Tegas! Fatmawati Komitmen Perjuangkan Hak dan Pemberdayaan Perempuan

Zonamakassar.com, MAKASSAR – Pasangan M Ramdhan Pomanto (Danny)-Fatmawati Rusdi berkomitmen untuk berjuang keseteraan gender dan perlindungan terhadap kaum perempuan dan anak di Kota Makassar.

Demikian ditegaskan Danny dan Fatma saat mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon Pilkada Makassar, di atas Kapal Pinisi, Pantai Losari, pada Kamis (3/9/2020) sore.

Keputusan Danny menggaet perempuan sebagai wakilnya, adalah sebuah tindakan nyata untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang inovatif, inklusif, dan nyaman untuk semua. Yah, Fatma adalah satu-satunya perempuan di bursa bakal calon Pilkada Makassar.

“Kata ‘untuk semua’ adalah sebuah komitmen dan konsistensi yang kuat tentang tuntutan Makassar menjadi kota inklusif, termasuk mengakomodir kepentingan 770.709 jiwa atau 50,5 % penduduk perempuan di Kota Makassar. Maka atas urgensi itulah mengapa kami meminta ibu Fatmawati Rusdi untuk mendampingi kami sebagai calon wakil wali kota 2021-2026,” ucap Danny dalam orasi politiknya.

Fatmawati sudah punya pengalaman dalam dunia pemerintahan. Menjabat anggota DPR RI dan ketua TP PKK selama 10 tahun, menjadi modal utama untuk menjadikan Makassar sebagai kota dunia yang inovatif, inklusif, dan nyaman untuk semua.

“Berangkat dari niat tulus, suci, dan sepenuh hati, saya Fatmawati Rusdi mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, siap mendampingi dan bersama dengan bapak Ir Mohammad Ramdhan Pomanto untuk memimpin dan membangun Kota Makassar terus dua kali tambah baik,” ucap Fatma saat didaulat menyampaikan orasi politik.

Fatma sudah menyerap langsung aspirasi warga Kota Makassar dalam beberapa bulan terakhir, di masa pandemi Covid-19. Masuk dan keluar lorong, dari kelurahan ke kelurahan, sekaligus untuk memohon restu (mappatabe).

“Saya melihat animo dan semangat warga menyambut kami, mereka bernostalgia menyampaikan kebahagiaan dan kesejahteraan yang mereka rasakan selama Pak Danny menjadi Wali Wali Kota Makassar. Masyarakat rindu atas kepemimpinan Pak Danny. Tanpa Pak Danny mereka mengakui Kota Makassar tidak tertata,” ucap Fatwa dengan lantang.

Emak-emak mengaku, lanjut Fatma, pelayanan pemerintah tak seperti dulu lagi. Warga seakan berjuang sendiri di tengah pendemi Covid-19. Mereka berharap, Danny bersama Fatma bisa terpilih di Pilkada Makassar 2020.

“Mereka (emak-emak) menyandangkan harapan-harapannya kepada kami. Bagi saya, itu amanah mulia tentang perhatian khusus dari kami terhadap hak-hak perempuan, terhadap pemberdayaan perempuan. Karena kondisi perempuan saat ini menentukan masa depan anak dan cucu kita. Masa depan peradaban,” urai perempuan kelahiran 1980 ini.

Bila diamanahkan memimpin Kota Makassar, kata Fatma, dirinya bersama Danny tak ingin kesetaraan dan keadilan gender cuma di mulut saja.

“Tindakan dan keberpihakan nyata untuk mewujudkan itu, jauh lebih penting. Dan insyaallah itu tugas saya yang tak perlu ditawar lagi. Naluri keibuan tak akan hilang dari lubuk hati saya, tentunya hanya perempuan yang bisa memahami perempuan secara utuh. Apa yang menjadi kebutuhan, keluhan, dan hak perempuan,” tegas Fatma.

Di akhir orasi politiknya, Fatma turut menghaturkan terima kasih kepada parpol pengusung dan pendukung telah memberikan kepercayaan dan amanah untuk memimpin Kota Makassar.

“Partai NasDem adalah parpol pemenang pemilu legislatif 2019 di Kota Makassar. Partai Gerindra partai yang berhasil memenangkan calon presidennya pada pilpres 2019 di Kota Makassar. PBB dan Partai Gelora adalah partai yang makin menguatkan hati kami mengarungi Pilkada Makassar 2020 ini. InsyaAllah, semua ini akan menggelorakan Makassar menjadikan bintang dalam gerakan restorasi dan semangat Indonesia Raya,” pungkasnya.(*)

Troy Instruksikan Kader GP Nasdem Hadiri Deklarasi Danny – Fatma di Pantai Losari

Zonamakassar.com, Makassar – Bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi, mantap bertarung di perhelatan Pilwali Makassar 2020 ini.

Rencananya pasangan Danny-Fatma yang mempunyai jargon ADAMA dan IDAMANTA ini akan deklarasi diatas Kapal Phinisi di Anjungan Pantai Losari pada 3 September mendatang dan rencananya di siarkan langsung secara nasional lewat Stasiun Metro TV.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem (GP Nasdem) Sulawesi Selatan Andi Troy Martino menggelar rapat khusus dengan di hadiri sekretaris Andi Rudi M, dan Bendahara Burhan Arsyad dan pengurusnya di salah satu cafe jalan Mappanyukki Makassar, Senin malam (31/8/2020).

Dalam rapat koordinasinya Andi Troy Martino mengintruksikan kepada seluruh kader khususnya Garda Pemuda NasDem di Makassar untuk mengikuti dan mensukseskan Deklarasi Danny – Fatma yang merupakan Pasangan yang di usung partai Nasdem di pilkada Makassar.

“Saya memberi arahan kepada seluruh kader GP Nasdem melalui ketua DPD Makassar Syahrifuddin (Karaeng Bravo) untuk menghadirkan kader dan pasukannya di pantai losari awal September nanti” tegas Troy.

Diketahui Pasangan Danny – Fatma sudah mencukupi syarat dukungan mengantongi 11 kursi DPRD dari Partai Nasdem (enam kursi) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) lima kursi, dan mendapat dukungan dari Partai Gelora dan Partai Bulan Bintang.(*)

KPU Makassar Tutup Pendaftaran Jalur Perseorangan, Tidak Ada Kandidat di Pilwalkot Penuhi Syarat

Zonamakassar.com, Makassar – Tahapan pendaftaran calon wali kota-wakil wali kota Makassar jalur perseorangan telah ditutup KPU Makassar. Namun tidak satu pun pasangan kandidat yang memenuhi syarat yang mengembalikan berkas syarat dukungan.
Komisioner KPU Makassar bidang teknis penyelenggara, Gunawan Mashar, yang dikutip detikcom, Senin (24/2/2020), mengatakan pihaknya telah menyiapkan tempat di Hotel Claro untuk menerima berkas syarat dukungan kandidat. Hanya dua kandidat yang datang membawa berkas, meskipun tidak lengkap, yaitu Andi Budi Pawawoi-Idham Amiruddin dan Andi Munawar Syahrir-Andi Alfin Mapangile.
“Kemarin kandidat Budi Pawawoi membawa 31 boks dokumen syarat dukungan, tapi dokumennya tidak lengkap, tidak membawa dokumen B1.1-KWK, daftar nama yang memberi dukungan, tidak membawa dokumen rekap dukungan persebaran kecamatan, termasuk dokumen pakta integritas kandidat,” ungkap Gunawan.
Selain itu, lanjut Gunawan, tim sukses Ramdhan ‘Danny’ Pomanto juga datang melapor ke KPU, untuk menyampaikan bahwa Danny batal maju lewat jalur perseorangan. Sebelumnya, ada 7 paslon yang mengambil user Sistem Informasi Calon (Silon) di KPU, sebagai syarat awal untuk menempuh jalur dukungan perseorangan.
Sementara itu, Danny Pomanto sendiri telah memutuskan untuk menempuh jalur dukungan partai, usai mendapat kepastian rekomendasi dari partainya, Nasdem, dalam acara yang digagas Danny: Musyawarah Rakyat, di gedung Celebes Convention Center, Makassar, Sabtu (22/2).
Danny mengklaim timnya telah mengumpulkan 153 ribu syarat dukungan. Adapun syarat dukungan yang ditetapkan KPU Makassar sebanyak 72.570 syarat dukungan yang tersebar di 8 kecamatan se-Makassar.

Danny Pomanto dapatkan Rekomendasi Partai Nasdem di Pilwalkot Makassar 2020

Zonamakassar.com, Makassar – Partai NasDem sepertinya siap bertarung bersama Moh. Ramdhan Pamanto yang lebih dikenal dengan sebutan DP, di Pemilihan Walikota Makassar 2020.

Hal ini terlihat dari surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem tertanggal 20 Februari 2020, yang beredar di grup-grup WhatsApp.

Dalam surat rekomendasi tersebut, menyatakan DPP Partai Nasdem menyetujui Danny sebagai Calon Walikota Makassar untuk priode 2020-2025.

Surat tersebut, ditandatangani langsung oleh Wakil Ketua Umum Ahmad Ali dan Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Prananda Surya Paloh.

Diketahui, sebelum foto surat rekomendasi tersebar di beberapa grup WhatsApp, terlebih dahulu Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse (RMS) mempostingnya melalui akun instagramnya.

Partai NasDem memiliki 6 kursi di Kota Makassar. Artinya, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto hanya membutuhkan 4 kursi lagi untuk bisa mendaftar sebagai Calon Wali Kota Makassar 2020.

Kendati NasDem menyatakan telah mengusung Danny maju di Pilwakot, akan tetapi dirinya belum menentukan sikap, apakah melalui partai atau jalur perseorangan.(*)

Daftar di Demokrat, Gelora Ramaikan Calon Walikota Makassar

Zonamakassar.com, Makassar -Meski belum memiliki kursi di parlemen, DPD Partai Gelora Indonesia Makassar memulai debutnya dalam ajang Pilwalkot Makassar. Partai yang baru terbentuk itu mengajukan Mudzakkir Ali Djamil (Muda) sebagai Calon Wali kota.

Keseriusan Partai Gelora Indonesia Makassar ini terlihat dari sosialisasi yang masif dan sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat Makassar.

“Kami telah dari sekretariat Demokrat Makassar untuk mengambil formulir calon wali kota. Gelora Makassar mengajukan Mudzakkir Ali Djamil yang akrab disapa MUDA sebagai calon wali kota Makassar,” kata Ketua DPD Gelora Indonesia Makassar, Muttaqien Yunus, siang tadi.

Menurut Muttaqien, beberapa bulan terakhir ini mereka fokus pada proses verifikasi dan pembentukan struktur Partai Gelora. Per Januari ini struktur sudah rampung dan pihaknya siap terlibat aktif pada Pilkada 2020.

Mudzakkir Ali Djamil adalah sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan yang diketuai Syamsari Kitta (Bupati Takalar). Muda juga adalah mantan politikus dan aleg dari PKS Makassar sementara Syamsari Kitta adalah mantan legislator PKS Sulsel. (nur/fajar)

Pakai Seragam ala Prabowo, Andry Arief Bulu Daftar Cawalkot Makassar di Gerindra

Zonamakassar.com, Makassar – Mantan Juru Bicara Nasional tim pemenangan Prabowo – Sandi di Pilpres 2019, H. Andry S. Arief Bulu yang akrab di sapa AAB siap mewakafkan dirinya untuk Kota Makassar dengan maju sebagai balon Walikota Makassar pada pilkada tahun 2020 mendatang.

AAB membuktikannya dengan mendaftar sekaligus mengembalikan formulir di kantor DPC Partai Gerindra Jalan Nuri Makassar siang tadi, senin (14/10/19).

Mantan wakil ketua DPRD Provinsi Sulsel ini datang bersama tim nya dengan seragam ala Prabowo Subianto, kemeja putih dan celana krem disambut langsung oleh Ketua DPC Gerindra Makassar, Erik Horas dan tim desk pilkada Gerindra Makassar.

Menurut Erik Horas dalam sambutannya bahwa AAB adalah kader Gerindra pertama yang mendaftar sekaligus mengembalikan formulir tanpa diwakili, “Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran kader sekaliber pak AAB tentu kami ingin sekali jika pilkada nanti Gerindra dikendarai oleh kader internalnya, namun semua harus melalui prosedur dan mekanisme yang telah disusun oleh tim desk pilkada partai Gerindra Makassar tanpa pilih pilih atau menganak emaskan siapapun”, jelas legislator DPRD Kota Makassar ini.

Ditambahkan Erik jika semua pendaftar visi misinya sejalan dengan garis perjuangan Gerindra tentu harus didukung apalagi AAB yang tak diragukan loyalitasnya terhadap partai.

“Saya sejak masih di Demokrat pada pilpres 2014 lalu, saya ketua tim pemenangan Prabowo – Hatta di Sulsel kemudian hijrah ke Gerindra dan kembali terlibat di pilpres 2019 menjadi juru bicara nasional Prabowo – Sandi, jadi tidak perlu lagi diragukan loyalitas saya terhadap perjuangan partai”, ucap Gubernur LIRA Sulsel ini.

Mantan Ketua BPD HIPMI Sulsel ini menambahkan meski sebagai kader internal Gerindra, dirinya akan tetap mengikuti segala prosedur dan mekanisme yang diterapkan oleh tim desk pilkada Gerindra Makassar.

“Semoga apa yang telah kami lakukan hari ini diridhoi oleh Allah SWT dan bisa diusung oleh partai sendiri untuk bertarung di Pilkada Kota Makassar 2020 tahun depan”, pungkas AAB. (*)

Dampingi Appi Kembalikan Formulir, Irfan Darmawan : Appi Paham Budaya Siri’ Na Pacce

Zonamakassar.com, Makassar – Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) kembali akan bertarung sebagai kandidat Calon Wali Kota Makassar 2020 mendatang. Jumat (13/9/2019).

Bahkan kali ini dirinya mulai mempersiapkan kendaraan politiknya, salah satu partai yang dikendarai Appi yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekitar pukul 15 : 30, Munafri Arifuddin (Appi) bersama rombongan mendatangi Kantor DPC (PDIP) di Jln Serigala No 89, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, untuk mengembalikan Formukir Bakal Calon.

Nampak hadir Putra bungsu Politisi Senior Nasran Mone yang juga ketua Garda Rajawali Perindo (GRIND), Irfan Darmawan Nm turut mendampingi Munafri Arifuddin (Appi) saat pengembalian formulir di kantor DPC PDIP Kota Makassar.

Foto : Irfan Darmawan bersama rombongan Munafri Arifuddin di Kantor DPC PDI P Makassar

Saat dikonfirmasi, Irfan Darmawam Nm menyampaikan bahwa kehadirannya mendampingi Munafri Arifuddin (Appi) adalah panggilan hati nurani.

“Bismillah, Saya sudah bertekad untuk memberi dukungan kepada Appi, dengan alasan yang cukup sederhaji, Karena Appi bukan figur pajanji-janji, egois, merasa pintar sendiri.

Ippank Mone Sapaan akrabnya juga mengatakan Appi itu komunikatif dan paham budaya Siri’ Na Pacce bos.

“Asselang ma’ dan Insya Allah beberapa kelompok pemuda akan bergabung bersama-sama untuk memenangkan Appi ditahun 2020” Tutup Pendiri Gerakan Pemuda Peduli Bangsa ini (Gempa). (*)

Munafri Arifuddin Mantapkan Maju Walikota Makassar Lewat PDI Perjuangan

Zonamakassar.com, Makassar – Munafri Arifuddin alias Appi kembali bakal mencoba peruntungannya, bertarung sebagai kandidat Calon Wali Kota Makassar 2020 mendatang. Jumat (13/9/2019).

Kali ini Appi mulai menyiapkan kendaraan politiknya melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Tepat pukul 15 : 30, Munafri Arifuddin (Appi) bersama rombongan mendatangi Kantor DPC (PDIP) di Jln Serigala No 89, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, untuk mengembalikan Formulir Bakal Calon Walikota.

Saat ditanya oleh awak media, siapa pasangan pak Appi nantinya di tahun ini beliau menjawab untuk sementara belum ada karena semua yang mendaftar hanya ingin menjadi Walikota.

“Untuk saat ini kita belum tau, karna saya lihat semuanya mau jadi Walikota, belum ada yang bersedia jadi wakil walikota” Kata Appi usai mengembalikan Formulir Pendaftaran di DPC PDIP, jl serigala Kecamatan Mamajang Kota Makassar.

Lebih lanjut CEO PSM Makassar ini mengatakan bahwa, untuk sementara kita membangun optimisme dulu semuanya mendaftar jadi Walikota.

“Sekarang ini kita bangun optimisme, semuanya mendaftar menjadi Walikota. Nanti tiba saatnya kita berafiliasi bersama untuk menghasilkan pasangan yang punya Visi Misi untuk membangun Makassar,” beber Appi

Saat disinggung hubungan dan komunikasinya bersama Ramdhani Pomanto, dirinya juga menyampaikan kami punya hubungan yang baik bahkan kemarin kami bertemu dan berdiskusi satu sama lain

“Kami punya komunikasi yang baik, bahkan kemarin kami bertemu dan berdikusi satu sama lain. Tapi kan untuk Pilwalkot ini tidak mungkin saya jadi wakilnya ataupun sebaliknya. Kan kemarin 2018 sama – sama bertarung jadi walikota kalau sekarang berpasangan kan aneh. Semua bisa berjalan tapi sekarang kan sama – sama jadi calon walikota,” pungkas Appi.

Sebelumnya Appi juga menjalin komunikasi dengan beberapa calon lainnya, termasuk anggota DPRD tiga periode Nasran Mone.(*)

Massifkan Langkah Menuju Makassar 2020, Ketua PMM: “SADAP” Figur Yang Merakyat

Zonamakassar.com, Makassar -Pemilihan walikota dan wakil walikota makassar tahun 2020, mulai nampak seru dengan hadirannya beberapa nama-nama baru yang akan mewarnai kontestasi pilwali 2020.

Seperti syukriadi (UQ), Nasran Mone (Cak Mon), Busrah Abdullah, Irman Yasin Limpo dan Syarifuddin Dg.Punna (SADAP).

Seperti halnya syarifuddin dg.punna yang dikabarkan akan bertarung diperhelatan pilwalkot 2020 mulai massif membangun komunikasi politik dengan beberapa tokoh dan pemilih melenial.

Dg.punna memperlihat keseriusannya untuk ikut serta pada pemilihan walikota dan wakil walikota makassar 2020 yang rencananya akan melalui jalur independen.

Ketua Poros Muda Makassar (PMM), Fatur Rahman menyampaikan, makassar butuh figur yang merakyat dan mampu merawat kultur dan adat istiadat kota makassar.

“Kami yakin sosok yang kami idam-idamkan sangat cocok dengan karakter Syarifuddin dg.punna”

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan menggelar konsolidasi untuk mematangkan pilihan bersama jajaran pengurus untuk makassar yang lebih Sadap” Tutupnya. (*/Joel)

Jelang Pilwalkot 2020, Nasran Mone di Dukung Pemilih Milenial

Zonamakassar.com, Makassar –Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2020 semakin hangat menjadi perbincangan, (15/06/09).

Beberapa nama bakal calon walikota dan wakil walikota makassar mulai ramai dibicarakan, salah satunya yaitu politisi Senior Makassar Nasran Mone.

Nasran Mone yang dikabarkan akan mewarnai kontestasi Pilwalkot Makassar 2020 mendapatkan respon dari berbagai kalangan, diantaranya dari kalangan milenial dan organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Peduli Bangsa (GEMPA), Kepedulian Generasi Muda Makassar (KGMM), Forum Muda Mudi Makassar (FMMM), Makassar Celebes Corp (MCC), dan masih banyak lagi.

Beberapa dari kalangan milenial mendorong Nasran Mone untuk bertarung pada pemilihan walikota dan wakil walikota makassar mendatang.

Rahman Razaq Ketua FMMM mengatakan Pengalaman Nasran Mone sebagai mantan anggota DPRD Kota Makassar selama 3 periode dan Caleg DPR RI menjadi modal, apa lagi 25 tahun Sebagai pekerja politik, saya pikir beliau pasti paham betul atmosfir dan kimistri masyarakat kota makassar.

“Sosok ayahnda Nasran Mone memikili karakter yang sombere dan masih berjiwa muda, sehingga menjadi pilihan kami bersama dengan beberapa kelompok milenial”

Seperti apa konstalasi kedepan, jelas kami tetap berada pada barisan cak mon. Tutup Razaq (*/joel)