Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi

Calon presiden Prabowo Subianto berencana mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Zonamakassar.com, – Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pihaknya telah memutuskan akan mengajukan gugatan hasil pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi, rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Dasco ditemui di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

BPN tengah menyiapkan segala dokumen dan materi pendukung dalam gugatan ke MK.

“Dalam tempo beberapa hari ini kami akan mempersiapkan materi sesuai dengan tenggat waktu yang ada untuk mengajukan gugatan ke MK,” katanya.

Dikatakan Dasco, ada beberapa pertimbangan BPN memutuskan untuk mengajukan gugatan ke MK.

“Kita melihat bahwa ada pertimbangan-pertimbangan kemudian ada hal hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan-perhitungan yang sangat signifikan yang bisa di bawa ke MK,” kata Dasco.

Mahkamah Konstitusi memberikan tenggat kepada paslon untuk melayangkan sengketa pemilu, terhitung tiga hari sejak pengumuman hasil pemil. Meski demikian Dasco belum mau membeberkan kapan waktu pasti gugatan itu akan diserahkan ke MK.

“Nanti, sesuai tenggat ya,” katanya.

Sementara itu, sejak pukul 10.00 WIB telah datang sejumlah tokoh BPN di kediaman Prabowo yang berlokasi di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta.

Prabowo disebut mengumpulkan para petinggi BPN untuk rapat internal dan konsolidasi setelah KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara dini hari tadi.

Terlihat di kediaman Prabowo calon wakil presiden Sandiaga Uno, namun belum ada petinggi partai koalisi yang merapat.

Meski penetapan Presiden terpilih belum diumumkan oleh lembaga tersebut tetapi dari hasil rekapitulasi suara manual Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul suara dari Prabowo-Sandi.

(tst/wis)

Sumber : CNN Indonesia

Rekapitulasi KPU Selesai, Jokowi-Ma’ruf Menang di 21 Provinsi,Prabowo Sandi 13 Provinsi

Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional. Foto :Faizal Fanani/Liputan6

Zonamakassar.com, Jakarta – KPU selesai melakukan rekapitulasi suara dari 34 provinsi. Provinsi Papua menjadi terakhir yang diselesaikan.
Pasangan 01 Jokowi Widodo- Ma’ruf Amin mendapat 85.036.828 suara. Mereka menang di 21 Provinsi. Yaitu Bali, Babel, Kalut, Kalteng, Gorontalo, Kalbar, Sulbar, DIY, Kaltim, Lampung, Sulut, Sulteng, NTT, Jatim, Jateng, Kepri, Papua Barat, DKI, Sumut, Maluku, dan Papua.
Sementara Pasangan 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendapat 68.442.493 suara. Mereka unggul di 13 provinsi. Yaitu Bengkulu, Kalsel, Malut, Jambi, Sumsel, Sulteng, Sumbar, Banten, NTB, Aceh, Jabar, Sulsel, dan Riau.
Selisih keduanya adalah 16.594.335 suara.
Berikut hasil rekapitulasi 33 provinsi dan 130 PPLN:
1. Bali
Pasangan 01: 2.351.057 suara
Pasangan 02: 213.415 suara
2. Kepulauan Bangka Belitung
Pasangan 01: 495.729
Pasangan 02: 288.235
3. Kalimantan Utara
Pasangan 01: 248.239
Pasangan 02: 106.162 suara.
4. Kalimantan Tengah
Pasangan 01: 830.948
Pasangan 02: 537.138
5. Gorontalo
Pasangan 01: 369.803
Pasangan 02: 345.129
6. Bengkulu
Pasangan 01: 583.488 suara
Pasangan 02: 585.999 suara
7. Kalimantan Selatan
Pasangan 01: 823.939 suara
Pasangan 02: 1.470.163 suara
8. Kalimantan Barat
Pasangan 01: 1.709.896 suara
Pasangan 02: 1.263.757 suara
9. Sulawesi Barat
Pasangan 01: 475.312 suara
Pasangan 02: 263.620 suara
10. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Pasangan 01: 1.655.174 suara
Pasangan 02: 742.481 suara
11. Kalimantan Timur
Pasangan 01: 1.094.845 suara
Pasangan 02: 870.443 suara
12. Lampung
Pasangan 01: 2.853.585 suara
Pasangan 02: 1.955.689
13. Maluku Utara
Pasangan 01: 310.548 suara
Pasangan 02: 344.823 suara
14. Provinsi Sulawesi Utara
Pasangan 01: 1.220.524 suara
Pasangan 02: 359.685 suara
15. Jambi
Pasangan 01: 859.833 suara
Pasangan 02: 1.203.025 suara
16. Sulawesi Tengah
Pasangan 01: 914.588 suara
Pasangan 02: 706.654 suara
17. Nusa Tenggara Timur (NTT)
Pasangan 01: 2.368.982 suara
Pasangan 02: 305.587 suara
18. Jawa Timur
Pasangan 01: 16.231.668 suara
Pasangan 02: 8.441.257 suara
19. Provinsi Sumatera Selatan
Pasangan 01: 1.942.987 suara
Pasangan 02: 2.877.781 suara
20. Sulawesi Tenggara
Pasangan 01: 555.664 suara
Pasangan 02: 842.117 suara
21. Provinsi Sumatera Barat
Pasangan 01: 407.761 suara
Pasangan 02: 2.488.733 suara
22. Jawa Tengah
Pasangan 01: 16.825.511 suara
Pasangan 02: 4.944.447 suara
23. Kepulauan Riau
Pasangan 01: 550.692 suara
Pasangan 02: 465.511 suara.
24. Banten
Pasangan 01: 2.537.524 suara
Pasangan 02: 4.059.514 suara
25. Nusa Tenggara Barat
Pasangan 01: 951.242 suara
Pasangan 02: 2.011.319 suara
26. Aceh
Pasangan 01: 404.188 suara
Pasangan 02: 2.400.746 suara
27. Jawa Barat
Pasangan 01: 10.750.568 suara
Pasangan 02: 16.077.446 suara
28. Papua Barat
Pasangan 01: 508.997 suara
Pasangan 02: 128.732 suara
29. DKI Jakarta
Pasangan 01 : 3.279.547 suara
Pasangan 02 : 3.066.137 suara
30. Sulawesi Selatan
Pasangan 01 : 2.117.591 suara
Pasangan 02 : 2.809.393 suara
31. Riau
Pasangan 01 : 1.248.713 suara
Pasangan 02 : 1.975.287 suara
32. Sumatera Utara
Pasangan 01: 3.936.515
Pasangan 02 : 3.587.786
33. Maluku
Pasangan 01 : 599.457
Pasangan 02 : 392.940
34. Papua
Pasangan 01: 3.021.713 suara.
Pasangan: 02: 311.352 suara.
Berikut hasil rekapitulasi 130 PPLN:
Pasangan 01: 114 PPLN
Pasangan 02 : 15 PPLN
Satu PPLN (Tunisia) kedua pasangan imbang.

Ini Hasil Lengkap Rekapitulasi Suara Pilpres 2019 dari 27 Provinsi

Zonamakassar.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengesahkan penghitungan suara Pilpres 2019 dari 27 provinsi, hingga Kamis (26/5/2019) ini.

Dari 27 provinsi itu, total suara penghitungan untuk Pilpres 2019 yang masuk, sebanyak 126.495.161.

Hingga kini, perolehan suara Pilpres 2019 untuk pasangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin masih unggul atas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Tercatat, Jokowi – Ma’ruf memperoleh 70,324,295 atau sekitar 55,59 persen suara. Sementara itu, Prabowo – Sandiaga mengumpulkan 56,170,866 atau sekitar 44,41 persen suara. Selisih suara antar pasangan calon itu mencapai 14.153.429.

Jika dirinci data per provinsi, pasangan Jokowi – Ma’ruf Menang 16 daerah. Sementara itu, pasangan Prabowo – Sandiaga menang di 11 provinsi.

Jokowi – Ma’ruf menang di Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, D.I Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau.

Di sisi lain, pasangan Prabowo – Sandiaga menang di Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh dan Jawa Barat.KPU menargetkan pengesahan hasil penghitungan Pilpres 2019 pada 22 Mei 2019. Sesuai rencana, KPU akan mengesahkan penghitungan suara untuk provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (17/5).

“Jadi Sulsel akan kami jadwal ulang. Kami masukkan dalam daftar Jumat,” ungkap Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Kamis ini.(mg10/jpnn)

Berikut rekapitulasi suara yang telah disahkan KPU di 27 Provinsi

1. Provinsi Bali:

Paslon 01: 2.351.057 suara (91,68%)
Paslon 02: 213.415 suara (8,32%)

2. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:

Paslon 01: 495.729 suara (63,23%)
Paslon 02: 288.235 suara (36,77%)

3. Provinsi Kalimantan Utara:
Paslon 01: 248.239 suara (70,04%)
Paslon 02: 106.162 suara (29,96%)

4. Provinsi Kalimantan Tengah:
Paslon 01: 830.948 suara (60,74%)
Paslon 02: 537.138 suara (39,26%)

5. Provinsi Gorontalo:
Paslon 01: 369.803 suara (51,73%)
Paslon 02: 345.129 suara (48,27%)

6. Provinsi Bengkulu:
Paslon 01: 583.488 suara (49,89%)
Paslon 02: 585.999 suara (50,11%)

7. Provinsi Kalimantan Selatan:
Paslon 01: 823.939 suara (35,92%)
Paslon 02: 1.470.163 suara (64,08%)

8. Provinsi Kalimantan Barat
Paslon 01 : 1.709.896 suara (57,50%)
Paslon 02 : 1.263.757 suara (42,50%)

9. Provinsi Sulawesi Barat
Paslon 01 : 475.312 suara (64,32%)
Paslon 02 : 263.620 suara (35,68%)

10. Provinsi D.I. Yogyakarta
Paslon 01 : 1.655.174 suara (69,03%)
Pason 02 : 742.481 suara (30,97%)

11. Provinsi Kalimantan Timur
Paslon 01: 1.094.845 suara (55,71%)
Paslon 02: 870.443 suara (44,29%)

12. Provinsi Lampung
Paslon 01: 2.853.585 suara (59,34%)
Paslon 02: 1.955.689 suara (40,66%)

13. Provinsi Maluku Utara
Paslon 01: 310.548 suara (47,39%)
Paslon 02: 344.823 suara (52,61%)

14. Provinsi Sulawesi Utara
Paslon 01: 1.220.524 suara (77,24%)
Paslon 02: 359.685 suara (22,76%)

15. Provinsi Jambi
Paslon 01: 859.833 suara (41,68%)
Paslon 02: 1.203.025 suara (58,32%)

16. Provinsi Sulawesi Tengah
Paslon 01: 914.588 suara (56,41%)
Paslon 02: 706.654 suara (43,59%)

17. Provinsi Jawa Timur
Paslon 01: 16.231.668 suara (65,79%)
Paslon 02: 8.441.247 suara (34,21%)

18. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Paslon 01: 2.368.982 suara (88,57%)
Paslon 02: 305.587 suara (11,43%)

19. Provinsi Sumatera Selatan
Paslon 01: 1.942.987 suara (40,30%)
Paslon 02: 2.877.781 suara (59,70%)

20. Provinsi Sulawesi Tenggara
Paslon 01 : 555.664 suara (39,75%)
Paslon 02 : 842.117 suara (60,25%)

21.Provinsi Sumatera Barat
Paslon 01 : 407.761 suara (14,08%)
Paslon 02 : 2.488.733 suara (85,92%)

22. Provinsi Jawa Tengah
Paslon 01 : 16.825.511 suara (77,29%)
Paslon 02 : 4.944.447 suara (22,71%)

23. Provinsi Kepulauan Riau
Paslon 01 : 550.692 suara (54.19%)
Paslon 02 : 465.511 suara (45.81%)

24. Provinsi Banten
Paslon 01 : 2.537.524 suara (38,46%)
Paslon 02 : 4.059.514 suara (61,54%)

25. Provinsi Nusa Tenggara Barat
Paslon 01 : 951.242 suara (32,11%)
Paslon 02 : 2.011.319 suara (67,89%)

26. Provinsi Aceh
Paslon 01 : 404.188 suara (14,41%)
Paslon 02 : 2.400.746 suara (85,59%)

27. Provinsi Jawa Barat
Paslon 01 : 10,750,568 suara (40 07%)
Paslon 02 : 16,077,446 suara (59,93%)

Survei Indikator: Basis Jokowi-Ma’ruf Tak Sampai 50 Persen

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan terkait basis kuat pendukung kedua pasangan calon peserta Pilpres 2019.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, mengatakan pihaknya menemukan meski paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin masih unggul, namun basis kuatnya tak sampai angka 50 persen.

Burhanudin mengatakan dari survei itu pihaknya membagi ke dalam empat golongan yakni basis kuat pendukung paslon 01, basis kuat pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, swing voters, dan undecided voters.

“Diantara basis pendukung paslon 01 yang sudah relatif [pemilih] stabil sekitar 46,6 persen sementara basis kuat paslon 02 sekitar 29,2 persen,” kata Burhan di Kantor Indikator, Cikini, dilansir CNN Indonesia Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).

Pada satu sisi, kata Burhanudin, merujuk pada hasil survei itu meski Jokowi-Ma’ruf memiliki basis pendukung kuat lebih tinggi, ia menilai masih terbuka kemungkinan setelah hari pemungutan suara, 17 April 2019, keadaan bisa berbalik.

Hal ini terjadi lantaran jumlah swings voters dan undecided voters di antara kedua paslon ini masih tinggi yakni sekitar 16,9 persen untuk swing voters dan 7,2 persen untuk undecided voters.

Selain itu, jumlah basis kuat pendukung paslon 01 yang berada di bawah 50 persen pun bisa mengakibatkan terbaliknya keadaan.

“Basis kuat paslon 01 baru sekitar 46-47 persen, ini berarti masih besar kemungkinan paslon 02 berbalik pada Pemilu 17 April mendatang,” kata dia.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka di lapangan pada periode 22-29 Maret 2019. Populasi Survei pun diambil dari seluruh wilayah di Indonesia dengan rentang usia mulai dari 17 tahun.

Populasi diambil dengan cara random atau multistage random sampling sebanyak 1220 responden. Dengan margin of error sebanyak kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan hasil survei sebesar 95 persen.

Ratusan Ribu Warga Datangi Kampanye Jokowi, Danny Pomanto: Alhamdulillah, Terima Kasih

ZonaMakassar.Com, Makassar – Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan kampanye akbar di kota Makassar di Lapangan Karebosi, Minggu (31/3/2019).

Ketua Dewan Penasihat Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin di Makassar, Danny Pomanto sangat berterima kasih kepada ratusan ribu masyarakat yang hadir untuk memberikan semangat dan dukungan kepada Jokowi-Amin.

“Alhamdulillah, Terima kasih banyak warga Kota Makassar yang hadir demi menentukan nasib baik bangsa Indonesia. Dari timur kita sudah menunjukkan dukungan dan support kepada Capres 01. Terima kasih juga karena sudah rela berhujan-hujanan demi bertemu langsung dengan Jokowi. Semoga keikhlasanta hari ini membuahkan hasil yang baik nantinya,” ucap Danny sapaan karib dewan penasehat TKD yang terharu melihat antusias warga Makassar.

Menurut Danny, kehadiran Jokowi di Makassar merupakan kehormatan tersendiri bagi warga setempat.

“Terima kasih juga kepada pak Jokowi yang sudah beberapa kali berkunjung ke Kota Makassar,” kata Danny.

Danny yakin, melihat antusiasnya masyarakat Makassar khususnya, dalam Pilpres mendatang bisa memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kalau melihat jumlah yang hadir sekarang ini, maka kita niatkan sekarang warga Makassar bisa memenangkan Pak Jokowi,” terang Danny.

Selain itu, Danny juga menghaturkan rasa terima kasih kepada seluruh relawan, kader partai hingga para satuan pengamanan yang memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan damai.

“Mulai dari pagi hingga selesai semua berjalan dengan aman dan nyaman. Semua bekerja sesuai tupoksinya. Sekali lagi terima kasih, tanpa kerja sama yang baik kegiatan tadi pagi tak akan sebaik ini,” ungkap Danny.

Tak lupa juga Danny mengingatkan agar tetap terus menjaga kerukunan dan persatuan. Pilihan politik boleh berbeda dan harus dihargai, akan tetapi kondusifitas masyarakat tentu yang menjadi yang utama.

Kampanye Akbar Jokowi, Korwil KMA Sulsel : Tokoh Sulsel Sudah Bersama Jokowi

ZonaMakassar.Com, Makassar – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo akan menggelar kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Kota Makassar Minggu 31 Maret 2019.Makassar (30/03/2019)

Kampanye tersebut akan dihadiri sekitar 100 ribu mass pendukung Joko Widodo dari berbagai daerah di Sulsel.

Korwil KMA Kita Sulsel Arwan Haspri menyambut baik kedatangan Capres 01 dalam kampanye akbar yang akan digelar minggu besok.

Arwan menuturkan, Sulsel milik Jokowi hari minggu besok dan insha allah akan bertahan hingga 17 April 2019.

“Besok kan kampanye akbar, artinya Sulsel milik Paslon 01 Kak Jokowi kalau begitu, jumlah massa yang hadir 100 ribu menandahkan Kak Jokowi di sukai masyarakat sulsel.”Ucapnya melalui keterangan tertulis, Sabtu 30/03.

Manager Warkop Kak Jokowi ini pun membeberkan jika Tokoh-Tokoh Sulsel sudah sepenuhnya ke Kak Jokowi saat ini.

“Pak JK, Nurdin Abdullah, Danny Pomanto, Adnan Yasin Limpo, mereka sudah di Pak Jokowi, artinya sudah nyata bahwa Sulsel sudah bisa dikatakan milik Pak Jokowi di pilpres 2019.”Tutupnya.(**)

Warkop Kak Jokowi Hadir di Makassar

ZonaMakassar.Com, Makassar—- Pemilu 2019 yang digelar secara serantak pada 17 April mendatang tinggal menyisahkan beberapa hari lagi.Jumat (29/03/2019)

Masyarakat pun semakin antusias menyambut pesta Demokrasi 5 Tahunan Indonesia ini yang untuk pertama kalinya secara serentak.

Salah satunya ialah yang dilakukan oleh pendukung Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 01 dengan menghadirkan Warkop “KAK JOKOWI” di Kota Makassar.

Warkop yang terletak di Jalan Toddopuli Raya Timur ini menggelar launching pada Kamis 28 Maret 2019 pukul 17.00 Wita.

Manager Warkop KAK Jokowi Arwan Haspri dalam konfrensi persnya mengatakan jika warkop ini semata-mata sebagai bentuk kecintaan kita kepada Pak Jokowi.

“Kak Jokowi ini sudah memberi kerja nyata selama 4,5 Tahun, kita bisa lihat di sulsel capaian kerjanya seperti Kereta Api Makassar-Barru, PLTB Sidrap, dan masih banyak lagi.”Katanya, Kamis 28/03.

Korwil Kyai Ma’ruf Amin Kita (KMA_Kita) Sulsel ini pun menjelaskan bahwa warkop menyediakan Makanan dan minuman secara Cuma-cuma.

“Makanan-minuman kita free kan mulai 28 Maret hingga 13 April nanti, jadi ini terbuka untuk umum dan bagi siapa saja.”Tandasnya.

Saat ditanya dengan yang bisa masuk ke Warkop, Arwan melanjutkan jika yang masuk di Warkop Kak JOKOWI makan dan minum berarti sudah mencintai pak Jokowi.

“Inikan bebas, siapapun mau masuk silahkan, mau dia pendukung sebelah atau tidak artinya masuk ke Warkop Kak Jokowi berarti sudah mengakui dan mencintai Kerja nyata Kak Jokowi.”Tutupnya.

Mantum Hipmi Makassar temani Erwin Aksa Kampanye Akbar Prabowo di Makassar

Erwin Aksa dan Andi Erwin Maulana Nyompa saat kampanye akbar di lapangan karebosi Makassar (24/03/2019)


ZonaMakassar.Com,Makassar – Mantan Ketua Umum Hipmi Makassar periode 2005-2008 ikut sukseskan Kampanye akbar Prabowo Subianto, Minggu (23/03/2019)

Sebagai kader dan caleg Partai Demokrat salah satu partai pengusung capres nomor 2, Andi Erwin Maulana Nyompa hadir memberi dukungan langsung di lapangan karebosi Makassar.

Nampak dari pantauan media Erwin menemani pengusaha Erwin Aksa mantan ketua umum BPP HIPMI saat kampanye berlangsung.

Dalam kesempatan ini Erwin Nyompa megatakan “dengan hadirnya Erwin Aksa di kampanye ini akan memberikan semangat para pengusaha di sulsel untuk menentukan pilihan politiknya untuk Prabowo- Sandiaga”.

Dikampanye akbar ini Spanduk sepanjang 30 meter juga disiapkan Erwin Nyompa untuk dukungan ke Prabowo – Sandiaga

Diketahui Prabowo Subianto memulai Kampanye akbarnya di Kota anging mammiri, sementara cawapres Sandiaga Uno melakukan kampanye terbuka di Sragen Jawa Tengah. (Js)

Hari Pertama Kampanye Terbuka Capres, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019 memulai kampanye terbuka atau rapat umum, Minggu (24/3/2019).

Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin memulai kampanye di Zona B sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memulai kampanye di Zona A.

Masing-masing tim sukses sudah membuat jadwal kampanye rapat umum untuk paslon masing-masing.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengatakan, Jokowi dan Ma’ruf akan memulai kampanye rapat umum bersama-sama. Pada hari pertama ini, mereka akan berkampanye di Banten.

“Kampanye di Stadion Maulana Yusuf, tepatnya di Ciceri Banten, mulai setengah tiga sore,” kata Erick Thohir, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, di lansir kompas.com, Sabtu (23/3/2019).

Meski dihadiri berdua, Erick mengatakan, Jokowi Ma’ruf tidak akan selalu bersama-sama dalam melakukan kampanye terbuka.

Jokowi-Ma’ruf dijadwalkan hanya dua kali melakukan kampanye bersama, yaitu saat pembukaan dan penutupan kampanye rapat umum.

Kampanye Terbuka di Banten hari ini akan dilakukan sore hari.

Berbeda dengan Jokowi-Ma’ruf, pasangan Prabowo Sandi akan melakukan kampanye terbuka di tempat berbeda.

Prabowo dijadwalkan berkampanye di Kota Manado dan Makassar pada hari ini. Sementara, Sandiaga Uno akan mengawali kampanye rapat umum di Kabupatan Sragen, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani mengatakan, tidak ada alasan khusus terkait pengaturan hari pertama ini.

Namun, Prabowo-Sandiaga tetap memiliki jadwal kampanye bersama di empat kota.

Empat kota tersebut adalah Surabaya, Semarang, Bandung dan Jakarta.

“Selebihnya pasangan calon presiden dan wakil presiden akan berkampanye di tempat yang sudah direncanakan sebelumnya,” kata Muzani.

Survei New Indonesia Research & Consulting (NIRC) : Jokowi-Ma’ruf 55,8%, Prabowo-Sandi 34,3%

ZonaMakassar.Com, Jakarta – Lembaga survei New Indonesia Research & Consulting (NIRC) merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pemilu 2019. Ada juga hasil survei partai politik.(22/03/2019).

Survei digelar pada 1-10 Maret 2019 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi yang dipilih secara acak bertingkat. Margin of error survei ini plus-minus 2,89% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berikut ini hasil surveinya:

01. Jokowi-Ma’ruf Amin 55,8%

02. Prabowo-Sandiaga 34,3%

Tidak tahu/tidak jawab 9,8%

“Yang belum menentukan pilihan tinggal satu digit,” kata Manajer Riset NIRC Andreas Nuryono dalam pernyataan tertulis, Jumat (22/3/2019).

Elektabilitas Parpol

NIRC juga merilis hasil survei elektabilitas partai politik. Berbeda dengan survei lembaga lain, ada sejumlah kejutan di hasil survei yang dirilis NIRC. Berikut ini hasilnya:

PDIP 26,2%

Gerindra 14,8%

Golkar 9,8%

PKB 7,2%

Demokrat 6,4%

NasDem 4,5%

PAN 4,3%

PPP 4,1%

PSI 3,9%

PKS 3,6%

Perindo 1,9%

Hanura 1,0%

PBB 0,9%

PKPI 0,5%

Berkarya 0,4%

Garuda 0,2%

Tidak Tahu/Tidak Jawab 10,3%

“Coattail effect menguntungkan parpol pengusung capres-cawapres. Elektabilitas PDIP naik signifikan dibanding hasil Pileg 2014, yang kurang dari 20 persen. Gerindra menempati posisi runner up,” ujar Andreas.

NIRC menyatakan sejumlah parpol diprediksi tak lolos ke DPR, di antaranya Hanura, PBB, dan PKPI. Sedangkan PSI sudah menatap jalan ke Senayan karena angkanya sedikit di bawah parliamentary threshold sebesar 4%.

“Pemilih gamang (undecided voters) menipis di kisaran satu digit dan akan terus berkurang hingga menjelang pencoblosan,” pungkas Andreas.