga selalu ada di saat senang, sedih, maupun susah,” tulisnya.

Di foto tersebut, IYL terlihat dengan kepala plontos berada di kursi roda yang didorong oleh mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang tak lain adalah kakak kandungnya didampingi sejumlah keluarga.(*)

Hari Ini Gubernur Sulsel Lantik Bupati Luwu dan Wajo

ZonaMakassar.Com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah (NA) melantik Bupati dan Wakil Bupati Wajo dan Luwu Terpilih periode 2019-2024 Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo Makassar, Jumat (15/2/2019).

Dua pasangan kepala daerah tersebut yakni, Bupati – Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran, serta Bupati – Wakil Bupati Luwu terpilih Basmin Mattayang – Syukur Bijak.

Dalam momentum ini, turut hadir Founder Bosowa Aksa Mahmud, dan sejumlah kepala daerah seperti Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Luwu Utata Indah Putri, Wali kota Palopo Judas Amir.

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan selamat kepada Bupati yang baru saja terpilih.

Selanjutnya, ia meminta agar mereka langsung bekerja untuk mempersiapkan program strategis yang ada.

“Selamat bekerja, atas amanah yang diberikan ke masyarakat,” katanya.