Momen Pemilu, Camat Tamalate Berharap Damai

Zonamakassar.com, Makassar – Polsek Tamalate menggelar apel gelar kesiapan pasukan pengamanan Pemilu tahun 2019 bersama TNI-Polri, camat Tamalate, para lurah se-kecamatan Tamalate, anggota KPU, hingga ormas hari ini yang digelar dihalaman kantor Polsek Tamalate jalan Danau Tanjung Bunga kota Makassar, Sabtu (23/3/2019).

Kapolsek Tamalate Arif Amiruddin mengatakan, apel yang digelar hari ini bukan sekedar formalitas serta seremonial saja, tapi memiliki makna untuk mempersatukan komitmen yang sama yakni, menciptakan situasi yang kondusif hingga pesta demokrasi lima tahunan ini selesai, ungkapnya.

‘’Apel gabungan ini merupakan suatu rangkaian kegiatan Polsek Tamalate, dan jajarannya yang didukung kekuatan TNI dan instansi terkait lainnya, dalam menggelar operasi kepolisian Mantap Bratha tahun 2019 untuk mengamankan seluruh rangkaikan Pemilu pada tahun ini,’’ kata Arif Amiruddin.

Sementara camat Tamalate Fahyuddin Yusuf yang juga memberikan sambutan mengatakan, Pemilu tahun 2019 merupakan salah satu perhelatan akbar yang digelar lima tahun sekali yang akan menentukan nasib bangsa kita kedepannya, mensukseskannya merupakan tanggung jawab kita bersama, ujarnya.

‘’Penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 sudah di depan mata, kami berharap TNI-Polri sebagai ujung tombak pengamanan mampu memberikan rasa aman, dan kondusif selama tahapan Pemilu berlangsung,’’ tutup Fahyuddin.

Ajak Pemuda Sukseskan Pemilu, Kepala Dispora Makassar: Makassar Harus Kondusif

Zonamakassar.com, Makassar – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar meminta peran pemuda dalam menjaga situasi dan kondisi Kota Makassar agar senantiasa aman dan kondusif usai hajatan lima tahunan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Kepala Dispora Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar di halaman Gedung Pemuda, Jalan AP. Pettarani, Sabtu (1/6/2019).

“Terima kasih telah menjaga kondusifitas Kota Makassar selama proses politik Pemilu sehingga Kota Makassar senantiasa dalam kondisi aman,” ungkap Achmad Hendra Hakamuddin.

Sebagai gerbang penghubung Timur dan Barat Indonesia, kata Achmad Hendra, Kota Makassar merupakan kawasan strategis yang harus dijaga agar tetap kondusif.

Dia mengaku kekuatan dan potensi pemuda Makassar sangat dibutuhkan. Achmad Hendra menyebut 30 persen dari total penduduk Kota Makassar adalah kaum muda.

“Pemuda adalah pondasi sekaligus harapan masyarakat kita. Secara demografis, populasi pemuda cukup signifikan, 30 persen lebih dari total jumlah penduduk Kota Makassar,” katanya.

Oleh karenanya, dia mengajak KNPI Makassar yang merupakan mitra Dispora agar menggali potensi pemuda yang dapat memberi kontribusi lebih bagi Makassar.

Sekcam Tamalate Berharap Pemilu Bisa Hasilkan Pemimpin Terbaik

Zonamakassar.com, Makassar – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di depan mata. Sekretaris Camat (Sekcam) Tamalate Muh Darwis Syar mengingatkan kepada pegawai pemerintahan Kecamatan Tamalate untuk mensukseskan Pemilu 2019.

Darwis mengatakan Pemilu merupakan proses demokrasi untuk memilih pemimpin yang terbaik dan berkualitas untuk membangun negara. Ia pun berharap masyarakat Kecamatan Tamalate bisa memilih wakilnya untuk memperjuangkan aspirasinya.

“Masyarakat harus mendapatkan gambaran utuh mengenai kontestasi kinerja para tokoh politik peraih kursi. Hal yang lebih penting dari itu, yakni Pemilu kali ini mampu melahirkan pemimpin maupun wakil rakyat yang benar-benar berkualitas, dapat berkinerja optimal, dan bersih,” kata Darwis Syar.

Sebagai penyelenggara layanan publik, kata dia, wakil rakyat terpilih memiliki kontribusi, dan andil kepada masyarakat dalam upaya perubahan kualitas layanan publik, harapnya.

“Karena masyarakat juga nantinya yang akan menikmati hasil perubahan dan implementasi pengawalan perbaikan layanan publik yang dilakukan oleh anggota legislatif yang sudah dipilih oleh masyarakat luas,” tutup Darwis Syar.

Pimpin Apel Tiga Pilar, Ini Pesan Wawali Deng Ical

ZonaMakassar.com – Dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk, Polres Pelabuhan menggelar Apel Tiga Pilar, dan dipimpin oleh Wakil Walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal Mi.

Apel tersebut bertempat disamping Benteng Fort Rotterdam Makassar, Jl Pasar Ikan, Senin (15/4/2019).

“Apel siaga tiga pilar yang diadakan hari ini untuk memastikan semua sumber daya yang kita miliki, jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Makassar, dikerahkan untuk memastikan bahwa masyarakat sesuai dengan namanya pesta demokrasi, tetap merasakan kemeriahan berpestas demokrasi,” ujar Deng Ical.

Tiga Pilar, yakni TNI, Polri dan Pemerintah bersama Satpol PP bertanggung jawab memberikan kenyamanan, sehingga masyarakat dapat merasa nyaman dan tanpa khawatir akan suasana keamanan, sehingga dapat berpartisipasi menyalurkan hak pilihnya, secara langsung, umum, bebas dan rahasia.

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical pun menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk menikmati pesta demokrasi sebagai ajang bagi mereka memperjuangkan nasib bangsa Indonesia 5 tahun kedepan.

“Jangan sampai pesta demokrasi kita dirusak oleh kepentingan praktis, kekuasaan, kewenangan lainnya. seperti sembako. uang, atau sesuatu yang lain. Hal ini harus dihindari, karena money politik merusak pesta kita,” lanjutnya.

Usai apel, dilanjutkan dengan patroli gabungan di beberapa lokasi tempat penyimpanan logistik pemilu 2019.

Sosialisasi Pemilu 2019, Ketua PKK Tamalate Harap Warga Gunakan Hak Pilih

Zonamakassar.com, Makassar – Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tamalate Makassar giat mendorong warga untuk menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua TP PKK Kecamatan Tamalate, Sunarti Fahyuddin bahkan mengerahkan kader PKK Kecamatan Tamalate untuk turun langsung mensosialisasikan ke warga menyalurkan hak pilihnya di TPS.

Menurut Sunarti, kesuksesan Pemilu bukan hanya tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara, namun tanggung jawab semua pihak termasuk kader TP PKK, pungkasnya.

“Seluruh warga masyarakat di kota Makassar harus ikut memilih untuk menentukan pimpinan pada lima tahun yang akan datang,” jelas Sunarti.

Sunarti berharap peran besar dari kader PKK mampu meningkatkan partisipasi lewat sosialisasi yang dilakukan langsung ke masyarakat.

“Saya berharap kader PKK mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang pentingnya keikutsertaan mereka pada penyelenggaraan 2019 mendatang, sehingga tingkat ke ikut sertaan masyarakat dapat meningkat signifikan dibandingkan pada penyelenggaraan Pilwalkot Tahun lalu,” tutup Sunarti.

Jelang Pemilu, Camat Sangkarrang Ajak Warga Jaga Kedamaian Makassar

ZonaMakassar.com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Camat Sangkarrang Akbar Yusuf terus gencar mengingatkan kepada warga untuk menjaga kedamaian dan ketertiban di Kecamatan Sangkarrang.

Bahkan Ahmad Yusuf menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan staf Kecamatan Sangkarrang untuk membahas terkait pengamanan untuk menjaga keamanan warga saat pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Saya harapkan kepada seluruh teman-teman agar tetap menjaga baik pilkada serentak April mendatang dengan tetap menjunjung tinggi rasa keadilan dan tidak terjadi keributan hanya karena perebedaan hak pilih,” ungkap Akbar Yusuf

Hal ini dilaksanakan guna meminimalisir kejadian yang tidak di inginkan serta menciptakan rasa yang aman kepada semua khususnya ke masyarakat Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Danny Pomanto Ajak Masyarakat Makassar Cerdas Berpolitik

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri deklarasi damai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar oleh Polrestabes Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (11/3/2019).

Danny Pomanto mengapresiasi Polrestabes Makassar yang menggelar deklarasi dama Pemilu 2019. Ia mengatakan deklarasi damai bertujuan menyatukan tekad semua komponen, guna mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai, tertib dan kondusif di Kota Makassar.

“Deklarasi yang sangat sakral pemilu di Makassar saya yakin berhasil dengan mencapa partisipasi publik yang bisa menyentuh di angka 75 persen,” ucap Danny.

Kata Danny, angka 75 persen tersebut merupakan komitmen dan target yang harus dicapai. Adapun pun beberapa poin penting yang disampaikan Danny yakni saling menghormati dan menghargai sesama pendukung pasangan calon, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum pada saat tahapan pemilu, tidak melakukan kampanye hitam seperti money politik, menghasut, menfitnah, ujaran kebencian, dan mengadu domba.

“Kami bersama bapak Kapolres dan Dandim berkomitmen menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas saat melaksanakan tahapan pemilu dan bersedia menerima siap kalah siap menang,” ungkapnya.

Terkait Hoaks, Danny juga yakin jika masyarakat Makassar sudah cerdas.

“Hampir 100 persen masyarakat kota Makassar sudah cerdas dalam memilih. InsyaAllah itu menjadi salah satu penangkal kampanye hoaks atau berita-berita hoaks lainnya,” pungkas Danny.

Deklarasi Damai, Ini Harapan Danny Pomanto Masyarakat Makassar tak Terpecah karena Pemilu

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terus mendorong warga gunakan hak pilih di Pemilu 2019 mendatang. Ajakan ini disampaikan Danny saat membuka Acara Jalan Santai Part 2 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Minggu, (23/2/2019).

Kegiatan ini dirangkai dengan deklarasi “Kampanye Damai” Pemilihan Umum serentak tahun 2019.

“Jalan sehat ini memberi tanda masyarakat di Kecamatan Tamalate ini kompak. Saya berharap semua kompak ke TPS agar partisipasi masyarakat untuk memilih menjadi tinggi,” ucapnya.

Pilwalkot Makassar lalu, kata Danny, hanya 58 persen partisipasi masyarakat. Ia berharap rendahnya partisipasi tersebut tidak terulang pada Pemilu serentak nanti. Dirinya sendiri menargetkan bisa mencapai 75 persen partisipasi masyarakat yang datang ke TPS.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa apa pun pilihan masyarakat, itu dijamin oleh negara. Maka jangan pernah takut karena semua bebas memilih dan jangan saling mengintimidasi.

“Karena pemilu ji ini, habis itu jangan gara-gara pemilu kita baku musuh. Kita harus tetap bersatu, siap?” kata Danny dijawab “SIAP” oleh warga dengan lantang.

Danny tidak ingin kejadian, seperti di daerah lain, karena beda pilihan kubur keluarganya pun harus dipindahkan.

“Pemilu ini hanya soal pilihan, semua pasti baik tapi yang jelas kita harus bersatu, harus selalu bersatu,” pungkasnya.

Maka dengan itu, Danny mengingatkan agar masyarakat bisa memilih calon legislatif dan Calon Presiden-Wakil Persiden terbaik. Agar tidak ada penyesalan selama lima tahun ke depan.