Danny – Fatma Paling Kompak di Sesi Pertama Debat Pertama Pilwalkot Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma), tampil kompak pada debat di sesi pertama Pilkada Makassar 2020 yang disiarkan langsung Kompas TV, Sabtu malam (7/11/2020).

Selain kompak mengenakan baju berwarna oranye, duet nomor urut 1 ini sukses berbagi peran dengan baik dalam menjabarkan visi misi dan program strategis untuk membangun Kota Makassar lima tahun ke depan.

Tak ada yang mendominasi dalam memaparkan. Danny maupun Fatma gantian berbicara menjabarkan visi dan misi selama tiga menit. Danny lebih dahulu menyampaikan memberi penjelasan secara umum bahwa mereka punya tiga misi, yang kemudian dilanjutkan oleh Fatma dalam memaparkan program-program strategis.

Danny memaparkan bahwa misi pertama yang mereka canangkan adalah revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi. Fatma kemudian melanjutkan dengan menyebutkan delapan program dalam misi ini.

Danny kemudian menjabarkan misi kedua, yakni rekonstruksi sistem kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya menuju masyarakat sejahtera dengan imunitas ekonomi dan kesehatan yang kuat untuk semua. Tanpa jeda, Danny lalu menjabarkan delapan program strategis di dalamnya.

Untuk misi ketiga, giliran Fatma lagi yang menjabarkan. Fatma menyampaikan bahwa misi ketiga yang diusung ADAMA’ (akronim Danny-Fatma) adalah restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang sombere & smart city untuk semua. Fatma lanjut menjabarkan delapan program strategis di dalamnya.

“Inilah visi dan misi kami yang dijabarkan dalam 24 program strategis,” kata Danny. Begitu mantan Wali Kota Makassar 2014-2019 mengucapkan salam, waktu untuk Danny-Fatma pun habis.

Sedangkan Appi dan Irman Yasin Limpo memilih mendominasi tanpa memberi kesempatan kepada wakilnya berbicara. Dan khusus Ical-Fadli, keduanya juga berbagi waktu. Namun bedanya, mereka hanya sekali berbagi waktu. (zeg)

Ketua PDIP Kendari Kerahkan Jaringan di Makassar untuk Menangkan DILAN

Zonamakassar.com, Makassar — Gelombang dukungan buat pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), semakin tidak terbendung pada Pilwalkot Makassar 2020. Bahkan, support untuk pasangan doktor dan dokter itu datang dari lintas daerah. Meski berada jauh, mereka siap menggerakan keluarga dan jaringan yang dimiliki di Makassar untuk memenangkan DILAN.

Ketua PDIP Kendari, Ishak Ismail, merupakan satu dari sekian banyak tokoh luar Makassar yang siap all out memenangkan DILAN. Pria yang populer dengan sapaan Anak Lorong Kendari itu mengaku punya jaringan di Makassar yang akan diarahkan mendukung dan memenangkan DILAN. Apalagi, dukungannya selaras dengan partainya.

“Tidak ada keraguan, terlebih jagoan saya ternyata sama dengan usungan partai. Ya pastinya semakin semangat kita support. Segala potensi kekuatan dan jaringan, baik itu kolega maupun keluarga di Makassar akan diarahkan agar ikut mendukung dan memenangkan DILAN,” ujar Ishak, Kamis (29/10/2020).

Ishak sendiri memang masih punya hubungan erat dengan Sulsel. Ketua PDIP Kendari itu punya darah Jeneponto-Sidrap, dimana keluarganya ada juga yang sudah tinggal di Makassar. Ishak mengungkapkan seluruh jaringan keluarga besarnya itu akan digerakkan untuk DILAN. Meski tidak bisa menggaransi jumlah suara, yang pasti pihaknya akan berkontribusi dalam meningkatkan suara jagoannya.

DILAN diketahui bertarung pada Pilwalkot Makassar 2020 dengan diusung PDIP, Hanura dan PKB. Duet Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, dan Dokter Fadli-panggilan karib Fadli Ananda, hadir dengan visi Makassar Kota Sombere’. Dukungan paslon ini di kalangan akar rumput dari waktu ke waktu semakin masif dan tak terbendung. (**)

Fatmawati Rusdi di Sambut Antusias Warga Toddopuli

Zonamakassar.com, Makassar – Fatmawati Rusdi Calon wakil walikota Makassar yang mendampingi Muhammad Ramdhan Pomanto sebagai calon walikota Makassar melakukan kunjungan di jalan Toddopuli 2 Makassar, Kamis (22/10/2020).

Kunjungan ini dalam bentuk kampanye tatap muka yang di adakan komunitas Garda Pemuda Nasdem Sulsel.

Warga tampak antusias menerima kunjungan ibu Fatma sapaan akrab Fatmawati Rusdi.

“Adama, Adama, Adama,” kata warga menyambut Fatma. Adama adalah akronim dari pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Salah seorang warga Abdullah Sani mengatakan sangat kagum dengan pengalaman dan program ibu fatma

“Semoga ibu Fatma mampu membawa suara perempuan dan bisa tambah lebih baik dengan mewujudkan program yang telah disusun bersama pak Dani” ungkapnya.

Fatma dalam visi misinya mengatakan “pasangan ADAMA’ punya program 1.000 beasiswa untuk anak lorong berprestasi, WiFi gratis untuk warga dan peningkatan lorong garden dan pembentukan 5.000 lorong wisata.”

‘Warga di sini sudah paham betul bagaimana Pak Danny dalam mengelola dan memberdayakan lorong-lorong,” pungkasnya.(*)

Sempurnakan Program Kesehatan, DILAN Tambah Ambulans Mayat Tiap Kelurahan

Zonamakassar.com, Makassar — Pasangan calon nomor urut tiga, Syamsu Rizal-Fadli Ananda, menyempurnakan program bidang kesehatannya dengan mencanangkan program Satu Kelurahan Satu Ambulans. Program tersebut melengkapi program terdahulu paket dengan akronim DILAN yakni Dokter Setiap RW (Si Dora) dan Jaminan Kesehatan Terpadu Berbasis Digital (Jaket Dilan).

Dokter Fadli menyampaikan program Satu Kelurahan Satu Ambulans merupakan upaya DILAN melakukan pemerataan layanan kesehatan. Program itu sejalan dengan Si Dora dan Jaket Dilan. Program itu juga melengkapi program pemerintah. Jika dulunya setiap puskesmas hanya ada satu ambulans untuk mengantar pasien dan mayat, maka dengan program DILAN akan ada tambahan ambulans yang khusus mengantar mayat.

“Program Satu Kelurahan Satu Ambulans ini menyempurnakan program kesehatan DILAN, baik itu Si Dora, Jaket Dilan dan lainnya. Program-program kesehatan kita saling terintegrasi dan seiring sejalan. Nah, untuk program ambulans DILAN itu dikhususkan untuk pengantar mayat sehingga di puskesmas akan ada dua ambulans, satu untuk pasien dan satu untuk mayat,” ucap kader dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) ini, Rabu (21/10/2020).

Lebih jauh, ia menyampaikan program ambulans ini juga akan dinikmati masyarakat kepulauan. Bila kelak DILAN terpilih, pihaknya pastinya akan mengupayakan ambulans laut untuk warga kepulauan. “Tidak boleh ada pembedaan akses layanan kesehatan. Makanya, kita juga akan siapkan ambulans laut untuk warga pulau,” tuturnya.

Menurut Dokter Fadli, berbagai program kesehatan DILAN muaranya untuk memudahkan dan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Tak diinginkannya lagi, ada masyarakat Makassar yang sakit terabaikan atau lambat ditangani. Persoalan-persoalan klasik itu diyakini terjawab lewat program kesehatan Dilan.

Lebih jauh, ia menjelaskan program Satu Kelurahan Satu Ambulans juga bagian dari komitmen pelayanan cepat dengan jargon Dilan Cepat, selain penyediaan Motor RT/RW. Pembalap nasional ini menyebut programnya memang sengaja dibuat konkret hingga ke tingkat RT/RW dan kelurahan agar manfaatnya dapat cepat dirasakan masyarakat.

“Program-program DILAN memang dirancang bersifat inklusif karena sasaran kita kan masyarakat banyak. Kita tidak mau bikin program atau mengeluarkan kebijakan yang manfaatnya hanya dirasakan kelompok tertentu, semuanya harus berdasarkan kebutuhan masyarakat,” jelas dokter spesialis kandungan ini.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, menambahkan selain Si Dora, Jaket Dilan dan Satu Kelurahan Satu Ambulans, masih ada beberapa program DILAN di bidang kesehatan. Salah satunya yakni Posyandu Terintegrasi, dimana pihaknya siap merevitalisasi fungsi Posyandu untuk promotif dan preventif sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM).

“Posyandu akan dijadikan pusat data dan entry kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus rekam medik warga serta wadah sosialisasi pemenuhan dan perlindungan hak-hak perempuan, anak dan kelompok perempuan,” tandasnya. (**)

ADAMA’ Kampanye di Maccini, Kerinduan Warga Terobati

Zonamakassar.com, Makassar – Warga Maccini Gusung, Kecamatan Makassar ternyata sudah lama memendam kerinduan terhadap kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto alias Danny. Termasuk ke Fatmawati yang maju menjadi pasangannya di Pilkada Makassar 2020.

Sejumlah program Danny saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode 2014-2019, dirasakan sangat bermanfaat. Terutama kepeduliannya terhadap lorong-lorong.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Kelurahan Maccini Gusung, Kasmawati kepada pasangan Danny, Fatmawati Rusdi dalam agenda kampanye di wilayah tersebut, pada Minggu (4/10/2020).

Kasma mengaku, kerinduan terhadap Danny kini terobati dengan majunya kembali calon wali kota berlatar belakang arsitek itu di Pilwalkot Makassar 2020. Apalagi, Danny menggandeng Fatmawati, politisi perempuan yang sarat pengalaman.

“Adama, Adama, Adama,” kata warga menyambut Fatma. Adama adalah akronim dari pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Warga Kelurahan Maccini Gusung percaya jika kejayaan Kota Makassar bakal kembali lagi jika Danny-Fatma terpilih pada 9 Desember mendatang. Bukan tanpa alasan. Bagi mereka, hanya program Danny-Fatma yang punya keberpihakan utama terhadap lorong-lorong yang notabene wilayah mayoritas di Kota Makassar.

“Saya tahu, pasangan ADAMA’ punya program 1.000 beasiswa untuk anak lorong berprestasi. Ada juga peningkatan lorong garden dan pembentukan 5.000 lorong wisata. Warga di sini sudah paham betul bagaimana Pak Danny dalam mengelola dan memberdayakan lorong-lorong,” kata Kasmawati.

Usai Danny menjabat, katanya, nyaris keluhan-keluhan warga di lorong-lorong tak tertampung. Sebab tak ada lagi pamong senior yang mampu mengayomi mereka.

“Anak-anak kami di sini banyak yang tak sekolah lagi. Jika kelak Danny-Fatma terpilih, Insyaallah anak-anak ini bisa bersekolah lagi. Kami menunggu, bu,” tambah Kasmawati.

Ia juga mengaku kepincut dengan komitmen Danny-Fatma untuk membenahi secara total sistem penataan sampah di Kota Makassar. Menurutnya, lorong-lorong kerap menjadi lumbung penumpukan sampah yang akhirnya menyebabkan terjadinya banjir.

“ADAMA’ punya program penataan total sistem persampahan dan pembenahan total sistem penanganan banjir dan penanganan kemacetan. Kami percaya ini bisa diwujudkan Danny-Fatma jika terpilih nanti. Keduanya sudah berkontribusi nyata, bukan sekadar janji,” tutup Kasmawati. (*)

Dilan Dapat Nomor Urut 3, Selaras dengan Pilar Makassar Kota Sombere’

Zonamakassar.com, Makassar — Tahapan pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) pada Pilwalkot Makassar 2020 sudah selesai. Bertempat di Hotel Harper Perintis, empat kandidat masing-masing telah mendapatkan nomor urut yang akan dipilih masyarakat pada pesta demokrasi.

Calon wali kota Syamsu Rizal-Fadli Ananda atau dikenal dengan akronim Dilan mendapatkan nomor urut tiga. Meski tidak mempermasalahkan berapapun nomor urut yang diperoleh, tapi nomor urut tiga merupakan yang terbaik bagi pasangan doktor dan dokter ini.

Deng Ical menyampaikan sedari awal pihaknya memang berharap mendapatkan nomor urut tiga. Bukan tanpa alasan pihaknya menginginkan angka tersebut. Nomor tiga disebutnya selaras dengan tiga pilar Dilan mewujudkan Makassar Kota Sombere’

“Alhamdullilah, Dilan mendapatkan nomor urut tiga. Nomor tersebut memang sesuai harapan, apalagi sesuai dengan lambang dan pilar dari visi Makassar Kota Sombere’ yakni Makassar Maju, Makassar Lestari dan Makassar Melayani,” ucap Deng Ical di sela-sela pengundian nomor urut, Kamis (24/9/2020).

Ia mengimbuhkan setelah memastikan mendapatkan nomor urut tiga, pihaknya akan meminta kepada segenap komunitas relawan dan parpol pengusung dalam sosialisasi agar memperkenalkan nomor urut Dilan tersebut.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal dan Dokter Fadli, sendiri langsung mensosialisasikan nomor urut tiga tersebut pada masing-masing media sosial (medsos). Doa dan dukungan pun mengalir dari masyarakat yang menyatakan siap memenangkan jagoan nomor urut tiga di Pilwalkot Makassar 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Dilan, Siti Misbach Azhari, menyampaikan nomor urut tiga yang diperoleh Dilan benar-benar merupakan harapan yang terkabul. Sebelumnya, kepada awak media, dia memang menyampaikan pihaknya berharap dapat nomor urut tiga.

“Kenapa nomor urut tiga? Ya itu gampang diingat karena pilar visi Dilan mewujudkan Makassar Kota Sombere’ terdiri dari tiga bagian yakni Makassar Maju, Makassar Lestari, dan Makassar Melayani,” tandasnya. (*)

Makassar Bangkit Bersama Anak Muda

Zonamakassar.com, Makassar – Tahapan Pilwali kota Makassar telah dimulai. Atmosfer pertarungan politik sudah sangat terasa. Beberapa figur yang memberikan label pada dirinya sebagai kandidat mulai menarik simpatik bahkan bergerak massif menggalang suara masyarakat.

Tahun 2020 kini telah menjadi puncak perhelatan dalam kontestasi politik di kota Makassar. Berbagai program dan strategi dari para kandidat semakin gencar dilakukan untuk meraih titik nurani masyarakat.

Namun tidak banyak kandidat yang mendapat simpatik dari kalangan pemuda. Sebab di kacamata anak muda, kota Makassar saat ini menginginkan sosok pemimpin yang perkataannya selaras dengan perbuatan.

Hal ini diutarakan oleh Irfan Darmawan NM selaku Formatur Koalisi Pemuda Makassar (KPM), yang telah memutuskan pilihannya kepada bapak Munafri Arifuddin sebagai calon Walikota Makassar jauh sebelum memasuki tahapan Pilwali 2020.

Menurut politisi muda, Ippank Mone sapaannya, Makassar adalah kota yang berbudaya, religius dan bermartabat. Sehingga harus dipimpin oleh sosok yang paham budaya, adat istiadat serta taro ada taro gau, dan itu hanya dimiliki oleh sosok Munafri Arifuddin (Appi).

“Munafri Arifuddin adalah pilihan yang tepat bagi anak muda Makassar. Hanya beliaulah yang paham dan mengerti kebutuhan anak muda,” tutur Sekretaris PSI Makassar, Jum’at (18/9).

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan, anak muda Makassar selain menginginkan pemimpin yang paham budaya dan adat istiadat, ia juga mengharapkan sosok pemimpin yang ber-akhlakul karimah.

“Agar kami sebagai anak muda, menjadikan itu semua sebagai cerminan agar kamipun bisa menjadi pemimpin esok nanti,” harap pendiri Gerakan Pemuda Peduli Bangsa (Gempa).

“Makassar Bangkit bersama anak muda, Teaki lanre akkareso nakki gappa minasanta,” kata Ippank (*)

Danny Pomanto: Dulu Kotak Kosong, Sekarang Adama

Zonamakassar.com, Makassar – Bakal calon walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) kembali menerima kunjungan komunitas pendukungnya di kediamannya, jalan Amirullah, Kota Makassar, Selasa (15/09/2020).

Kini dari sejumlah komunitas, diantaranya, Kompak For Danny-Fatma, Komunitas Perempuan Tangguh Makassar (Pertama), Komunitas Maccini Gusung, Komunitas Variasi Bentor Makassar (VBM).

Bakal calon walikota Makassar, Danny Pomanto mengucapkan rasa syukurnya kepada tuhan yang maha kuasa atas kesempatan yang diberikan untuk memperjuangkan kembali Makassar dua kali tambah baik.

“Alhamdulillah kita kembali bersama rakyat, pertarungan diulang kembali, sekarang empat calon yang bertarung. Kalau dulu kotak kosong, sekarang Adama,” tegasnya.

Disambut riuh teriakan puluhan simpatisan Adama, “Kami rindu (Kotak Kosong),” ujarnya

Lanjut Danny, dirinya menuturkan pasangan ‘Adama’ mempunyai sejumlah perbedaan dari calon lainnya, mulai dari keturunan hingga program kerja periode mendatang.

“Perbedaan Danny-Fatma dengan yang lain, kami orang biasa, kami berdua orang biasa, bukan anaknya pejabat, bukan anak bangsawan, bukan anak konglomerat, kita anak lorong jaki dan visi misi kita bukan janji tapi program,” tuturnya.

“Contoh kalau PAD (Pendapatan Anggaran Daerah) 2 Milyar, Gaji RT/RW juga 2 Juta bukan janji sampai mengratiskan pajak,” tambahnya.

Sementara itu, Penasehat Pertama, Ibu Henny Anastasya meinginkan kota Makassar menjadi daerah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola kotanya menjadi lebih baik.

“Kami mau makassar lebih baik dan dua kali tambah baik, maka dari itu kami siap memenangkan Danny Pomanto dan ibu Fatma untuk Pilkada Desember nanti,” katanya.

Disela kunjungan tersebut, Danny Pomanto melantik Komunitas Perempuan Tangguh Makassar (Pertama).

Selain itu, Ketua Komunitas Maccini Gusung, Reskiati mengharapkan Danny Pomanto kembali menata lorong kumuh jika terpilih kembali memimpin Makassar.

“Kami harap bapak terpilih kembali dan kembali memperhatikan lorong-lorong, begitu pak leinginan kami karena daerah kami di Maccini Gusung itu lorong kumuh,” harapnya.

Diketahui, Danny Pomanto berpasangan dengan Fatmawati Rusdi Masse dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar tahun 2020. (*)

Fatma Resmikan Dua Posko Relawan: Kebersamaan akan Membawa Kemenangan

Zonamakassar.com, Makassar – Dukungan warga terhadap pasangan M Ramdhan Pomanto (Danny)-Fatmawati Rusdi tak sebatas di mulut saja. Mereka rela ‘merogoh kocek’ demi membangun Posko Relawan ADAMA’, akronim pasangan Danny-Fatma di Pilkada Makassar.

Seperti yang dilakukan warga di Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate. Ada dua posko yang dibangun. Namanya Posko iDAMANTA’ (akronim lain Danny-Fatma) Komunitas Balang Bo’dong Bersatu dan Posko Pemenangan Apache Community.

Kehadiran dua posko ini diresmikan secara langsung oleh Fatma usai memenuhi undangan warga di Kelurahan Bongaya, Tamalate, pada Jumat (11/9/2020). Peresmiannya digelar secara terpisah dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Posko yang pertama didatangi Fatma, adalah Posko iDAMANTA’ Komunitas Balang Bo’dong Bersatu. Dari situ, mantan anggota DPR RI ini berjalan ke Posko Pemenangan Apache Community. Fatma menyusuri lorong-lorong, melawati jalan setapak dan pinggir kanal. Ia pun menyapa warga setempat. Selain berinteraksi langsung, juga mengimbau tetap menjaga kesehatan lalu membagi-bagikan masker dan hand sanitizer.

Saat akan memasuki Posko Pemenangan Apache Community, Fatma dijemput warga setempat. Perempuan ini lalu didaulat untuk meresmikan posko relawan tersebut.

“Posko ini adalah posko paten. Akan ditempati siang dan malam untuk berkoordinasi,” kata Jumail Mappiare, salah satu tokoh masyarakat setempat kepada Fatma.

Jumail menyampaikan, Kelurahan Bongaya adalah salah lumbung suara yang mengantarkan Nasdem (salah satu partai pengusung Danny-Fatma) memenangi Pileg 2019 lalu.

“Bu Fatma adalah kandidat pertama yang datang ke sini. Kita akan berjuang bersama-sama memenangkan Danny-Fatma,” tegas Jumail.

Fatma pun sangat mengapresiasi inisiatif warga yang membangun posko relawan ADAMA’. Dia berharap, upaya ini bisa merealisasikan cita-cita bersama untuk memenangkan pesta demokrasi 9 Desember nanti.

“Kebersamaan kita kali ini akan membawa kemenangan yang nyata pada 9 Desember nanti,” kata mantan Anggota DPR RI ini yang didampingi kader Partai Nasdem, Ari Ashari.

Di hadapan warga, Fatma juga menjabarkan beberapa capaian kinerja Danny Pomanto saat menjadi Wali Kota Makassar, yang hingga saat ini masih dirasakan oleh warga. Di antaranya insentif RT/RW dan penataan lorong-lorong.

“Pemilih cerdas tidak mudah terbuai janji. Bisa membedakan mana yang sudah memberi bukti, mana yang baru datang mengumbar janji. Jadi melanjutkan untuk Makassar terus dua kali tambah baik,” ucap mantan Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap 10 tahun ini.

Sementara itu, kader Nasdem, Ari Ashari optimistis pemilih perempuan akan mendukung Fatma. Kata dia, representasi perempuan di Pilkada Makassar tentunya diharapkan segala kebutuhan perempuan bisa lebih terakomodasi.

“Hanya perempuan yang mengerti perempuan. Kalau ada laki-laki bilang paling mengerti, itu gombal,” ucap Ari.

Ari pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenangkan Danny-Fatma pada pemilihan nanti. “Mari kita kembali bersama-sama berjuang menggalang dukungan untuk Danny-Fatma pada 9 Desember 2020 nanti,” pungkas Ari. (*)

Ini Alasan SAdAP Dukung Dilan

Zonamakassar.com, Makassar – Tokoh masyarakat Makassar yang ada di Jakarta Syarifuddin Daeng Punna kembali menegaskan terkait dukungannya kepada Syamsu Rizal – Fadli Ananda atau yang akrab disapa Dilan.

“Kami komitmen untuk memenangkan dilan, saya telah menginstruksikan simpatisan dan juga pendukung saya untuk mensosialisasikan dilan,” ujar pria yang familiar disapa SAdAP ini di Jakarta pada Selasa (8/9/2020).

SAdAP menilai pasangan Calon Walikota Makassar ini sangat representatif untuk mewakili semua golongan.

“Pasangan Dilan sangat representatif mewakili semua golongan dan kelompok, tidak ada konflik interestnya juga tidak resisten,” ucap SAdAP.

Masyarakat mengenal karakter sombere sudah melekat pada Dilan, sebab hal itu tidak di buat-buat.

“Di mata saya Dilan itu punya komitmen dan berani bersikap, demikian ciri pemimpin yang didamba-dambakan masyarakat Makassar, Dilan juga tidak egois atau merasa lebih pintar dari yang lainnya, sehingga saran dan masukan diterima sebagai referensi untuk memimpin Makassar,” ungkap SAdAP.

Lebih lanjut, SAdAP juga menghimbau kepada semua tim sukses agar menjaga nilai-nilai budaya yang sudah tertanam dalam karakter Bugis-Makassar yakni Sipakatauki, Siapakainge dan Sipakalebbi.

“Silahkan mensosialisasikan calonnya masing-masing tanpa merusak persaudaraan kita sesama manusia, sebab Allah tidak akan meridhoi orang-orang yang akan berbuat kerusakan demi ambisi pribadi dan kelompoknya,” tutup SAdAP.