Kader Muda NasDem, Jul Sandy Ucapkan Selamat ke Danny Fatma

Zonamakassar.com, Makassar – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar telah berlangsung 9 Desember kemarin, pasangan nomor urut satu, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) banjir ucapan selamat pasca dipastikan memenangi Pilkada Makassar oleh hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Kemenangan tersebut menorehkan sejarah baru dalam tatanan pemerintahan Kota Makassar. Ini kali pertama dinakhodai wakil wali kota dari unsur perempuan.

Sejak sore kemarin, Rabu (9/12/2020), ucapan selamat mengalir terhadap duet nomor urut 1 ini. Mulai dari tim, relawan, masyarakat hingga tiga kandidat lain nya.

Salah satu ucapan datang dari kader muda partai Nasdem Sulawesi Selatan yakni Jul Sandy yang juga merupakan bendahara Garda Pemuda Nasdem Sulsel.

Joul sapaan akrabnya mengucapkan selamat atas terpilihnya pasangan nomor 1 yang mempunyai tagline ‘ADAMA’

“Saya pribadi mengucapkan selamat kepada bapak Danny dan Ibu Fatma yang telah berhasil menang di Pilwali Makassar ini berdasarkan hasil hitung cepat,Bean insya Allah kemenangan ini sesuai dengan keputusan KPU nantinya”. Ujar Joul Kamis, (10/12/2020).

Joul juga mengharapkan bahwa amanah rakyat Makassar yang sudah diberikan dapat terlaksana sesuai visi misi saat masa kampanye.

“Semoga harapan masyarakat bisa terlaksana dan berjalan dengan baik, jangan sampai disia-siakan sesuai janji politik yang sudah di tawarkan saat masa kampanye, karena kemenangan ADAMA ini adalah kemenangan kita bersama .” Tambah pengurus BPP HIPMI ini.

Selain itu Joul merasa bangga kepada seluruh pasangan calon dan para pendukungnya dapat menciptakan Pilkada damai di Makassar.

“Saya merasa bangga dan hormat kepada pasangan calon lainnya beserta para pendukungnya, yang dapat menciptakan Pilkada yang damai”. Pungkas Joul.

Repmas Deklarasikan Dukung ADAMA di Pilwali Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Relawan Pengusaha Muda Makassar (REPMAS) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Danny-Fatma (ADAMA’) di Pilwali Makassar. Deklarasi dukungan digelar di command Center REPMAS, Sabtu (28/11/2020).

Ketua REPMAS Omar Muhammad Sahar menyebutkan, bahwa alasan dirinya bersama REPMAS menjatuhkan pilihan ke Danny-Fatma karena pasangan nomor urut 1 tersebut mempunyai visi dan misi jelas untuk membangkitkan ekonomi Makassar dalam pandemi covid 19 ini.

“Kapasitas pasangan ADAMA’ ini sudah tidak diragukan lagi. Apa lagi program-programnya yang sebelumnya sudah terbukti. Baik untuk milenial, maupun pengusaha,” jelas mantan Ketua Umum HIPMI Gowa ini.

Sementara itu, Danny Pomanto yang menghadiri acara deklarasi tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas tambahan dukungan dari REPMAS untuk pasangan ADAMA’.

“Insyaalllah kita kembali akan bangkitkan ekonomi Makassar dalam keadaan pandemi covid 19 ini kedepan. Saya jarang pidato bicara teknis seperti ini, tapi tadi adinda Omar tadi bicara teknis, maka agak keluar sedikit lagi ilmu-ilmu karena disini semua pemilih cerdas,” ucap calon Wali Kota no urut 1 ini.

Pasangan Fatmawati Rusdi ini juga menyampaikan, bahwa dukungan REPMAS menjelang 12 hari pemilihan ini menjadi berkah untuk Danny-Fatma.

“Dukungan dari REPMAS Insya allah kami tidak akan sia-siakan, dan ini menjadi berkah bagi pasangan ADAMA’ bersama masyarakat Kota Makassar,” jelasnya. (*)

Taufan Pawe : Pasangan Irman – Zunnun Miliki Kapasitas Mumpuni

Zonamakassar.com, Makassar – Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe menegaskan jika pasangan kandidat yang diusung Partai Golkar di Pilwali Makassar paling berkualitas di antara empat kandidat yang ada.

Ia menyebut pasangan Irman Yasin Limpo dan Zunnun Nurdin Halid (None- Zunnun) memiliki kapasitas mumpuni. None adalah birokrat tulen yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan. Jangankan Makassar, None sangat paham pemerintahan di Sulsel.

Sedangkan Zunnun kata Taufan, tak perlu diragukan kemampuannya. Zunnun dilahirkan oleh tokoh politik papan atas, Nurdin Halid. Dipastikan kehebatan NH menurun pada sosok Zunnun yang tercatat pernah menjadi aggota DPRD Sulsel itu.

“Kalau mau dibandingkan, Pak None dan Zunnun adalah kandidat paling berkualitas di Pilwali Makassar, Pak None sangat paham pemerintahan, beliau lama terlibat dalam pemerintahan di Sulsel, apalagi ini cuma Makassar, Zunnun apalagi, beliau adalah putra dari tokoh politik hebat, Pak Nurdin Halid,” kata Taufan Pawe saat berbicara dalam rapat konsolidasi Partai Golkar Makassar, Jumat 27 November 2020.

Namun, Taufan heran dengan hasil survey yang selalu menempatkan pasangan None- Zunnun yang selalu terpaut jauh dari pasangan lainnya. Ia menyebutkan jika ada yang salah dalam manajemen pemenangan yang hanya mengandalkan sekelompok orang. Padahal semestinya semua komponen partai harus digerakkan secara maksimal.

“Tapi kita harus akui jika pasangan yang kita usung masih di bawah, kira- kira apa penyebabnya? Tentu manajemen kita yang perlu dibenahi, pemenangan harus dibagi- bagi, jangan didominasi satu kelompok saja, manajemen pemenangan None- Zunnun perlu dibenahi, masih ada 12 hari untuk memaksimalkan pergerakan kita, tak ada kata terlambat,” pinta Taufan Pawe.

Walikota Parepare itu pun meminta kepada semua anggota fraksi Golkar Sulsel dan Makassar untuk menyatukan kekuatan memenangkan None- Zunnun. Taufan pun meminta kepada semua kader Golkar yang hadir dalam rapat konsolidasi itu meneriakan yel- yel, None- Zunnun menang.

Sekadar diketahui Taufan Pawe langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi pasca menerima SK dari DPP Partai Golkar empat hari lalu. Hari ini, Taufan melakukan konsolidasi organisasi di Golkar Makassar dan Golkar Maros.

Dalam kunjungannya kali ini, Taufan Pawe didampingi Sekretaris Golkar Sulsel Andi Marzuki Wadeng, Ketua DPRD Sulsel Ina Kartika Sari, Wakil Ketua Bappilu Lakama Wiayaka, Ketua AMPG Sulsel Rahman Pina, Wakil Ketua Debby Rusdin Abdullah.(*)

Pengamat : Debat Publik Pilwali Makassar di Nilai Belum Adu Gagasan

Zonamakassar.com, Makassar – Empat pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali Kota Makassar 2020 dinilai belum saling adu gagasan untuk membujuk pemilih pada debat kedua malam tadi. Mereka dianggap lebih banyak saling menjatuhkan dan mencari kesalahan di masa lalu.

“Saya khawatir, ini para kandidat lupa bahwa debat kandidat itu kan gunanya adalah sebagai tempat komunikasi efektif kepada calon pemilih, dengan (pemilih) langsung membandingkan keempatnya,” ujar pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma dikutip detikcom, Rabu (25/11/2020).

Padahal, debat kandidat Paslon Pilwalkot Makassar semestinya difokuskan untuk mengadu gagasan dan visi-misi dalam menyelesaikan persoalan Makassar. Para paslon kemudian dapat memaparkan keunggulan gagasannya dibanding paslon lainnya.

“Nah tadi malam (saat debat) memang saya lihat terjebak dalam situasi yang saling menyalahkan, saling mencari kelemahan, dan seterusnya. Saya hanya menangkap bahwa debat tadi malam itu hanya menjadi ajang untuk men-downgrade, atau mengurangi, atau memberikan image yang kurang baik terhadap kandidat lain dengan menyerang,” katanya.

Menurut Sukri, menjelang hari pencoblosan Pilwalkot Makassar, yang dibutuhkan masyarakat ialah paparan visi-misi dan gagasan yang lebih meyakinkan, sehingga mereka terbujuk untuk memilih paslon dan mendatangi TPS saat pencoblosan nanti.

“Yang diinginkan adalah masyarakat dapat membandingkan, misalnya, contoh terkait reformasi birokrasi, ada paslon bilang kami mau menyelesaikan dengan cara ini, yang lain akan bilang, oke kami justru dengan cara ini,” ungkapnya.

“Tapi ini tidak, justru saling menyalahkan, dulu bagaimana, sekarang bagaimana, yang ini punya SK bagaimana, dan seterusnya. Ini kan tidak menunjukkan sesuatu (yang membujuk). Jadi masyarakat yang melihat mereka tidak dapat apa-apa, dari apa yang mestinya mereka sampaikan,” lanjutnya.

“Saya khawatir, ini para kandidat lupa bahwa debat kandidat itu kan gunanya adalah sebagai tempat komunikasi efektif kepada calon pemilih, dengan (pemilih) langsung membandingkan keempatnya,” ujar pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma, Rabu (25/11/2020).

Dari keseluruhan jalannya debat, Sukri menilai hanya di tema terkait ekonomi para paslon dapat mengadu gagasan dengan cukup baik. Selebihnya, mereka dinilai hanya memaparkan sedikit soal visi-misi dan saling menjatuhkan.

“Kalau kita melihat, sebenarnya apa yang disampaikan oleh keempat pasangan kurang lebih sama, semuanya kan saling mengaminkan, bahwa itu memang betul, bahwa itu yang harus dilakukan, dan seterusnya. Tapi yang ditunggu masyarakat adalah tawaran yang solutif, tawaran yang inovatif, yang kira-kira nanti kalau mereka terpilih, kalau mereka mendapatkan kesempatan menjadi pasangan wali kota-wakil wali kota itu ada sesuatu yang langsung dirasakan masyarakat secara substansial,” jelasnya.

Para paslon Pilwalkot Makassar pada malam tadi dinilai memaparkan visi-misi dan gagasan yang seluruhnya hampir sama, tapi membahasakannya dengan bahasa politik yang berbeda.

“Semua sepakat tentang e-governance, sepakat tentang digitalisasi, semuanya sepakat tentang transparansi dengan memanfaatkan sistem komputerisasi dengan sistem IT misalnya. Terus perbedaannya di mana? Nah komunikasi yang ini yang mestinya didapat oleh masyarakat,” imbuhnya.

Karena lebih banyak fokus saling menjatuhkan, baik Danny-Fatma, Appi-Rahman, Deng Ical-dr Fadli, dan None-Zunnun, keempatnya belum mampu membujuk pemilih yang belum menentukan pilihan.

“Mereka mencoba menyerang lawan dengan harapan masyarakat melihat sisi jeleknya, sisi yang kurang baik, dan seterusnya. Jadi secara psikologi akan mempengaruhi pemilih untuk beralih, tapi siapa yang mau beralih (pilihannya) dengan melihat seperti itu?,” tuturnya.

“Tadi malam kita tidak melihat hal yang inovatif, hal yang lebih praktis yang bisa dipilih masyarakat. Belum berhasil membujuk, selain itu tadi, mereka hanya mencoba memanfaatkan aspek psikologi politik dengan mencoba men-downgrade, menyerang sisi kelemahan lawan,” pungkasnya.

Dai Muda NU Ini Dukung DILAN karena Usung Politik Rahmatan Lil Alamin

Zonamakassar.com, Makassar — Salah satu dai muda NU di Sulsel, Ustaz Bustang S.Pd, M.Pd., menyampaikan dukungannya untuk pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Di mata dosen Stikes YAPIKA Makassar ini, paket dengan akronim DILAN itu merupakan figur terbaik untuk memimpin Makassar.

Menurut Bustang, DILAN punya banyak nilai lebih dibandingkan paslon lain. Selain kepribadian, pengalaman dan program yang unggul, kelebihan DILAN juga terletak pada kepedulian terhadap umat beragama. Hanya pasangan doktor dan dokter ini yang punya program keagamaan yang paling konkret.

“DILAN harus diakui adalah paslon paling agamais, mereka representasi Muhammadiyah-NU. Meski begitu, DILAN juga mampu merangkul pemuka agama lain, bahkan bersahabat dengannya. Nilai lebih lain, hanya paslon ini yang punya program keagamaan yang konkret,” tuturnya, Minggu (15/11/2020.)

Adapun beberapa program keagamaan DILAN yang paling ditunggu adalah Makassar Bahagia, Beradab dan Religius (Mabaji). Di dalamnya, termasuk membangun Religius Park dan Gerakan Peduli Umat. Program Mabaji itu juga memberikan penegasan bahwa DILAN akan memberikan perhatian kepada seluruh agama.

Selain itu, DILAN juga punya komitmen untuk memeriahkan kembali perayaan Tahun Baru Islam dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang sempat hilang beberapa tahun terakhir. Tidak berhenti sampai di situ, paslon ini juga ingin kembali menghidupkan program ibadah sebelum masuk kelas yang ditujukan buat pelajar.

Lebih lanjut, alumni pascasarajana UNM ini mengungkapkan nilai lebih dari DILAN selanjutnya adalah konsep politik rahmatan lil alamin yang diusungnya. Konsep itu diyakini mampu menjawab segala permasalahan klasik yang mendera bangsa ini. Tidak terkecuali di Kota Makassar, Sulsel, yang dikenal memiliki problematika kompleks karena kultur yang amat beragam.

Dia yakin konsep politik rahmatan lil alamin ala DILAN juga mampu menyegarkan kehidupan beragama dan meningkatkan toleransi antarumat di Makassar. Toh, politik rahmatan lil alamin menitikberatkan pada keberpihakan dan kepentingan publik serta kehidupan semesta.

“Patut kita apresiasi konsep politik rahmatan lil alamin yang diusung DILAN. Itu artinya paslon ini punya komitmen menghadirkan politik yang mengedepankan kepentingan publik dan kehidupan semesta. Yakin dan percaya kehidupan beragama dan toleransi antarumat di Makassar akan jauh lebih baik jika dipimpin DILAN,” tutupnya. (*)

Ustad Ije Ajak Dai Muda dan Generasi Milenial Berpolitik Santun Kampanyekan ‘ADAMA’

Zonamakassar.com, Makassar – H. Muhammad Iqbal Djalil, Lc.,Mantan anggota DPRD Kota Makassar dua periode mengapresiasi kehadiran kalangan da’i muda yang tergabung dalam da’i milienial Makassar, dan komunitas generasi milenial, di kubu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

Menurut Ustaz Ije, sapaan mantan ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bantaeng itu, bergabungnya para generasi muda tersebut tentu menjadi angin segar akan keberlangsungan politik yang sehat ke depannya.

“Sejak dini, mereka sudah mulai belajar dan terjun ke dunia politik. Ini bahagian dari proses pembelajaran politik. Apalagi mereka berada di kubu Pak Danny dan Ibu Fatma, yang saya juga menjadi bahagian di dalamnya,” ujar sosok politsi keummatan itu, Jumat (13/11/2020).

Ustaz Ije memandang bahwa sampai sekarang ini kubu Danny-Fatma masih tetap konsisten memperlihatkan cara berpolitik yang elegan dan jauh dari kesan politik kotor.

“Itu yang saya rasakan, sehingga bagi anak-anakku dan adik-adikku yang ingin belajar politik, mari sama-sama kita bergerak dan berjuang, dan tentu harapannya adalah memenangkan Danny-Fatma menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar,” tutur ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan itu.

Ije Squad sendiri, sebuah komunitas yang diinisasi Ustaz Ije, komunitas generasi milenial berada di dalamnya, juga termasuk sejumlah aktivis muda Islam dari beragam ormas Islam di Makassar.

Dalam setiap pemaparannya, Ustaz Ije menekankan kepada para relawan Ije Squad, yang dalam beberapa pekan terakhir turut mendampingi Danny blusukan, agar tidak melakukan cara-cara kotor dalam berpolitik, penekanannya lebih kepada politik yang santun dan terhormat.

“Insya Allah, karena kita ingin memenangkan Danny-Fatma dengan cara yang terhormat. Tentu kemenangan ini bukan hanya kemenangan di mata manusia, tetapi juga di mata Allah Subhanahu wa Ta’ala,” terang Ustaz Ije.

(Irfan)

Mahasiswa Menanti Wisata Bahari Ala DILAN

Zonamakassar.com, Makassar – Dukungan dari kaum milenial kepada pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), terus mengalir. Kali ini, giliran mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Muh. Aqwamith Thariq, yang menyatakan siap gaspol mendukung dan memenangkan pasangan doktor dan dokter tersebut.

Menurut dia, pilihannya jatuh kepada DILAN setelah melihat karakter sombere’ dan program unggul yang dimiliki paslon usungan PDIP, Hanura dan PKB tersebut. Ia mengaku tertarik dengan DILAN yang senantiasa mengedepankan kearifan lokal dan komitmen melestarikan budaya lokal.

“Ucapan dan perbuatan serta program DILAN kental dengan kearifan lokal. Hanya paslon ini yang paling peduli dengan pelestarian budaya lokal. Tengok saja, karakternya sombere’ dan visi DILAN mewujudkan Makassar Kota Sombere’, bahkan ada program kampung budaya,” ujar Aqwamith, Kamis (12/11).

Mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas itu mengimbuhkan kampung budaya atau Kampung Sombere’ ala DILAN akan mengedepankan keunggulan local genius. Hal itu merupakan bagian dari program besar Makassar Bahagia, Beradab dan Religius alias MABAJI.

“Saya sudah cari tahu dan sempat diskusi dengan teman yang lebih dulu masuk barisan pemenangan DILAN. Jadi, kampung budaya itu bagian dari program MABAJI, dimana di situ juga akan ada Religius Park, sebuah kawasan yang dapat dijadikan ruang peradaban antar-pemeluk agama,” tuturnya.

Pembentukan Kampung Sombere’ dan Religius Park, ia melanjutkan patut didukung. Ia optimistis bila DILAN diberi amanah memimpin Makassar, maka seluruh elemen akan lebih kompak lagi dan bisa bersinergi membangun kota berjuluk Angin Mamiri.

Lebih jauh, Aqwamith menyampaikan masih ada satu program DILAN lainnya yang diapresiasinya dan diharapkan dapat terwujud. Program itu adalah Wisata Bahari di Makassar. Hal ini sangat dirindukannya karena Makassar dulu dikenal sebagai salah satu pusat maritim, tapi tanda-tanda kejayaan itu hilang tanpa bekas.

“Nah, harapan mengembalikan kejayaan Makassar dan menonjolkan kekuatan bahari ada pada DILAN. Paslon ini punya program ekowisata kolaboratif yang salah satunya mendorong wisata bahari, bahkan DILAN mau membangun Museum Maritim,” tutupnya. (*)

PSI Makassar Akan Rilis Lagu dan Video Untuk Appi – Rahman

Zonamakassar.com, Makassar – Perhelatan Pilwali Makassar pada 9 Desember 2020 mendatang selain pertarungan di TPS, juga menjadi sarana pertarungan ide dan kreativitas untuk menggiring suara masyarakat dalam memilih calon Walikota dan Wakil Walikota.

PSI sebagai partai Milenial pendukung Appi-Rahman juga tidak ketinggalan dengan beberapa karya dan kreatifitasnya untuk memenangkan Appi-Rahman di Pilwali Makassar.

Salah satunya PSI Makassar dikabarkan akan merilis lagu dan videonya untuk pasangan calon nomor urut 2 Appi-Rahman.

Wakil Ketua PSI Makassar Bro Hendrik membenarkan hal tersebut, bahwa PSI Makassar akan merilis lagu dan video Coblos Nomor 2 Appi-Rahman.

“Insya Allah 9 November 2020 pukul 02.00 siang, PSI Makassar akan merilis lagu dan video coblos nomor 2 Appi-Rahman, akan diunggah dan diposting serentak oleh seluruh kader PSI Makassar dan akun-akun resmi DPC dan DPC Se-Kota Makassar,” ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (4/11).

Lanjut Hendrik menyampaikan bahwa ada beberapa pesan penting dilagu ini yang digarap oleh Plt Ketum DPP PSI bro Giring Ganesha kemudian diolah oleh tim kreatif DPD PSI Makassar untuk Appi-Rahman.

“Penasaran? Saksikan videonya pada 9 November 2020 Pukul 02.00, Jangan sampai ketinggalan Bro n Sis,” imbuhnya (RlsZonamakassar.com, Makassar – Perhelatan Pilwali Makassar pada 9 Desember 2020 mendatang selain pertarungan di TPS, juga menjadi sarana pertarungan ide dan kreativitas untuk menggiring suara masyarakat dalam memilih calon Walikota dan Wakil Walikota.

PSI sebagai partai Milenial pendukung Appi-Rahman juga tidak ketinggalan dengan beberapa karya dan kreatifitasnya untuk memenangkan Appi-Rahman di Pilwali Makassar.

Salah satunya PSI Makassar dikabarkan akan merilis lagu dan videonya untuk pasangan calon nomor urut 2 Appi-Rahman.

Wakil Ketua PSI Makassar Bro Hendrik membenarkan hal tersebut, bahwa PSI Makassar akan merilis lagu dan video Coblos Nomor 2 Appi-Rahman.

“Insya Allah 9 November 2020 pukul 02.00 siang, PSI Makassar akan merilis lagu dan video coblos nomor 2 Appi-Rahman, akan diunggah dan diposting serentak oleh seluruh kader PSI Makassar dan akun-akun resmi DPC dan DPC Se-Kota Makassar,” ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (4/11).

Lanjut Hendrik menyampaikan bahwa ada beberapa pesan penting dilagu ini yang digarap oleh Plt Ketum DPP PSI bro Giring Ganesha kemudian diolah oleh tim kreatif DPD PSI Makassar untuk Appi-Rahman.

“Penasaran? Saksikan videonya pada 9 November 2020 Pukul 02.00, Jangan sampai ketinggalan Bro n Sis,” imbuhnya (Rls)

Majelis Keturunan To Manurung Siap Menangkan DILAN

Zonamakassar.com, Makassar — Ketua Harian Majelis Keturunan To Manurung, Andi Bau Malik Barammamase mengungkapkan bahwa pihaknya siap memenangkan Syamsul Risal MI dan Dokter Fadli Ananda di Pilwakot Makassar, 9 Desember, mendatang.

“Saya dan keluarga besar Majelis Keturunan To Manurung siap memenangkan DILAN. Kami akan terus bergerak hingga garis finish,”kata Puang Bau, sapaan Andi Bau Malik Barammamase saat ditemui di Jl Sungai Tangka, Rabu (4/10/2020).

Menurut mantan Lurah Mamajang ini, Deng Ical dan Dokter Fadli adalah pasangan yang sopan, taat dan hormat kepada siapapun.

“Kedua pasangan ini kalau ketemu orang tidak pernah membeda-bedakan. Dari masyarakat atas sampai bawah semua disamakan. Inimi yang saya suka dari DILAN. Saya siap berjuang memenangkannya di Pilwakot Makassar,”kata Puang Bau.

Puang Bau mengaku, dirinya dekat dengan Paslon Lainnya. Ia mengenal persis sejumlah sosok dan pribadi paslon, namun hanya Dilan yang mampu merebut hatinya.

“Tak hanya deng Ical yang saya kenal lama, paslon lain seperti nomor 1, 2, dan 4 saya kenal juga. Tapi yang sombere dan peduli sama orang lain cuma Deng Ical. Tidak ada alasan untuk tidak pilih nomor 3,”ujarnya.

Saat ini pengurus Majelis Keturunan To Manurung di Kota Makassar berjumlah ratusan orang dengan anggota ribuan orang.

“Saya akan berusaha menggerakkan seluruh anggota untuk memilih pemimpin yang pas. Insyaallah dengan semangat dan doa, orang-orang akan memilih Deng Ical dan Dokter Fadli,”ujarnya.

Majelis Kerukunan To Manurung adalah sekumpulan keluarga besar dari berbagai adat dan budaya yang ada di Sulawesi Selatan.

“Saat ini saya sudah menyebar baliho-baliho ke seluruh pengurus majelis yang bertuliskan Mari Kita Bersama Dilan. Insyallah kalau bergerakki terus, pilihan orang-orang tentunya akan ke DILAN,”tukas Puang Bau.

Jika Terpilih, DILAN Siapkan Anggaran Rp153 M untuk Dikelola Langsung Masyarakat

Zonamakassar.com, Makassar – Calon Wali Kota Makassar nomor urut 3, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) terus mengukuhkan sebagai calon wali kota dari kalangan rakyat biasa. Bukan anak pejabat dan bukan anak orang kaya. Yang jadi jualan pasangan Fadli Ananda ini adalah kapasitas, integritas dan program.

Seperti saat melakukan sosialisasi di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat malam, 29 Oktober 2020. Deng Ical menyampaikan visi, misi dan program 100 hari pertama pasca pelantikan jika kelak dirinya diberi amanah memimpin Kota Makassar.

“Kalau kita semua mau berjuang bersama dan memenangkan Deng Ical-Fadli Ananda, maka insya Allah pemerintah Kota Makassar ke depan adalah pemerintahan yang sombere, yang melayani dan tidak ngebos,” ungkapnya.

Sebab, yang jadi wali kota memang yang mewakili rakyat kebanyakan. Bukan mewakili orang kaya atau anak pejabat. “Tapi kalau saya jadi wali kota, maka itu sama dengan membuka ruang bagi siapa saja yang mau belajar dan bekerja keras bisa menjadi wali kota di Makassar,” imbuhnya.

Deng Ical juga menyampaikan keunggulan pemerintahan yang dibangun nantinya sebagai pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Selain berbagai program yang sudah diperkenalkan selama ini, ia juga sudah menyiapkan program lain berupa anggaran Rp153 miliar yang akan dikelola masyarakat.

“Anggaran ini akan tersedia di kelurahan yang bisa dimanfaatkan atau dikelola bersama masyarakat. Misalnya ada kebutuhan pembangunan apa di wilayahnya, dana ini bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Yang pasti, lanjutnya, pemanfaatan anggaran ini tetap melalui mekanisme. Melalui rapat dan kesepakatan bersama. Juga tentu harus tetap ada pertanggungjawabannya. ($)