Romahurmuziy: Saya Bantu Lukman Hakim atau Bantu Haris?

Zonamakassar.com, Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy merasa bingung atas dakwan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Sebab, dalam surat dakwaan tercantum, dia didakwa bersama-sama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

“Di (dalam) dakwaan, saya didakwa bersama-sama Menag Lukman Hakim Saifuddin. Namun, dalam uraian saya membantu Haris. Jadi, saya ini bantu Lukman hakim atau bantu Haris? Jadi, saya ini bantu siapa? Karena dalam dakwaan saya bantu Lukman, tetapi di (dalam) uraian (disebutkan) saya bantu Haris,” kata Romahurmuziy di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (11/9).

Mendengar hal itu, ketua majelis hakim Tipikor Jakarta memberikan kesempatan kepada Rommy untuk mengajukan nota keberatan (eksepsi). Sebab itu merupakan hak Rommy sebagai terdakwa.

“Sebetulnya Saudara ada ketidaksinkronan saja ya. Nanti Saudara akan diberikan kesempatan untuk ajukan eksepsi. Tapi, terhadap dakwaan ini mengerti enggak?” tanya Ketua Majelis Hakim.

“Secara umum mengerti, tapi enggak sinkron,” jawab Romahurmuziy.

Setelah berkonsultasi dengan tim pengacara, Rommy menyatakan akan mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa KPK. Rommy berdalih dakwaan Jaksa KPK membingungkan.

“Karena ada beberapa hal yang belum dimengerti, izinkan saya ajukan nota keberatan sendiri. Nanti penasihat hukum juga ada ajukan nota keberatan,” jelas Romahurmuziy

Mendengar pernyataan Rommy, majelis hakim kemudian mengagendakan sidang pembacaan eksepsi pada Rabu (18/9) mendatang. “Sidang kita tunda seminggu yang akan datang, 18 september 2019 dengan acara pembacaan eksepsi,” tukas Hakim. (jp)

Ketum PPP Rommy Ditangkap KPK Dibawa ke Jakarta Beserta 4 Orang

ZonaMakassar.Com,Surabaya – Ketum PPP Romahurmuziy sempat menjalani pemeriksaan oleh petugas KPK di Polda Jatim. Namun diam-diam Rommy dibawa petugas KPK ke Bandara Juanda. Kabarnya, Rommy diterbangkan ke Jakarta sore ini dengan pesawat Batik Air.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Rommy memang sudah keluar dari ruang Subdit III Tipidkor.

“Sudah keluar itu, dari tadi habis salat Jumat jam-jam satu setengah dua. (pertanyaan Rommy dibawa ke Juanda ) Semua itu di KPK ya,” kata Barung saat dihubungi, Jumat (15/3/2019).

Informasi yang dihimpun, Rommy keluar sekitar pukul 14.18 WIB menggunakan Hiace warna silver.

Puluhan wartawan yang menunggu Ketum PPP Romahurmuziy keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Polda Jatim, terkecoh. Pasalnya penyidik KPK mengeluarkan Rommy dari pintu belakang.

KPK menyebut OTT yang menjerat Romahurmuziy berkaitan dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Pengisian jabatan itu untuk wilayah pusat dan daerah.

“Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung ACLC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).

KPK menyebut total ada 5 orang yang terjaring dalam OTT di Jawa Timur (Jatim). Salah seorang di antaranya merupakan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

“Tim KPK mengamankan 5 orang,” ujar ebri Diansyah.(dtk)