Sebut “Tentara Gila” Peltu Saadi Lapor Ke Polda Metro Jaya

Zonamakassar.com, Jakarta – Berawal dari sengketa tanah yang terletak di sebelah Gereja Kristus Yesus Perumahan Citra Garden 2 Blok O Rt 006 Rw 012 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat sedang dalam pemeriksaan banding Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta antara ahli waris Mardjuk alias Madjuk Amad dengan Kantor Pertanahan Administratif Jakarta Barat sebagai Terbanding dan Sinode Gereja Kristus Yesus sebagai Terbanding Intervensi II.

Berujung pada upaya penguasaan fisik tenah milik seorang prajurit TNI AD Peltu Saadi selaku ahli waris dari Mardjuk alias Madjuk Amad yang dilakukan oleh kelompok Tergugat Intervensi II atau Terbanding Intervensi II (Sinode Gereja Kristus Yesus). pada hari Selasa, tanggal 12 Januari 2021.

Pada saat itu telah terjadi penghinaan terhadap anggota TNI tersebut oleh salah satu orang dari kelompok Tergugat Intervensi II atau Terbanding Intervensi II (Sinode Gereja Kristus Yesus) dengan menyatakan “TENTARA GILA*.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut Kuasa Hukum Peltu Saadi dari Lembaga Advokasi Dan Bantuan Hukum (LABH) “Pro Justitia” Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (DPN GN-PK), membuat Laporan Polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor: LP/923/lI/YAN.2.5/2021/SPKT.PMJ. tanggal 16 Fehruari 2021, dilengkapi dengan bukti berupa video saat Terlapor Sdr, Han Parluhutan dengan suara tinggi menyatakan dihadapan Pelapor *TENTARA GILA”.

Perbuatan tersebut menurut Jarji Zaidan, SH, yang didampingi oieh Rhama Rizky, SH., dan Delvin Akbar, SH., mengungkapkan perkataan Terlapor disaksikan banyak orang antara lain ahli waris Mardjuk alias Madjuk Amad, sehingga perbuatan Terlapor telah memenuhi unsur pidana Pasal 310 dan atau Pasal 207 KUHP, dengan tuduhan melakukan penghinaan dan atau pencemaran nama baik.

Menanggapi kasus ini Ketua Umum DPN GN-PK Adi Warman, SH., MH,, MBA., mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Lembaga Advokasi Dan Bantuan Hukum (LABH) ‘*Pro Justitia” dalam menuntaskan kasus ini, karena terkait dengan kasus dilaporkannya Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol. Ady Wibowo, SIK., M.Si., beserta 64 anggotanya ke Divisi Propam Mahes Polri heberapa waktu yang lalu.

Rilis : LABH “PRO JUSTITIA” DPN GNPK

Habib Rizieq Shihab Dibawa ke Rutan Polda Metro Jaya

Zonamakassar.com, Jakarta – Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab akhirnya keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sekira pukul 00.22 WIB.

Habib Rizieq Shihab resmi ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya, Minggu, dinihari, (13/12/2020).

Penahanan ini usai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka kasus penghasutan.

Habib Rizieq pun disangkakan dengan Pasal 160-216 KUHP, yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara.

Dengan tangan diborgol, HRS digiring ke rutan Polda Metro Jaya pukul 00.28 WIB.

Terlihat seorang perempuan simpatisan Habib Rizieq menangis histeris melihat HRS di borgol.

“Jangan borgol habib kami.” teriaknya.

Sebelumnya, HRS mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu, (12/12/2020), sekitar pukul 10.24 WIB untuk menjalani pemeriksaan.(*)

Ini Alasan Polisi Tahan Galih-Rey-Benua di Kasus ‘Ikan Asin’

Zonamakassar.com, Makassar – Setelah pemeriksaan intensif, tiga tersangka kasus ‘ikan asin’ resmi ditahan polisi. Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar ditahan mulai pagi ini.

“Sudah (ditahan),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat di Jakarta (12/7/2019).

Ketiga tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan di Polda Metro Jaya. Ketiganya ditahan dengan jeratan Pasal 27 ayat (1) dan (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

Lebih lanjut Argo mengungkap alasan ketiganya ditahan, mengingat ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Di sisi lain, ada alasan subjektivitas penyidik

“Dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya,” tuturnya via detik.com

Kasus yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiqini akan terus dikembangkan oleh penyidik. Polisi masih mencari kemungkinan adanya tersangka lain.

Jadi Pembicara di Makassar, Rocky Gerung Tidak Hadiri Panggilan Polda Metro Jaya

ZonaMakassar.com, Makassar-Rocky Gerung tidak menghadiri panggilan Polda Metro Jaya yang di jadwalkan hari ini kamis (31/1/19)

Semula, Rocky Gerung akan diperiksa Polisi hari ini sesuai surat panggilan yang dikirimkan kepada yang bersangkutan.

Rocky Gerung akan menghubungi Polisi hari ini sesuai surat yang dikirim kepada yang bersangkutan.

Namun Rocky Gerung menghadiri acara sebagai pembicara yang bertema ‘Ngopi Bareng Rocky: Ngobrol Politik Bareng Rocky Gerung’ di Graha Pena, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (31/1/2019).

Sedianya Rocky Gerung dimintai keterangan atau klarifikasinya terkait dugaan tindak pidana penistaan agama. Rocky Gerung dilaporkan ke polisi atas persetujuannya tentang kitab suci adalah fiksi di acara televisi Indonesia Lawyer Club atau ILC, April 2018.

“Hari ini yang bersangkutan ada agenda di Makassar, sehingga tidak bisa menghadiri panggilan polisi,” kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis. Dilansir dari jabar.tribunnews.com.

Seperti yang dijanjikan pengacara, berjanji akan menerima panggilan polisi Jumat besok.