Penataan Aset Dinas Pertanahan Makassar Diganjar Penghargaan

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pertanahan gencar melakukan pendataan dan penataan aset. Hal tersebut pun mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Di peringatan Hantaru (Hari Agraria dan Tata Ruang) Nasional 2019 yang dihelat di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (24/9/2019), Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih penghargaan pelayanan pertanahan dan penertiban aset dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Dr Dadang Suhendi mewakili menteri ATR/BPN ke Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb.

“Suatu kehormatan bagi Kota Makassar mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan yang harusnya menjadi motivasi agar bekerja lebih optimal dan maksimal. Masih banyak yang harus segera dibenahi dan dipikirkan bersama untuk Makassar dan Sulawesi Selatan,” ungkap Iqbal.

Diketahui, saat ini Pemerintah Kota Makassar bersama Kejari Makassar, dan KPK tengah melakukan pengawasan dan pemetaan lahan yang masuk dalam aset daerah yang harus diselamatkan.

Di Serahkan JK, Pemkot Makassar Raih Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha

Zonamakassar.com – Pemerintah Kota Makassar, menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha, di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/19).

Penghargaan ini diterima Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Parasamya Purnakarya Nugraha yang berarti anugerah atas pekerjaan yang baik atau sempurna untuk (kepentingan) semua orang, adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan hasil karya tertinggi pelaksanaan pembangunan 5 tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

“Hari ini Pemerintah Kota Makassar mendapatkan penghargaan, artinya semua komponen yang membantu Kota Makassar bisa maju saat ini wajib berbahagia dan bangga,” kata Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb.

Kata Iqbal, penghargaan ini hasil dari evaluasi tiga tahun berturut-turut untuk 881 indikator yang dinilai langsung oleh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri.

“Jadi selama tiga tahun sebelum penghargaan ini diterima, Kota Makassar masuk nominasi 10 besar terbaik LPPD atau Laporan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama satu setiap tahunnya. Semoga tiga tahun ke depan hasil evaluasi lagi Makassar bisa mendapatkan penghargaan seperti ini lagi,” ungkapnya.

Menurut Iqbal, penghargaan ini merupakan sejarah yang harus tetap dipertahankan seterusnya.

Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 26/Tk/2019, Selain Kota Makassar, Penghargaan Samkaryanugraha Parasamya diberikan juga kepada empat kepala daerah lainnya yakni pemerintah Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah), Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur), Kabupaten Kuningan (Jawa Barat), dan Kota Gorontalo.

Sementara tujuh kepala daerah yang mendapatkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha berdasarkan Keppres Nomor 27/Tk/2019 adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat Periode 2013-2018, Muhammad Zainul Majdi, Bupati Bintan (Provinsi Kepulauan Riau), Apri Sujadi, Bupati Kabuto (Provinsi Gorontalo), Syarif Mbuinga, Wali Kota Pekanbaru (Provinsi Riau), Firdaus, Wali Kota Cimahi (Provinsi Jawa Barat), Ajay Muhammad Priatna, Wali Kota Denpasar (Provinsi Bali), Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dan Wali Kota Madiun (Provinsi Jawa Timur), Sugeng Rismiyanto.

Hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan Plt Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik.(*)

Danny Terima Penghargaan dari Kemendagri Atas Aktifnya Mengirim Aparatur Damkar ke Lokasi Bencana

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri yang dirangkaikan dengan pelaksanaan HUT Pemadam Kebakaran Tingkat Nasional ke-100 Tahun 2019, Selasa (5/3/19) di Pekanbaru.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada Danny, karena dinilai telah berperan aktif mengirimkan aparatur Pemadam Kebakaran dan Sarana prasarana dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia seperti di Palu Sulawesi Tengah dan Banten.

Selain Wali Kota Makassar Kab Kota lain yang menerima Pengharagaan antara lain Bupati Luwu Timur, Walikota Bandung, Wali Kota Bogor, Wali Kota Tangerang, Walikota Ambon, Walikota Banjarmasin, dan Wali Kota Balikpapan.

Danny yang menerima secara langsung penghargaan tersebut mengatakan apresiasi yang ia dapatkan dipersembahkan kepada petugas pemadam kebakaran atas pengabdianya melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran walau nyawa yang jadi taruhanya.

“Saya persembahkan buat semua personel pemadam kebakaran dan semua yang telah bertaruh nyawa untuk melindungi dan menciptakan rasa aman kepada warga khususnya Kota Makassar. Kami memang selalu aktif dengan cepat mengirimkan anggota jika ada saudara kita yang terkenal musibah seperti di Palu dan Banten kemarin,” ungkap Danny.

Danny pun menuturkan jika pengabdian seorang pemadam kebakaran sangat mulia. Sudah sewajarnya mendapatkan apresiasi. Apalagi  selama ini profesi pemadam kebakaran masih kurang mendapat perhatian publik.

“Kebanyakan masyarakat masih melihat kalau personel damkar, Satpol PP dan semacamnya itu tidak terlalu penting. Tapi masyarakat tidak berfikir kalau karena mereka semua ada Makassar jadi aman dan damai. Pembangunan insfraktuktur pun berjalan dengan lancar,” katanya.

Sementara, Sekjen Hadi Prabowo yang mewakili Menteri Dalam Negeri menambahkan kegiatan ini juga di rangkaikan dengan rapat kerja nasional Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dan SatLinmas dengan mengangkat tema “Peningkatan Trantibum Linmas melalui optimalisasi peran Damkar, Satpol PP dan SatLinmas guna mensukseskan Pemilu Serentak 2019”.

Kegiatan dihadiri 1200 peserta dari seluruh indonesia.

“Kami di Kemendagri menyadari betapa penting dan strategisnya peran Pemadam kebakaran, Satpol PP dan Satlinmas dalam proses pembangunan daerah melalui penciptaan rasa aman dan perlindungan dari berbagai ancaman,” ucapnya.

Hadi juga mengungkap, masih dalam rangkaian peringatan HUT Pemadam Kebakaran, akan digelar rapat Koordinasi Nasional Pemadam Kebakaran.

Rapat koordinasi dihadiri  seluruh aparatur pemadam kebakaran se Indonesia yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran atau perangkat daerah yang menangani bidang pemadam kebakaran, baik tingkat provinsi, maupun kabupaten dan kota.

“Capaian target pemadam kebakaran kedepan adalah, pertama dari aspek kewenangan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib terkait pelayanan dasar, sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah No 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal dan Permendagri tentang Petunjuk Teknis penerapan SPM Sub Urusan Bencana dan Sub Urusan Kebakaran yang sedang disiapkan,” pungkasnya. (*).