Perwali Penasehat RT/RW Disahkan, Danny Pomanto Janjikan Insentif

ZonaMakassar.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto secara resmi menandatangani perwali tentang pembentukan penasehat wali kota Makassar bidang RT dan RW.

Hal ini, demi efektifnya pembinaan serta kordinasi para ketua RT dan RW di Kota Makassar dalam membantu pemerintah kota.

“Hari ini penasehat wali kota telah memiliki tugas resmi. Sebagai mitigator sosial. Artinya pencegahan terhadap persoalan-persoalan sosial,” ucap Danny sapaan akrab wali kota pada puncak Penganugerahan RT/RW Caradde yang dirangkaikan dengan senam bersama dan penandatanganan Perwali Penasehat Wali Kota bidang RT/RW di Lapangan Karebosi, Sabtu, (13/4).

Penasehat wali kota ini yang akan mengurusi anak-anak jika ada kecenderungan terancam terlantar maupun terjerumus narkoba.

Mereka bertugas mengamati, melaporkan serta berkordinasi baik kepada BNN, Kepolisian dan pihak-pihak terkait.

“Sebelum anak-anak terjun bebas di narkoba, kalau ada anak-anak terlantar, bisa tidak makan atau busung lapar, maka mitigatornya adalah penasehat wali kota. Begitu juga jika ada anak-anak berpotensi atau cendrung melakukan seks bebas maka penasehat wali kotalah tugasnya,” sambung Danny.

Pencegahannya namanya mitigasi. Artinya jika selama ini RT/RW bertugas di pelayanan Publik, LPM pada pemberdayaan masyarakat, Penasehat Wali Kota menjadi mitigator sosialnya.

Penasehat wali kota menutup tugas-tugas di lapangan yang belum ter-cover dengan baik. Misalnya masalah sosial anak-anak yang terlibat narkoba. Mestinya kata Danny, sebelum anak-anak terlibat narkoba itu sudah ada pemantauan dan pengkondisian, supaya mereka terputus dengan rantai narkoba.

Demikian halnya Seks bebas, penyalahgunaan lem, kekerasan pada anak, anak melakukan kekerasan.

Penasehat Wali Kota Bidang RT/ RW ini sendiri adalah lembaga kemasyarakatan yang dibentuk Danny Pomanto merujuk pada Permendagri No. 18 tahun 2018 tentang lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa.

Camat Ujung Pandang Kumpulkan RT/RW

ZonaMakassar.com – Camat Ujung Pandang Andi Patiware mengumpulkan seluruh Ketua Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) se Kecamatan Ujung Pangdang untuk menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di kantor Kelurahan Lae-lae, Makassar, Minggu (24/2/2019).

Andi Pattiware mengaku Rakor digelar untuk membangun koordinasi dan sinergitas antara Kecamatan Ujung Pandang dengan RT/RW.

“Rakor untuk lebih menguatkan koneksi antar pemerintahan di Kecamatan Ujung Pandang mulai dari tingkat RT/RW hingga Camat,” ungkapnya.

Selain menggelar rapat kordinasi, dirinya juga mengakui sempat menemui sejumlah warga dan berdiskusi kecil-kecilan guna mengetahui beragam kendala yang masih dirasakan oleh warga di Lae-Lae.

“Kami tadi juga keliling menyapa warga usai rapat, ini untuk mengetahui berbagai macam kendala yang masih dirasa oleh warga terkait pelayanan dan program pemerintah hingga saat ini,” pungkasnya.

Gelar Bimtek, BPM Makassar Ingin RT/RW Berinovasi

ZonaMakassar.com – Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar menyelenggarakan Sosialisasi Bimbingan Teknik (Bimtek) RT/RW di Hote LYNT, Makassar, Kamis (21/2/19).

Kepala BPM kota makassar, Andi Rahmat Mappatoba mengatakan, Bimtek yang ditujukan kepada ketua RT/RW khususnya yang berada di kecamatan Panakukang ditargetkan hingga 170 orang peserta.

“Bimtek di awal tahun ini ditujukan dalam rangka peningkatan kapasitas dan kapabilitas mereka, khususnya 9 indikator yang sudah dituangkan di perwali, begitu juga denga bagaimana mengembangkan kreatifitas dan inovasinya,” jelasnya.

Bimtek ini juga mengaitkan upaya-upaya dalam rangka mempercepat untuk mengembangkan pemberdayaan di wilayah-wilayah tertentu, khususnya yang terkait dengan 9 indikator tersebut.

“Kami sangat berharap pada bimtek ini ada pengetahuan-pengetahian khusus yang didapat oleh para ketua RT/RW sehingga bisa lebih bermanfaat dan lebih mengembangkan dirinya dalam wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, terkait peningkatan insentif RT/RW.

“Memang ada peningkatan insetif, tapi jangan sampai mengurangi kinerja Ketua RT/RW yang khususnya dalam rangka penilaian 9 indikator. Kita tingkatkan hak dan kewajiban dan seiring juga dengan hak yang akan diberikan,” pungkasnya.

Danny Serukan RT/ RW di Makassar Jaga Persatuan

ZonaMakassar.com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto hadir membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) RT RW se-kecamatan Rappocini, Rabu (20/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Danny menyampaikan jika RT RW adalah pemimpin panutan masyarakat di tempat mereka berada. Karenanya ia harus senantiasa bersatu menjaga persatuan di kota Makassar.

Jika pun ada yang berbeda pendapat kata Danny adalah hal yang lumrah.

“Jangan sampai RT RW terpecah, kalau beda pendapat itu biasa. Karena ini kebanggaan kota Makassar. Kita tidak sadar, bahwa RT RW hari ini, dengan Androidnya, RT RW adalah kelembagaan yang luar biasa maka sosok RT RW yang dulu orang selalu pandang enteng tidak pernah diperhatikan, sekarang begitu diperhatikan,” jelas Danny.

Olehnya itu Ia ingin RT RW dimaksimalkan insentifnya khusus tahun ini. Jika masih ada yang menerima Rp200ribu atau Rp500ribu maka harus lebih maksimalkan lagi. Karena APBD Makassar tahun ini menuju Rp1,7triliun.

“Kalau sudah mencapai Rp2triliun janji saya walau pun sudah tidak wali kota lagi itu harus dinaikan (insentifnya) Rp2 juta,” ucap Danny.

Danny berharap kedepan ada perbaikan-perbaikan dari posisi RT/RW menjadi bahagian dari akhir masa tugasnya., Ia ingin membuat sebuah warisan, salah satunya yang akan dititip pada pemerintahan selanjutnya yakni agar perjuangan RT/ RW di Makassar tidak disia-siakan. “Perhatikan RT RW,” serunya.

Karena menurut Danny, kemajuan kota Makassar ini intinya di RT RW.

Soal pilihan politik, Danny menyebut hal itu adalah bagian dari hak masing-masing. “Tidak ada yang berhak memaksa. Apa pun pilihan kita, tetap harus bersatu,” ucap Danny lagi yang langsung direspon RT RW yang hadir, “kami loyal dan ikut Pak Wali,” secara serempak.

Danny pun langsung menjawab jika hal itu bukanlah sebagai kampanye politik. Saat ini semua orang mendukung kebaikan-kebaikan yang telah dibangun RT RW. Karenanya Ia menyarankan jika memilih pemimpin mestinya memilih pemimpin yang baik di negeri.

“Tidak mesti harus ikut saya. Jangan jaga perasaan saya, saya tidak sakit hati. Saya biasa dihina, difitnah orang. Tapi justru itu yang membuat saya semakin kuat. Memilih legislatif juga harus pro rakyat. Silahkan memilih, tapi tidak usah disebut di sini. Cukup simpan di dalam hati karena ini bukan kampanye,” ujarnya.

Terakhir Danny mengungkap rasa bangganya untuk seluruh RT RW di Kota Makassar. “Jangan kita berhenti berjuang untuk kota dan negeri ini,” tutup Danny. (*)