Kecamatan Rappocini Punya Kampung Donor, Iqbal Suhaeb: Percontohan Baik

Zonamakassar.com, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb didampingi Pj Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal menghadiri malam puncak pesta rakyat kecamatan Rappocini, di Kompleks Minasa Upa Blok G, kelurahan Minasaupa, Rabu (21/8/2019).

Kehadirannya disambut riuh tepuk tangan ratusan masyarakat yang sudah menunggu kedatangannya.

Sebelum sambutan, Iqbal menyaksikan langsung Momerandum Of Understanding (MoU) antara Palang Merah Indonesia (PMI) kota Makassar dan Pemerintahan Kecamatan Rappocini terkait Kampung Donor Darah di Minasa Upa.

Kata Iqbal, ini merupakan satu langkah baik yang positif untuk mengajak masyarakat berbagi.

“Nantinya, Kampung Donor Darah di Minasa Upa ini menjadi kampung percontohan. Saya harap ini akan menjadi komitmen untuk dihadirkan di setiap kecamatan,” jelasnya.

Selain itu, Iqbal juga tak lupa menghimbau agar warga Makassar khususnya kecamatan Rappocini untuk tetap menjaga persatuannya.

“Tetap saling jaga, tetap kompak seperti malam ini. Pagari diri kita untuk menangkal segala macam hoaks yang beredar. Cari tauki dulu baru kita sebar,” pinta Iqbal.

Menurutnya, imbauan ini sebagai salah satu cara untuk bisa tetap menjaga keutuhan kota Makassar.

Seperti penutupan pesta rakyat di kecamatan-kecamatan lain. Iqbal dan Murni juga menyerahkan secara simbolis hadiah bagi warga Rappocini yang sudah berpartisipasi dalam lomba HUT ke – 74 RI.

Iqbal Suhaeb Minta Pegawai Pemkot Makassar Rajin Donor Darah

Zonamakassar.com, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb melalukan penandatanganan Momerandum Of Understanding (MoU) dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, di Hotel Jolin, Rabu (31/7/2019).

MoU ini terkait donor darah sekaligus menjadi pembuka Musyawarah Kota (Muskot) PMI Makassar 2019.

Iqbal pun mengatakan nantinya Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib melakukan donor darah langsung di pusat pendonoran darah Kota Makassar.

“Semua SKPD wajib mendonor darah. Dan segera membuat jadwal bagi para staf-stafnya untuk melalukan donor darah. Karena setetes darah sangat berarti bagi kelanjutan hidup seseorang,” ucap Iqbal.

Menurut Iqbal, PMI merupakan organisasi yang sangat penting, karena menyangkut dunia kemanusiaan.

“Mendukung lancarnya kegiatan PMI itu sama saja mendukung aktivitas kemanusiaan. Ini juga sekalian Muskot. Saya berharap yang akan terpilih nantinya akan membawa PMI Kota Makassar menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal MI yang akrab disapa Deng Ical menyampaikan rasa terima kasih atas nama PMI Kota Makassar. Katanya, dengan adanya MoU ini, sangat mendukung PMI Kota Makassar mengemban amanah kemanusiaan.

Selain itu, Deng Ical pun kembali menyampaikan manfaat dari donor darah, bukan hanya dari bagi yang menerima donor, tetapi juga bagi pendonor.

“Kinerja organ tubuh akan semakin membaik jika kita rajin mendonor, beberapa penyakit pun dapat terdeteksi lebih dini,” pungkasnya.

Deng Ical Tegaskan Darah di PMI Tidak Diperjual Belikan

Zonamakassar.com, Makassar – Wakil Walikota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, dalam semiloka yang diadakan oleh UTD PMI Kota Makassar, menegaskan tentang darah yang tidak terbeli.

“Darah yang didonorkan oleh para relawan, tidak boleh dijual belikan. Karena darah tidak terbeli,” ujar Deng Ical sapaan akrabnya.

Adanya biaya yang harus dikeluarkan oleh para penerima donor darah, bukanlah harga darah yang harus ditebus, tetapi biaya penggantian pengelolaan darah (BPPD).

“Biaya penggantian pengelolaan darah yang ditetapkan oleh pemerintah yakni sebesar 325 ribu, meskipun pada faktanya biaya yang harus dipenuhi oleh UPTD lebih besar dari itu,” ungkap Deng Ical.

Lanjut Deng Ical, BPPD diberikan sebagai biaya untuk memastikan bahwa darah yang ditransfusi ke penerima donor benar-benar steril dan hygienis.

“Hari ini, UPTD berinisiatif untuk mengundang berbagai pihak dari Rumah Sakit, agar adanya kesamaan BPPD yang dibebankan kepada masyarakat, agar tidak memunculkan stigma negatif, karena donor darah merupakan kerja- kerja kemanusiaan, yang dituntut untuk terus melakukan peningkatan pelayanan,” tandas Deng Ical

Semiloka optimalisasi jejaring pelayanan darah, digelar di Hotel Jolin Makassar, Jl Pengayoman, Kamis (2/4), dengan mengundang 46 orang dari RS dalam Kota Makassar dan 8 orang dari kabupaten (pangkep, gowa, maros, tana toraja, bulukumba, bantaeng, toraja utara).

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni Direktur pelayanan medik dan keperawatan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Prof. dr Mansyur Arif.(*)

Kerja Sama Dengan PMI, IKA SMAN 9 Makassar Kumpul 129 Kantong Darah

ZonaMakassar.com – Ikatan alumni (IKA) SMAN 9 Makassar bekerjasama PMI Kecematan Rappocini, HIMPERRA Sulsel dan Pengembang Indonesia Sulsel serta Forum CSR Kessos Sulsel menggelar kegiatan bakti sosial, di Sekertariat IKA SMAN 9 Makassar, Jl Aroepala, Minggu (21/4/2019).

Kegiatan tersebut berupa donor darah, senam bersama, talkshow terkait donor darah, bazaar murah, cek kesehatan gratis. Acara yang di dadakan dalam rangka memperingati hari kartini, sebanyak 129 kantong darah terkumpul.

Wakil Wali Kota Makassar, yang juga Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal Mi turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.

Tampak orang nomor dua di Makassar itu terlihat sangat antusias mengikuti senam pagi bersama puluhan alumni IKA SMAN 9 Makassar dan masyarakat lainnya.

Deng Ical berharap dengan adanya kegiatan bakti sosial ini dapat meningkatkan kebersamaan dan juga kepedulian terhadap sesama. Sebab dengan kedepedulian kita dengan sesama maka orang lain bisa merasakan manfaatnya.

“Sesungguhnya orang yang baik adalah orang yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain, dan itu harus terus ditanamkan kepada anak anak kita,” katanya.

Meriah HUT Pegadaian, Wakil Wali Kota Makassar: BUMN yang Selalu Support Pemkot

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dalam rangka memperingati HUT ke 118, PT Pegadaian (Persero) menggelar donor darah di Aula Kanwil VI Makassar, Jl Pelita Raya, Kamis (4/4/2019), dengan mengusung tema “Everyone Could Be A Hero Be a donor”.

Wakil Wali Kota Makassar, DR Syamsu Rizal MI, yang juga ketua PMI Kota Makassar, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PT Pegadaian yang telah memberikan support kepada PMI Kota Makassar dan juga kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Untuk PT Pegadaian, telah kami daftarkan sebagai BUMN dengan program-program inovasi, karena kemitraan Pemerintah kota Makassar menggandeng BUMN salah satunya PT pegadaian, yang telah memberikan support yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, hal yang menurut Deng Ical patut diapresiasi dikarenakan tidak semua perusahaaan menunjukkan selebrasinya dengan menggelar kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

Dikesempatan yang sama pula, Deng Ical pun menyempatkan berbagi kisah seputar kegiatan PMI Kota Makassar terkait donor darah, khususnya terkait adanya biaya yang dibebankan bagi pasien saat membutuhkan darah.

“Banyak yang bertanya, mengapa kalau kita donor darah, gratis, tapi saat membutuhkan harus bayar?. Hal ini dikarenakan Darah yang telah didonorkan oleh para pendonor, tidak serta merta diberikan kepada pasien yang membutuhkan,” lanjut Deng Ical.

Darah yang telah didonorkan harus dikelola terlebih dahulu untuk memastikan darah yang akan ditransfusi aman dan terbebas dari bibit penyakit khususnya hepatitis A, hepatitis B, Hepatitis C, virus AIDS, dan malaria.

“Proses inilah yang membutuhkan dana yang tidak sedikit, satu kantong darah membutuhkan biaya diantara 450 ribu hingga 3 juta rupiah perkantong, namun PMI hanya membebankan kepada pasien sekitar 335 ribu per kantong darah,” tutur Deng Ical.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI kota Makassar membutuhkan anggaran sekitar 28 miliar pertahunnya, dengan proyeksi pendapatan hanya 12 miliar.

“Menjadi tugas pengurus, untuk mencarikan sumber dana sekitar 16 miliar untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” lanjut Deng Ical.

Dikesempatan yang sama, Deng Ical pun Memberikan penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonor lebih dari 10 kali dan 25 kali.(*)