Kalah Pileg, Adik Ketua Golkar Sulsel Keluarkan Rusdin Abdullah dan Istri di Grup Whatsaap

Zonamakassar.com, Makassar – Bendahara DPD I Golkar Sulsel Rusdin Abdullah harus bersabar. Ia dikeluarkan dari grup Whatsapp DPD I oleh Ketua Bappilu Golkar Sulsel, Kadir Halid.

Kadir Halid merupakan adik dari Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid.

Dari screenshot DPD I Golkar Sulsel yang beredar, tampak Rudal dikeluarkan sekitar pukul 22.18, Selasa, (17/6/2019) malam.

Rupanya bukan hanya Rudal, istri dari mantan Ketua HIPMI Sulsel itu yakni A Debbie Rusdin juga ikut dikeluarkan diwaktu yang hampir bersamaan. Di mana A Debbie merupakan Wakil Bendahara DPD I Golkar Sulsel.

Hingga saat ini belum ditahu persis alasan Kadir Halid mengeluarkan Rudal dan istrinya tersebut. Namun diduga Gara-gara adik Kandung Nurdin Halid itu kalah dari pertarungan di Pileg.

“Betul, pak Rudal dikeluarkan dan istrinya. Ada juga itu group DPD II,” ungkap salah satu pengurus Golkar yang enggan disebutkan namanya.(*)

Ini Daftar Peraih Suara Terbanyak di DPRD Sulsel, Hampir Setengah di isi Wajah Baru

Zonamakassar.com, Makassar – KPU Provinsi Sulsel telah merampungkan rekapitulasi suara untuk DPRD Provinsi. Dari hasil rekapitulasi, hampir setengah kursi di DPRD provinsi Sulsel akan diisi wajah baru.
“Kalau untuk penentuan orang-orang walaupun sudah ada ya tentu sudah bisa dilihat yang mana yang mendapatkan kursi yang mana yang tidak karena penghitungan suaranya sudah selesai,” kata Ketua KPU Sulsel, Misnah M Attas di Makassar, Senin (20/5/2019).
Namun, Misnah mengatakan mekanisme penentuan calon terpilih nanti akan dilakukan setelah ada kepastian dari Mahkamah Konstitusi (MK) bila tidak ada sanggahan.
“Tapi kalau memang partai politik misalnya atau peserta pemilu yang lain memasukkan sanggahan dan Mahkamah Konstitusi memandang harus disiapkan dilanjutkan persidangannya maka tentu harus menunggu hasil persidangan di Mahkamah Konstitusi,” sebutnya.
Berikut daftar perolehan suara di tiap dapil di Sulsel dan nama para caleg peraih suara terbanyak berdasarkan pengesahan suara KPU provinisi Sulsel:
Dapil I (Rappocini, Makassar, Ujung Tanah, Ujung Pandang, Sangkarrang, Bontoala, Tallo, Tamalate, Mariso, Mamajang, Wajo)
PKB : 24.160
Fauzi Andi Wowo : 9.341
Gerindra : 48.169
Edward Wijaya Horas : 13.183
PDIP : 28.831
Rudy Pieter Gony : 14.444
Golkar : 41.511
Andi Debbie Purnama : 15.390
NasDem : 103.445
A Rachmatika Dewi : 28.421
Andre Prasetyo Tanta : 22.554
PKS : 25.181
Sri Rahmi : 13.280
PPP : 30.079
Imam Fauzan AU : 13.589
Demokrat : 28.847
Andi Januar Jaury : 9.673
Suara sah : 397.428
Dapil II (Panakkukang, Manggala, Tamalanrea, Biringkanaya)
Gerindra : 37.961
Misriani Ilyas : 10.057
PDIP : 21.996
Novianus YL Patanduk : 4.305
Golkar : 45.295
Rahman Pina : 15.115
NasDem : 37.987
Rezki Mulfiati Lutfi : 15.644
PKS : 27.807
Haslinda : 10.778
Demokrat : 22.040
Haidar Madjid : 10.652
Suara sah : 227.864
Dapil III (Takalar, Gowa)
PKB : 50.992
Hengky Yasin : 30.259
Gerindra : 58.369
Darmawangsa Muin : 39.834
Golkar : 49.718
Fahruddin Rangga : 21.648
NasDem : 53.442
Capt. Hariadi : 13.734
PKS : 54.585
Meity Rahmatia : 19.090
Perindo : 43.726
Muh. Anzar Zainal Bate : 16.857
PPP : 45.081
Rismayanti : 15.681
PAN : 31.279
Usman Lonta : 10.408
Demokrat : 58.369
Rismawati Kadir Nyampa : 17.011
Suara sah : 554.781
Dapil IV (Jeneponto, Bantaeng, Selayar)
PKB : 43.247
Muhammad Sarid : 20.106
Gerindra : 62.974
Vonny Ameliani Suardi : 20.968
Golkar : 43.676
Ince Langke : 9.957
NasDem : 42.411
Ady Ansar : 15.549
PPP : 26.195
A Sugiarti Mangun Karim: 7.006
PAN : 25.158
Syamsuddin Karlos : 14.286
Demokrat : 33.704
Mulyadi Mustamnu : 16.879
Suara sah : 378.449
Dapil V (Bulukumba, Sinjai)
PKB : 42.964
A M Anwar Purnomo : 27.706
Gerindra : 49.825
A Muchtar Mappatoba : 11.282
Golkar : 52.766
A Ayu Andira : 12.582
NasDem : 44.488
Arum Spink : 16.342
PKS : 33.252
Isnayani : 8.219
PAN : 32.809
Edy Manaf : 14.479
Suara sah : 368.266
Dapil VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare)
PKB : 44.393
Anwar A Recca : 11.363
Gerindra : 58.114
Andi Nirawati : 18.114
PDIP : 48.554
Rahmat Muhayyang : 10.000
Golkar : 96.549
Sofyan Syam : 36.207
Ina Kartika Sari : 19.652
NasDem : 46.674
Irwan : 12.827
PKS : 52.202
Muzayyin Arif : 20.706
PAN : 62.376
AM Irfan AB : 36.212
Demokrat : 34.285
Ni’matullah : 9.595
Suara sah: : 548.490
Dapil VII (Bone)
Gerindra : 45.694
A Mangunsidi : 16.096
PDIP : 37.231
A Putra Batara Lantara : 3.811
Golkar : 95.147
A Izman Maulana Padjalangi : 28.259
NasDem : 37.521
Muhammad : 18.327
PKS : 34.416
Ismail : 15.309
PAN : 39.136
Andi Irwandi Natsir : 22.898
Demokrat : 32.357
Syahrir : 14.398
Suara sah : 412.396
Dapil VIII (Soppeng, Wajo)
PKB : 40.681
Andi Tenriliweng : 16.191
Gerindra : 34.365
Henny Latif : 16.719
PDIP : 27.594
Andi Ansyari Mangkona :8.206
Golkar : 70.677
Andi Haerani : 14.938
NasDem : 30.165
Desy Susanty Sutomo : 7.440
PPP : 36.533
A Nurhidayati Zainuddin : 12.539
Demokrat : 40.353
Selle KS Dalle : 20.146
Suara sah : 361.300
Dapil IX (Sidrap, Pinrang, Enrekang)
PKB : 29.222
Azhar Arsyad : 12.213
Gerindra : 56.997
Rusdin Tabi : 20.147
PDIP : 39.897
Kartini Lolo : 17.056
Golkar : 56.542
Zulkifli Zain : 19.306
NasDem : 73.671
Syahruddin Alrif : 34.350
PKS : 37.088
Vera Firdaus : 11.637
PPP : 55.364
Saharuddin : 12.994
PAN : 57.831
Arifin Bando : 17.272
Demokrat : 51.423
Andi Azizah Irma Wahyudiyati : 34.780
Suara sah : 522.170
Dapil X (Tana Toraja, Toraja Utara)
Gerindra : 27.829
Firmina Tallulembang : 13.696
PDIP : 33.481
Dan Pongtasik : 12.265
Golkar : 45.287
Jhon Rende Mangontan : 13.765
NasDem : 41.193
Sarwindye Biringkanae : 27.553
Demokrat : 46.200
Jufri Sambara : 14.527
Suara sah : 256.962
Dapil XI (Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo)
PKB : 36.827
Irwan Hamid : 8.023
Gerindra : 57.935
Marjono : 21.698
PDIP : 53.216
Esra Lamban : 14.781
Golkar : 86.276
Taqwa Muller : 19.658
Hatta Marakarma : 13.390
NasDem : 53.645
Rakhmat Kasjim : 15.322
PKS : 62.166
Andi Syarifuddin Patahuddin : 15.996
PPP : 47.166
Jabbar Idris : 22.517
PAN : 66.128
Husmaruddin : 15.911
Hanura : 41.045
Wahyuddin M Nur : 10.276
Demokrat : 52.573
Fadriaty A.S : 12.231
Suara sah : 617.839

PKB Dapat Satu Kursi Di DPR RI Dapil Sulsel Satu, Ramzah Thabraman Raih Suara Terbanyak

Zonamakassarcom, Makassar – Tim pemenangan Ramzah Thabranan menyambut baik peluang satu kursi PKB ke senayan tersebut.

“Alhamdulillah, PKB mendapatkan satu kursi untuk DPR RI. Ramzah Thabramn dengan nomor urut 4 meraih suara terbanyak dari tujuh Caleg internal PKB di Dapil Sulsel I,” kata koordinator data dan pemenang Ramzah Thabraman, Irfan Ilyas, Senin (29/4/2019).

Irfan mengungkapkan, dari delapan caleg PKB di Dapil Sulsel I, semua TPS berdasarkan C1 nama Ramzah Thabraman paling dominan.

“Nyaris semua daerah di Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar, nama Ramzah Thabraman ada. Paling banyak Kota Makassar, Kabupaten Gowa serta Jeneponto,” ujarnya.

Kata Irfan, nama caleg yang mencuat di media mainstream dan media sosial sebagai dewan terpilih hanya prediksi bertujuan mempengaruhi opini publik.

“Kami hanya berpatokan pada data C1 KPU. Saya berharap tim tak terpengaruh dengan data media sosial saat ini. Insyah Allah, KPU akan menetapkan nama Ramzah Thabraman peraih suara terbanyak di internal PKB untuk Dapil Sulsel 1,” ucapnya.

Irfan menambahkan, khusus di Kota Makassar dari semua data C1 diseluruh Kecamatan, suara Ramzah Thabraman lebih banyak dari Haruna dan Rahman Halid.

Sekedar diketahui, data rekapitulasi perolehan suara resmi yang diekspose KPU hingga sabtu (20/4/2019) pukul 15.00 Wita, menempatkan PKB berada diposisi Emoat DPR Dapil Sulsel I dengan perolehan sekitar 11,5 persen.(*)

Syaharuddin Alrif : Pastikan Nasdem Rebut 12-13 Kursi di DPRD Sulsel

ZonaMakassar.Com, Makassar – DPW Partai NasDem Sulsel melalui sekertaris wilayahnya Syaharuddin Alrif memastikan bahwa partainya akan merebut 12 sampai 13 kursi pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tingkat Provinsi Sulsel tahun ini.

Hal itu berdasarkan hitungan C-1 di 11 Dapil yang dilakukan oleh internal NasDem Sulsel.

“Hampir semua Dapil terisi, bahkan di Makassar sangat memungkinkan NasDem tiga kursi,” kata Sahar, di Makassar, Minggu (28/04/2019)

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menambahkan, khusus di Dapil I (Makassar A), NasDem sangat memungkinkan meraih tiga kursi DPRD Sulsel. Sebab komposisi Caleg NasDem di dapil itu memberikan kontribusi suara yang sangat signifikan bagi partai.

“Rachmatika Dewi 24 ribu suara, Andre 21 ribu suara, Riska 19 ribu suara belum suara caleg lain, makanya kita optimis bisa tiga kursi di Dapil 1,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menambahkan, khusus di Dapil I (Makassar A), NasDem sangat memungkinkan meraih tiga kursi DPRD Sulsel. Sebab komposisi Caleg NasDem di dapil itu memberikan kontribusi suara yang sangat signifikan bagi partai.

“Rachmatika Dewi 24 ribu suara, Andre 21 ribu suara, Riska 19 ribu suara belum suara caleg lain, makanya kita optimis bisa tiga kursi di Dapil 1,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa Dapil masih menunjukkan persaingan di internal. Meski demikian namun NasDem dipastikan akan mengamankan kursi pimpinan di DPRD Sulsel.

Adapun Caleg NasDem DPRD Sulsel di 11 Dapil yang diprediksi lolos sebagai berikut

Dapil 1 (Makassar A)

Rachmatika Dewi

Andre Prasetyo Tanta

Memungkinkan tiga kursi yang diperebutkan oleh Riska Mulfiati Luthfi atau Arham Basmin

Dapil 2 (Makassar B)

Rezki Mulfiati Lutfi atau Indira Mulyasari

Dapil 3 (Gowa dan Takalar)

Capt Hariyadi

Dapil 4 (Jeneponto, Bantaeng dan Selayar)

masih bersaing

Hadiansar / Irman Abdullah / Dadang

Dapil 5 (Sinjai dan Bulukumba)

Arum Spink

Dapil 6 (Maros, Pangkep, Barru dan Parepare)

masih bersaing

Muhammad Irwan / Muslim Salam

Dapil 7 (Bone)

Haji Muhammad

Dapil 8 (Soppeng dan Wajo)

Dessy Susanty Sutomo

Dapil 9 (Sidrap, Pinrang dan Enrekang)

Syaharuddin Alrif

Dapil 10 (Toraja)

Sarwindi Biringkanae

Dapil 11 (Luwu Raya)

Rahmad Kasim

Gerindra Optimis 23 Nama yang Berpeluang ke DPRD Sulsel

ZonaMakassarCom, Makassar – Partai Gerindra DPRD Provinsi Sulsel dari 11 Dapil, 23 nama calon anggota legislatifnya diprediksi terpilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Juru Bicara Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arif mengatakan, berdasarkan perhitungan C-1 yang dilakukan internal partainya, ada 23 nama di seluruh Dapil memiliki peluang untuk melenggang ke DPRD Sulsel.

Meski begitu, Sawal sapaan akrabnya, menyebut hampir di seluruh Dapil, para caleg masih bersaing suara untuk berada di urutan pertama. Ada juga dalam satu Dapil dipastikan mendapat dua kursi.

“Seperti di Dapil I, ada Edward dan Andre yang masih bersaing di urutan pertama. Tetapi sangat memungkinkan keduanya lolos,” ungkap Sawal melalui sambungan telepon, Kamis (25/04/2019).

Selain itu, ia menargetkan, di Pemilu tahun ini Gerindra akan memperoleh 19 kursi dari 11 kursi yang ada saat ini di DPRD Sulsel.

“Kita optimis target kita bisa tercapai, apalagi Gerindra satu-satunya partai yang mengusung ketua umumnya yang dicalonkan sebagai calon presiden. Jadi kalau masyarakat pilih Prabowo tentunya di Pileg pilih Gerindra,” pungkasnya.

Adapun 23 Caleg Gerindra DPRD Sulsel dari 11 Dapil Yang berpelung Lolos.

Dapil 1 (Makassar A)

Edward Wijaya Horas

Andre Arief Bulu

Dapil 2 (Makassar B)

Misriany Ilyas

Adam muhammad

Dapil 3 (Gowa-Takalar)

Darmawangsa Muin

Anwar Wahab

Dapil 4 (Jeneponto, Bantaeng dan Selayar)

Vonny

Azis emba

Dapil 5 (Sinjai-Bulukumba)

Muktar Mappatoba

Syahruni Haris

Yusran Sofyan

Dapil 6 (Maros, Pangkep, Barru dan Parepare)

Andi herry attas

Aryanti

Dapil 7 (Bone)

Andi Mangunsidi

Andi corana

Dapil 8 (Soppeng-Wajo)

Henny Latif

Nurul Safitri

Dapil 9 (Endrekang, Sidrap dan Pinrang)

Rusdin Tabi

Jamaluddin

Dapil 10 (Toraja)

Fermina Tallulembang

Tommy

Dapil 11 (Luwu Raya)

Bachrianto Bachtiar

Mardjono

Kisah Pengantar Galon yang Lolos Anggota Dewan

Pengantar galon lolos nyaleg , photo : Tribunnews

ZonaMakassar.Com, Muna – Nasib seseorang kita tidak pernah tahu, sama halnya dengan nasib mujur yang dialami oleh pengantar galon ini

Raut kebahagiaan terlihat dari wajah Agung Darma (28), warga Desa Guali, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Agung, yang pekerjaannya merupakan tenaga honorer di puskesmas dan pengantar galon air, berhasil mengalahkan lawan politiknya dengan mengamankan satu kursi di DPRD Muna Barat dalam pencoblosan pemilu 17 April.

“Alhamdulilah senang sekali, senangnya itu karena dukungan orangtua yang begitu full memberikan semangat, dan antusias masyarakat. Dengan keberhasilan ini, semua turut bangga, karena perjuangan bersama-sama, kita menangkan pertarungan ini,” kata Agung, Kamis (25/4/2019).

Ia tidak menyangka berhasil lolos di DPRD Kabupaten Muna Barat karena banyak yang meremehkannya.

Hal itu karena melihat pekerjaan Agung hanyalah seorang pengantar galon air.

Belum lagi ia harus menghadapi lawan politik yang kuat baik ketokohan maupun dari segi finansial.

“Tidak semua perjuangan itu tidak diukur dengan finansial. Karena perjuangan kami ini, dipandang enteng dari beberapa kalangan masyarakat dan merasa sudah besar. Makanya kita jalani dengan ikhlas dan alhamdulillah (lolos),” tuturnya.

Agung maju menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat dengan Daerah Pemilihan Muna Barat I yang meliputi Kecamatan Kusambi, Kecamatan Napano Kusambi dan Sawerigadi.

Dari hasil perhitungan suara, Ia berhasil mendapatkan suara terbanyak dengan memperoleh 732 suara.

Agung mengalahkan Ketua DPC Demokrat Muna Barat, yang memperoleh 520 suara.

“Kami juga tidak menyangka mengalahkan ketua partai DPC. Tapi itulah realita, bahwa tidak selamanya, pimpinan partai menjadi pemenang. Tidak selamanya, hari kita sudah buktikan dengan perjuangan yang panjang, alhamdulillah kita bisa kalahkan beliau,” ucap Agung.

“Yang saya lakukan ke depannya, tetap kepada janji politik kami, bahwa pertemanannya selamanya, artinya tetap menjalin silaturahmi, kebetulan saya perawat, kalau ada yang sakit, kita bantu,” ujarnya.

Ibu Agung, Wa Malu, juga tidak menyangka bahwa anaknya berhasil meraih suara terbanyak dan lolos dalam pertarungan caleg.

“Saya sangat bersyukur. Saya hanya berdoa terus agar anak saya berhasil lolos. Apalagi kalau diingat-ingat, pekerjaan anak saya ini setiap hari antar galon dan honorer di puskesmas. Saya bersyukur sekali,” kata Wa Malu.(*)

Caleg di Dapil 1, Azrijal : Saya Maju Karena Senang Politik

ZonaMakassar.Com, Makassar – Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dapil 1 Kecamatan Rappocini, Makassar dan Ujung Pandang, Azrijal,SH mencoba peruntukan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Majunya Loly sapaan akrab Azrijal melalui partai PDI Perjuangan di Pemilu 2019.

Azrijal merasa senang dengan politik, salah satu alasannya maju di pileg tahun ini.

“Saya senang soal politik, dalam kehidupan sehari-hari saja kita berpolitik, politik itu ada semua dalam elemen masyarakat, makanya saya maju dalam Pileg kali ini” ungkap Azrijal melalui pesan WA, Senin (01/04/2019).

Azrijal mengatakan, tugas wakil rakyat sendiri adalah mencari solusi dari permasalahan masyarakat saat ini.

“Tidak boleh mengeluh soal masalah masyarakat, tapi tujuannya itu cari solusinya. Tidak perlu ribet. Tujuan saya itu jadi caleg untuk memperbaiki,” terang Azrijal.

Menurutnya, calon wakil rakyat juga perlu paham soal politik agar menghindari konflik antar kelompok hingga money politics (politik uang).

“Kita bukan pilih pemimpin kelompok tertentu , kita pilih pemimpin Indonesia,” kata Azrijal.

Maka dari itu, ia mengimbau untuk tidak saling menjatuhkan dengan menyebarkan informasi yang tidak benar.

“Saya harap masyarakat bisa filter informasi, agar dihindari lah itu konflik, seharusnya pemilu ini kita jadikan momentum untuk belajar,” tutup alumni SMP negeri 13 Makassar ini.(*)

Di Tanjung Bira Pedagang Kecil ini Ungkap Sosok Ayahanda Troy Martino

ZonaMakassar.Com, Bulukumba -Sosok Andi Troy Martino memang sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Kabupaten Bulukumba, khususnya di daerah wisata Tanjung Bira yang menjadi destinasi wisata andalan kabupaten yang berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut. Jumat,(15/03/2019).

Melalui nama besar ayahnya, Andi Thamrin yang pernah menjabat sebagai Bupati Bulukumba ke enam di periode 1990 – 1995 silam, niat Andi Troy Martino yang ingin memajukan Kabupaten Bulukumba melalui jalur legislatif di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan disambut baik masyarakat Bulukumba.

Hal itu terbukti ketika tim dari Andi Troy Martino menyambangi para pedagang kecil yang berada di pesisir Pantai Tanjung Bira, Bulukumba. Salah satu pedagang yakni Baso, kembali mengingat masa kejayaan Bulukumba ketika dipimpin oleh ayahanda Andi Troy Martino.

Bapaknya pak Troy, Andi Thamrin yang buka dan rintis kawasan wisata yang ada di Tanjung Bira, banyak jasanya beliau yang kami disini tidak bisa lupa, semoga anaknya bisa membawa pengaruh yang lebih besar daripada bapaknya,” ujar Andi Baso.

Lanjutnya, Baso mengungkapkan bahwa jasa Andi Thamrin tidak hanya sebatas membuka tempat wisata saja tapi tetap membimbing para pedagang hingga perekonomian meningkat pesat di kawasan wisata.

“Kita semua disini tidak bisa lupa bagaimana dulu Andi Thamrin membuka perekonomian disini sampai melaju pesat sehingga masyarakat kawasan Pantai Bira bisa menikmatinya seperti yang sekarang ini kita lihat, bukan cuma di Pantai Bira, tapi dibagian Bara juga jasanya beliau juga banyak,” tambah Baso.

Sementara itu, Andi Troy Martino yang dihubungi melalui sambungan telepon, mengungkapkan jika hal-hal seperti ini yang menjadikan penyemangat dirinya dalam pertarungan demokrasi pada April mendatang.

“Saya selalu terharu dengan kisah yang diungkapkan masyarakat Bulukumba mengenai apa yang telah ayahanda saya berikan untuk Bulukumba, ini menjadi penyemangat tersendiri untuk saya dan tim untuk lebih bekerja keras,” ujar Troy sapaan akrabnya.

Andi Troy Martino sendiri maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Dapil V (Bulukumba – Sinjai) melalui Partai Nasdem dengan nomor urut 2.

“Masyarakat Bulukumba rindu dengan sosok pemimpin yang bisa mendengarkan aspirasi mereka dan langsung menindaklanjutinya di lapangan, sama dengan apa yang diajarkan oleh ayahanda saya dulu, semoga semua nasehat dan ilmunya bisa kembali saya terapkan untuk masyarakat Bulukumba ketika diberi amanah untuk duduk di DPRD Provinsi Sulsel nantinya,” pungkas Troy. (*)