Sosialisasi Standar Pembuatan Alas Hak, Dinas Pertanahan: Pentingnya Memiliki Sertifikat

ZonaMakassar.Com, Makassar – Dinas Pertanahan Kota Makassar menggelar Sosialisasi Standar Baku Proses Pembuatan Hak Alas Pertanahan Kota Makassar Tahun Anggaran 2019 di Hotel Travelers Phinisi, Rabu (27/3/2019).

Asisten I Bidang Pemerintahan, Abdul Aziz Hasan mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pertanahan Makassar. Pasalnya, dengan adanya sosialisasi standar baku pembuatan alas hak pertanahan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh satuan SKPD Kota Makassar dan bendahara barang tentang pentingnya pensertifikatan aset Pemerintah Kota Makassar.

“Mari berperan aktif guna menyatukan pemahaman serta pemikiran bagi pelayanan masyarakat karena adanya tuntutan zaman tentang masalah administrasi yang krusial dan dapat berdampak hukum bagi yang tidak melaksanakannya,” jelasnya.

Aziz merinci, ketentuan yang mengatur tentang pensertfikatan tanah berasal dari undang-undang nomor 5 tahun 1960 tentang dasar-dasar pokok agraria atau biasa disebut dengan UUPA (undang-undang pokok agraria).

Dinas Pertanahan Siapkan Rp 200 Juta untuk Sertifikasi Aset Pemkot

Zonamakassar.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana sekitar 50 lebih penerbitan sertifikat tanah tahun ini. Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Manai Sophian telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahannya.

Sophian mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk membebaskan lahan kurang lebih 200 juta rupiah untuk tahun 2019 ini, Kamis (14/3/2019).

“Persertifikatan itu tergantung berapa yang masuk dan berapa yang di proses, kan ada juga yang kita ajukan, itu tidak diproses karena dokumen-dokumennya sama sekali tidak lengkap sehingga kita masih perlu menyiapkan dokumennya juga,” terangnya.

Kata Sophian, seluruh aset milik pemerintah kota yang telah memiliki dokumen-dokumen lengkap, sudah pasti dapat dibuatkan sertifikat.

“Semua tanah pemerintah kota yang ada di kota Makassar yang sudah lengkap dokumennya itu kita bisa ajukan untuk persertifikatannya,” imbuh Sophian