Tidak Berkaitan Giat KPK, Ini klarifikasi Viralnya Video Tiktok Nurdin Halid

Zonamakassar.com, Jakarta – Video Politisi partai Golkar Nurdin Halid goyang tiktok mendadak viral di sosial media.

Video tersebut viral usai penetapan tersangka Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK pada minggu, (28/2/2021) dini hari.

Dalam video berdurasi 10 detik itu, terlihat mantan Ketua DPD Golkar Sulsel tersebut sedang goyang tiktok yang viral beberapa tahun lalu.

Menanggapi itu, Nurdin Halid mengatakan bahwa video tersebut direkam oleh keluarganya di kediaman pribadinya di Jalan Mappala, Makassar pada bulan Maret 2020.

Rekaman tersebut di buat sebagai salah satu rangkaian acara Tasyakuran dan HUT Partai Golkar yang di gelar oleh DPD I Partai Golkar Sulsel di Gedung CCC jalan Metro Tanjung Bunga 8 Maret 2020.

Video tersebut juga diakuinya merupakan pengantar salah satu sesi acara tik tok bareng Ketum DPP Partai Golkar dan rombongan bersama dengan seluruh undangan.

“Video ini sama sekali tidak bermaksud menyindir siapapun. Apalagi berkaitan dengan giat KPK yang lagi viral soal penangkapan pihak-pihak yang diduga terlibat kasus gratifikasi proyek,” kata NH saat dikonfirmasi, Minggu (28/2/2021).

Nurdin juga mengaku tidak tahu menahu penyebab videonya tersebut kembali viral.

“Saya juga tidak tahu menahu tiba-tiba perhari ini video ini lagi viral di Sosmed. Entah maksud apa para netizen mereposting video ini. Tapi sekali lagi, video itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan giat KPK,” urainya.

Olehnya itu, di mohon pemakluman seluruh masyarakat agar dapat menyikapi hal tersebut dengan bijaksana. (*)

Pelajar Bulukumba “Janganko Kasi Nyala Blitznya” yang Viral Sudah dinikahkan

Zonamakassar.com, Makassar – Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengungkapkan bahwa siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan di Bulukumba dalam video asusila yang belakangan viral di media sosial sudah mendapat sanksi dari sekolah dan atas kesepakatan keluarga mereka kemudian dinikahkan.

“Ini kejadian bulan April lalu, sementara upaya kekeluargaan yang dilakukan dalam bentuk menikahkan mereka yang bersangkutan,” kata Tomy saat dihubungi lewat telepon, Sabtu.(15/6/2019).

Pelajar perempuan dan lelaki yang dalam rekaman video melakukan hubungan layaknya suami isteri di ruang kelas itu, menurut Tommy, sudah tidak lagi tinggal di Bulukumba.

“Langkah kekeluargaan sudah kita tempuh. Anak tersebut sudah menjalani hidup baru sebelum video ini menjadi viral. Dengan penyebaran video ini tentu kembali mengganggu psikologi mereka. Meski saat ini tidak lagi berdomisili di Kabupaten Bulukumba,” kata dia.

Dia meminta warga berhenti menyebarluaskan video tersebut supaya kondisi psikologis pelajar yang bersangkutan tidak makin terganggu, demikian pula keluarga mereka.

“Jadi kita berharap aib ini kita tutup bersama, karena ini juga aib masyarakat Bulukumba,” kata Tomy.

“Mari kita bantu mereka dengan tidak membunuh mereka, membunuh yang saya maksudkan bukan bersifat fisik, tapi masa depan mereka,” ia menambahkan.

Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Meisy Papaungan mengaku prihatin saat mengetahui peredaran video asusila pelajar Bulukumba di media sosial.

Menurut dia, hal itu bisa membuat pelaku yang terlibat makin terguncang, demikian pula dengan keluarga mereka.

“Ini kasus lama dan sudah ditangani. Sangat ngeri juga ini netizen yang kembali menviralkan video itu di medsos,” kata Meisy.

Dia menambahkan bahwa tindakan kedua pelaku tersebut salah, namun tindakan menyebarluaskan video mereka juga melanggar ketentuan.(*)

Sumber : Antara

Ketua DPD Grind Perindo Makassar Mohon Video Viral “Janganko Kasi Nyala Blitznya” Tidak Lagi Beredar

Foto : Ketua DPD Grind Irfan Darmawan Bersama Ketua Umum DPP Grind, Kuntum Khaeru Basa

Zonamakassar.com, Makassar – Warga Net di Sulawesi Selatan di hebohkan dengan viralnya video mesum “Jangan Kasi Nyala BLITZnya”.

Video yang berdurasi 30 detik itu menampilkan pelajar SMK diduga asal Bulukumba sedang melakukan hubungan layaknya suami istri.

Menanggapi Hal tersebut, Ketua DPD Garda Rajawali Perindo (GRIND PERINDO) Kota Makassar, Irfan Darmawan Nm mengharap agar masyarakat tidak membully dan menyebar Video tersebut.

“Tabe’. Kepada siapapun yang mendapatkan video viral “Janganko kasih nyala blitznya” yang sedang beredar mohon untuk tidak menyebarluaskan, sebisa mungkin dihapus, kasian adik kita yang mengalami troma dan depresi terkait perbuatannya sendiri, apa lagi keluarganya yang harus menerima kenyataan ini, sudalah! mereka butuh kembali bersekolah untuk meraih cita-cita, mereka sudah rasakan sangsi moral, tidak usah kita besar-besarkan, salamaki’ ngaseng.” Katanya Melalui Akun Facebooknya, Sabtu, (15/06/2019)

Ia pun berharap melalui pendidikan Agama, anak-anak di Sulawesi Selatan mempunyai akhlak yang baik.

“Saya berharap pendidikan agama di sulawesi-selatan ditingkatkan, agar anak-anak kita bisa mempunyai ahlak yang baik, kepada seluruh orang tua agar ki jagai anak ta dengan baik.”Tambahnya Saat dihubungi Via WhatsApp, (15/06).(*)

Video Mesum Pelajar Bulukumba “Janganko Kasi Nyala Blitznya” Jadi Viral

Zonamakassar.com, Bulukumba – Aparat Polres Bulukumba tengah menyelidiki kasus peredaran video mesum yang diduga melibatkan sepasang pelajar SMK di Kabupaten Bulukumba, Sulsel yang belakangan viral di media sosial (medsos).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra mengatakan, kedua pelajar yang diduga terlibat adegan mesum yang beredar di Facebook itu tengah dalam proses pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Bulukumba.

“Dari pemeriksaan awal, pelajar perempuan dan laki-laki yang terlibat di video mesum yang beredar itu mengaku berpacaran,” kata Bery via telepon, Kamis (13/6/2019).

Keduanya diketahui melakukan perbuatan tercela di sebuah ruangan kelas di sekolahnya saat semua pelajar lainnya sudah pulang.

“Adegan mesum direkam menggunakan handpone milik pelajar laki-laki. Tapi apa motif si laki-laki itu menyebarkan video mesumnya itu yang masih sementara diselidiki. Kita akan rilis nanti setelah penyelidikan rampung,” terang Bery.

Sejak video mesum pelajar yang mabuk asmara itu beredar luas, pihak sekolah tempat mereka menempuh pendidikan pun langsung bersikap dengan memberikan sanksi skorsing selama proses penyelidikan berlangsung.

“Anggota sudah menemui Kepala Sekolahnya dan diperoleh informasi bahwa kedua siswa yang bersangkutan telah disanksi skorsing usai keduanya mengakui perbuatannya,” terang Bery.

Terancam Dijerat UU ITE

Ilustrasi anak sekolah. (via: anakjaman.com)

Dalam kasus penyebaran video mesum yang melibatkan dua orang pelajar SMK di Kabupaten Bulukumba, Sulsel tersebut, aparat Polres Bulukumba berencana menerapkan pasal pidana pelanggaran UU Informasi dan Telekomunikasi Elektronik (ITE).

“Pelanggarannya terkait UU ITE untuk sementara. Nantilah kita rilis utuh hasil penyelidikannya. Tim masih memeriksa semua pihak khususnya kedua pelajar yang terlibat dalam adegan syur tersebut,” jelas Bery.

Sebelumnya, video mesum yang dilakoni kedua pelajar pada salah satu SMK di Kabupaten Bulukumba tersebut beredar luas bahkan menjadi viral di sejumlah grup facebook masyarakat Bulukumba.

Rekaman video adegan syur yang dilakoni kedua pelajar SMK itu tampak berlangsung selama 30 detik. Dimana pelajar perempuannya tampak masih mengenakan seragam sekolah berwarna biru serta mengenakan hijab berwarna putih.

Video syur yang terlihat direkam dari sebuah ruangan kelas tersebut menjadi viral di facebook dengan diberi judul skandal blitz handpone.

Judul video itu diambil dari kalimat yang dilontarkan pelajar perempuan saat sedang berhubungan badan dengan pelajar laki-laki yang merupakan pacarnya. Pelajar perempuan tersebut berkata “janganko kasih nyala blitz (flash) nya (jangan menyalakan lampu blitz handponenya).

Klarifikasi Selebgram Banyuwangi terkait Video Mesum Dirinya dengan Siswi SMP

Zonamakassar.com, Banyuwangi -Warga Banyuwangi digegerkan dengan beredarnya video mesum seorang mahasiswa dengan pelajar SMP,

Bukan hanya satu, ada dua video yang memperlihatkan keduanya tengah berhubungan badan.

Keduanya terlihat saling bergantian memegang kamera handphone.

Informasi yang dihimpun, pemeran perempuan adalah SB, seorang siswi SMP di Banyuwangi dan dikenal berprestasi.

Sementara pemeran pria adalah RS, mahasiswa yang juga dikenal sebagai selebrgram dan youtuber di Banyuwangi.

Terkait video asusila mereka yang beredar, RS pun angkat bicara.

Melalui akun Instagram-nya, RS menyampaikan klarifikasi.

Dalam klarifikasinya RS mengakui bahwa pria dalam video yang beredar benar merupakan sosok dirinya.

RS menyebutkan bahwa video tersebut merupakan video lama yang direkamnya satu tahun lalu.

“Jadi biar masalah ini cepet selesai, aku akan secepatnya bikin (video klarifikasi lengkap),” ujar RS.

Sementara itu pihak SMP tempat SB bersekolah telah memanggil wali murid untuk pembinaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak terkait maupun pihak berwajib perihal video asusila pelajar tersebut.

Sumber : Tribun-Video

Pria Pembuat Video Viral ingin “Penggal” Kepala Jokowi di Tangkap

Zonamakassar.com, Jakarta – Pria viral melalui video yang akan memenggal kepala Jokowi akhirnya ditangkap.(12/05/2019)

Hermawan Susanto (HS), pria yang diduga mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), dibekuk pihak kepolisian di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad pagi (12/5).

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Minggu, 12/05.

“HS sudah ditangkap, artinya sudah jadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi di Jakarta.

HS yang diduga mengancam presiden seperti dalam video yang viral di media sosial, ditangkap di kediamannya di Parung, sekitar pukul 08.00 WIB oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“HS diringkus akibat melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata ‘Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah’,” ucap Argo.

Saat ini HS masih menjalani pemeriksaan awal. Argo mengaku akan menggelar konferensi pers terkait hal ini pada hari Senin (13/5).

“Masih diperiksa. Besok konferensi pers,” kata Argo.

Sebelumnya, video pria tersebut viral di media sosial yang mengatakan ingin memenggal kepala jokowi saat lagi menggelar demonstrasi di depan Bawaslu.(*)