Kasus ‘Saya mo dulu’ Mahasiswi di Makassar Digilir Sejumlah Pria, 7 Orang Diamankan

Foto: 7 Orang diamankan terkait mahasiswi digilir sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).


Zonamakassar.com, Makassar – Polisi mengamankan 7 orang terkait dugaan pemerkosaan secara bergilir sejumlah pria kepada seorang mahasiswi di Kota Makassar EA (23). 7 Orang yang diamankan tersebut terdiri dari 6 pria dan 1 wanita yang merupakan rekan korban.

“Jadi pada hari ini kami dari Unit Reskrim Polsek Panakkukang sesuai dengan laporan pengaduan tindak pidana pemerkosaan kami mengamankan 7 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana ini,” ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman di kantornya, Jalan Pengayoman, Makassar, Senin (21/9/2020).

Ketujuh orang yang diamankan tersebut ialah SN (21), seorang wanita yang merupakan teman korban, serta 6 pria yakni UF (21), NA (20) IS (23), AF (22), MF (26) dan IB 25.

“Menurut korban sendiri bahwa mereka 7 orang inilah yang bersama-sama dengan korban tiba di TKP dan mengalami tindak pidana asusila ini,” katanya.

Polisi meringkus 7 orang tersebut dari tempat berbeda setelah menerima laporan korban.

“Semalam kami mengamankan dan kami membawa ke Polsek Panakkukang untuk pemeriksaan intensif,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, EA melapor ke polisi jika dirinya telah diperkosa secara bergilir oleh 7 pria usai pulang dari tempat hiburan malam pada Sabtu (19/9) lalu. Saat itu kedua temannya yang menemaninya di tempat hiburan malam mengajak EA untuk menginap sebuah sebuah hotel tempat pemerkosaan terjadi.

“Bersama ini saya menyampaikan kepada Kapolsek Panakkukang, Laporan dugaan terjadinya peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh sekitar 7 orang berteman,” tulis EA dalam laporannya kepada polisi, Minggu (20/9).

EA menyebut saat hendak pulang dari tempat hiburan malam pada sekitar pukul 01.00 Wita dirinya hendak langsung pulang ke rumah. Namun kedua rekannya yakni SN, memaksa EA untuk menginap di hotel di Kecamatan Panakkukang, Makassar.

“Saat itu saya dalam keadaan mabuk,” ujar keterangan EA kepada polisi.

Dalam keadaan setengah sadar di dalam kamar hotel, korban mendengar seorang pria mengatakan ‘saya mo dulu (saya saja dulu)’. EA pun terbangun dan terkejut seorang laki-laki berada di depannya.

Selanjutnya, laki-laki dimaksud langsung melarikan diri. EA juga sempat melihat sejumlah pria lainnya yang semula di dalam kamar ikut melarikan diri.

Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Dikendari di Terbangkan ke Makassar

Zonamakassar.com, Kendari – Pelaku pemerkosaan anak dibawah umur Prada Adrianus Pattan ( Disertir Yonif 725 Waroagi berhasil di bekuk sekitar Pukul 10.40 Wita, dilorong 55 kompleks Universitas Muhammadiyah Kendari Kelurahan Wowanggu Kecamatan Kadia Kota Kendari. Rabu 1/5/19

Kegiatan penangkapan tersebut dipimpin langsung Danramil 1417- 13 Poasia Kapten Inf Edi kusumah, Pasi Inteldim 1417/Kdi Kapten Inf Muh Ridwan dan DanUnit1417/Kdi Lettu Inf Dondo Mokodompit serta dibantu sekitar 30 Orang personil Kodim 1417/Kdi, Babinsa dan Anggota Unit Inteldim.

Kronologis kejadian sekitar pukul 08.00 telah didapat Informasi dari warga setempat bahwa telah melihat pelaku berkeliaran di sekitar kompleks UMK dgn membawa sebuah karung yg diketahui berisi senjata tajam.

Pukul 08.30 Wita Informasi tersebut langsung di tindak lanjuti oleh Personil Kodim 1417/Kdi dengan melakukan pencarian menyisir daerah yg di duga bisa menjadi tempat persembunyian pelaku.

Setelah melakukan pencarian sekitar Pukul 10.40 Wita, pelaku ditemukan bersembunyi di salah satu rumah warga dan dilangsung dilakukan penangkapan oleh Personil Kodim dan selanjut nya di dilarikan untuk aman dari amukan massa sekitar yg sudah melakukan tindakan main hakim.

Pelaku langsung di larikan ke Kantor Denpom XIV / 3 Kendari dengan menggunakan roda empat dengan pengawalan ketat dari anggota Kodim 1417 Kendari.

Hingga berita ini ditayangkan diketahui bahwa tersangka Prada Adrianus Pattan langsung di terbangkan ke Makassar untuk di proses lebih lanjut. (**)