Kepala Disdik Makassar Sebut UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

ZonaMakassar.com – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD di Kota Makassar di hari pertama, Senin (22/4/2019) berjalan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Abd Rahman Bando menyebutkan, pihaknya telah memantau langsung pelaksanaan ujian di beberapa sekolah. Di antaranya SMPN 13, SMPN 30, SDN Emmy Saelan, SDI Perumnas I dan III.

“Yang saya liat tadi di beberapa sekolah alhamdulillah lancar, semua berjalan seperti apa yang kita harapkan. Koneksi jaringan juga bagus,” kata Rahman Bando saat ditemui di Claro Hotel, Senin (22/4/2019).

Menurut mantan Kepala Dinas DP2 ini, beberapa sekolah di Kecamatan Kepulauan Sangkkarrang yang melaksanakan UNBK mandiri pun dilaporkan berjalan lancar. Tanpa kendala yang berarti.

“Saya pantau terus, sejauh ini tidak ada yang melaporkan ada kendala, ya mudah-mudahan lah sampai hari Kamis berjalan lancar-lancar saja,” harapnya.

Rahman Bando menyebutkan, total siswa SMP yang tercatat mengikuti UNBK sebanyak 23.334, sementara siswa SD yang mengikuti USBN sekitar 25.000 siswa.

Meski begitu, kata Rahman Bando, ada beberapa siswa yang tidak mengikuti ujian karena alasan kesehatan. Namun, mereka nantinya diberikan kesempatan mengikuti UNBK maupun USBN susulan.

“Ujian susulannya nanti tanggal 29 dan 30 April,” sebut Rahman Bando.

Disdik Makassar Akan Temui Telkom dan PLN, Untuk Pastikan Keamanan Jaringan UNBK,

ZonaMakassar.com – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menjadwalkan melakukan kunjungan ke kantor PT Telkom dan PLN. Kunjungan dilakukan untuk memastikan ketersediaan listrik dan jaringan internet aman pada hari pelaksanaan UNBK selama empat hari mulai 22-25 April.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Kota Makassar Abdul Rahman Bando mengatakan, persiapan pelaksanaan UNBK se-Kota Makassar terus dimaksimalkan. Dua kantor BUMN baik PLN dan PT Telkom segera dikunjungi memastikan kesiapan titik – titik jaringan khususnya di pulau aman dan lancar. Termasuk juga ketersediaan pasokan listrik.

“Tanggal 5 Maret nanti kalau kami cocok waktu dengan PT Telkom, kami akan kembali melanjutkan koordinasi yang telah kami bangun. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan di seluruh titik – titik sekolah penyelenggara UNBK termasuk di pulau. Untuk PLN juga kami akan lakukan diwaktu yang hampir bersamaan,” kata Rahman Bando, Kamis (28/2/2019).

Tidak itu saja, Rahman Bando juga telah mengumpulkan seluruh proktor-proktor di SMP Negeri dan swasta. Di mana pertemuan dulunya mengimbau adanya tim – tim teknis ditempatkan di sekolah minimal satu orang yang sigap membantu para siswa yang kesulitan mengerjakan soal di komputer atau laptop. Selain itu, seluruh sekolah telah diminta untuk menyediakan komputer dan laptop cadangan.

“Seluruh sekolah nanti ada tim teknisnya. Satu sekolah, satu tim teknis. Tim teknis bertugas mendampingi para siswa yang kesulitan karena komputer atau laptopnya rusak, tim teknis ini segera turun memeriksa,” terangnya.

Berdasarkan instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI membuka verifikasi akhir seluruh peserta UNBK se Indonesia lanjut Rahman Bando itu telah diselesaikan. Khusus di Makassar ada sebanyak 23.334 orang calon peserta UNBK SMP.

“Hasil akhir dari verifikasi yang telah kami lakukan ada 23.334 orang. Verifikasi dilakukan untuk mengecek nama peserta sampai nama orang tua siswa sudah benar. Agar tidak ada kesalahan nantinya,” tutupnya.