ZonaMakassarCom, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan dua dam atau tanggul di hulu akan selesai akhir tahun ini.

“Bendungan yang sekarang ini masih dibangun, InsyaAllah rampung Desember tahun ini. Nantinya bila terjadi hujan deras di daerah Ciawi, Bogor, maka airnya bisa ditahan di bendungan tersebut,” ujar Anies, Jumat (26/4/2019).

1. Bendungan bisa atur volume air kiriman dari Bogor

Menurut Anies, banjir yang terjadi di sejumlah titik wilayah Jakarta merupakan air kiriman dari hulu, sebab sejak Kamis (25/4) tidak ada hujan di wilayah yang terdampak banjir, baik Pejaten, Cililitan, dan daerah lain di Jakarta.

“Padahal kan Jakarta ya hujan, tapi tidak ada hujan yang luar biasa. Ini adalah contoh situasi banjir karena kiriman dari selatan dan bukan hanya itu, petugas lingkungan hidup kerja all out membersihkan sampah di Manggarai itu. Jakarta menampung sampah yang luar biasa banyaknya, kalau lihat sekarang di Manggarai itu bukan sampah di warga kita,” papar Anies,dikutip idntimes.com

Lebih lanjut, Anies menjelaskan mengenai proyek bendungan terkait proses penanganan banjir, yang ditargetkan akan selesai Desember tahun ini.

“Kita ini menerima air dari hulu, maka itu kami targetkan pembangunan dua dry dam bisa selesai, sehingga saat terjadi hujan deras di Bogor, volume air bisa dikendalikan dan tidak melimpah tanpa terkendali seperti ini,” jelas ia

2. Petugas Dinas Lingkungan Hidup bersihkan sampah di Pintu Air Manggarai

Anies menambahkan seluruh petugas sudah bersiaga di lapangan sejak Kamis (25/4) malam untuk mengatasi kiriman dari hulu.

Selain itu, sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup juga sudah membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai yang masuk dari aliran Sungai Ciliwung.

“Mereka sudah bekerja keras sejak semalam membersihkan sampah yang bukan sampah dari warga,” imbuh Anies.

3. Hujan Bogor sebabkan wilayah Jakarta banjir

Hujan yang mengguyur wilayah Bogor pada Kamis (25/4) malam menyebabkan status Bendung Katulampa siaga I dan Pintu Air Depok menjadi siaga I pada Jumat (26/4) pukul 00.43 WIB dini hari.

“Akibat hujan di Bogor, sejumlah wilayah di Jakarta pagi ini terkena banjir dengan ketinggian rata-rata 20 cm sampai 170 cm,” ujar Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Ridwan, melalui pesan singkat.

4. Terdapat 17 titik banjir di sejumlah wilayah Jakarta

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Data dan Informasi Kebencanaan, hingga pukul 07.00 WIB terdapat 17 titik banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Banjir terjadi di Jakarta Selatan, tepatnya di RW. 07 Kelurahan Lenteng Agung, RW. 01 Kelurahan Srengseng Sawah, RW. 01 Kelurahan Pengadegan, RW. 07 Kelurahan Rawajati, RW. 05, 06, 07, 08 Kelurahan Pejaten Timur, dengan ketinggian banjir rata-rata 20 cm sampai dengan 170 cm.

Sementara di wilayah Jakarta Timur, banjir terjadi tepatnya di RW. 02, 05, 08 Kelurahan Cawang, RW. 05 Kelurahan Balekambang, RW. 04, 05, 08 Kelurahan Kampung Melayu, RW. 07, 11 Kelurahan Bidara Cina, dengan ketinggian banjir rata-rata 20 cm sampai dengan 100 cm.

“Sebagian warga di RT 07, 08/RW 01 Kelurahan Pengadegan saat ini mengungsi di Rusun Pengadegan, Jakarta Selatan,” ungkap Ridwan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.