Demo FPI, Kecam ‘Polisi Bersepatu’ Masuk Masjid di Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Massa Front Pembela Islam (FPI) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar demonstrasi. Mereka protes terkait oknum polisi yang tak melepas sepatu saat mengejar mahasiswa ketika demonstrasi terjadi.

“Ada sekitar 17 ormas yang bergabung di bawah naungan DPW FPI Makassar. Intinya kami mengecam keras aksi oknum kepolisian memasuki masjid pakai sepatu,” kata Ketua DPW FPI Makassar, Habib Hamid bin Muhammad Alhamid, di lokasi aksi area Monumen Mandala, Makassar, Jumat (27/9/2019).

Massa mulai berkumpul di lokasi aksi sekitar pukul 14.00 WITA. Sejumlah orator bergantian bicara dari mobil komando.

Rencananya, massa aksi bakal melakukan long march ke Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani. Massa juga berencana melanjutkan aksi kecaman di depan Kantor DPRD Sulsel.

Sejumlah anggota kepolisian juga terpantau melakukan pengamanan di area Monumen Mandala. Aparat juga mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

Aksi polisi bersepatu masuk ke dalam masjid tersebut terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial. Ada dua video yang beredar, berdurasi 7 detik dan 22 detik. Dua video tersebut menggambarkan beberapa polisi membawa tongkat, tameng, mengenakan helm dan bersepatu menangkap sejumlah orang yang diduga mahasiswa pendemo di dalam masjid.

Polisi yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Azhan pun sudah datang menemui imam masjid Syuhada 45 dan menyampaikan permohonan maaf pada Rabu (25/9) siang.

Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe juga menegaskan bahwa oknum polisi bersepatu di dalam masjid akan diberi sanksi sesuai aturan internal Polri.

“Diketahui anggota Sabhara dilempari mahasiswa, saking semangatnya mengejar, dia masuk ke dalam masjid tidak membuka alas kaki, yang sebenarnya tidak dibolehkan oleh aturan mana pun juga, UU, adat istiadat dan agama, sejumlah anggota tersebut sedang diproses,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe di RS Awal Bross, Rabu (25/9). (haf/haf)

Oknum Polisi dianiaya Warga di Jalan Veteran

Zonamakassar.com, Makassar – Oknum anggota kepolisian di Kota Makassar, menjadi korban penganiayaan warga, pelaku diketahui terlibat masalah dengan korban saat berada di jalanan, kejadian ini terjadi di perempatan lampu merah Jalan Veteran Selatan, Minggu (12/5/2019).

Berawal pada saat Bripda YH (korban) yang hendak menuju kerumahnya dan menegur pelaku yang menaruh curiga usai dibuntuti saat di perjalan pulang, tanpa kata-kata dua pelaku yang tidak dikenal langsung menganiaya korban dengan benda tumpul.

Iya (Korbannya anggota polisi). Masalahnya (hingga terjadi penganiayaan) saat sedang berada di jalan,” sebut Kapolsek Makassar, Kompol Kodrat Muhammad Hartanto, pada senin dini hari (13/5/2019).

Hingga kini, tim gabungan dari Polrestabes Makaassar dan Polsek Makassar masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri. (FirDha)