Camat Tamalanrea Sebut Ada Tomas yang Backingi PKL

Zonamakassar.com, Makassar – Keluhan masyarakat akan keberadaan Pedagangan Kaki Lima (PKL) yang berjualan menggunakan badan jalan, sulit ditertibkan pemerintah kecamatan Tamalanrea. Hal tersebut disampaikan Camat Tamalarea, Muhammad Rheza saat Rakor di kantor Kecamatan Tamalanrea, Senin (1/7/2019).

Rheza mengatakan pihaknya sudah sering kali melakukan penertiban dan peneguran terhadap PKL yang berjualan dibahu jalan. Meski sudah ditertibkan dan ditegur, PKL tersebut tetap membandel.

“Ada beberapa PKL yang sulit kita tertibkan karena punya backingan dari tokoh masyarakat atau orang-orang kuat yang memiliki koneksi luas,” katanya.

Dalam rakor yang digelar di Ruang Rapat Kecamatan Tamalanrea, yang dihadiri Sekretaris Kecamatan, para lurah, serta sejumlah staf lainnya.

“Kita gelar Rakor membahas terkait aturan pemerintah mengenai Fasilitas Umum (Fasum) yang masih banyak digunakan oleh PKL untuk berjualan, dan harus ditertibkan,” ungkap Rheza.

Kecamatan Tamalanrea Tegur PKL yang Berjualan di Trotoar

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, Makassar memberikan pemahaman kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar atau Daerah Milik Jalan (Damija).

Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Tamalanrea, Miriam Novita Mappasanda mengaku sebelumnya pemerintah Kecamatan Tamalarea telah melakukan peneguran terhadap sejumlah PKL yang berjualan di Damija dan juga Fasum-Fasos sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Setelah diberikan teguran, sejumlah PKL tersebut mendatangi pos Satpol PP Kecamatan Tamalanrea untuk mendapatkan penjelasan. Novita mengatakan pihaknya ingin lebih dahulu memberikan pemahaman kepada PKL untuk tidak berjualan di Damija sebelum dilakukan penertiban.

“Kami akan terus melakukan pengawasan sesuai prosedur yang berlaku, agar tata kota khususnya di kecamatan Tamalanrea bisa nampak indah dipandang,” ucap Miriam Novita.

“Dengan melakukan sentuh hati kita berharap antara Pemerintah kecamatan dan masyarakat dapat saling bersinergi. Kami berharap PKL tetap mengikuti rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh pemerntah sehingga semuanya dapat berjalan sesuai koridornya masing-masing,” pungkasnya.

Gelar Rakor, Camat Tamalate Bahas Soal PKL dan Sampah

Zonamakassar.com, Makassar – Tidak sedikit orang mencoba peruntungan di Bulan Ramadan. Salah satunya menjajakan takjil di pinggir jalan. Namun, pasar musiman ini seringkali meninggalkan satu persoalan, yakni sampah yang menumpuk.

Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kecamatan Tamalate, Jumat (24/5/2019).

“Menjamurnya PKL selama Ramadan di wilayah Kecamatan Tamalate berikut dengan penumpukan sampah yang kita bahas,” ungkap Camat Tamalate, Fahyuddin Yusuf.

Rapat ini menghadirkan Sekcam Tamalate, Fandi Wiranto, seluruh lurah, koordinator kebersihan dan BKO Satpol PP Kecamatan Tamalate.

Jalan Nikel ; Akan Dibuat PKL Center Oleh Dinas PU Makassar

ZonaMakassar.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Makassar terus bekerja untuk membuat Pedagang Kaki Lima (PKL) Center. Setelah Kanrerong ri Karebosi Makassar, Dinas PU Makassar akan membangun PKL Center di Jalan Nikel, Makassar.

Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis mengungkapkan nantinya Dinas PU Makassar akan membangun Pelataran di Jalan Nikel Makassar. Nantinya pelataran tersebut akan dibuatkan stand untuk PKL bisa berjualan.

“Ini ditargetkan akan dilakukan dalam sekali pengerjaan untuk semua kebutuhan pembangunan untuk PKL,” cetus Hamka.

Ia mengungkapkan nantinya akan ada 216 stand yang akan dibuat.

“Jadi akan ada 216 boot yang akan dibangun. Itu dibangun secara langsung serentak untuk semua materi infrastrukturnya, mulai dari pelatarannya hingga lampu dan semua infrastruktur,” paparnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Dinas PU Makassar menyiapkan anggaran sebesar Rp 13,7 miliar.

“Jadi model boot-nya nanti berbentuk kontener itu. Didesain seperti itu memang,” tutur Hamka.