Zonamakassar.com, Makassar – Jelang cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1440 H, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, ANdi Siswanta Attas mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk tidak menambah libur.

Andi Siswanta menegaskan pada hari pertama masuk kerja pasca libur bersama Lebaran Idul Fitri, pihaknya akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kehadiran ASN.

Jika didapati ada ASN yang menambah libur, Siswanta menegaskan sanksi kedisiplinan hingga penangguhan kenaikan gaji berkala, jika tanpa keterangan menambah liburnya.

“Kita libur sampai tanggal 9, tanggal 10 sudah masuk. Sesuai tahun-tahun sebelumnya, kita akan adakan sidak tepat pada 10 Juni,” kata Siswanta, Rabu (29/5/2019).

Nantinya, kata Siswanta, pihaknya menurunkan tim dan dibagi untuk melakukan sidak. Dan setiap tim tersebut akan di bagi dan disebarkan ke semua kantor SKPD Pemkot Makassar, selain pimpinan lingkup Pemkot Makassar akan terjun langsung mendampingi staff BKD.

Pegawai yang ketahuan membolos tanpa alasan jelas akan diberikan sanksi berat. Jenisnya akan disesuaikan berdasarkan tingkat kesalahannya, misalnya penundaan kenaikan gaji berkala.

“Sanksi tegas malah ada yang teguran sampai ditunda kenaikan gaji berkala. Ada sampai begitu kalau sampai dua hari tidak ada alasan, dan tidak bisa mempertanggungjawabkan alasannya. Makanya sanksinya disesuaikan dengan mereka punya pelanggaran,” tegas Siswanta.

“Tahun lalu disidak maraton di dalam ruang pola. Yang tinggi dulu tingkat kesalahannya kita oper ke inspektorat. Rekomendasinya inspektorat kasih ke kita, baru kita tindaklanjuti. Ada yang kenaikan gaji berkalanya ditahan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.