Manajemen PSM Makassar Lepas Asnawi ke Liga Korea

Zonamakassar.com, Makassar Kejelasan status pemain sepakbola PSM Makassar Asnawi Mangkualam yang kabarnya pindah klub akhirnya terjawab, Manajemen memberikan peryataan resmi, Jumat (29/1/2021).

Seperti diketahui, Asnawi disebut akan bergabung dengan klub kasta kedua kompetisi Korea Selatan (K-League 2), Ansar Greeners FC.

Melalui Media Officer (MO) PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim, Asnawi Mangkualam resmi dilepas oleh PSM.

“PSM Makassar dan Klub K-League 2 Ansan Greeners FC menyepakati melepas pemain Asnawi Mangkualam Bahar,” kata Sule sapaan akrabnya, dikutip Tribun-timur.com Jumat (29/1/2021).

Meski kontraknya masih tersisa semusim, kata Sule, PSM Makassar bersedia melepas Asnawi demi pengembangan karir sang pemain.

“Apalagi di tengah situasi sepakbola dalam negeri yang tidak pasti,” katanya.

PSM Makassar pun berterima kasih atas dedikasi Asnawi dan mendoakannya sukses di Ansan Greneers FC.

“Bisa mengharumkan nama PSM Makassar dan Indonesia,” harapnya.

“Semoga Ansan Greneers terus meraih kesuksesan di masa-masa mendatang,” tutupnya.(*)

Ini Harapan KNPI Sulsel untuk PSM di HUT ke-105 Tahun

Zonamakassar.com, Makassar – Pengurus DPD I KNPI Sulsel berharap PSM Makassar semakin jaya di HUT yang ke-105 tahun ini.

Wakil Ketua Komisi Pemuda dan Olahraga, Abdullah Hasan mengatakan, PSM saat ini terus mengalami perkembangan yang pesat di persepakbolaan nasional.

“Meski ditengah pandemi dan liga belum bergulir tapi PSM tetap menunjukkan kematangannya dan perkembangannya sebagai klub kebanggan masyarakat Sulsel.” ungkap Abdullah Hasan, Senin, (2/11/2020).

Abdullah berharap, PSM di umur yang sudah sangat tua ini bisa menjadi panutan bagi klub yang lain.

“Prestasi di kanca Domestik dan Internasional harus terus di hadirkan PSM serta menjadi klub panutan lain di Indonesia mengingat umur yang sudah sangat tua, ibarat manusia sudah menjadi pembina bagi yang masih muda.” tutup Abdullah.

Belum Latihan dan Pemain Asing Tak Jelas, Bos PSM: Kan Tidak ada Degradasi

Foto Instagram @psm_makassar

Zonamakassar.com, Makassar – PSM Makassar menjadi satu-satunya klub Liga 1 2020 yang juga belum menggelar latihan.

Padahal Liga 1 2020 akan kembali bergulir kurang dari satu bulan yakni pada 1 Oktober 2020.

Sejauh ini PSM Makassar baru menggelar swab test yang hanya diikuti oleh 13 pemain dan dua asisten pelatih.

Setelah swab test, para pemain PSM Makassar tidak langsung menggelar sesi latihan.

PSM Makassar juga kesulitan untuk menggelar sesi latihan.

Sebab, Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, tengah direnovasi.

Juara Piala Indonesia 2019 itu awalnya berencana untuk menggelar sesi latihan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Akan tetapi sesi latihan tersebut belum juga dilakukan dan tidak tahu apa penyebabnya.

Tak hanya itu, PSM Makassar juga dikabarkan akan meminjamkan beberapa pemainnya ke Liga 2 2020.

Sejauh ini baru Ferdinand Sinaga yang sudah pasti bergabung bersama PSMS Medan.

Kabar terbaru ada Osas Saha yang tengah dikaitkan akan berlabuh ke PSIM Yogyakarta.

Selain itu, PSM Makassar juga belum jelas memastikan bagaimana status pemain asing mereka.

Tim asuhan Bojan Hodak itu memiliki empat pemain asing yakni Hussein El Dor, Serif Hasic, Wiljan Pluim, dan Giancarlo Lopes Rodrigues.

Sampai saat ini keempat pemain asing itu belum tahu kapan tiba ke Indonesia.

Terkait hal itu, CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, merespon dengan santai terutama mempertahankan pemain asing.

Seperti dikutip dari BolaSport.com pria yang akrab disapa Appi itu mengatakan situasi perpindahan pemain asing ke klub lain mungkin saja bisa terjadi.

Appi juga tak panik ketika PSM Makassar belum juga latihan, sebab, Liga 1 2020 musim ini tidak ada degradasi.

“Ada beberapa fenomenanya seperti itu dan ini kan memang keadaan yang membuat seperti itu sehingga ada pilihan-pilihan untuk pindah.”

“Apalagi kita ada di dalam suasana yang tidak normal sehingga kalau ada kegiatan-kegiatan atau hal-hal yang berjalan saya pikir itu hal lumrah, dan tahun ini juga tidak ada degradasi,” ucap Appi.

Appi juga belum bisa memberikan kejelasan dengan status pemain asingnya.

Rencananya dalam waktu dekat manajemen PSM Makassar akan membahas negosiasi kontrak dengan empat pemain asing itu.

“Kami akan bicara dengan mereka, kita lihat saja nanti,” ucap Appi.(bs)

PSM Makassar Launching Tim Musim 2020

Zonamakassar.com, Makassar – PSM Makassar menggelar lauching tim di pelataran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Kamis (27/2/2020) malam.
PSM Makassar tetap mematok target juara musim ini sama seperti musim-musim sebelumnya.
Berikut Skuad PSM musim ini
Kiper: Syaiful Syamsuddin (51), Muhammad Reza Pratama (45), Miswar Saputra (33), Hilman Syah (97)
Belakang: Zulkifli Syukur (3), Wasyiat Hasbulla (4), Hussein El Dor (5), Asnawi Bahar (14), Dedy Gusmawan (18), Serif Hasic (21), Abdul Rahman (28), Leo Guntara (25), Roni Esar Beroperay (58), Fajri Ardiansyah (88), Firza Andika (29), Hasim Kipuw (15)
Tengah: Irsyad Maulana (7), Rizky Pellu (19), Rasyid Bakri (17), Takwir (55), Wiljan Pluim (80), M. Arfan (48), Bayu Gatra (23), Ahmad Agung (27)
Depan: Aji Kurniawan (71), Yakob Sayuri (22), Giancarlo Rodrigues (9), Osas Saha (11), Ferdinand Sinaga (6), Ezra Walian (30).

Stadion Mattoanging Bakal Diverifikasi Untuk Jadi Markas PSM di Liga 1

Zonamakassar.com, Makassar – Stadion Mattoanging atau Stadion Andi Mattalatta, Makassar bakal diuji kelayakan sebagai markas PSM Makassar untuk mengarungi Liga 1 musim 2020.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan segera melakukan verifikasi terhadap venue ini.
Langkah PT LIB tersebut tertuang dalam surat dengan nomor 061/LIB/II/2020 yang terbit di Jakarta, 12 Februari 2020. Surat tersebut diteken langsung oleh Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri.
“LIB akan melakukan verifikasi terhadap Sstadion Andi Mattalatta, Makassar
pada tanggal 16 Februari 2020 dan diminta kepada klub untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait sehingga verifikasi dapat berjalan dengan baik,” bunyi surat tersebut.
“Adapun personel LIB yang ditugaskan adalah saudara Somad dan Tri Budiarto,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Somad menyebutkan bahwa pihaknya akan memulai verifikasi di siang hari. Dan baru akan berakhir hingga malam hari.
“Mungkin jam 1 siang kita akan mulai sampai sore ya. Setelah itu kita istirahat dan lanjut lagi malamnya, khusus untuk verifikasi penerangan stadion,” kata Somad saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (13/2/2020).
Selain lampu, beberapa kelengkapan dan fasilitas stadion juga akan diverifikasi. Apakah masih layak digunakan selama semusim, atau memang perlu diganti.
“Kita akan periksa ruang gantinya, ruang wasit, ruangan media dan toilet. Pastinya kita juga akan kembali melihat kualitas lapangan, gawang dan rumputnya,” tuturnya.
(agn)

Laga Uji Coba, PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara FC di Jakarta

Foto Instagram @psm_makassar

Zonamakassar.com, Jakarta – PSM Makassar berhasil mengalahkan Bhayangkara FC 1-0 dalam laga uji coba. Gol Juku Eja dicetak oleh Yakob Sayuri.
Bhayangkara FC vs PSM berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (5/2/2020) sore WIB. Duel kedua tim berjalan seimbang tanpa gol di babak pertama.
Babak kedua berjalan tak jauh berbeda. Namun, PSM mampu lebih efektif dengan melesakkan gol lewat sundulan Yakob Sayuri di menit ke-65.
Tertinggal satu gol bikin Bhayangkara FC main lebih menekan lagi. Bek Nurhidayat Haji Haris bahkan beberapa kali maju sampai ke kotak penalti PSM.
Bhayangkara FC mendapat peluang emas dari Putu Gede. Namun, bola sontekannya di mulut gawang PSM gagal berbuah gol.
Tak ada gol tambahan hingga laga tuntas. PSM keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
“Babak pertama kami bermain bagus. Ada beberapa peluang yang seharusnya bisa jadi gol. Di babak kedua kami juga banyak peluang, total seharusnya kami bisa cetak banyak gol,” kata Paul Munster usai laga.
Pelatih PSM, Bojan Hodak, senang dengan hasil ini. Menurutnya semua kemenangan harus diapresiasi.
“Ini hasil bagus. Semua bentuk kemenangan berharga. Secara bertahan kami baik, tapi masih ada yang perlu diperbaiki,” ungkap Bojan.

PSM Makassar Lolos ke Fase Grup AFC Cup 2020

Zonamakassar.com, Cibinong – PSM Makassar menang lagi atas Lalenok United di playoff AFC Cup 2020. Bermain 9 orang, Juku Eja memetik kemenangan dengan skor akhir 3-1.
Bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (19/1/2020) sore WIB, Lalenok tampil agresif di awal-awal laga. Sebuah tembakan dilepaskan dari sisi kanan depan kotak penalti PSM, namun bola tembakan pemain Lalenok masih diblok.
PSM mampu memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan Lalenok. Willem Jan Pluim melepaskan umpan panjang ke pertahanan Lalenok, yang berhasil disambut Giancarlo Lopes.
Lopes mampu lolos dari adangan dua pemain belakang Lalenok dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Lopes tanpa kesulitan melesakkan bola ke gawang lawan. 1-0 PSM memimpin.
Lalenok kembali menekan. Pertahanan PSM masih solid dalam mengadang gempuran dari klub asal Timor Leste itu.
PSM dapat peluang emas di menit ke -16. Pluim dari jarak dekat melepaskan tembakan, namun bola membentur mistar gawang Lalenok.
Dua menit berselang, Juku Eja kembali dapat peluang emas. Bola umpan silang Zulkifli Syukur disambar dengan sundulan Ferdinand Sinaga, namun bola masih bisa ditangkap Celestino Xavier Da Costa.
Lalenok yang terus bermain menekan harus kembali kebobolan di menit ke-29. Bola umpan silang Pluim dari sisi kanan berhasil dituntaskan menjadi gol oleh Ferdinand lewat sundulannya yang beraksi sambil menjatuhkan badan. 2-0 PSM memimpin.
PSM harus bermain dengan 10 orang di menit ke-32. Pluim, yang dilanggar oleh Armindo De Almeida, melakukan protes keras ke wasit. Gelandang PSM itu pun langsung diberikan kartu kuning.
Pluim merespons kartu tersebut dengan tepuk tangan dan berteriak ‘good job’. Wasit Hasan Akrami membalas dengan memberikan kartu kuning kedua.
Pemain PSM kembali diganjar kartu merah pada menit ke-58. M. Arfan keluar dari pertandingan setelah melanggar pemain Lalenok dengan keras.
Lalenok berhasil memanfaatkan tendangan bebas dengan baik. Kemelut yang hadir dari tendangan bebas dituntaskan oleh Paulo Domingos Freitas di menit ke-60. Lalenok kini tertinggal 1-2.
PSM berhasil mengubah skor menjadi 3-1 di menit ke-84. Umpan Zulkifli Syukur dituntaskan lewat sundulan Irsyad Maulana.
Mantan pemain Semen Padang itu langsung tersungkur usai duel udara dengan pemain lawan. Irsyad pun tak bisa melanjutkan pertandingan dan langsung dibawa ambulans. Rasyid Bakri masuk menggantikan.
Di sisa pertandingan tak ada gol lagi yang tercipta, PSM menang dengan skor akhir 3-1. PSM lolos ke fase grup AFC Cup dengan agregrat 7-2. PSM masuk ke Grup H bertemu Shan United, Tampines Rovers, dan Kaya-Iloilo.
Susunan Pemain
PSM Makassar: Miswar Saputra; Zulkifli Syukur, Leo Guntara (Asnawi 46′), Ahmad Agung; Arfan, Rizky Pellu, Wiljan Pluim, Irsyad Maulana (Rasyid Bakri 85′); Ferdinand Sinaga (Osas 59′) Giancarlo Rodrigues, Hussein El Dor.
Lalenok United: Celestino Xavier; Yohanes Kapitan, Gaspar da Silva, Francisco Savio; Francisco da Costa, Elias Joao (Santiago 54′), Armindo de Almeida, Paulo Gali Freitas, Fabio Pereira; Daniel Adade, Rufino Gama.

Bojan Hodak Yakin Skuad PSM Makassar Sudah Lengkap Di Piala AFC

Dok Official PSM MAKASSAR
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak (tengah), bersama empat asistennya saat diperkenalkan manajeman di hotel Aryadutha, Makassar, Senin (6/1/2020).


Zonamakassar.com, Makassar – Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak optimistis skuad Juku Eja sudah lengkap sebelum penutupan pendaftaran pemain untuk Piala AFC 2020 hari ini. PSM dijadwalkan menjalani laga play-off zona ASEAN melawan klub Timor Leste Lalenok United pada 22 dan 29 Januari.

Berdasarkan regulasi pendaftaran pemain, klub peserta babak pendahuluan maupun play-off harus mendaftarkan skuad mereka 15 hari sebelum pertandingan pertama. Namun hingga kini manajemen PSM belum merilis daftar pemain musim 2019 yang dipertahankan.

“Tahun ini ada beberapa pemain yang sudah pergi. Kami akan berusaha mencari pemain. Memang ada sedikit masalah untuk pemain di Piala AFC, karena kami tidak punya banyak waktu. Namun saya yakin kami dapat mengatasi masalah ini,” ujar Bojan.

“Kerangka tim sudah terbentuk 70 sampai 80 persen. Kami masih mencari dua atau tiga pemain, dan saya yakin ini sudah beres. Selain liga, kami akan menjalani pertandingan di Piala Presiden dan Piala AFC. Artinya, dalam satu musim kami bisa menjalani pertandingan lebih dari 60 kali, sehingga membutuhkan skuad yang besar.”

Sementara itu, CEO klub Munafri Arifuddin mengungkapkan, mereka akan mendaftarkan 30 pemain untuk Piala AFC. Hanya saja, mereka tidak diperkuat pemain asing baru di fae play-off, karena waktu yang tersedia sangat mepet.

“Kami akan mendaftarkan 30 pemain untuk Piala AFC. Kami masih menunggu, karena ada beberapa yang masih terkendala menyangkut administrasi. Tapi yang perlu diingat, pemain asing tidak bisa diurus dalam satu hari,” kata Munafri. (Goal.com)

Bojan Hodak Resmi Pelatih Baru PSM Makassar

Zonamakassar.com, Makassar – PSM Makassar resmi menetapkan pelatih baru tim untuk musim 2020.

Hal itu terungkap dari press conference yang digelar CEO PT PSM Munafri Arifuddin.

Press conference dilaksanakan di kediaman pribadi Munafri, Jl Chairil Anwar, Kota Makassar, Selasa (31/12/2019).

Pelatih tersebut bernama Bojan Hodak (48) yang telah memiliki pengalaman di Asia Tenggara.

Pelatih asal Kroasia ditunjuk menangani tim ayam jantan dari timur.

“Kami sudah menetapkan pelatih. Seperti yang saya bilang, ada tiga nama terakhir menjadi calon dan sekarang kami resmi menetapkan,” ungkap Munafri Arifuddin

Kata Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin, Bojan pernah melatih Kelantan FA, Johor Darul Ta’zim, hingga pelatih Timnas Malaysia U-19. (*)

Pelatih PSM Makassar Darije Buat Aturan Khusus Untuk Pemain, Dapat Kartu Bayar Sendiri

Zonamakassar.com, Makassar – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, rupanya membuat aturan khusus untuk menjaga kedisiplinan pemainnya terutama saat bermain di atas lapangan.

Aturan tersebut dibuat untuk mengantisipasi banyak hadiah kartu yang diterima di setiap laganya. Maklum saja, Pasukan Ramang menjadi salah satu pengumpul kartu terbanyak musim ini.

Contoh nyatanya terjadi pada dua laga terakhir melawan Badak Lampung FC dan Tira Persikabo. Total 10 kartu kuning dan 1 kartu merah diterima Wiljan Pluim dkk.

Bahkan, PSM Makassar musim ini telah dua kali dijatuhi denda Rp50 juta dari komisi disiplin PSSI akibat mendapat lima kartu kuning dalam satu laga.

“Jika pemain mendapatkan kartu kuning atau merah yang tidak menguntungkan PSM. Maka mereka harus membayar denda kartunya sendiri,” ungkap Darije, Kamis (19/09/19) malam.

“Saya sudah membuat aturan ini sejak beberapa bulan lalu. Masa depan terlihat bagus karena saya dan pemain sangat memperhatikan aturan itu,” sambung ia lagi.

Darije punya alasan kuat membuat aturan tersebut. Menurutnya, pemain Indonesia bermasalah karena tidak mengerti kapan harus membuat pelanggaran yang menguntungkan.

“Itu menunjukkan bahwa pemain sepak bola Indonesia tidak menggunakan otaknya saat membuat pelanggaran,” sindir pria asal Bosnia Herzegovina ini.

“Bermain sepak bola yang paling pertama dibutuhkan adalah otak. Bukan hanya soal kartu kuning atau merah, tapi juga dalam mengambil banyak pilihan di atas lapangan,” tandas Darije Kalezic.