Tertibkan Parkir di RSUD Labuan Baji, Sekcam Mamajang Minta PD Parkir Kerja Sama

Zonamakassar.com, Makassar – Parkir di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar dikeluhkan warga. Pasalnya, akibat parkir yang semrawut menyebabkan kemacetan.

Hal itu menjadi perhatian Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mamajang, Rendra. Ia pun meminta agar parkir liar yang di depah Rumah Sakit Labuang Baji untuk ditindaki.

Tak hanya itu, Rendra berharap adanya koordinasi dari Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya terkait titik-titik parkir di wilayah Kecamatan Mamajang.

“Kami bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP Kota Makassar melalukan penertiban parkiran. Jadi saat ini sudah disterilkan, karena menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir,” tegasnya, Kamis (4/7/2019).

Di samping itu, lanjut Sekcam Mamajang, penggembokan mobil yang parkir sembarangan di sekitar RS Labuang Baji telah diberlakukan.

“Kalau ada mobil mengambil ruas jalan, pasti Dishub menggemboknya langsung. Saya harapkan warga harus mematuhi aturan yang berlaku,” paparnya.

Kejati Sulsel Bidik Tersangka Kasus Korupsi Anggaran PD Parkir Makassar

ZonaMakassar.Com, Makassar – Tim Penyidik bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terus mendalami keterangan saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran di lingkup Perusahaan Daerah Parkir Makassar Raya (PD Parkir Makassar Raya).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Tarmizi mengatakan, sudah 10 orang saksi yang diperiksa. Dalam pengelolaan anggaran ditemukan unsur dugaan perbuatan melawan hukum.

Ada sekitar miliaran uang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam pengelolaan anggaran sejak tahun 2008 hingga 2017. Sehingga statusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Nah, PD Parkir ini kan tentu ada badan hukumnya yah. Siapa pimpinannya, siapa bendaharanya. Semua akan diperiksa dan harus ada yang bertanggungjawab secara pidana sebagai tersangka. Itu tujuan dari tahap penyidikan,” jelas Tarmizi, Jumat (15/2/2019).

Ia memastikan penyidikan kasus ini akan berjalan maksimal. Dimana sejak tahap penyelidikan telah ditemukan gambaran perbuatan melawan hukum. Setelah melalui ekspose, kasus ini diyakini memenuhi unsur ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Diketahui penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran pada Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya kota Makassar bermula dari adanya hasil audit independen yang menemukan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran di PD Parkir Makassar Raya sebesar Rp 1.900.000.000 pada tahun 2008 hingga tahun 2017.

Berdasarkan hal tersebut, tim bidang Pidana Khusus Kejati Sulsel turun menyelidiki kasus PD Parkir Makassar Raya itu dengan dilengkapi surat perintah penyelidikan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) bernomor Print-560/R.4/Fd.1/11/2018 tanggal 19 November 2018.

Proses Penanganan Kasus Korupsi di PD Parkir Makassar Akan Dipercepat

ZonaMakassar.Com. Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, meminta penanganan perkara kasus dugaan tindak Pidana Korupsi Direksi PD Parkir Makassar dipercepat dalam penyidikannya.

Hal ini diungkapkan oleh, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Tarmizi. Dirinya telah merintahakan penyidik segera melakukan penyidikan terhadap dugaan tindak koruspsi di kubuh direksi PD Parkir Makassar.

“PD Parkir, sudah saya tanda tangani surat perintah penyidikan tinggal tim penyidik membuat scedule rencana penyidikan, saya juga minta sama tim memang agar dipercepat penyelesaian perkara dari PD Parkir ini,” kata Tarmizi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Jumat (8/2/2019).

Kata dia, saat ini pihaknya telah mendapat gambaran adanya dugaan tindak korupsi dalam pengelolaan anggaran PD Parkir.

“Perhitungan kita sendiri sudah ada gambaran tinggal adanya indikasi korupsi, tinggal nanti kita minta keauditor yang berwewenang, dari hasil lead sudah diperkirakan ada laporan keuangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Kasus PD Parkir Makassar Raya bermula dari adanya hasil audit independen yang menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dalam pengelolaan anggaran di PD Parkir Makassar Raya sebesar Rp 1.900.000.000 pada tahun 2008 hingga tahun 2017. (Anca).