Tertibkan Jukir Liar di Panakkukang, Dirut PD Parkir: Mereka Akan Dibina

ZonaMakassar.com – Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya kembali melakukan penertiban terhadap sejumlah juru parkir (jukir) liar yang ada di sekitaran Jalan Pengayoman dan Boulevard Makassar.

Dirut PD Parkir Makassar Raya, Satriany Ulfiah Mungkasa mengatakan keberadaan Juru Parkir (Jukir) ilegal sudah sangat meresahkan bagi masyarakat, beberapa titik seperti Depan Mall Panakukang, Terowongan Mall Panakukang, Depan Toko Bintang Pengayoman, depan Pasar Segar (Boulevard) dan depan Bank Bukopin. Hal ini yang menjadi perhatian Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya untuk di berantas.

“Apa yang menjadi keresahan masyarakat adalah tanggung jawab kami untuk menyelesaikannya, terlebih persoalan jukir liar, “ungkap Hj. Satriany Ulfiah Mungkasa SE

Tim Gabungan PD. Parkir Makassar Raya, TNI dan Polri mulai menyisir dari depan Toko Bintang Pengayoman, hingga ke bawah terowongan Mall Panakukang, Pasar Segar (Boulevard) dan depan Bank Bukopin.

“Kami mengamankan beberapa jukir liar, dititipkan di polsek selama beberapa hari untuk dibina agar bisa menjadi Jukir resmi nantinya, “tambah Hj. Satriany Ulfiah Mungkasa SE.

Untuk juru parkir resmi dibina agar bisa menertibkan kendaraan yang menjadi tanggungjawab mereka, untuk tidak menggunakan badan jalan sehingga membuat jalanan macet.

“Jukir resmi kami bina agar kendaraan yang menjadi tanggung jawab mereka itu di tata dengan baik dan tidak menggunakan badan jalan yang bisa mengakibatkan kemacetan, “lanjut Hj. Satriany Ulfiah Mungkasa SE.

Dan hal tersebut menuai hal positif, ada beberapa jukir liar yang berhasil diamankan, dan seketika jalanan pun terlihat lengan dan bisa di akses dengan mudah oleh para pengguna jalan.

“Alhamdulillah, para pengguna jalan sudah bisa menikmati hasil kerja kami, jalan jadi lowong. Karena sudah tidak ada lagi kendaraan yang parkir menggunakan badan jalan, dan kami mengamankan beberapa jukir tidak resmi, “tutup Direktur Operasional H. Syahrir Sappaile Msi.

Walikota Resmikan Operasional TPE, Ingin PD Parkir Menjadi Penyumbang Terbesar PAD Seperti di Tokyo

ZonaMakassar.Com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meresmikan secara langsung Terminal Parking Elektronik (TPE) dan Daeng Parkir di Jalan RA Kartini, Makassar, Senin (11/3/2019).

Danny Pomanto berharap dengan mulai diterapkannya TPE dan Daeng Parkir membuat pendapatan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya akan mengalami peningkatan hingga 10 persen dibandingkan saat ini.

” Pendapatan PD Parkir saat ini baru mencapai Rp 25 miliar. Ini baru 1 persen dari PAD kota Makassar. Saya ingin dengan diterapkannya TPE, pendapatan PD Parkir bisa mencapai 10 persen atau sebesar Rp 200 miliar,” ujarnya kepada sejumlah wartawan yang menemuinya.

Ia menegaskan PD Parkir bisa menjadi penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

” Bukan PDAM ataupun PD Pasar, tapi PD Parkir bisa menjadi penyumbang terbesar bagi PAD Pemkot Makassar. PD Parkir ini bisa menyumbang PAD hingga Rp 1 triliun jika dikelola dengan baik,” paparnya.

Ia menambahkan sejumlah kota besar di dunia mengandalkan pemasukan dari parkir.

” Kita ingin wujudkan PAD kita mencapai Rp 4 triliun. Dan PD Parkir bisa menjadi penyumbang terbesar. Kota modern di dunia, seperti Tokyo, Singapura mengandalkan parkir menjadi penghasilan paling utama,” sebutnya.

Sementara itu Dirut PD Parkir Makassar Raya Satriani Ulfa Mungkasa mengatakan PD Parkir akan menerapkan TPE di 25 titik parkir di kota Makassar. Ia berharap dengan mulai diterapkannya TPE, peningkatan pendapatan dari parkir bisa meningkat.

“Untuk awal ini kita terapkan di tiga titik. Ada 4 unit di Jalan RA Kartini, 10 unit di Jalan Penghibur, dan 11 unit di Somba Opu. Ini kita kerja sama dengan PT Kinarya Terbaik Indonesia,” pungkasnya.

Jukir PD Pakir Makassar Raya Ajak BJB Jadi Mitra

ZonaMakassar.com – Perusahaan Daerah (Perusda) Parkir kota Makassar di awal-awal tahun 2019 ini terus melakukan pembenahan di segala lini. Tak hanya sistem Terminal Parkir Elektronik (TPE) yang akan segera di pasang di 25 titik di jalan-jalan kota Makassar, kini nama tukang parkirnya pun berubah.

Tukang parkir atau Juru Parkir (Jukir) berganti nama menjadi Daeng Parkir. Kata “Daeng” adalah panggilan penghormatan bagi suku Bugis-Makassar.

Perubahan nama ini disokong langsung Bank Jawa Barat (BJB) Cabang Makassar. BJB memberi bantuan kepada PD Parkir Makassar Raya dalam bentuk Seragam berwarna orange untuk para petugas parkir.

Di sisi depan seragam ini terdapat logo Kota Makassar di atas kantong sebelah kanan dan logo PD Parkir Makassar Raya di sebelah kirinya. Sementara di sisi belakang tertera tulisan “Daeng Parkir”.

“Dengan demikian, petugas parkir juga kita ganti namanya menjadi ‘Daeng Parkir’. Kata Dirut PD Parkir Makassar Raya Satriani Ulfiah Mungkasa.

Penyerahan secara simbolis seragam Daeng Parkir ini dilakukan oleh Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di Kantor PD Parkir Makassar Raya Jl. Hati Mulia, Senin (4/3).

Hadir juga Manajer Bisnis Konsumer BJB Makassar Rudy Faizal Bobihoe.

“Ini juga sebagai tanda bahwa Daeng Parkir sekarang beda dengan yang dulu. Kalau dulu distigmakan identik dengan premanisme, sekarang jauh lebih santun dan jujur,” kata Fifi sapaan akrab Dirut PD Parkir.

Sebagai tambahan informasi, sistem penyetoran pendapatan PD Parkir saat ini langsung dilakukan di BJB. Dengan demikian diharapkan sistem keuangan jauh lebih baik dan transparan. Hal ini juga efektif menekan kebocoran sehingga bisa lebih meningkatkan pendapatan.

PD Parkir Gandeng Mandiri Inhealth, Untuk Beri Jaminan Kesehatan ke Jukir.

ZonaMakassar.com – Optimalisasi kinerja pegawai di lingkup perusahan daerah Parkir Makassar Raya terus dilakukan. Salah satunya dengan menggandeng PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau lebih dikenal Mandiri Inhealth.

Mandiri Inhealth adalah salah satu perusahaan asuransi kumpulan yang merupakan anak perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan produk unggulan berupa asuransi Kesehatan Managed Care.

Produk asuransi kesehatan managed care merupakan produk dengan skema Coordination of Benefit (COB) dengan BPJS kesehtan menjadi solusi di era jaminan Kesehatan Nasional JKN.

“PD Parkir Makassar Raya menggunakan produk ini untuk pegawai lingkup PD Parkir Makassar Raya. Salah satu keunggulan produk managed care ini adalah tanpa batasan biaya dan hari rawat, serta cashless di mana kartu peserta sebagai alat bayar,” ucap Kepala Regional Mandiri Inhealth Gatut Nugroho, Senin (4/3).

Nugroho berharap dengan kerjasama ini PD Parkir Makassar Raya mendapatkan peningkatan dalam hal jaminan kesehatan. Sehingga, pegawai dapat bekerja lebih optimal tanpa harus dibebani rasa khawatir akan biaya kesehatan apabila terjadi resiko sakit.

Kerjasama ini disaksikan wali kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto. Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi atas setiap gebrakn yang dilakukan Dirut PD Parkir Makassar Raya Satriani Ulfiah Mungkasa selama kepemimpinannya.

“Saatnya PD Parkir Makassar Raya berubah, harus menjadi unggul. Tentu tetap dalam koridor dan sistim undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.

Danny mengatakan gebrakan yang dilakukan PD Parkir hari ini, mulai dari penerapan Terminal Parkir Elektronik (TPE), Setoran langsung ke Bank BJB, hingga penambahan jaminan kesehatan oleh Mandiri Inhelath adalah melatakan dasar kuat PD Parkir menjadi Perusda yang kuat.

“Kita lihat di kota-kota berkembang seperti London, Tokyo bahkan Singapura, kunggulannya itu justru dari parkirnya, bukan air, dan bukan yang lainnya,” kata Danny.

Karenanya Danny meminta, tidak boleh ada satu pun titik parkir di Makassar tanpa pengawasan PD Parkir. Ia pun sangat mendukung sistem yang telah dikembangkan PD Parkir. Ia yakin hal itu akan membawa perusda milik pemkot Makassar ini bangkit dari mati surinya selama ini.

Wali Kota Makassar Optimis PD Parkir Makassar Jadi Perusda No. 1

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto hadir menjadi Inspektur Upacara Bendera di lingkup PD Parkir Makassar Raya, Jl. Hati Mulia, Senin (4/3).

Dalam kesempatan tersebut Danny menyampaikan optimesnya PD Parkir mampu menjadi Perusda nomor 1 di Makassar.

“PD Parkir memiliki potensi terbesar di kota ini, bahkan mengalahkan PDAM. Saya menghitung-hitu itu bisa mencapai Rp2triliun, itu hitungan ril,” ucap Danny.

Menurutnya, seiring dengan pembenahan sistem dan gebrakan-gebrakan yang terus dilakukan jajaran direksi saat ini, jika 10 persen saja bisa dicapai dari target itu, maka pendapatan bisa mencapai Rp200miliar.

“Saya percaya dibawah kepemimpinan Ibu Fifi (nama panggilan Dirut Parkir) dan jajaran badan pengawas PD Parkir bisa jdi perusda membanggakan,” tuturnya.

Apa lagi, kata Danny dengan sistem Terminal Parkir Elektronik (TPE) yang dikembangkan PD Parkir Makassar Raya saat ini.

Pada kesempatan itu juga Danny menerima langsung penyerahan Mesin TPE. Untuk tahap awal sebanyak 25 unit akan dipasang di tiga lokasi, Jl. Penghibur, Jl. Ahmad Yani, dan Jl. Somba Opu.

“Tapi saya tegaskan TPE tidak mengilangkan Jukir. Tapi tetap memberdayakan Jukir di lokasi tempat dipasangnya alat ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri pula beberapa perwakilan Jukir, dari Bank BJB, Mandiri Inhealth, dan PT. Kinarya Terbaik Indonesia sebagai pengembang TPE.

TPE adalah mesin parkir dengan metode pembayaran yang sifatnya non tunai bertujuan agar pembayaran langsung masuk ke penerima, sehingga bisa meminimalisir adanya pungutan liar. Di beberapa daerah, TPE terbukti berhasil meningkatkan pendapatan.

Pembayaran akan menggunakan sebuah kartu khusus. Kartu tersebut hanya ditempel pada mesin terminal parkir elektronik (menyerupai mesin ATM) yang dipasang di titik parkir yang ditetapkan.

Pada display alat ini akan muncul beberapa kategori yang bisa dipilih untuk melakukan pembayaran, semisal, jenis kendaraan, nomor pelat, dan durasi parkir.

PD Parkir Makassar Dapat Pujian Dari DPRD Gresik

ZonaMakassar.com – Anggota DPRD Gresik bersama Kelompok Wartawan Gresik (KWG) menyempatkan diri untuk mengunjungi kantor Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, Senin (26/2/2019).

Anggota DPRD Gresik H Sholihuddin menjelaskan maksud dan tujuan mereka berkunjung, dikarenakan PD Parkir Makassar Raya dinilai telah mampu mengelola dan menata wajah perparkiran di Kota Makassar.

“Alhamdulillah, kami berkunjung kemari ialah karena PD Parkir Makassar Raya dinilai telah mampu menata dan mengelola wajah perparkiran di Kota Makassar, “ungkapnya.

Selain menata dan mengelola wajah perparkiran, PD. Parkir Makassar Raya juga dinilai telah mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

“Selain itu juga, PD. Parkir Makassar Raya mampu meningkatkan PAD Kota Makassar secara signifikan, “lanjutnya.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya Hj Satriani Ulfiah Mungkasa mengungkapkan rasa terima kasih dan merasa bangga dengan adanya kunjungan dari DPRD Gresik dan KWG.

“Alhamdulillah, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami segenap direksi PD. Parkir Makassar Raya. Dan kami segenap Direksi menghaturkan banyak terima kasih kepada rombongan, dan mereka menilai PD. Parkir layak dijadikan proyek percontohan pengelolaan parkir,“ ucapnya.