Resmikan Masjid dan TPA, Pj Walikota Makassar Inginkan Peningkatan Spiritual Keagamaan

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb meresmikan masjid Nurul Ukhuwah Pa’ Bentengang sekaligus peletakan batu pertama pembangunan gedung serba guna TPA di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Sabtu (31/8/2019).

Iqbal Suhaeb mengatakan pentingnya pondasi keagamaan bagi anak-anak. Untuk itu dirinya bersyukur hadirnya masjid Nurul Ukhuwah Pa’ Bentengang dan TPA di Kelurahan Mangasa, Makassar. Menurutnya masjid dibangun atas ridho dari Allah SWT.

“Pembangun masjid bukan hanya pembangunan fisik semata melainkan harus dibarengi pembangunan spiritual masyarakatnya untuk selalu meramaikan dan memakmurkan masjid, apalagi makin banyak anak – anak, masjid akan makin ramai. Masyarakat akan merasakan nikmatnya ukhuwah islami kalau dibangun dengan baik,” ucap Iqbal.

Saat peresmian, Iqbal Suhaeb didampingi

Ketua Pengurus Masjid Andi Azikin Mangkuana.

“Gedung TPA ini dibangun dua lantai panjangnya dua belas meter dan lebarnya tujuh meter lantai dua nantinya akan tersambung dengan masjid,” ujar Andi Azikin.

Diketahui selama masa pembangunan masjid Nurul Ukhuwah berlangsung telah mendapatkan berbagai bantuan dari kepala daerah termasuk wali kota Makassar dan gubernur Sulsel selain mengandalkan swadaya dari masyarakat dan jamaah masjid.

Resmikan Masjid Hj Nurhany, Deng Ical Pamit Kepada Warga

ZonaMakassar.Com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI saat meresmikan masjid Hj Nurhany, menyampaikan permohonan maaf dan pamit kepada warga Makassar.

“Dikesempatan ini saya ingin menyampaikan izin pamit dan meminta maaf,” ujar Deng Ical, dihadapan ratusan warga perumahan Tanjung Alya Regency, Selasa (7/5/2019).

Sehari menjelang masa jabatannya berahkir selaku Wakil Walikota Makassar, Deng Ical menyampaikan pesan akan pentingnya menjaga silaturahmi, tanpa memandang jabatan, profesi, dan hal lainnya.

“Makassar kota yang Alhamdulillah memiliki banyak masjid, ulama ternama, pesantren. Namun, masih ada tugas penting yang menjadi amanah bagi kita semua, yakni menjadikan Makassar sebagai kota yang Islami,” ujarnya.

Kota Islami berarti kota yang mampu membawa perubahan berupa kebaikan bagi yang lain.

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical pun mengungkapkan hasil penelitian Maarif Institute melakukan penelitian untuk menilai Indeks Kota Islami (IKI). Penelitian ini dilakukan pada 29 kota di Indonesia dan menghasilkan IKI yang berbeda di tiap kota, dan menempatkan Makassar diurutan paling akhir dari 29 kota yang diteliti.

Berdasarkan penelitian di 29 kota yang dijadikan sampel dinilai melalui variabel aman suatu kota, hal yang diperhatikan diantaranya kebebasan beragama dan keyakinan, perlindungan hukum, kepemimpinan dan pemenuhan hak politik perempuan, hak anak dan difabel.

“Mengutamakan silaturahmi, toleransi, menyadari adanya berbagai perbedaan, akan menjadikan Makassar menjadi kota Islami yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut pula, Deng Ical mengukuhkan pengurus remaja masjid, dan berharap para pengurus masjid mampu mengemban amanah yang diberikan.

Sementara itu, Pembina masjid Nurhany, Prof syafruddin wahid, menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas sosok Deng Ical yang selama menjabat selaku Wakil Walikota Makassar telah mampu menunjukkan jiwa kepedulian yang sangat tinggi.

“Semoga pembangunan masjid ini dapat bermanfaat bagi warga Makassar, dan mungkin hari ini menjadi hari terakhir bagi Deng Ical untuk berkunjung sebagai Wakil Walikota. Dan semoga di kunjungan selanjutnya, Deng Ical dapat hadir sebagai Walikota dan kita semua dapat menyambutnya,” ujarnya.(*)